Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini mungkin.
Open AccessSADARI, Pengetahuan, Sikap, Sumber Informasi, Dukungan Keluarga, Dukungan Unit Kesehatan Sekolah.
Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Siklus menstruasi rata-rata terjadi antara 21-35 hari, walaupun hal ini berlaku namun, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Siklus menstruasi juga merupakan indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan total responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,000) dan Sumber informasi (P= 0,022). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan sumber informasi terhadap pengetahuan siklus mentruasi remaja putri di SMK Islam Al – Amin Pasir Gombong tahun 2023.
Open AccessKata Kunci : Pengetahuan , Umur , Sumber Informasi
Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASI (Air susu ibu) adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik,psikologisosial maupun spritual,Asi mengandung nutrisi hormon,unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi serta anti imflamasi. Asi adalah bahan utama bagi bayi yang mengandung tinggi kalori dan nutrisi, makanan ini sangat di butuhkan terutama oleh bayi baru lahir pada masa awal kehidupan untuk tumbuh dan berkembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun.Jadi di simpulkan Asi adalah air susu yang keluar dari seorang Ibu pasca melahirkan dan merupakan makanan utama bagi bayi yang mengandung kalori dan nutrisi yang sangat di butuhkan oleh bayi baru lahir untuk tumbuh kembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun. Kecemasan adalah suatu perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang di sertai suatu respons (penyebab tidak spesifik atau tidak di ketahui oleh individu ) perasaan takut dan tidak menentu sebagai sinyal yang menyadarkan bahwa peringatan tentang bahaya akan datang dan memperkuat individu mengambil tindakan menghadapi ancaman. Kecemasan dapat di ukur dengan alat ukur kecemasan yang di sebut HARS (Halmilton Anxiety Ranting Scale) skala HARS merupakan pengukuran kecemasan yang di dasarkan pada munculnya simptom pada individu yang mengalami kecemasan,setiap item yang di observasi di beri 5 tingkatan skor antara 0 sampai dengan 4,Skala HARS di gunakan pertama kali pada tahun 1959 yang di perkenalkan oleh Max Hamilton Anxiety Ranting Scale (HARS).
Open AccessASI,Tingkat,pengetahuan, Sumber Informasi
Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.
Open AccessKata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami.
Keywords : Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak – anak ke masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan emosional serta penyesuaian sosial di masa dewasa. Pengetahuan remaja tentang seks bebas sangat penting, karena menyangkut kesehatan reproduksi, kesehatan mental dan juga masa depan mereka. Salah satu upaya mengatasi masalah kurangnya pengetahuan remaja terhadap seks bebas adalah dengan meningkatkan Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Cikarang Pusat Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X dan XI di SMAN 1 Cikarang Pusat, populasi sebanyak 864 responden, sample sebanyak 100 responden, data yang didapat berupa data primer, sedangkan pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis responden yang usia beresiko yaitu remaja tengah (usia 15 – 17 tahun) sebanyak 41,5% (P - value 0,000) OR 73,750 (CI 95%: 18,227 – 298,412) pada responden dengan jenis kelamin yang beresiko yaitu pada perempuan sebanyak 36,8 % (P - value 0,000) OR 9,383 (CI 95%: 3,489 – 25,236) pada responden yang memiliki kurangnya sumber informasi sebanyak 39,5 % (P - value 0,000) OR 6,261 (CI 95%: 2,500 – 15,682) pada responden yang memiliki lingkungan yang buruk sebanyak 41,5 % (P - value 0,000) OR 5,147 (CI 95%: 2,097 – 12,630) dan pada responden yang memiliki teman sebaya negatif sebanyak 44,9 % (P - value 0,000) OR 6,391 (CI 95%: 2,536 – 16, 104). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara usia remaja, jenis kelamin, sumber informasi/media massa, lingkungan dan teman sebaya terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Cikarang Pusat, remaja di harapkan untuk memilih lingkungan serta media informasi yang baik bagi perkembangan perilaku seksual untuk menghindari penyimpangan atau perilaku seks di luar nikah.
