Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

51 hasil
Penulis: Neneng Julianti

Pengaruh Putih Telur Ayam Terhadap Penyembuhan Luka Perenium Pada Ibu Nifas di TPMB Jayanti di Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Luka perineum merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu nifas setelah persalinan pervaginam. Luka ini terjadi akibat adanya robekan jaringan perineum atau tindakan episiotomi, yang dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, hingga risiko infeksi bila penyembuhannya tidak optimal. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), hampir 90% persalinan normal mengalami robekan perineum, dengan insiden global sebanyak 2,7 juta kasus pada tahun 2020 dan diperkirakan meningkat menjadi 6,3 juta kasus pada tahun 2050. Di Indonesia, sekitar 75% ibu nifas mengalami luka perineum pascapersalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian putih telur ayam terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di TPMB Jayanti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan satu kelompok pretest–posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi menggunakan skor REEDA (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation) untuk menilai kondisi luka perineum. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi, dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Uji ini dipilih karena data bersifat berpasangan (skor REEDA sebelum dan sesudah intervensi pada responden yang sama), diukur pada skala ordinal, dan uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal (p < 0,05). Oleh karena itu, uji nonparametrik Wilcoxon dianggap sebagai analisis statistik yang paling tepat untuk penelitian ini.Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor REEDA sebelum dan sesudah pemberian putih telur ayam, dengan nilai Z = -5,396 dan p-value = 0,000 (p < 0,05). Sebanyak 96,7% responden mengalami penyembuhan luka perineum secara normal (≤ 7 hari). Kesimpulan : Pemberian putih telur ayam secara rutin berpengaruh signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Putih telur dapat menjadi alternatif intervensi nutrisi yang aman dan efektif dalam perawatan pasca persalinan.

Open AccessPutih telur, penyembuhan luka, luka perineum, ibu nifas, REEDA.
oai:ais:library-item:27003Lihat detail

Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui di Posyandu Merpati 8 Wilayah Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Produksi ASI pada ibu menyusui tidak selalu berjalan optimal, dan salah satu permasalahan yang kerap muncul adalah jumlah ASI yang tidak mencukupi. Kondisi ini menjadi hambatan dalam pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi, padahal program ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah, terutama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting (Juniar & Akhyar, 2023). Pijat Oketani merupakan bentuk intervensi non-farmakologis yang bertujuan untuk memperlancar produksi ASI. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh pijt oketani pada ibu menyusui di Posyandu Merpati 8 Wilayah Puskesmas Cikarang Desa Karang Asih Cikarang Utara Kebupaten Bekasi Tahun 2025. Metode penelitian metode ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test Lokasi penelitian di Posyandu Merpati 8 Desa karang Asih Cikarang Utara. Populasinya adalah ibu menyusui 0-6 bulan yang berkunjung ke posyandu Mawar 8 wilayah Puskesmas Cikarang Desa Karang Asih Cikarang Utara Kab. Bekasi. Sampel pada penelitian ini Ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sample menggunakan Total Sampling. Dengan sampel jumlah minimal. Variabel independent dalam penelitian ini adalah pengaruh pijat oketani terhadap produksi ASI, dan sebagai variabel dependen Produksi ASI pada ibu menyusui. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian adanya pengaruh pijat oketani terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di posyandu Mawar 8 wilayah Puskesmas Cikarang Desa Karang Asih Cikarang Utara Kab. Bekasi Tahun 2025. Hasil uji Wilcoxon P-value 0,001 < α=0,05. Kesimpulan adanya pengaruh pijat oketani terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Saran peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut memberikan edukasi dan informasi tentang cara untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui di posyandu Mawar 8 wilayah Puskesmas Cikarang Desa Karang Asih Cikarang Utara Kab. Bekasi Tahun 2025

Open AccessMenyusui, Pijat Oketani, Produksi ASI
oai:ais:library-item:27022Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Baby Blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Baby blues merupakan gangguan emosional yang dialami ibu pasca persalinan dan sering kali diabaikan. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang baby blues dapat meningkatkan risiko kejadian tersebut. Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar umur ibu hamil tidak berisiko (20-35 tahun) yaitu sebanyak 23 orang (76,7%), berpendidikan tinggi (≥SMA) sebanyak 24 orang (80%), dan tidak bekerja sebanyak 21 orang (70%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar ibu hamil trimester III memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 responden (70%). Setelah intervensi, Sebagian besar ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan menjadi 29 responden (96,7%) dengan kategori baik. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,011 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan menggunakan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Diharapkan tenaga kesehatan dapat menjadikan leaflet sebagai media edukasi rutin dalam pelayanan antenatal care.

