Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

168 hasil
Subjek: Pendidikan

Analisis Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Dengan Tingginya Tingkat Penggunaan Kontrasepsi Suntik di TPMB Masitoh Hardiyanti Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan yang tercangkup dalam domain kognitif mempunyai enam tiangkatan yaitu tahu, memahami, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Tujuan : Untuk menganalisis pengetahuan wanita usia subur (WUS) dengan tingginya tingkat penggunaan kontrasepsi suntik di TPMB Masitoh Hardiyanti. Metode : Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diamati Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 173 responden. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square Hasil : Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0.001 < 0,05 untuk umur, p=0.021 <0,05 untuk pendidikan, p= 0.001 <0,05 untuk pekerjaan, p=0.014 <0,05 untuk sumber informasi dan p= 0.000 <0,05 untuk dukungan keluarga. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi dan dukungan keluarga terhadap tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) di TPMB Masitoh Hardiyanti. Kesimpulan: Diharapkan dapat memberikan informasi mengenai karakteristik akseptor KB suntik dan menjadi bahan evaluasi bagi petugas kesehatan untuk pemberian konseling

Open AccessUmur, Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Sumber Informasi, Dukungan Keluarga, Pengetahuan
oai:ais:library-item:25514Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester II dan III di TPMB Lili Lidiana Sulvi Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Angka kematian ibu, bersama angka kematian bayi, merupakan indikator penting kesehatan suatu negara. WHO melaporkan angka kematian ibu yang tinggi pada tahun 2024, salah satu penyebab tidak langsungnya adalah terlambatnya pengenalan tanda bahaya kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling dari 149 ibu hamil. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,004), pendidikan (p = 0,004), dukungan keluarga (p = 0,001), dan sumber informasi (p = 0,040) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu hamil, sementara pekerjaan (p = 0,242) dan pendapatan (p = 0,085) tidak signifikan. Kesimpulan: Usia, pendidikan, dan dukungan keluarga mempengaruhi pengetahuan ibu hamil. Disarankan untuk meningkatkan program edukasi berbasis komunitas, dukungan keluarga, penggunaan media sosial, serta akses dan pelatihan untuk tenaga medis.

Open AccessDukungan Keluarga, Pekerjaan, Pendapatan, Pendidikan, Pengetahuan Ibu Hamil, Sumber Informasi, Tanda dan Bahaya Kehamilan, Usia
oai:ais:library-item:25502Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas IX Tentang Kekerasan Seksual di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, sebanyak 25.050 perempuan menjadi korban kekerasan seksual di Indonesia sepanjang 2022. Jawa Barat menjadi daerah tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus berupaya menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi eksperimental Pretest-Post Test With Control Group Design Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 59 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini melakukan intervensi berupa pendidikan kesehatan dan mengevaluai dalam kuesioner. Pengambilan data dilakukan pada bulan Nopember 2023 di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi. Hasil uji wilcoxon pada kelompok intervensi mendapatkan Nilai p 0,000 < 0,05 kesimpulannya adalah Ha diterima atau Ho ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok intervensi. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan Nilai p sebesar 0,102 > 0,05 kesimpulannya adalah Ha ditolak atau Ho diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok Kontrol di MTs. Plus Roudhotul Muhibbin Bekasi tahun 2023. Hasil analisa bivariate didapatkan hasil pada kelompok intervensi adalah seluruh responden atau 30 orang (100%) mengalami peningkatan pengetahuan, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 5 orang (17,24%) yang mengalami peningkatan pengetahuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intensif bagi para guru dan tenaga kesehatan.

Open Accessremaja, pendidikan kesehatan, kekerasan seksual
oai:ais:library-item:24907Lihat detail

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya ISPA Pada Balita di Klinik Adisya Medika Karang Bahagia Kab. Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Dimana penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung hingga alveoli termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Penelitian ini dilakukan di Klinik Adisya Medika Karang Bahagia yang bertujuan untuk mengetahui fakto-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya ISPA pada balita di Klinik Adisya Medika Karang Bahagia tahun 2023. Penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner berupa G-form, analisis data yang digunakan adalah univariat dengan menghitung distribusi frekuensi variabel dan analisa bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan p<0,005. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa analisis bivariat diperoleh hasil status gizi (p=0,415), pendidikan ibu (p=1,000) yang artinya status gizi dan pendidikan ibu tidak ada hubungan dengan kejadian ISPA, sedangkan kebiasaan merokok keluarga (p=0,0001), riwayat asi eksklusif (p=0,0000) yang artinya kebiasaan merokok keluarga dan riwayat ASI Eksklusif ada hubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil dari penelitian menunjukkan bahwa status gizi dan pendidikan ibu tidak mempengaruhi kejadian ISPA pada balita, sedangkan kebiasaan merokok keluarga dan riwayat ASI Eksklusif mempengaruhi kejadian ISPA pada balita. Hasil penelitian ini disarankan untuk tenaga kesehatan mampu meningkatkan pemberian informasi kepada ibu serta masyarakat berupa penyuluhan dan promosi kesehatan.

