Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

51 hasil
Penulis: Hajar Nur Fathur Rohmah

Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Keputihan Pada Remaja Putri Kelas VIII di SMPN 5 Tambun Selatan Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah dari vagina yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya keputihan., sehingga perlu dicegah sejak dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner pretest dan posttest yang mengukur tingkat pengetahuan tentang keputihan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui media Leaflet. Sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden memiliki rata-rata skor pengetahuan responden adalah 59,41 dan Sesudah intervensi, rata-rata meningkat menjadi 84,69. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media Leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang keputihan. Diharapkan media ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi berkelanjutan dalam upaya promosi kesehatan reproduksi remaja di lingkungan sekolah.

Open AccessEdukasi, Media Leaflet, Pengetahuan, Keputihan, Remaja.
oai:ais:library-item:26983Lihat detail

Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester 1 Dengan Anemia di TPMB Erika Utami Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Anemia pada ibu hamil, khususnya pada trimester pertama, merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Susu kedelai merupakan sumber zat besi nabati yang mudah diperoleh dan berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di TPMB Erika Utami. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan kadar hemoglobin <11 gr/dL di TPMB Erika Utami sebanyak 30 orang, yang sekaligus menjadi sampel dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil Penelitian rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 8,660 gr/dL meningkat menjadi 11,717 gr/dL setelah intervensi pemberian susu kedelai dengan takaran 200 ml selama 7 hari. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di TPMB Erika Utami Tahun 2025. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan alternatif pemberian intervensi gizi alami bagi ibu hamil dengan anemia. Disarankan tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan edukasi mengenai pangan lokal, khususnya kedelai, sebagai upaya pencegahan dan penanganan anemia sejak dini.

Open AccessAnemia, Kadar Hemoglobin, Susu Kedelai, Ibu Hamil
oai:ais:library-item:27013Lihat detail

Hubungan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja Putri di MTSN 3 Karawang Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kesehatan mental bukan sekadar ketiadaan gangguan psikologis, melainkan juga kemampuan individu mengenali potensi diri, mengatasi tekanan hidup, produktif, dan berkontribusi pada komunitas. Remaja putri sangat rentan terhadap gangguan mental akibat paparan media social termasuk cyberbullying, konten negatif, dan fenomena fear of missing out (FoMO). Di Indonesia, tren gangguan mental remaja meningkat bersamaan dengan intensitas penggunaan media sosial, namun studi lokal khusus di MTsN 3 Karawang masih terbatas. Tujuan: Menilai hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja putri di MTsN 3 Karawang tahun 2025. Metode: Studi kuantitatif cross sectional dengan total sampel 85 siswi kelas VIII berusia 12–15 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada Mei–Juni 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif (frekuensi), chi-square, dan Odds Ratio (OR). Hasil: Instagram merupakan platform paling sering digunakan (24,7 %), disusul Facebook dan WhatsApp (masing-masing 23,5 %), TikTok (10,6 %), dan lainnya (YouTube, Telegram, LINE, Twitter/X, Pinterest) sebesar 17,6 %. Sebanyak 50,6 % responden tergolong pengguna media sosial berisiko, sementara 98,8 % menunjukkan gejala risiko gangguan kesehatan mental. Chi-square menunjukkan p = 0,042 (< 0,05), bermakna terdapat hubungan signifikan. OR sebesar 3,0 mengindikasikan remaja putri dengan penggunaan media sosial berisiko memiliki peluang tiga kali lebih tinggi mengalami gangguan mental dibanding yang tidak berisiko. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan gangguan kesehatan mental pada remaja putri MTsN 3 Karawang tahun 2025. Remaja dalam kategori berisiko memiliki peluang tiga kali lebih besar mengalami gangguan mental.