Open AccessPengetahuan, Remaja, Seks Bebas, Sumber Informasi, Lingkungan
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat berdampak pada aktivitas harian maupun psikososial. Data WHO (2021) menunjukkan bahwa 75% perempuan di dunia pernah mengalami keputihan, dengan 45% di antaranya lebih dari dua kali. Di Indonesia, prevalensi mencapai sekitar 90%, di mana 60% kasus terjadi pada kelompok usia remaja. Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) tahun 2021 mencatat prevalensi keputihan pada remaja usia 15–24 tahun sebesar 31,8%. Hasil survei awal di SMP Qur’an ElTahfidh mengungkapkan bahwa 21,5% siswi mengalami keputihan, namun mayoritas belum memahami perbedaan antara keputihan fisiologis (normal) dan patologis (abnormal). Hal ini mengindikasikan masih terbatasnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian keputihan pada remaja putri kelas VIII dan IX di SMP Qur’an ElTahfidh tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 93 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta Odds Ratio (OR). Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000; OR=7,875), usia (p=0,001; OR=0,257), personal hygiene (p=0,000; OR=7,286), serta sumber informasi (p=0,007; OR=0,295) dengan kejadian keputihan. Diperlukan program edukasi kesehatan reproduksi yang lebih intensif dan berkelanjutan, baik melalui sekolah, keluarga, maupun tenaga kesehatan, agar remaja mampu memahami perbedaan keputihan normal dan patologis, meningkatkan kebersihan diri, serta menerapkan perilaku pencegahan sejak dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi strategi promosi kesehatan remaja secara lebih terarah.
Open AccessKeputihan, Pengetahuan, Remaja, Personal Hygiene, Sumber Informasi
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Imunisasi adalah proses pemberian vaksinasi kepada seseorang untuk membantu mereka menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Vaksin merangsang system kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibody yang dapat melawan penyakit tertentu. Indikator data dari Klinik Amelia. Jumlah anak Indonesia yang tidak divaksinasi pada tahun 2018 hingga 2023 adalah 1.879.820 anak. Cakupan vaksinasi dasar di Indonesia juga mengalami penurunan, dari 93,7% pada tahun 2019 menjadi 84,5% pada tahun 2021. Capain imunisasi dasar lengkap dari januari sampai dengan maret 2025 hanya 62,5% yang tercapai Imunisasi dasar lengkap. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor- faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di klinik Amelia tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan desain cross sectional, populasi seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan yang tinggal di wilayah layanan Klinik Amelia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 80 responden. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner. Analisis hubungan antar variable menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil Penelitian ini dengan uji statistik bivariat dengan menggunakan chi square menunjukan bahwa usia (p= 0,000) , pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), sumber informasi (p=0,000). Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara usia, pekerjaaan, pendidikan, sumber informasi dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di klinik amelia tahun 2025.
Open AccessImunisasi, Pendidikan, pekerjaan, usia, sumber informasi, dan capaian imunisasi
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Proses persalinan sering menimbulkan nyeri hebat yang dapat memicu stres dan kecemasan. Salah satu metode non-farmakologis untuk mengurangi nyeri dan ketegangan saat melahirkan adalah hypnobirthing. Namun, pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing masih tergolong rendah. Subyek dan Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional, di lakukan di TPMB Riris. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di TPMB Riris pada bulan Mei-Juli 2025 sebanyak 60 arang dan jumlah sampel sama dengan jumlah sampel 60 orang yaitu total sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel dependen yaitu pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing dan variabel independen yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber informasi dan dukungan tenaga kesehatan. Instrumen pengukuran variabel menggunakan kuesioner. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Didapatkan hasil variabel pengetahuan baik 60%, usia ibu tidak beresiko 83,3%, pendidikan tinggi 85%, ibu hamil tidak bekerja 75%, paritas tidak beresiko 85%, terpapar sumber informasi 85% dan dukungan tenaga kesehatan yg mendukung 86,7%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur (p=0,073) dengan pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Namun terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p=0,002), pekerjaan (p=0,033), paritas (p=0,002), sumber informasi (p=0,002), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,005) dengan pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Kesimpulan : Faktor pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber informasi, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing. Perlunya intervensi edukasi lebih intensif dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
Open AccessDukungan Tenaga Kesehatan, Hypnobirthing, Pengetahuan Ibu Hamil, Pendidikan, Sumber Informasi.
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Personal hygiene saat menstruasi merupakan perawatan diri yang dilakukan secara individu ketika menstruasi untuk mempertahankan kebersihan dan kesehatan reproduksi, Berdasarkan data dinas kesehatan kabupaten Bekasi tahun 2018 angka prevalensi infeksi saluran reproduksi (ISR) tertinggi didunia pada remaja putri yaitu kandidiasis sebesar 25%-50%, vaginosis bacterial sebesar 20%-40%, dan trikomoniasis sebesar 5%-15%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas, 63 juta remaja di Indonesia berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat dalam kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri antara pengetahuan, perilaku, sikap dan sumber informasi. Penelitian ini dilakukan pada remaja puteri di SMK Hijau Muda Cikarang Utara dengan jumlah responden sebanyak 79 orang dengan menggunakan Metode Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan pendekatan Cross Sectional.