Open AccessISPA, status gizi, pendidikan ibu, kebiasaan merokok keluarga, riwayat ASI eksklusif.
oai:ais:library-item:24821Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di TPMB Nani Sumasna Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Anak balita yang tidak mendapat imunisasi lanjutan mempunyai resiko tinggi terjangkit penyakit infeksi dan menular. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi capaian umunisasi anak diantaranya adalah tingkat pengetahuan, pendidikan, dan dukungan keluarga Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif. Menggunakan pendekatan Cross sectional yaitu penelitian yang di lakukan dengan cara mengumpulkan data pada satu waktu yang sama selama satu periode hari, minggu, atau bulan. Populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini sebanyak 60 orang responden. Dan kemudain di uji data menggunakan kuesioner yang sudah di siapkan dengan metode Uji chi square untuk mengetahui nilai hubungan antar variabelnya. Hasil uji statistik dengan melihat uji chi square dengan derajat kemaknaan 5% atau < p 0,05 sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pengetahuan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. hasil uji statistik menunjukan hasil p = 0,05 (p < 0,05 sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pendidikan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. hasil uji statistik menunjukan hasil p = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pendidikan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. Ketiga Uji Bivariat tersebut mendapatkan nilai Odd Ratio (OR) = 19.000 yang berarti bahwa ibu dengan pendidikan tinggi berpeluang 19.000 yang berarti hubungan antar variabel adalah hubungan yang kuat. Diharapkan bidan dapat terus memotivasi orang tua dan keluarga untuk lebih perduli untuk membawa anak dalam pemenuhan kebutuhan imunisasi pada anak.

Open AccessCapaian Imunisasi, Tingkat Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Keluarga
oai:ais:library-item:24820Lihat detail

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minta WUS Terhadap Pemilihan Kontrasepsi IUD di Klinik & Rumah Bersalin Bidan Yati di Kecamatan Setu Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Intra Uterine Device (IUD) atau yang juga dikenal sebagai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah salah satu jenis alat kontrasepsi modern yang telah dirancang secara khusus untuk dimasukkan ke dalam rahim.(Patimah & Nurani, 2022) Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian analitik.Pendekatan observasional digunakan untuk mengumpulkan data primer, termasuk variabel dependen dan independen, melalui kuesioner. Data ini menggunakan sampel sebanyak 122 akseptor KB.instrumen yang digunakan adalah kuesioner .analisis uji penelitian ini menggunakan uji chi square.Karena kurangnya Pengetahuan,Pendidikan dan Usia yang belum matang sehingga WUS tidak berminat menggunakan KB IUD.(Dismenor & Remaja, 2021) Berdasarkan Hasil Analisis dan Uji chisquare ada pengaruh dari Usia,Pendidikan dan pengetahuan ibu dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD dan tidak ada pengaruh Sumber Informasi dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD.berdasarkan hasil uji chesquare pada Usia p=0,000,Pendidikan p=0,001. Pengetahuan p=0,003.Sumber Informasi p=0,095. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Petugas Kesehatan diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai KB IUD dengan memberikan pengetahuan dan mengedukasi mengenai KB IUD