Open AccessMedia Sosial, Kesehatan Mental, Remaja Putri
oai:ais:library-item:27009Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Partus Lama Pada Kala II di RSIA Nurul Anisa Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Kejadian AKI di Indonesia menurut data Kemenkes tahun 2022 yaitu sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup, dan berdasarkan Data dari Data dari RSIA Nurul Anisa menunjukkan bahwa selama periode 2023–2024 terdapat 70 kasus partus lama dari total 389 persalinan. Dengan prevalensi presentase partus lama masih tinggi yaitu sekitar 18%, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuinya faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian partus lama kala II pada ibu bersalin di RSIA Nurul Anisa pada tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu$ be$rsalin di RSIA Nu$ru$l Anisa de$ngan ju$mlah 389 pasie$n ibu$ be$rsalin secara partus pervaginam maupun operasi sectio caesarea (SC) se$lama 2 tahu$n te$rakhir pada tahu$n 2023 - 2024. sedangkan besar sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling. untuk analisis data yang digunakan adalah analisis proporsi (persentasi) untuk analisis univariat. Uji hipotesis menggunakan analisis bivariat dengan statistik Chi- Square dan analisis risiko Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan variabel Usia ibu dengan partus lama pada kala II dengan P value 0,003 , kemudian terdapat hubungan variabel paritas dengan partus lama pada kala II dengan nilai P = 0,017, selanjutnya terdapat hubungan variabel taksiran berat janin dengan partus lama pada kala II dengan nilai P = 0,004, dan terdapat hubungan variabel his dengan partus lama pada kala II dengan nilai P = 0,005. Kesimpulan terdapat hubungan semua variabel yaitu usia ibu, paritas, taksiran berat janin, dan his dengan partus lama pada kala II. Saran dalam penelitian ini, pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan partus lama antara lain adalah dengan rutin mengikuti senam hamil, melakukan latihan pernapasan, serta menjaga kebugaran fisik melalui aktivitas ringan yang sesuai dengan usia kehamilan.

Open AccessPartus lama, usia ibu, paritas, taksiran berat janin, his.
oai:ais:library-item:27007Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Akseptor KB Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan salah satu upaya efektif untuk menekan angka kelahiran, namun masih rendahnya pengetahuan akseptor KB menyebabkan pemilihan MKJP belum optimal. Media video sebagai salah satu media edukasi diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan akseptor KB mengenai MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan akseptor KB tentang MKJP di Kampung Teluk Ambulu Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang dipilih dengan Teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan MKJP yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan melalui media video. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Pengetahuan akseptor KB sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang dengan rata-rata nilai 22,95%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media video, pengetahuan responden meningkat menjadi 83,42%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang. media video dapat dijadikan salah satu alternatif metode penyuluhan yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan serta mendukung program keluarga berencana.

Open Accesspendidikan kesehatan, media video, pengetahuan, MKJP.
oai:ais:library-item:26981Lihat detail

Pengaruh Kombinasi Pijat Breast Care dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di Klinik Zhafira Zarifa Karawang Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Namun, pada masa postpartum masih banyak ibu yang mengalami kendala berupa rendahnya produksi ASI. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah melalui pijat breast care dan pijat oksitosin, yang bekerja merangsang hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum di Klinik Zhafira Zarifa Karawang tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan two group pretest–posttest design. Sampel berjumlah 30 responden, terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Paired t-test untuk melihat perbedaan pretest–posttest dalam masing-masing kelompok, serta uji Independent Samples t-test untuk membandingkan perbedaan antar kelompok. Hasil: Sebelum intervensi, produksi ASI pada kelompok kontrol didominasi kategori rendah–sedang, sedangkan kelompok eksperimen pada kategori sedang. Setelah tujuh hari, kelompok kontrol hanya sedikit meningkat (80% sedang; 20% rendah), sementara kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan (86,7% tinggi; 13,3% sedang). Uji Paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan dalam kedua kelompok (kontrol: peningkatan rata-rata –1,000; p = 0,006, eksperimen: peningkatan rata-rata –4,733; p = 0,000). Uji Independent Samples t-test menghasilkan selisih rata-rata 5,267 (p < 0,001), menegaskan adanya perbedaan signifikan produksi ASI antara kedua kelompok. Kesimpulan: penelitian ini adalah kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terbukti efektif meningkatkan produksi ASI ibu postpartum, sehingga dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.

Open Accessproduksi ASI, pijat breast care, pijat oksitosin, ibu postpartum
oai:ais:library-item:27008Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara Tahun 2023

Book2025Koleksi Perpustakaan

Personal hygiene saat menstruasi merupakan perawatan diri yang dilakukan secara individu ketika menstruasi untuk mempertahankan kebersihan dan kesehatan reproduksi, Berdasarkan data dinas kesehatan kabupaten Bekasi tahun 2018 angka prevalensi infeksi saluran reproduksi (ISR) tertinggi didunia pada remaja putri yaitu kandidiasis sebesar 25%-50%, vaginosis bacterial sebesar 20%-40%, dan trikomoniasis sebesar 5%-15%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas, 63 juta remaja di Indonesia berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat dalam kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri antara pengetahuan, perilaku, sikap dan sumber informasi. Penelitian ini dilakukan pada remaja puteri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara dengan jumlah responden sebanyak 79 orang dengan menggunakan Metode Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan pendekatan Cross Sectional. Berdasarkan Hasil uji statistic Chi Shquare diperoleh nilai pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan sumber informasi (p=0,732). Dari nilai p datap disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap personal hygine saat menstruasi pada remaja putri dan tidak ada hubungan yang signifikan pada variable sumber informasi.