Open AccessBaby blues, pendidikan kesehatan, leaflet, pengetahuan, ibu hamil trimester III
oai:ais:library-item:27016Lihat detail

Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Kekerasan Dalam Pacaran Pada Remaja Putri di SMP Negeri Satu Atap 01 Jonggol Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kekerasan dalam pacaran (KDP) merupakan salah satu bentuk kekerasan yang kerap tidak disadari oleh remaja putri, akibat minimnya pengetahuan serta normalisasi terhadap perilaku agresif dalam hubungan. Penggunaan media leaflet sebagai sarana edukasi dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai isu ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang kekerasan dalam pacaran pada remaja putri di SMP Negeri Satu Atap 01 Jonggol Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini sebanyak 305, sampel penelitian sebanyak 75 responden remaja putri tingkat VIII dan IX, yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data Univariat dan Bivariat dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan remaja putri tentang kekerasan dalam pacaran setelah diberikan edukasi menggunakan media leaflet. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -8,176 dan p-value 0,001, yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest. Kesimpulan: Media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kekerasan dalam pacaran. Edukasi melalui media cetak sederhana ini dapat menjadi strategi pencegahan kekerasan yang tepat pada remaja.

Open AccessKekerasan dalam pacaran, media leaflet, pengetahuan, remaja putri
oai:ais:library-item:26969Lihat detail

Pengaruh Penatalaksanaan Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan dismenore dapat dilakukan dengan metode farmakologis maupun non farmakologis, salah satunya massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Metode Penelitian : menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 remaja putri yang mengalami dismenore, diperoleh dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala numerik (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Kesimpulan massage effleurage terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologis yang aman, mudah, dan tanpa efek samping untuk mengatasi dismenore.

Open AccessDismenore, Remaja, Massage Effleurage, Nyeri
oai:ais:library-item:27029Lihat detail

Pengaruh Konseling MPASI Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang MPASI Pada Bayi Usia 6-12 Tahun di Posyandu Karang Sari Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 6–12 bulan. MPASI harus diberikan sesuai waktu, jenis, tekstur, dan porsi yang dianjurkan agar dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi secara optimal. Namun, kenyataannya masih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang mengenai praktik pemberian MPASI, sehingga berisiko menimbulkan masalah gizi maupun hambatan tumbuh kembang anak. Upaya edukasi melalui konseling kesehatan di posyandu diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu terkait pemberian MPASI yang benar. Tujuan: Menganalisis pengaruh konseling MPASI terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan MPASI pada bayi usia 6–12 bulan. Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Karang Sari 9, Cikarang Timur, pada tahun 2025 dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan, dipilih melalui total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berjumlah 20 item. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Sebelum diberikan konseling, sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori cukup (46,6%) dan kurang (36,7%). Setelah konseling, terjadi peningkatan pengetahuan, dengan 66,7% responden berada pada kategori baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,684 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan konseling MPASI terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Kesimpulan: Konseling MPASI terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemberian MPASI pada bayi usia 6–12 bulan. Intervensi ini dapat dijadikan strategi edukasi dalam program posyandu untuk mendukung praktik pemberian MPASI yang tepat.