Open AccessIUD,Usia,Pengetahuan Pendidikan,Sumber Informasi,Minat WUS.
oai:ais:library-item:24805Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan KB Suntik 3 Bulan di TPMB Riris Nuristiani Marsa Desa Karang Harja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Indonesia sedang menghadapi permasalahan jumlah penduduk dan kualitas sumber daya manusia dengan tingginya angka kelahiran setiap tahun. Usaha untuk menekan laju pertumbuhan seperti Keluarga Berencana (KB), salah satunya KB suntik 3 bulan. Dalam waktu 1 tahun jumlah akseptor KB suntik 3 bulan di TPMB Riris Nuristiani Marsa berjumlah 234 orang, yang menggunakan KB suntik 3 bulan berturut-turut selama >2 tahun berjumlah 198 orang atau 84,6%. Hal ini di karenakan KB suntik 3 bulan banyak di gunakan karena lebih nyaman, sedikit efek samping dan tidak mengganggu siklus haid, di banding pil KB yang harus minum obat tiap hari dan kontrasepsi jangka panjang seperti IUD atau implant, karena efek samping dalam pemasangan yaitu perubahan siklus menstruasi menjadi lebih lama dan menyakitkan, spotting antar periode, pendarahan hebat selama periode menstruasi yang menyebabkan anemia, perforasi dinding rahim dan dilakukan pembiusan pada prosedur pemasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Metode penelitian bersifat analitik kuantitatip dengan desain cross sectional. Populasi yang ditetapkan adalah akseptor KB suntik 3 bulan yang berkunjung ke TPMB Riris Nuristiani Marsa pada periode November sampai Desember 2023 sebanyak 39 orang. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 39 responden. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian 39 orang responden, 33 orang (84,6%) kurun waktu dalam menggunakan KB suntik 3 bulan berturut turut tanpa di selingi metode yang lainnya ≥ 2 tahun dan 6 orang (15,4%) < 2 tahun. Alasan penggunaan KB suntik 3 bulan banyak dipakai walaupun ≥ 2 tahun karena kerjanya yang efektif, praktis, harganya relatif murah, walaupun sebaiknya lama penggunaan suntik 3 bulan paling lama 2 tahun. Analisa bivariat ada hubungan antara penggunaan KB suntik 3 bulan dengan pengetahuan nilai p-value = 0,028, pekerjaan nilai p-value = 0,042, dan dukungan tenaga kesehatan nilai p-value = 0,028. Yang tidak ada hubungan adalah variabel umur, pendidikan dan paritas. Diharapkan penelitian ini digunakan sebagai pengetahuan faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan.

Open AccessKB suntik 3 bulan, Umur, Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan, Paritas, Dukungan Tenaga Kesehatan
oai:ais:library-item:24711Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian MPASI Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

MPASI diberikan pada bayi usia 6-24 bulan. Di Indonesia prevalensi ibu yang memberikan MPASI dini sebanyak 12,6%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 167 ibu dan sampel 130 ibu dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat.Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil Analisis bivariat pada variabel pengetahuan (p= 0,042), pendidikan (p= 0,016), pekerjaan (p= 0,002), budaya (p= 0,000) dan peran petugas kesehatan (p= 0,030). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, budaya dan peran petugas kesehatan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Diharapkan ibu menyususi dapat memberikan MPASI tepat waktu.

Open Accessbayi usia 0-6 bulan, budaya, pemberian MPASI dini, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, peran petugas kesehatan.
oai:ais:library-item:24679Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2019

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita. Kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Namun cakupan di Indonesia hanya 1,1%. Salah satu faktor penyebab yakni kurangnya pengetahuan tentang vaksinasi HPV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) di SMA Negeri 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 3 Tambun Selatan dan proses pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 dengan instrument penelitian menggunakan kuesioner. Populasi siswi kelas XI yang berjumlah 198 orang dan sampel berjumlah 132 orang. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Propotionate Stratified Random Sampling. Teknik pengambilan data menggunakan Selt Administered Questionnaire. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat dan odds rasio. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pendidikan (Non formal) dengan pengetahuan (P=0,009, OR 2,942). Ada hubungan informasi dengan pengetahuan (P=0,028, OR 2,453). Ada hubungan ekonomi dengan pengetahuan (P=0,021, OR 2,677). Ada hubungan pengalaman dengan pengetahuan (P=0,004, OR 3,878). Kesimpulan dari hasil penelitian dari 4 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pendidikan (Non formal), informasi, ekonomi dan pengalaman dengan pengetahuan remaja tentang vaksinasi HPV. Disarankan kepada remaja agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang vaksinasi HPV untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Open AccessPengetahuan, pendidikan (Non formal), informasi, ekonomi dan pengalaman
oai:ais:library-item:24668Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita di Posyandu Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Salah satu usaha untuk turunkan masalah gizi buruk adalah dengan Gerakan Restu Ibu (Gerakan Terpadu Tuntas Gizi Buruk). Penimbangan berat badan anak diPosyandu wajib diprioritaskan khususnya lokasi Posyandu yang rentang kekurangan gizi. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita. Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di Posyandu Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode pengumpulan sampel menggunakan Accidental sampling yaitu responden yang kebetulan ada atau tersedia ditempat penelitian sebanyak 65 orang. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan (P = 0,000), pengetahuan (P = 0,000), Riwayat pemberian ASI Eksklusif (P = 0,000) memiliki hubungan bermakna dengan status gizi balita. Sedangkan variabel jenis kelamin (P = 1.000) tidak memiliki hubungan bermakna dengan status gizi balita. Diharapkan bagi ibu yang mempunyai balita perlu meningkatkan pengetahuan orang tua khususnya ibu dalam penyusunan menu balita agar asupan gizinya tepat dan status gizinya meningkat dengan cara mengikuti penyuluhan-penyuluhan dan kegiatan kelas balita yang diadakan di posyandu.