Berdasarkan Hasil uji statistic Chi Shquare diperoleh nilai pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan sumber informasi (p=0,732). Dari nilai p datap disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap personal hygine saat menstruasi pada remaja putri dan tidak ada hubungan yang signifikan pada variable sumber informasi.
Open AccessPersonal Hygine, pengetahuan, sikap, sumber informasi
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan yang tercangkup dalam domain kognitif mempunyai enam tiangkatan yaitu tahu, memahami, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi.
Tujuan : Untuk menganalisis pengetahuan wanita usia subur (WUS) dengan tingginya tingkat penggunaan kontrasepsi suntik di TPMB Masitoh Hardiyanti. Metode : Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diamati Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 173 responden. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square Hasil : Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0.001 < 0,05 untuk umur, p=0.021 <0,05 untuk pendidikan, p= 0.001 <0,05 untuk pekerjaan, p=0.014 <0,05 untuk sumber informasi dan p= 0.000 <0,05 untuk dukungan keluarga. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi dan dukungan keluarga terhadap tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) di TPMB Masitoh Hardiyanti. Kesimpulan: Diharapkan dapat memberikan informasi mengenai karakteristik akseptor KB suntik dan menjadi bahan evaluasi bagi petugas kesehatan untuk pemberian konseling
Open AccessUmur, Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Sumber Informasi, Dukungan Keluarga, Pengetahuan
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan: Angka kematian ibu, bersama angka kematian bayi, merupakan indikator penting kesehatan suatu negara. WHO melaporkan angka kematian ibu yang tinggi pada tahun 2024, salah satu penyebab tidak langsungnya adalah terlambatnya pengenalan tanda bahaya kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling dari 149 ibu hamil. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,004), pendidikan (p = 0,004), dukungan keluarga (p = 0,001), dan sumber informasi (p = 0,040) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu hamil, sementara pekerjaan (p = 0,242) dan pendapatan (p = 0,085) tidak signifikan. Kesimpulan: Usia, pendidikan, dan dukungan keluarga mempengaruhi pengetahuan ibu hamil. Disarankan untuk meningkatkan program edukasi berbasis komunitas, dukungan keluarga, penggunaan media sosial, serta akses dan pelatihan untuk tenaga medis.
Open AccessDukungan Keluarga, Pekerjaan, Pendapatan, Pendidikan, Pengetahuan Ibu Hamil, Sumber Informasi, Tanda dan Bahaya Kehamilan, Usia
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Intra Uterine Device (IUD) atau yang juga dikenal sebagai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim
(AKDR) adalah salah satu jenis alat kontrasepsi modern yang telah dirancang secara khusus untuk
dimasukkan ke dalam rahim.(Patimah & Nurani, 2022)
Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian analitik.Pendekatan observasional
digunakan untuk mengumpulkan data primer, termasuk variabel dependen dan independen, melalui
kuesioner. Data ini menggunakan sampel sebanyak 122 akseptor KB.instrumen yang digunakan
adalah kuesioner .analisis uji penelitian ini menggunakan uji chi square.Karena kurangnya
Pengetahuan,Pendidikan dan Usia yang belum matang sehingga WUS tidak berminat menggunakan
KB IUD.(Dismenor & Remaja, 2021)
Berdasarkan Hasil Analisis dan Uji chisquare ada pengaruh dari Usia,Pendidikan dan
pengetahuan ibu dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD dan tidak ada pengaruh
Sumber Informasi dengan rendahnya minat ibu dalam pemilihan KB IUD.berdasarkan hasil uji
chesquare pada Usia p=0,000,Pendidikan p=0,001. Pengetahuan p=0,003.Sumber Informasi
p=0,095.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Petugas Kesehatan diharapkan meningkatkan pemahaman
masyarakat mengenai KB IUD dengan memberikan pengetahuan dan mengedukasi mengenai KB
IUD
Open AccessIUD,Usia,Pengetahuan Pendidikan,Sumber Informasi,Minat WUS.
