Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut
Pengaruh Edukasi Pada Kelas Ibu Hamil Tentang 10T Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Posyandu Bahlia 1 Desa Mangunjaya Kabupaten Bekasi Tahun 2025
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa dan Siswi Tentang Perilaku Seks Bebas di MTS Tarbiyyatul Assas Kabupaten Bekasi 2025
Kecenderungan remaja untuk melakukan seks bebas meningkat dari 53,76% menjadi 72,50% menurut WHO, Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan terhadap 10 siswa di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi, 70% dari mereka kurang mengetahui tentang seks bebas. Sementara itu, 30% siswa lainnya berpengetahuan baik dan pernah belajar, baik dari media sosial maupun konseling sekolah, tetapi hanya sebatas hamil diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa dan siswi tentang perilaku seks bebas di Mts Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Subyek dan mtode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh siswa dan siswi kelas VII, VIII, dan IX di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel meliputi 28 orang kelas VII, 22 orang kelas VIII, dan 15 orang kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksprimental dengan one-group pretest-posttest. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank nilai p-value 0,000 yang berarti adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pihak sekolah dapat terus mengadakan pendidikan kesehatan secara berkala, khususnya mengenai perilaku seks bebas dengan menggunakan media cetak leaflet yang terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi, selain itu keterlibatan guru dan orang tua juga penting dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada siswa dan siswi guna mencegah perilaku menyimpang sejak dini.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Tahun 2025
Latar Belakang: Tingkat penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sukamakmur. Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Pendidikan kesehatan dinilai sebagai upaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait MKJP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan WUS di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Bekasi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 30 orang WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan WUS setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MKJP dengan nilai p < 0,05. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, namun setelah intervensi terjadi peningkatan ke kategori cukup dan baik. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang MKJP berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan WUS di Desa Sukamakmur. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kegiatan edukasi terkait MKJP dalam upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
Pengaruh Akupresur (P6) Terhadap Keluhan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama di TPMB Bidan Siska Tahun 2025
Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan fisiologis yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan, dengan prevalensi 70–80% pada ibu hamil. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, menurunkan asupan nutrisi, hingga berdampak pada pertumbuhan janin. Akupresur Titik P6 pada titik Pericardium 6 (P6) merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman dan alami untuk mengurangi gejala tersebut. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Akupresur Titik P6 terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Metode : Penelitian menggunakan desain praeksperimental one-group pretest-posttest yang dilakukan di TPMB Bidan Siska, Bekasi, pada bulan Mei–Juni 2025. Sampel sebanyak 38 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah dipilih dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah Akupresur Titik P6, sedangkan variabel dependen adalah tingkat mual muntah yang diukur dengan kuesioner PUQE (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal (P <0,05). Hasil : Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami mual muntah sedang (76,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas bergeser menjadi mual muntah ringan (71,1%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat penurunan signifikan keluhan setelah Akupresur Titik P6 (mean rank=10,00; p=0,000; 95% CI). Kesimpulan : Akupresur Titik P6 terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil.
Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025
Latar Belakang: Jumlah persalinan dengan metode SC meningkat setiap tahunnya, berbagai faktor dengan berbagai indikasi. Pasien operasi caesar sering kali merasakan nyeri sebagai salah satu akibat yang paling nyata, Salah satu teknik distraksi untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan mendengarkan murotal Al-Qur’an. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC di ruang nifas Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025. Metode : Penelitian ini melakukan desain one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Post Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma, Sampel penelitian nya adalah Ibu Post Sectio Caesaria yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 65 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam bentuk kuesioner observasional yang menggunakan skala penilaian numerik (NRS) untuk mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapi murotal surat Ar Rahman. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada penurunan nyeri pasien post SC setelah diberikan intervensi terapi surat Ar Rahman dengan nilai p < 0,005. Sebelum intervensi, mayoritas responen memiliki skala nyeri berat. Namun setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sedang dan ringan. Kesimpulan : terapi murotal surat Ar Rahman berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pasien post SC di ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang. Disarankan untuk tenaga kesehatan agar bisa menerapkan terapi murotal dalam upaya menurunkan nyeri pada post SC.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025
Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p < 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia <30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi Tahun 2025
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur (WUS). Kurangnya pengetahuan dalam membedakan keputihan normal dan abnormal dapat meningkatkan risiko infeksi. Di Kabupaten Bekasi, prevalensi keputihan pada WUS mencapai 29,48% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan wanita uisa subur tentang keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest pada 57 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan responden setelah intervensi (p = 0,000), dengan mayoritas responden sebelum intervensi berada pada kategori cukup (61,4%) dan kurang (36,8%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden (100%) masuk kategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai keputihan dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi kesehatan reproduksi.