Open AccessPersonal Hygine, pengetahuan, sikap, sumber informasi
oai:ais:library-item:26074Lihat detail

Efektifitas Aromaterapi Kayu Manis Terhadap Nyeri Haid Primer Pada Remaja Putri di SMPN 1 Tambelang Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Dismenore adalah salah satu gangguan ginekologi yang umum terjadi pada remaja perempuan setelah mereka mengalami menarche. Prevalensi Dismenore pada Remaja di Indonesia berkisar antara 64,25% hingga 84,2%. Terjadinya dismenore primer merupakan akibat dari adanya pelepasan hormon prostaglandin secara berlebihan yang menimbulkan spasme uterus dan menyebabkan rasa nyeri saat menstruasi. Dismenore dapat dikelola melalui beragam metode terapi, baik yang mencakup penggunaan farmakologis maupun tanpa menggunakan non-farmakologis. Aroma terapi dengan menggunakan kayu manis merupakan salah satu alternatif terapi yang bisa dipertimbangkan dalam pengobatan dismenore primer pada remaja putri. Penggunaan terapi ini melibatkan komponen utama dalam minyak kayu manis, yaitu cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-18%). Subyek dan Metode: Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan rancangan nonequivalent control grup design. Intensitas nyeri diukur menggunakan skala numeric rating scale. Populasi sebanyak 160 responden dengan jumlah sampel 32 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan nonprobability sampling yaitu puposive sampling. Analisa data menggunakan uji Man Whitney dengan nilai p=0,000. Hasil: Sebelum pemberian aroma terapi kayu manis (pretest), Intensitas rasa nyeri responden dengan kategori berat (31%), dan sangat berat (69%). Dan saat sesudah dilakukan pemberian aroma terapi kayu manis (posttest), terjadi penurunan intensitas nyeri yang dirasakan responden dengan kategori tidak nyeri (94%) dan sedang (6%). Kesimpulan: Adanya pengaruh yang signifikan pada pemberian aroma terapi kayu manis terhadap menurunnya intensitas rasa nyeri pada remaja putri yang mengalami nyeri haid primer.

Open Accessaroma terapi kayu manis, dismenore primer
oai:ais:library-item:25568Lihat detail

Pengaruh Yoga Kehamilan Terhadap Penurunan Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Bidan F Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Didalam kehamilan nyeri pada bagian pinggang adalah keluhan ibu hamil yang paling sering dikeluhkan, pada beberapa kondisi akan membaik dengan sendirinya namun lebih banyak ibu tetap merasa sangat tidak nyaman dengan keluhan ini. Di Indonesia prevalensi nyeri pinggang pada kehamilan dijumpai 49 %, 80 – 90 % ibu hamil yang mengalami nyeri pinggang mengatakan tidak melakukan usaha apapun untuk mengatasi / pun mengurangi keluhan tersebut. Yoga kehamilan memiliki manfaat baik secara fisiologis dan juga secara psikologis dalam mengurangi keluhan nyeri pinggang pada ibu hamil, hal itulah yang mendorong peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh yoga kehamilan terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Subyek dan metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan one group pre test - post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan data primer dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil trimester III di TPMB Bidan F yang telah memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengikuti kelas yoga kehamilan, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale dan uji statistik yang digunakan yaitu uji wilcoxon. Hasil Berdasarkan Uji wilcoxon nilai Sig (2-tailed) 0,00 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III sebelum dan sesudah melakukan yoga kehamilan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa yoga kehamilan secara signifikan dapat menurunkan skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu yoga kehamilan memiliki pengaruh yang positif dan juga signifikan terhadap penurunan nyeri pinggang pada kehamilan trimester III di TPMB Bidan F Tahun 2024. Ibu hamil utamanya trimester III sebaiknya melakukan yoga kehamilan secara rutin untuk mengurangi keluhan nyeri pinggang yang dirasakan di masa kehamilan.