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Infeksi genitalia diakibatkan perilaku vulva hygiene yang buruk. Indonesia terdapat 20.783 kasus gangguan reproduksi diakibatkan buruknya perilaku vulva hygiene. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Karawang tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan cross sectional. Sampel penelitian 260 siswi dengan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa data univariat, bivariat dan uji chi square. Hasil Analisa bivariat variabel pengetahuan p value= 0.00, OR= 109.61, sarana prasarana p value= 0.00, OR= 18.86, sumber infromasi p value= 0.00, OR=100.5, dukungan keluarga p value=0.00, OR= 61.72, peran teman sebaya p value=0.00 , OR= 32.4. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, dan peran teman sebaya dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Diharapkan remaja putri menjalankan perilaku vulva hygiene yang baik saat menstruasi.
Open AccessVulva hygiene, remaja putri, menstruasi , pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, peran teman sebaya
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Siklus menstruasi rata-rata terjadi antara 21-35 hari, walaupun hal ini berlaku namun, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Siklus menstruasi juga merupakan indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan total responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,000) dan Sumber informasi (P= 0,022). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan sumber informasi terhadap pengetahuan siklus mentruasi remaja putri di SMK Islam Al – Amin Pasir Gombong tahun 2023.
Open AccessPengetahuan , Umur , Sumber Informasi
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian pada wanita, karena banyak wanita yang
terlambat menyadari bahwa sebenarnya sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah
kanker masuk pada stadium lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam
Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2023. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross
Sectional. menggunakan rumus total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesionerdan analisis
univariat dan bivariate dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Pengetahuan Remaja Putri
Kelas X dan XI Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara
dengan sikap (p=0,000), sumber informasi (p=0,000), dukungan orang tua (p=0,000), dukungan unit kesehatan
(p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap, sumber informasi,dukungan
keluarga, dukungan unit kesehatan sekolah terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas X dan XI Terhadap
Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara. Diharapkan hasil penelitian
ini siswa memahami dan melakukan SADARI sehingga tanda-tanda kanker payudara bisa terdeteksi sedini
mungkin.
Open AccessSADARI, Pengetahuan, Sikap, Sumber Informasi, Dukungan Keluarga, Dukungan Unit
Kesehatan Sekolah.
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN Skripsi, Agustus 2023 Dila Padilah 121050043 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DI SMK MITRA KARYA RENGASDENGKLOK TAHUN 2023 XII CHAPTER + 51 HALAMAN + 11 TABEL + 12 LAMPIRAN ABSTRAK Latar Belakang : Anemia adalah jumlah sel darah merah, atau konsentrasi pembawa oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh yaitu dibawah 12 g/dl, Anemia pada remaja dapat memperlambat pertumbuhan fisik, dan juga menyebabkan masalah perilaku serta emosional. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode: Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023 dengan populasi yaitu siswi SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode pengambilan sampel dengan metode total sampling berjumlah 100 siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner, Analisis data menggunakan Chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui nilai analisis p-value 0,32 (0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil analisis p-value 0,012 (0,05) ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil uji analisis p-value 0,086 (0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Kesimpulan : Ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Bahan bacaan : 29 Jurnal, 4 Buku (2017-2022) Kata Kunci : Pengetahuan Anemia, Sumber informasi, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, Remaja putri SUHERMAN MEDICAL UNIVERSITY GRADUATE PROGRAM OF MIDWIFERY Thesis, August 2023 Dila Padilah 121050043 FACTORS RELATED TO YOUTH WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT ANEMIA AT MITRA KARYA RENGASDENGKLOK VOCATIONAL SCHOOL, 2023 XII CHAPTER + 51 PAGES + 11 TABLES + 12 APPENDICES ABSTRACT Background: Anemia is the number of red blood cells, or the concentration of oxygen carriers in the blood (Hb) that is insufficient for the body's physiological needs, namely below 12 g/dl. Anemia in adolescents can slow down physical growth, and also cause behavioral and emotional problems. The aim of this research is to determine the factors related to young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Method: This research is quantitative analytical with a cross sectional design. The research was carried out in May 2023 with the population being female students at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. The sampling method was a total sampling method of 100 female students. The data is primary data using an instrument, namely a questionnaire. Data analysis uses Chi-square. Results: Based on the results of the chi-square test, it is known that the p-value analysis value is 0.32 (0.05), there is a significant relationship between the source of information and the knowledge of