Open Accesskonseling; MPASI; pengetahuan ibu; bayi 6–12 bulan
oai:ais:library-item:27004Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar belakang : Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak-anak di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Kondisi ini berdampak negatif tidak hanya pada kualitas hidup anak tetapi juga pada beban ekonomi dan sosial keluarga serta masyarakat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak balita di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin pada tahun 2025. Metode penelitian : analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 57 responden ibu dengan anak balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada ibu kemudian dilakukan analisis menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR) untuk mengetahui hubungan dan kekuatan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 (47,4%) anak balita mengalami diare, hampir seluruh responden 38 (66,7%) memiliki pengetahuan kurang tentnag diare, hampir sebagian dari responden 28 (49,1%) memiliki lingkungan tidak bersih dan hampir sebagian responden 21 (36,8%) mengkonsumsi makanan tidak layak. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada anak (p = 0,000; OR = 1,11), kondisi lingkungan yang kurang sehat (p = 0,002; OR = 2,25), serta kelayakan makanan yang dikonsumsi anak (p = 0,000; OR = 3,79). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, kondisi lingkungan, dan makanan dengan kejadian diare.

Open AccessAnak, Diare, Pengetahuan, Lingkungan, Makanan
oai:ais:library-item:27030Lihat detail

Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Deteksi dini telah diakui sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi angka kejadian kanker payudara. Data Sistem Informasi Sehat IndonesiaKu menyimpulkan cakupan deteksi dini kanker payudara di Indonesia sebesar 14,52%. Peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara dapat memberikan kontribusi kesadaran remaja putri untuk mengurangi risiko terjadinya kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi pengetahuan dan sikap tentang SADARI oleh remaja putri. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Lokasi penelitian di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Banyaknya populasi 163 responden dan jumlah sampel 68 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu Probability Sampling. Dengan pengambilan sampel secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini angket, dan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah univariat dan analisis bivariat, dengan Wilcoxon. Hasil yang diperoleh metode demonstrasi terhadap pengetahuan dengan nilai p value (0,00) dan metode demonstrasi terhadap sikap dengan nilai p value (0,00) Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan metode demonstrasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Harapannya, remaja putri memahami dan memiliki pengetahuan serta sikap yang baik dalam melakukan SADARI dan untuk institut pendidikan menjadikan dan menambah wawasan terkait pentingnya SADARI.

Open Accessmetode demonstrasi, pengetahuan, sikap, remaja putri, SADARI
oai:ais:library-item:25571Lihat detail

Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan di Doremi Mom & Baby Spa Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Menurut Data tahun 2022 di Indonesia masih banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Namun lebih dari 72% orang tua menganggap gangguan tidur pada bayi bukan suatu masalah atau hanya masalah kecil. Bayi yang mengalami gangguan tidur akan mengalami gangguan pada masa pertumbuhannya, sehingga tidak pertumbuhannya optimal. Selain peningkatan berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur pertumbuhan bayi.(Nurseha & Lintang, 2022). Pijat bayi dapat menurunkan angka morbiditas, pemijatan pada bayi bermanfaat untuk meningkatkan berat badan bayi, meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI, memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan serta meningatkan kualitas tidur. Pijat bayi juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkermbangan bayi.(Nurseha Lintang, 2022). Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Doremi Mom & Baby SPA Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan One Group Pretest dan Post Test Design. Populasi: Dalam penelitian ini seluruh bayi usia 3-6 bulan yang dalam kondisi sehat di Doremi Mom & Baby SPA pada bulan Juli-Agustus 2024 dengan jumlah populasi 30 bayi. Sampel: Dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen: Yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Kuesioner. Analisis Data: Data analisis dengan analisis univariat dan bivariat dan sebelumnya dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk dan dilakukan Uji Statistic Non Parametric yaitu Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa Ada Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan dengan Asymp. Sig mempunyai nilai <0,001 P<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Dalam penelitian ini bahwa Ada Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan.