Open AccessYoga kehamilan, Nyeri pinggang
oai:ais:library-item:25555Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Keputihan (Flour Albus) Pada Wanita Usia Subur di TPMB Salifiyah Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Keputihan atau Flour albus merupakan kondisi saat vagina mengeluarkan suatu cairan atau lendir menyerupai nanah (Bahari, 2020). Keputihan adalah penyakit reproduksi kaum wanita berupa cairan yang keluar dari vagina, berwarna putih atau lendir, berbau atau tidak berbau sama sekali (Hastuty et al., 2023). Menurut data statistik jumlah penduduk di Provinsi Jawa Barat mencapai 11.358.740 jiwa, dan mengalami keputihan mencapai 27,60 %. Mayoritas wanita yang mengalami keputihan adalah wanita usia subur berusia 10-24 tahun (Suyenah & Dewi, 2022). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan (Flour Albus) pada wanita usia subur di TPMB Salifiyah tahun 2024. Subyek dan Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur di TPMB Salifiyah sebanyak 60 responden dan semuanya diambil sebagai sampel. Pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding, entry data, cleaning dan prosessing. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi – square. Hasil : Analisis data menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di TPMB Salifiyah tahun 2024 yaitu cara vulva hygiene (p=0.000), penggunaan pantyliner (p=0.001), obesitas (p=0.000), aktivitas fisik (p=0.000), pengetahuan (p=0.000), pemakaian cairan pembersih vagina (p=0.006). Kesimpulan : Dari semua variabel yang diteliti terdapat hubungan dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di TPMB Salifiyah tahun 2024. Wanita usia subur disarankan untuk tidak menggunakan cairan vagina yang berlebihan, mengkondisikan berat badan dalam keadaan normal, tidak menggunakan pantyliner, melakukan vulva hygiene dengan benar, tidak beraktivitas fisik yang berlebihan, serta meningkatkan pengetahuan untuk dapat mencegah keputihan.

Open AccessFlour Albus, Obesitas, Vulva Hygiene, Cairan Pembersih Vagina, Penggunaan Pantyliner
oai:ais:library-item:25512Lihat detail

Pengaruh Jus Buah Bit Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Anemia di TPMB Sindya Melistari Januar Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Anemia pada kehamilan dapat memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Dalam kondisi anemia, risiko terjadinya abortus, persalinan prematur, serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin dan rahim menjadi lebih tinggi. Selain itu, ibu hamil yang mengalami anemia juga rentan terhadap infeksi, pradaran antepartum, dan ketuban pecah dini (KPD). Selama proses persalinan, anemia dapat mengakibatkan gangguan pada kontraksi rahim (HIS) dan memperpanjang kala 1 persalinan, bahkan dapat menyebabkan partus terlantar. Buah bit diketahui mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang tinggi, yang semuanya merupakan nutrisi penting untuk memperbaiki dan meningkatkan produksi hemoglobin .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus buah bit terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia melalui pemeriksaan labolatorium sederhana. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Quasy Eksperimental dengan desain Pretest Posttest Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang kadar Hb nya <11gr/dl di wilayah TPMB Sindiya Melistari sebanyak 30 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kadar Hb pada ibu hamil. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pemberian jus buah bit Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p= 0.000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di TPMB Sindya Ada pengaruh pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di TPMB Sindya Saran penelitian ini dapat menjadi sumber informasi terkait penggunaan jus buah bit secara rutin sebagai alternatif non-farmakologi dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.

Open AccessAnemia, buah bit, ibu hamil
oai:ais:library-item:24813Lihat detail

Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Terhadap Frekuensi Emesis Gravidraum Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Emesis gravidarum merupakan mual muntah yang muncul pada empat minggu pertama kehamilan dan perlahan menghilang pada umur kehamilan menginjak dua belas minggu. Di Indonesia sekitar 10% wanita hamil dengan emesis gravidarum. Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60 % multigravida. Hasil survey di Puskesmas Cabangbungin dari data pada bulan Maret - Mei 2023 terdapat 125 ibu hamil trimester 1 dan yang mengalami emesis yaitu sebanyak 45 (36%) kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Pengaruh pemberian rebusan jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I Di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2023”. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan, terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan sesudah perlakuan sampel diberi posttest (tes akhir) Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah di Puskesmas Cabangbungin selama bulan Januari Tahun 2024 yaitu sebanyak 30 responden Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Hasil analisis uji Wilcoxon diperoleh hasil negative rank 27 responden, positif rank 0 responden dan ties 3 responden. dengan nilai P-value sebesar P= 0.000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Rebusan Jahe Efektif terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Ada Pengaruh air rebusan jahe dengan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi tahun 2023 (p= 0.000). Ibu hamil dapat menggunakan metode rebusan jahe untuk melengkapi penggunaan terapi farmakologi pada mual dan muntah.