Pengaruh Pemberian Edukasi Media Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini di Kelas VIII SMPN 3 Cibarusah Kabupaten Bekasi
Pernikahan dini mengacu pada pernikahan yang melibatkan remaja, yaitu individu yang berusia antara 13 hingga 18 tahun, yang sebetulnya belum sepenuhnya matang baik secara fisik maupun mental. Kegiatan menikah di usia muda menjadi hal yang dianggap biasa oleh beberapa kelompok dalam masyarakat atau budaya Indonesia. Tingginya angka pernikahan dini di Indonesia, khususnya di Kecamatan Cibarusah, menjadi perhatian serius karena berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, dan psikososial remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di kelas VIII SMPN 3 Cibarusah. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VIII di SMPN 3 Cibarusah yang berjumlah 359 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 189 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan edukasi dengan media booklet, dan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Diharapkan media ini dapat digunakan sebagai salah satu metode edukatif dalam upaya pencegahan pernikahan dini.
Komunikasi Efektif dalam Praktik Kebidanan
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini di SMAN 1 Tambun Utara Tahun 2024
Latar Belakang : Pernikahan sehat dan sejahtera merupakan pernikahan yang diinginkan, tidak semua pernikahan dilaksanakan sesuai dengan kriteria khususnya dari segi usia dan faktor kesiapan menikah yang lain sehingga berujung pada perceraian. Usia salah satu faktor yang perlu dilihat sebelum adanya pernikahan, karena menikah di usia muda merupakan tantangan besar bagi setiap pasangan, akan tetapi fenomena menikah usia muda di Indonesia menjadi hal yang biasa. Tujuan : Mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024 Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan Populasi penelitian 748 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Random sampling dengan rumus Slovin di dapatkan sampel 88 orang. Analisis menggunakan Uji Chi-square. Hasil : Pada analisis Univariat didapatkan mayoritas ekonomi keluarga <UMR (<Rp.5.200.000) sebanyak 56.8%, sebanyak 59.1% remaja kurang terpapar media informasi, sebanyak 58% remaja orang tua yang kurang mendukung dan sebanyak 60.2% remaja dengan teman yang kurang mendukung. Pada analisis Bivariat didapatkan nilai P= 0.022 <0,05 dengan odd ratio (OR) 2.726, ekonomi <UMR beresiko 2.726 kali lebih besar memiliki pengetahuan kurang di banding ekonomi ≥UMR, Nilai P=0.013 <0,05 dengan ratio (OR) 3.342, remaja kurang terpapar beresiko 3.342 kali lebih besar berpengetahuan kurang di banding remaja yang terpapar media informasi. Nilai P=0.013 <0,05 dengan odd ratio (OR) 3.012, peran orang tua kurang mendukung memiliki resiko 3.012 kali lebih besar berpengetahuan kurang di bandingkan dengan peran orang tua mendukung dan nilai p= 0.013 <0,05 dengan odd ratio (or) 3.028, peran teman kurang mendukung memiliki resiko 3.028 kali lebih besar berpengetahuan kurang dibanding peran teman yang mendukung. Kesimpulan: Ada hubungan ekonomi keluarga, media informasi, peran orang tua, dan peran teman dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan untuk melakukan penyuluhan kepada remaja usia subur tentang pernikahan dini.
Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di TPMB Bidan A Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi 2024
Latar Belakang : WHO Merekomendasikan bahwa memberikan air susu ibu (ASI) secara ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupan merupakan bagian dari pelaksanaan standar emas pemberian makanan bayi dan anak (PMBA). Cakupan pemberian ASI Dinkes Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar 72,59%, pemberian ASI Eksklusif mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya sebesar 65,53%. Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Juli - Agustus terhadap ibu nifas yang berada di TPMB Bidan. A terdapat 50% yang mengeluh ASI nya tidak keluar lancar dan keluarpun dengan jumlah ASI yang sedikit, atas dasar tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifal di TPMB Bidan.A Kabupaten Bekasi. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest pottest desilgn. Populalsil peneliltilaln yalknil ilbu post palrtum halril ke 1 salmpalil 42 hari pada bulan Juli dil TPMB Bildaln.A sebanyak 35 responden. teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 35 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Range List Hasil : Hasiil Uji Wilcoxone Range List diperoleh nilai p= 0.001 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan.A Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2024 Kesimpulan: Terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan.A. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam memberikan KIE kepada pasien tentang perawatan payudara dan pijat oksitosin sehingga dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI ekslusif.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Terhadap Pergaulan Bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024
Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa transisi yang kritis sebagai kunci berkembangnya pengalaman baru yaitu usia 10-19. Masa remaja dihadapkan pada dorongan untuk mengkonsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan lain serta memulai perilaku pergaulan bebas. Hal ini menjadikan resiko terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV serta masalah penyesuaian dengan kesehatan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 749 responden dengan menggunakan rumus slovin, sampel pada penelitian ini berjumlah 261 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Stratified Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan di Analisa menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariate yaitu chi-square dan odds ratio. Hasil dari penelitian menunjukan variabel berhubungan dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas yaitu Keluarga p value = 0,026 Nilai OR=0.519, Lingkungan p value = 0,001 Nilai OR=0.403, Media sosial p value = 0,000 Nilai OR=0.249 dan Teman sebaya p value = 0.000 nilai OR= 0.391. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara keluarga, lingkungan, media sosial, dan teman sebaya dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024. Disarankan untuk para remaja lebih menjaga diri dalam pergaulan agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
Pengaruh Jus Kurma Kelapa Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di TPMB Yanti Susanti, S.Keb Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Tahun 2024
Latar Belakang : Kekurangan zat besi ialah penyakit yang dapat menyebabkan anemia selama kehamilan. Hal ini diketahui sebagai risiko yang mungkin terjadi pada ibu dan anak, sehingga semua pihak yang terlibat dalam pemberian layanan kesehatan harus mempertimbangkannya dengan saksama. Penelitian di TPMB Yanti Susanti, S.Keb, ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana sari kurma kelapa memengaruhi kenaikan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini memakai pendekatan Quasy Experiment. Tempat penelitian ini di PMB Yanti Susanti, S.Keb Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Instrument yang digunakan ialah formulir identitas responden, lembar informed concent, alat pengukuran kadar hemoglobin yakni family Dr, timbangan untuk mengukur berat kurma, dan lembar observasi hasil pengukuran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan jus kurma kelapa. Sampel berjumlah 35 orang ibu hamil trimester 1, 2, dan 3 dengan memakai teknik Non Probability Sampling. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasanya terdapat pengaruh jus kurma kelapa terhadap kadar Hb ibu hamil, dengan p-value sebesar 0,000 (p-value < 0,05) yang artinya jus kurma kelapa dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kesimpulan : Dari hasil penelitian tersebut bisa disimpulkan bahwasanya terdapat pengaruh penyuguhan jus kurma kelapa terhadap peningkatan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester II dan III di TPMB Syafiratun Nahria Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2024
Latar Belakang : Nyeri punggung bawah adalah salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil. Senam hamil dapat membantu meringankan nyeri punggung bawah yang dirasakan oleh ibu hamil karena melibatkan gerakan yang memperkuat otot perut, meningkatkan elastisitas otot dan ligamen di punggung, serta memberikan efek relaksasi, sehingga dapat mengurangi nyeri punggung bawah. Penelitian dilakukan di TPMB Syarifatun Nahria yang beralamat di Kp. Srengseng Rt 001 Rw 006 Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental design dengan rancangan one grup pretest posttest. Untuk sampel penelitian ini akan diambil sebanyak populasi yaitu 30 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah senam hamil. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III. Analisa univariat untuk mengetahui karakteristik ibu hamil . Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon yang bertujuan untuk melihat perbedaan penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III. Menurut uji statistic Wilcoxon didapatkan nilai Z sebesar -4.932 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000 lebih kecil dari tingkat alfa 0.005 sehingga menolak H0, maka kesimpulannya terdapat pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung bawah ibu hamil trimester II dan III. Senam hamil yang dilakukan secara teratur akan berpengaruh untuk mengatasi nyeri punggung. Semakin sering melakukan senam hamil maka elastisitas otot akan semakin baik, sehingga ibu yang melakukan senam hamil secara teratur akan mendapatkan efek yang lebih maksimal.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Minat Akseptor KB Dalam Pemilihan Kontrasepsi Jangka Panjang di TPMB Bidan Masriani Cikarang Utara Bekasi Tahun 2024
Pola kecenderungan pemakaian kontrasepsi di Indonesia ini lebih didominasi oleh penggunaan suntikan dan peminatan terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang mengalami penurunan. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya minat akseptor kb dalam pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebesar 100 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 sampel. Hasil angka menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara minat akseptor KB dengan umur dengan nilai p value = 0,001 dan nilai OR = 4,714, pengetahuan dengan nilai p value = 0,005 dan nilai OR =3,173, paritas dengan nilai p value = 0,015 dan nilai OR = 2,945, dan dukungan suami dengan nilai p value = 0,009 dan nilai OR = 2945. Dapat disimpulkan dari keempat variabel yang diteliti terdapat hubungan yang signifikan. Saran yang disampaikan semoga penilitian ini dapat menjadi bahan acuan atau materi pembelajaran agar dapat melakukan peningkatan minat akseptor KB jangka panjang.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi Implan di Klinik Pratama Kemala Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Tahun 2023