Open AccessPendidikan, Pengetahuan, Riwayat pembarian ASI Eksklusif, Jenis Kelamin
oai:ais:library-item:24623Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di MTs. Miftahul Falah Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Abstrak. Data WHO menunjukkan bahwa seperlima dari penduduk dunia adalah remaja berusia 10-19 tahun dimana 900 juta berada di negara sedang berkembang. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Remaja cenderung menjadi lebih terfokus pada usaha menarik perhatian lawan jenis mereka dalam rangka mendapatkan pemahaman tentang aspek seksualitas. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat menyebabkan berbagai masalah, salah satunya adalah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, perkawinan dan pernikahan dini, IMS atau PMS dan HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di MTs. Miftahul Falah Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre eksperimental One Group With Pre-Post Test Design. Pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 47 responden. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini menggunakan data primer dari pengisian kuesioner oleh responden. Hasil penelitian ini menunjukkan p value sebesar 0,102 > 0,05 kesimpulannya adalah Ha ditolak atau Ho diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di MTs. Miftahul Falah Bekasi tahun 2023. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intensif bagi para guru dan siswa. Hasil penelitian ini juga semoga dapat menjadi pedoman kebijakan dari sekolah untuk menyediakan pendidikan kesehatan yang komprehensif di sekolah yang mencakup informasi yang akurat dan berbasis bukti tentang kesehatan reproduksi, termasuk tentang risiko penyakit menular seksual, metode kontrasepsi, dan pentingnya hubungan yang sehat.

Open Accesspendidikan kesehatan; remaja; kesehatan reproduksi
oai:ais:library-item:24606Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Bersalin di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Preeklampsia merupakan gangguan kehamilan yang dapat berlangsung hingga masa nifas ditandai dengan hipertensi, edema, dan proteinuria. Kejadian preeklampsia menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Angka kejadian preeklampsia di Indonesia tahun 2020 adalah sebesar 9,4%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di RS Sentra Medika Tahun 2022 sebanyak 594 responden dengan cara total sampling dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang bulan September – November 2023. Analisis menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di RS Sentra Medika Cikarang tahun 2022 yaitu usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,000), IMT (p=0,000), kehamilan gemeli (p=0.000), riwayat preeklampsia (p=0.000), pendidikan (p=0.000), umur kehamilan (p=0.000). Dari semua variabel yang diteliti semua terdapat hubungan dengan kejadian preeklampsia di RS Sentra Medika Cikarang tahun 2022. Saran dengan adanya penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam menurunkan resiko preeklampsia pada ibu bersalin khususnya di RS Sentra Medika Cikarang tahun 2022.

Open AccessPreeklampsia, Usia, IMT, Paritas, Kehamilan Gemeli, Umur Kehamilan, Riwayat Preeklampsia,Pendidikan
oai:ais:library-item:24604Lihat detail

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Terhadap Penggunaan Antibiotik Amoxicillin di Kampung Wangunjaya RT 11/03 Kab. Purwakarta

Book2024Koleksi Perpustakaan

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri atau bersifat bakteriostatik yaitu menghambat terjadinya perkembangbiakan bakteri. Antibiotik Amoxicillin merupakan antibiotik yang paling banyak dikenal sekaligus dipergunakan oleh masyarakat tanpa resep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap terhadap penggunaan antibiotik Amoxicillin. Menggunakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada 58 responden di kampung Wangunjaya RT 11/03 Kab. Purwakarta. Menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, Diuji menggunakan SPSS analisis univariat dan bivariat serta uji chi-square kuadrat. Dari penelitian ini didapatkan hasil dengan nilai (p = 0,000) yang artinya terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan sikap terhadap penggunaan antibiotik Amoxicillin. Responden yang tingkat pengetahuannya kurang baik dan memiliki sikap yang kurang baik berisiko menggunakan antibiotik Amoxicillin yang tidak sesuai dengan aturan pakai. Tingkat pengetahuan yang baik dapat mengurangi dampak negatif penggunaan antibiotik Amoxicillin yang tidak sesuai aturan pakai.