Open AccessEmesis gravidarum, Ibu Hamil Trimester I, Air Rebusan Jahe
oai:ais:library-item:24809Lihat detail

Pengaruh Air Rebusan Daun Sirih Hijau Untuk Mengurangi Gejala Keputihan Pada Ibu Hamil di Klinik Seruni Husada 1 Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Flour Albus (keputihan) sangat sering terjadi pada kehamilan trimester I akan lebih meningkat di Trimester II sampai Trimester III yang disebakan oleh jamur dan bakterial vaginosis. Penggunaan pengobatan non farmakologi (menggunakan bahan alam sebagai obat) dinilai lebih aman dari pada menggunakan pengobatan farmakologi, karena efek samping non farmakologi relatif kecil jika digunakan secara tepat. Salah satu dari penggunaan pengobatan non farmakologi yaitu dengan menggunakan air rebusan daun sirih hijau yang memiliki manfaat serta khasiat tanpa efek samping sebagai solusi untuk mengatasi keputihan fisiologis maupun patologis dan untuk mencegah terjadinya keputihan pada wanita hamil. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh air rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi gejala keputihan pada ibu hamil di Klinik Seruni Husada 1. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu pra eksperimental dengan desain penelitian one grup pre test post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 ibu hamil dengan keputihan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling yaitu 42 orang ibu hamil. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji wilxocon. Hasil analisis univariat didapatkan keputihan pada ibu hamil sebelum dilakukan pemberian air rebusan daun sirih hijau sebagian besar dengan gejala keluar cairan dari vagina sebanyak 42 (100%) namun setelah pemberian air rebusan daun sirih hijau sebagian besar keluar cairan dari vagina sebanyak 40 (95,2%). Hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian air rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi gejala keputihan pada ibu hamil di Klinik Seruni Husada diperoleh z skore 4,118 dan p-value 0.000 (p<0.05). Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan Ibu hamil diharapkan dapat menerapakn penggunaan air rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi gejala keputihan. Kesimpulan penggunaan air rebusan daun sirih hijau dapat menurunkan gejala keputihan sehingga keputihan yang dialami ibu menjadi fisiologis dan tidak menggangu aktivitas ibu.

Open AccessIbu Hamil, Keputihan, Daun Sirih
oai:ais:library-item:24811Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Operasi Post Sectio Caesarea di Ruang Poliklinik Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Luka setelah operasi caesar adalah jaringan terbuka yang disebabkan oleh operasi caesar ketika perempuan tidak bisa melakukan persalinan normal. Berdasarkan dari studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 23-24 Juni 2023 di RS Sentra Medika Cikarang dengan melakukan observasi dan wawancara kepada 10 orang ibu post sectio caesaria di Ruang Klinik Kandungan RS Sentra Medika Cikarang ditemukan bahwa terdapat 4 orang ibu post sectio caesaria yang mengalami penyembuhan luka operasi yang cukup lama (lebih dari 7 hari pasca operasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka operasi post section caesarea di ruang poliklinik rumah sakit sentra medika cikarang tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif korelasi. Populasi dan sample dalam penelitian ini sebanyak 85 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Hasil Dalam penelitian ini mayoritas usia responden yaitu Usia 20 – 35 tahun sebanyak 52 orang (61,2%), mayoritas Nutrisi responden yaitu BB Ideal sebanyak 40 responden (47,1%), dan responden yang melakukan mobilisasi dini 6-10 jam sebanyak 51 orang (60%).Tidak Ada hubungan antara Usia dengan Penyembuhan Luka Post SC dengan nilai p-value 1,000. Ada hubungan yang signifikan antara Nutrisi dengan Penyembuhan Luka Post SC dengan nilai p-value 0,007. Ada hubungan yang signifikan antara Mobilisasi dini dengan Penyembuhan Luka Post SC nilai p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak Ada hubungan antara Usia dengan Penyembuhan Luka Post SC. Ada hubungan yang signifikan antara Nutrisi dengan Penyembuhan Luka Post SC. Ada hubungan yang signifikan antara Mobilisasi dengan Penyembuhan Luka Post SC. Saran dengan adanya penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam penyembuhan Luka post sectio caesaria khususnya di Ruang Klinik Kandungan RS Sentra Medika Cikarang.

Open AccessPenyembuhan luka post section caesarea, usia, nutrisi, mobilisasi
oai:ais:library-item:24806Lihat detail