Data WHO menunjukan bahwa pengguna alat kontrasepsi Implant di seluruh dunia masih di bawah alat kontrasepsi suntik, pil, kondom dan IUD, terutama di Negaranegara berkembang. Presentasi penggunaan alat kontrasepsi suntik yaitu 35,3%, pil 30,5%, IUD 15,2%, sedangkan Implant dibawah 10% yaitu 7,3%, dan alat kontrasepsi lainnya sebesar 11,7%. Pada saat ini diperkirakan memakai IUD/AKDR, 30% terdapat di Cina, 13% di Eropa, 5% di Amerika Serikat, 6,7% di Negara-negara berkembang lainnya (Nurmalita Sari dkk., 2020). Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontasepsi Implan Di Klinik Pratama Kemala Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei cross sectional. Analisa yang digunakan adalah Uji Chi Square. Penelitian ini menggunakan data primer dari pengisian kuesioner oleh setiap responden. Jumlah populasi pada penelitian ini 197 orang dan sampel yang di ambil sebanyak 132 responden. Teknik sampel menggunakan accidental sampling atau teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti maka dapat dijadikan sebagai sempel. Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan minat implant di Klinik Pratama Kemala Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Tahun 2023 adalah pengetahuan (P value 0,004), umur (P value 0,001), dan dukungan suami ( P value 0,003), sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah Pendidikan ( P value 0,558), paritas (P value 0,082), dan pekerjaa ( P value 0,859). Diharapkan dengan adanya penelitian ini ibu-ibu pasangan usia subur dapat menambah informasi dan pengetahuan tentang efek samping, kekurangan, kelebihan dan kontra indikasi alat kontrasepsi sehingga dapat memilih ala kontrasepsi apa yang baik dengan cara berkonsultasi dengan banyak bertanya kepada tenaga Kesehatan agar wawasan pengetahuan mengai alat kontrasepsi lebih luas dan bis memperluas informasi dari mana saja contohnya dari media social.
Komunikasi Pada Klien Kebidanan
Pengaruh Pemberian Terapi Buah Mentimun Terhadap Hipertensi Pada Kehamilan di TPMB Bidan Rosliana Tahun 2023
Hipertensi dalam kehamilan didefinisikan sebagai tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih tinggi setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang sebelumnya normotensif, peningkatan tekanan darah sistolik 30 mmHg dan tekanan darah diastolik 15 mmHg di atas normal, negara kita sendiri Indonesia berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab kematian ibu terbesar kedua sebanyak 1.110 kasus ibu hamil dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan “one group pre test and post test” populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hipertesi di TPMB bidan Rosliana, menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat, dengan uji statistik menggunakan uji T dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwasannya ada pengaruh pemberian terapi buah mentimun terhadap ibu hamil dengan hipertensi sebelum dan sesudah di berikan terapi buah mentimun di TPMB bidan Rosliana tahun 2023. Hasil penelitian menunjukan adanya kesesuaian antara teori dengan apa yang terjadi dilapangan diketahui bahwa dari 35 responden kondisi hipertensi dalam kehamilan setelah diberikan terapi buah mentimun mayoritas dengan kategori ada perubahan sebanyak 35 responden, hasil uji Shapiro Wilk diperoleh bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi buah mentimun terhadapa ibu hamil yang mengalami hipertesi dalam kehamilan di TPMB Bidan Rosliana S.Keb tahun 2023. Saran bagi tenaga kesehatan yaitu dapat berperan aktif dalam memberikan penyuluhan-penyuluhan untuk memberikan informasi mengenai terapi buah mentimun terhadap ibu hamil yang memiliki hipertensi, dan saran dalam penelitian ini untuk diharapkan peneliti bisa melakukan penelitian yang lebih baik lagi dan menggunakan referensi yang lebih banyak lagi.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Perineal Hygiene Saat Menstruasi di SMAN 1 Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023
Dampak perineal hygiene yang kurang baik yang sering terjadi adalah keputihan (Fluor Albus), karena tidak memperhatikan kelembaban serta kurangnya menjaga kebersihan area genitalia dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan setelah BAB dan BAK juga hal ini dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan tangan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang perineal hygiene saat menstruasi. Pada penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X, XI, dan kelas XII. Metode pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling yaitu peneliti mengambil responden yang memenuhi kriteria, secara acak yaitu jumlah sampel yaitu 321 responden. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji Wilcoxon test. Hasil uji uji Wilcoxon yang diperoleh yaitu P value 0,000, dimana nilai P < 0,05, yang berarti adanya pengaruh pemberian media audio visual tentang perineal hygiene saat menstruasi pada remaja. Diharapkan dari pihak sekolah adanya mata pelajaran tentang kesehatan reproduksi perineal hygiene saat menstruasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja purti tentang menjaga Kesehatan reproduksi Wanita.