Open AccessKualitas tidur, Pijat Bayi
oai:ais:library-item:25566Lihat detail

Pengaruh Pemberian Minuman Kombinasi Jahe dan Lemon Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB Bidan Khaeni Nurkhaeni, A.M.Keb Kabupaten Bogor Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Emesis gravidarum menjadi gejala yang dialani Sebagian besar pada ibu hamil, pada 80% pramida dan 60% multigravida. Menurut data Word Health Organisation di peroleh angka kejadian emesis gravidarum 14% dari seluruh Wanita hamil di dunia. di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 67.9%. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kombinasi jahe dan lemon pada ibu hamil trimester I di TPMB Bidan khaeni Nurkhaeni, A.M.Keb. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, Desain yang di gunakan Quasi Experiment dengan Pendekatan One Grup. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester 1 yang mengalami Emesis Gravidarum, Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 Orang, teknik pengambilan data penelitian yaitu Totral sampling, Instrumen yang digunakan penelitian ini kuesioner. Hasil : Ada pengaruh pemberian minuman kombinasi jahe dan lemon untuk mengurangi Emesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I dengan mempunyai nilai p 0,000 ( p<0,05). Kesimpulan : dalam penelitian ini adalah Adanya Pengaruh untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 dan Terdapat Perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan Pemberian Minuman kombinasi jahe dan lemon Pada ibu hamil Trimester 1. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai manfaat serta dapat mengaplikasikan Minuman Kombinasi jahe dan lemon bila terjadi emesis gravidarum dan menjadi salah satu inovasi dalam bidang kebidanan.

Open AccessEmesis gravidarum, ibu hamil Trimester 1, jahe dan lemon
oai:ais:library-item:25560Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja Putri di SMP Negeri 4 Cikarang Barat Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Bullying bisa berdampak pada kesehatan mental, emosional, dan fisik korban. Hal ini dapat menyebabkan stres, depresi, kecemasan, isolasi sosial, rendahnya harga diri, bahkan menyebabkan trauma jangka panjang. Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) melaporkan 6.918 pada kasus kekerasan terhadap anak dari 1 Januari hingga saat ini 2024. Dibandingkan dengan 24.701 pada tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lingkungan sekolah, peran orang tua, dan peran teman sebaya dengan perilaku bullying pada remaja putri di SMP Negeri 4 Cikarang Barat Tahun 2024. Metode : Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, populasi remaja putri tingkat I dan tingkat II sebanyak 305 remaja putri dan sampel tingkat I dan tingkat II 83 remaja putri. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dan simpel random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data penelitian ini univariat dan bivariat, dengan menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian variabel pengetahuan (p value 0,007), lingkungan sekolah (p 0,05), peran orang tua (p value 0,500), peran teman sebaya (p value 0,002). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan, lingkungan sekolah, peran teman sebaya dengan perilaku bullying dan tidak ada hubungan antara peran orang tua dengan perilaku bullying pada remaja putri di SMP Negeri 4 Cikarang Barat Tahun 2024. Saran dalam penelitian ini diharapkan tidak terjadi lagi kejadian bullying dan pihak sekolah lebih mengedukasi bahaya bullying.

Open Accessperilaku, bullying, remaja.
oai:ais:library-item:25576Lihat detail

Pengaruh Pemberian Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Menyusui di TPMB Nengsih Patmawati, Amd. Keb. Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Arti ASI ialah konsumsi bayi yang berarti serta nutrisi natural terbaik buat anak sebab memiliki kemauan energi serta zat yang diperlukan sepanjang 6 bulan dini kehidupan anak. Pemberian Jus kurma Ajwa dan Susu Almond ialah minuman berbentuk kombinasi 100 gr atau 15 butir kurma yang direndam dengan air matang 100ml dan ditambah susu almond 250ml dan diblender, disaring dan direbus hingga mendidih selama 5-10 menit, di konsumsi 1x sehari selama 7 hari pada ibu menyusui. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui di TPMB Nengsih Patmawati Amd.Keb Desa Tanjung Baru, Cikarang Timur, Kab. Bekasi Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Experimental Design dengan pendekatan One Grup Pretest dan Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu menyusui di TPMB Nengsih Patmawati pada bulan Januari- April 2024 dengan jumlah populasi 30 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi ASI. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dan sebelumnya dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk dan dilakukan Uji Statistic Non Parametric yaitu Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada Pengaruh Pemberian Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap Kelancaran ASI pada Ibu menyusui dengan Asymp. Sig mempunyai nilai <0,001 (P<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Pemberian Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond berpengaruh terhadap kelancaran ASI pada Ibu Menyusui. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai pengaruh Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap Kelancaran ASI pada ibu menyusui dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond menjadi salah satu produk Inovasi dalam Bidang Kebidanan.