young women about anemia, the p-value analysis result is 0.012 (0.05) there is There is a significant relationship between family support and young women's knowledge about anemia. The results of the p-value analysis test are 0.086 (0.05). There is a significant relationship between support from health workers and young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Conclusion: There is a relationship between information sources and young women's knowledge about anemia, there is a relationship between family support and young women's knowledge about anemia, there is a relationship between support from health workers and young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Reading Materials: 29 Journals, 4 Books (2017-2022) Keywords: Knowledge of Anemia, Sources of information, Family support, Support from health workers, Adolescent girl
Open AccessKata Kunci : Pengetahuan Anemia, Sumber informasi, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, Remaja putri
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Imunisasi HPV adalah bentuk perlindungan spesifik terhadap kanker serviks atau kanker leher rahim. Terdapat 2 jenis imunisasi HPV yang bisa mencegah infeksi HPV yaitu imunisasi quadrivalent dan bivalent. Rekomendasi usia untuk imunisasiasi HPV ini adalah umur 9-26 agar dapat memperoleh hasil yang efektif. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV di Desa Telaga Asih Kabupaten Bekasi 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif. Populasinya seluruh WUS di Desa Telaga Asih Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil yang diperoleh pada penelitian dengan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai usia (P= 0,014), Pendidikan (P=0,176), Pekerjaan (P=0,390), Pendapatan Keluarga (P=0,499), Sumber Informasi (P=0,099), dan Dukungan Tenaga Kesehatan (P= 0,042). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia dan dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV. Sedangkan yang tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, pendapatan keluarga dengan pengetahuan WUS terhadap imunisasi HPV.
Open Accesspengetahuan, imunisasi HPV, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, sumber informasi, dukungan tenaga kesehatan
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Infeksi menular seksual di Indonesia perlu dilakukan pendekatan edukatif dan partisipatif, seperti pengenalan terhadap penyakit-penyakit yang tergolong kelompok IMS dan upaya pencegahan guna mencapai derajat kesehatan reproduksi yang paripurna karna angka ims masih cukup tinggi yaitu sekitar 23.301 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada remaja di SMAN 2
Cikarang selatan Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional, penggunaan sampel menggunakan metode total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Sebagian remaja SMAN 2 Cikarang Selatan Tahun 2023 yaitu sebanyak 142. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square, Teknik Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis univariat untuk distribusi freskuensi variabel. Analisis bivariat melihat hubungan antara dua variabel. Ujistatistik dengan Chi Square. Hasil terdapat hubungan yang signifikan perilaku dengan pengetahuan dengan (p-value=
0.002), sikap (p-value= 0.011), sumber informasi (p-value= 0.011), dan pola asuh (p-value= 0.003)
pada remaja di SMAN 2 Cikarang Selatan. Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, sumber informasi, dan pola asuh orang tua terhadap perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada remaja di SMAN 2 Cikarang Selatan Tahun 2023.
Open AccessPerilaku Pencegajan IMS, Sikap, Sumber informasi, Pola Asuh
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Anemia adalah jumlah sel darah merah, atau konsentrasi pembawa oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh yaitu dibawah 12 g/dl, Anemia pada remaja dapat memperlambat pertumbuhan fisik, dan juga menyebabkan masalah perilaku serta emosional. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei
2023 dengan populasi yaitu siswi SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode pengambilan sampel dengan metode total sampling berjumlah 100 siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner, Analisis data menggunakan Chi-square.Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui nilai analisis p- value 0,32 (<0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil analisis p-value 0,012 (<0,05) ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil uji analisis p-value 0,086 (<0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok.
Open AccessPengetahuan Anemia, Sumber informasi, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, Remaja putri
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Masalah personal hygiene ketika menstruasi pada remaja merupakan derteminan status kesehatan remaja yang berpengaruh dalam kehidupan masa tua. Buruknya personal hygiene saat menstruasi berpengaruh besar terhadap morbiditas dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja putri terhadap personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan mengunakan desain Cross Sectional, teknik pengambilan sempel menggunkan total sampling dengan jumlah responden 121. Hasil penelitian didapatkan nilai pengetahuan (P= 0,000), Dukungan keluarga (P= 0,000), Dukungan teman (P=0,369), Sarana prasarana (P=0,000), Sumber informasi (P=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan Antara pengetahuan, dukungan keluarga, sarana prasarana dan sumber informasi terhadap personal hygiene saat menstruasi.
Open AccessPerilaku personal hygiene, pengetahuan, dukungan keluarga, sarana prasarana, dukungan teman, sumber informasi.