Open AccessPendidikan, Usia, Apotek
oai:ais:library-item:24225Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan di Dusun 2 Desa Cibatu Kec. Cikarang Selatan Kab. Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Pemberian ASI Ekslusif merupakan salah satu upaya untuk membantu tumbuh kembang anak terutama kesehatannya karena ASI memiliki zat gizi yang diperlukan bayi maupun antibody untuk kekebalan tubuhnya. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah 42 responden. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pengetahuan (P= 0, 004), pekerjaan (P=0, 041), paritas (P=0,016), dukungan keluarga (P=0,016), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga pada pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 bulan. Dan bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pendidikan (P=0, 377), karena nilai P Value 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Pendidikan terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan nilai P Value 0,05 maka ada hubungan pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga dengan Pemberian ASI Ekslusif pada ibu menyusui 0-6 bulan di Dusun 2 Desa. Cibatu, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi Tahun 2023.

Open AccessPemberian ASI ekslusif, Pengetahuan, Pekerjaan, Pendidikan, Paritas, Dukungan keluarga
oai:ais:library-item:24166Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan WUS Terhadap Imunisasi HPV di Desa Telaga Asih Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Imunisasi HPV adalah bentuk perlindungan spesifik terhadap kanker serviks atau kanker leher rahim. Terdapat 2 jenis imunisasi HPV yang bisa mencegah infeksi HPV yaitu imunisasi quadrivalent dan bivalent. Rekomendasi usia untuk imunisasiasi HPV ini adalah umur 9-26 agar dapat memperoleh hasil yang efektif. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV di Desa Telaga Asih Kabupaten Bekasi 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif. Populasinya seluruh WUS di Desa Telaga Asih Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil yang diperoleh pada penelitian dengan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai usia (P= 0,014), Pendidikan (P=0,176), Pekerjaan (P=0,390), Pendapatan Keluarga (P=0,499), Sumber Informasi (P=0,099), dan Dukungan Tenaga Kesehatan (P= 0,042). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia dan dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV. Sedangkan yang tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, pendapatan keluarga dengan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV.

Open Accesspengetahuan, imunisasi HPV, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, sumber informasi, dukungan tenaga kesehatan
oai:ais:library-item:23831Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kemampuan Ibu Hamil Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Desa Cibatu Cikarang Selatan Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda bahaya yang menunjukan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Tanda bahaya kehamilan meliputi perdarahan, nyeri perut hebat, pembengkakan pada bagian tubuh, nyeri kepala, lemah dan pingsan sampai dengan kurangnya gerakan janin. Ibu hamil harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda bahaya kehamilan supaya kehamilan aman sampai dengan proses persalinan dan apabila mengalami tanda bahaya dapa segera melakukan tindakan penanganan. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan diengaruhi oleh umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC dan pemanfaatan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil dengan usia kehamilan 0-42 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh faktor umur (p-value 0.003), pengetahuan (p-value 0.008), paritas (p-value 0.028), pendidikan (p-value 0.000), keteraturan pemeriksaan ANC (p-value 0.014) dan pemanfaatan media informasi (p-value 0.000) terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya dalam kehamilan

Open AccessKemampuan, umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC, pemanfaatan media informasi
oai:ais:library-item:23828Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Terhadap Unmeed Need KB di Desa Kertarahayu Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Rendahnya keikutsertaan keluarga dalam program KB Berhubungan dengan berbagai faktor diantaranya umur, jumlah anak, tingkat pendidikan, tempat tinggal, tahapan keluarga, tujuan dan alasan ber-KB memiliki hubungan yang erat terhadap pemilihan dan penggunaan kontrasepsi. secara umum, beberapa faktor yang dapat memengaruhi PUS tidak ikut sertadalam program KB antara lain,tingkat pendidikan dan pengetahuan akan pentingnya KB yang rendah, pelayanan KB yang masih kurang berkualitas, keterbatasan alat kontrasepsi, penyampaian konseling maupun KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) belum dilaksanakan secara baik, faktor budaya, kelompok wanita yang sudah tidak ingin mempunyai anak lagi, namun tidak menggunakan alat kontrasepsi (unmet need). Tujuan dari penelitian ini adalah untyk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Unmeed KB pada wanita usia subur. Penelitian dilakukan di Desa Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2023, menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah responden 100. Berdasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,003), Pendidikan (P=0,006), Dukungan suami (P=0,011), Sumber informasi (P=0,002) dan Paritas (P=0,036). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, dukungan suami, sumber informasi dan paritas terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS) yang sudah menikah terhadap Unmeed Need KB.