Open AccessKelancaran ASI, Jus kurma Ajwa, Susu Almond, Ibu Menyusui
oai:ais:library-item:25501Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir di Klinik Pratama Amanah Bunda Medika Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kolostrum adalah ASI stadium I yang keluar sejak hari pertama sampai dengan hari keempat setelah persalinan. Berdasarkan data menurut Kemenkes RI, 2019 Kecenderungan pemberian kolostrum yang dibuang semua sebesar 5,9% pada tahun 2013. Dari hasil tersebut, diketahui 14,8% bayi tidak mendapatkan manfaat kolostrum dengan maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas, pengetahuan, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di klinik pratama amanah bunda medika bekasi. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, menambah wawasan dan menerapkan pemberian kolostrum yang tepat. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di klinik pratama amanah bunda medika bekasi yaitu sebanyak 57 ibu bersalin. Sampel sebanyak 57 ibu bersalin dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Data di analisa menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian bivariat menunjukan adanya hubungan semua variabel dengan pemberian pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di klinik pratama amanah bunda medika bekasi. Pada variabel paritas nilai (P=0.001) (OR=8.458), variabel pengetahuan nilai (P= 0.035) (OR= 3.818), variabel dukungan keluarga nilai (P= 0.009) (OR= 6.706), variabel dukungan tenaga kesehatan nilai (P= 0.003) (OR= 10.588). Kesimpulan hasil penelitian variabel yang diteliti memiliki hubungan antara paritas, pengetahuan, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di klinik pratama amanah bunda medika bekasi. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan kesadaran ibu untuk memberikan kolostrum pada bayi baru lahir yang baik dan benar dengan cara mencari informasi dari sumber terpercaya agar selalu tercipta sikap yang baik dalam hal pemberian kolostrum.

Open AccessPemberian kolostrum, bayi baru lahir, paritas, pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan.
oai:ais:library-item:24910Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kesulitan Makan Pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK Nabila Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kesulitan makan pada anak usia 4-6 tahun yang berkepanjangan akan menimbulkan berbagai macam infeksi penyakit, sistem kekebalan tubuh melemah, gangguan tumbuh kembang pada anak dan akan mengganggu proses belajarnya. Data hasil RISKESDAS Di Indonesia prevalensi gizi buruk-kurang pada anak sebesar 21,0 %, Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesulitan makan pada anak usia 4-6 tahun di TK Nabila kecamatan cibitung tahun 2023. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 70 ibu dengan teknik Total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Data di analisa menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan variable yang berhubungan dengan Kesulitan makan pada anak usia 4-6 tahun di TK Nabila yaitu Pendidikan ibu nilai (P= 0.002) (OR= 5.537), variabel Status Ekonomi nilai (P= 0.030) (OR= 3.333), variabel Pekerjaan ibu nilai (P= 0.000) (OR= 0,138), variabel penyakit infeksi nilai (P= 0.003) (OR= 8.000),nilai variable pola asuh (P= 0.016) (OR= 3.760). Kesimpulan hasil penelitian ada hubungan antara Pendidikan ibu, status ekonomi, pekerjaan ibu, infeksi penyakit dan pola asuh dengan kesulitan makan pada anak usia 4-6 tahun di TK Nabila Kecamatan Cibitung. Diharapkan kesadaran ibu untuk mencegah terjadinya kesulitan makan pada anak usia 4-6 tahun.

Open AccessKesulitan makan, Anak usia 4-6 Tahun
oai:ais:library-item:24763Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di TPMB Bd Siti Asiah S.Tr., Keb. Desa Telaga Murni

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kualitas tidur pada ibu hamil sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Adapun sebuah penelitian memperkirakan terjadinya gangguan tidur pada wanita hamil pada 46-78%, dengan kualitas tidur menurun menjelang trimester ketiga. Hampir 80% wanita hamil insomnia pada trimester ketiga kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur ibu hamil trimester III di TPMB Bd Siti Asiah STr, Keb Desa Telaga Murni Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 102 ibu hamil trimester III dengan purposive sampling. Instrument menggunakan kuesioner. Analisa univariat, bivariat dan uji chi-square. Hasil Analisa bivariat variabel umur ibu hamil p value = 0.000 (OR= 10.833), variabel penyakit p value = 0.667 (OR= 1.434), variabel nutrisi p value = 0.000 (OR= 9.630), dan variabel lingkungan fisik p value = 0.000 (OR= 6.890). Kesimpulan hasil penelitian variabel umur ibu hamil, nutrisi, dan lingkungan fisik memiliki hubungan dengan kualitas tidur serta penyakit tidak memiliki hubungan dengan kualitas tidur. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan kepada ibu hamil agar lebih menjaga kehamilan dan kualitas tidurnya, supaya saat persalinan mudah dan lancar.

Open Accesskualitas tidur, umur ibu hamil, penyakit, nutrisi, lingkungan fisik
oai:ais:library-item:24751Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mathla'ul Anwar Karawang Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Infeksi genitalia diakibatkan perilaku vulva hygiene yang buruk. Indonesia terdapat 20.783 kasus gangguan reproduksi diakibatkan buruknya perilaku vulva hygiene. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Karawang tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan cross sectional. Sampel penelitian 260 siswi dengan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa data univariat, bivariat dan uji chi square. Hasil Analisa bivariat variabel pengetahuan p value= 0.00, OR= 109.61, sarana prasarana p value= 0.00, OR= 18.86, sumber infromasi p value= 0.00, OR=100.5, dukungan keluarga p value=0.00, OR= 61.72, peran teman sebaya p value=0.00 , OR= 32.4. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, dan peran teman sebaya dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Diharapkan remaja putri menjalankan perilaku vulva hygiene yang baik saat menstruasi.

Open AccessVulva hygiene, remaja putri, menstruasi , pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, peran teman sebaya
oai:ais:library-item:24688Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian MPASI Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

MPASI diberikan pada bayi usia 6-24 bulan. Di Indonesia prevalensi ibu yang memberikan MPASI dini sebanyak 12,6%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 167 ibu dan sampel 130 ibu dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat.Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil Analisis bivariat pada variabel pengetahuan (p= 0,042), pendidikan (p= 0,016), pekerjaan (p= 0,002), budaya (p= 0,000) dan peran petugas kesehatan (p= 0,030). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, budaya dan peran petugas kesehatan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Diharapkan ibu menyususi dapat memberikan MPASI tepat waktu.

Open Accessbayi usia 0-6 bulan, budaya, pemberian MPASI dini, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, peran petugas kesehatan.
oai:ais:library-item:24679Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Sadari Pada Remaja Putri Kelas X dan XI di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.

Open AccessSADARI, Pengetahuan, Sikap, Sumber Informasi, Dukungan Keluarga, Dukungan Unit Kesehatan Sekolah.
oai:ais:library-item:24443Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Gaya Berpacaran Pada Remaja Kelas XI di SMA Negeri 6 Tambun Selatan Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Gaya pacaran remaja di zaman sekarang mengarah pada perilaku seks untuk mengisi waktu senggang mereka. SDKI-R 2017, kelompok umur 15-17 tahun menjadi kelompok umur mulai pacaran pertama kali, remaja mulai berhubungan seksual pertama kali pada umur 15-19 tahun. Tujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang berhubungan dengan gaya berpacaran pada remaja. Metode analitik kuanitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 420 remaja dengan sampel penelitian sebanyak 214 responden. Teknik pengambilan besaran sampel menggunakan rumus slovin dengan stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis bivariat yaitu pengetahuan (p=0,000), paparan pornografi (p=0,083), peran orang tua (p=0,001), peran teman sebaya (p=0,013), peran guru (0,179). Kesimpulan penelitian ini, terdapat hubungan antara pengetahuan, peran orang tua, dan peran teman sebaya dengan gaya berpacaran remaja, serta tidak terdapat hubungan antara paparan pornograti, dan peran guru dengan gaya berpacaran remaja.

Open AccessGaya berpacaran, pacaran remaja, pengetahuan, paparan pornografi, peran orang tua, peran teman sebaya, peran guru.
oai:ais:library-item:23606Lihat detail