Open AccessWUS, Unmeed Need KB, umur, pendidikan, dukungan suami, sumber informasi, paritas
oai:ais:library-item:23745Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Orang Tua Terhadap Terjadinya Kekerasan Verbal Pada Anak Prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Tanpa disadari, orang tua pernah melakukan kekerasan terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan tersebut adalah kekerasan verbal atau kekerasan yang dilakukan lewat kata-kata yang menyakitkan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku orang tua terhadap terjadinya kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 54 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data T Test hasil p-value < 0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0,010 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, didapatkan nilai p-value 0,107 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengalaman terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah, nilai p-value 0,910 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pendidikan terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah dan didapatkan nilai p-value 0,078 > 0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat ekonomi terhadap perilaku orangtua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak prasekolah. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan pengetahuan orang tua dengan perilaku kekerasan verbal pada anak prasekolah di TK Negeri Pembina Cikarang Utara Tahun 2023

Open AccessPerilaku,Kekeran Verbal, Pengetahuan, Pendidikan, Pengalaman, Ekonomi
oai:ais:library-item:23740Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Dengan Tindakan Sectio Caesarea di Instalasi Bedah Sentral Sentra Medika Hospital Minahasa Utara

Book2023Koleksi Perpustakaan

Tindakan pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara infasive dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani untuk tujuan pengobatan dan proses operasi. Salah satu jenis pembedahan yang ada di Sentra Medika Minahasa Utara adalah Sectio Caesarea. Angka persalinan dengan metode sectio caesarea mengalami peningkatan di seluruh dunia dan melebihi batas kisaran yang disarankan oleh WHO yaitu sebesar 5-15%. Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pre operasi pada pasien sectio caesarea. Metode penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif dengan rencana penelitian “Cross Sectional”. Tehknik pengambilan sampling dengan menggunakan tekhnik purposive sampling, dengan variable penelitian untuk indepeden yang terdiri dari Usia, Pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lembar persetujuan. Dan variable dependennya di ambil tingkat kecemasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, pada bulan Maret 2023, Subyek penelitian sebanyak 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor Usia didapati hasilnya (p 0,027) dari standar nilai (p <0,05). Menyatakan ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan faktor usia. Hasil penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan tingkat pendidikan diman hasil yang di dapat adalah (0,009) dari nilai (p <0,05). Hasil penelitian juga tentang hubungan tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan didapati hasil (0,013) dari nilai (p <0,05), menyatakan ada hubungan antar tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan, dan hasil penelitian juga menyatakan ada hubungan antara jenis anastesi dan tingkat kecemasan dengan hasil yang di dapat adalah (p 0,027) dari nilai (<0,05). Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan yang searah antara faktor Usia, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan dan jenis anastesi pada pasien yang menjalani sectio caesarea di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.

Open AccessSectio Caesarea, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, jenis anastesi, Tingkat Kecemasan pre operasi.
oai:ais:library-item:23654Lihat detail

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Manfaat IVA Test di Kp. Pamahan RT02/RW04 Ds. Sukamurni Kec. Sukakarya Bekasi 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

IVA Tes adalah suatu metode skrining kanker serviks dengan menggunakan larutan asam asetat 3-5% pada serviks dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah melakukan olesan yang bertujuan untuk melihat adanya sel kanker yang mengalami dysplasia. Tujuan peneliti ini mengidentifikasi efektivitas pengetahuan wus tentang manfaat iva test di rt. 02/ rw. 04, kp. pamahan, ds. sukamurni, kec. Sukakarya. Pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh WUS berjumlah 105 orang. Sampelnya sebanyak 83 orang menggunakan tektik Accidental Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan untuk analisa bivariat adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test . Ada efektivitas dengan meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan wus tentang manfaat IVA Tes sebelum dan sesudah dilakukannya pendidikan kesehatan dengan p value = 0,000 (p < 0,05). Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan metode audio visual efektif meningkatkan pengetahuan WUS. Bagi WUS disarankan agar banyak mencari informasi melalui media digital yang mudah diakses tentunya dengan memeperhatikan keilmiahannya, dengan itu dapat meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat IVA Tes dan tetap untuk melakukan skrining IVA Tes yang biasa dilakukan puskesmas setempat.

Open AccessPendidikan Kesehatan, Metode Audio Visual, Pengetahuan, IVA Tes
oai:ais:library-item:23649Lihat detail