Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

47 hasil
Penulis: Yulianti

Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Bekerja di TPMB Wawang Putri Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Ibu bekerja menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak, yang sering kali menghadapi kendala dalam mempertahankan produksi ASI secara optimal. Tantangan seperti stres kerja, kurangnya waktu menyusui, dan minimnya fasilitas laktasi dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu upaya yang mulai dimanfaatkan untuk mengatasi hal tersebut adalah konsumsi sari kacang hijau, karena kandungan nutrisinya yang dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu bekerja di TPMB Wawang Putri tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 30 ibu bekerja dengan bayi usia 0–6 bulan, yang dipilih melalui teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian 250 ml sari kacang hijau dua kali sehari selama tujuh hari. Volume ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan gelas ukur, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Terdapat peningkatan produksi ASI yang signifikan secara statistik (p < 0,05) setelah intervensi konsumsi sari kacang hijau selama tujuh hari. Kesimpulan: Sari kacang hijau efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu bekerja, serta memiliki potensi sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal yang murah dan mudah diakses untuk mendukung keberhasilan laktasi eksklusif.

Open AccessIbu Bekerja, Laktasi, Produksi ASI, Sari Kacang Hijau
oai:ais:library-item:26998Lihat detail

Perbedaan Efektivitas Jahe Hangat Dengan Aromaterapi Peppermint Terhadap Frekuensi Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester I di Klinik Cahaya Medika Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Morning sickness merupakan gejala umum yang dialami ibu hamil trimester pertama, ditandai dengan mual dan muntah, dan dapat mengganggu aktivitas serta asupan nutrisi. Salah satu bentuk penanganan non-farmakologis yang umum digunakan adalah pemberian jahe hangat dan aromaterapi peppermint. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian jahe hangat dengan aromaterapi peppermint terhadap frekuensi morning sickness pada ibu hamil trimester I di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest one group. Sampel berjumlah 32 ibu hamil trimester I yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi SOP intervensi dan lembar observasi PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil : Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum diberikan jahe hangat, sebagian besar responden mengalami morning sickness kategori sedang (90,6%) dan berat (9,4%), sedangkan setelah intervensi menjadi ringan (68,8%) dan sedang (31,3%). Pada kelompok aromaterapi peppermint, sebelum intervensi sebagian besar mengalami kategori sedang (84,4%) dan berat (15,6%), setelah intervensi masih didominasi kategori sedang (96,9%) dan hanya 3,1% yang ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 pada kedua intervensi, dengan hasil Mann-Whitney menunjukkan jahe hangat lebih efektif dalam menurunkan frekuensi morning sickness. Simpulan: Jahe hangat terbukti lebih efektif dibandingkan aromaterapi peppermint dalam mengurangi frekuensi morning sickness. Saran: Jahe hangat dapat direkomendasikan sebagai pilihan intervensi non-farmakologis bagi ibu hamil trimester I.

Open Accessmorning sickness, jahe hangat, aromaterapi peppermint, ibu hamil, PUQE-24.
oai:ais:library-item:26997Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Imunisasi Tetanus Toksoid di Klinik Rumah Sehat Keluarga Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Tingkat cakupan imunisasi TT di Indonesia masih tergolong rendah, khususnya di Klinik Rumah Sehat Keluarga, Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT dan kurangnya informasi yang akurat serta masih adanya mitos mengenai efek samping vaksinasi menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, salah satunya melalui media buku saku yang bersifat praktis, informatif, dan mudah dipahami. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi tetanus toksoid di Klinik Rumah Sehat Keluarga, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tanpa kelompok kontrol, yaitu one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 70 ibu hamil trimester 1 dan 2 yang menjalani pemeriksaan kehamilan di Klinik Rumah Sehat Keluarga selama bulan April–Mei 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, dimana semua ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dijadikan responden. pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi edukasi media buku saku. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Hasil pretest menunjukkan bahwa mayoritas responden (54,3%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, 35,7% dalam kategori kurang, dan hanya 10% dalam kategori baik. Setelah diberikan edukasi menggunakan media buku saku, terjadi peningkatan yang signifikan: 85,7% responden menunjukkan pengetahuan baik, 14,3% cukup, dan tidak ada responden yang berada dalam kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 61,64 sebelum intervensi menjadi 82,93 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000 yang menunjukkan perbedaan signifikan. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku sangat efektif guna meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT. Buku saku dapat dijadikan media edukatif yang praktis dan efisien untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil terhadap imunisasi TT, Upaya peningkatan dukasi buku saku ini juga perlu dukungan keluarga, dan peran aktif dari tenaga kesehatan.

Open AccessPendidikan kesehatan, Buku saku, Pengetahuan, Imunisasi Tetanus Toksoid, Ibu Hamil.
oai:ais:library-item:27006Lihat detail

Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang sering dilakukan dalam proses persalinan, namun memiliki dampak berupa nyeri pascaoperasi. Penanganan nyeri yang efektif sangat penting untuk mendukung pemulihan pasien. Teknik relaksasi napas dalam merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang dinilai aman dan efektif untuk menurunkan nyeri. Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap intensitas nyeri pasien post sectio caesarea di Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka Tahun 2025. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden post sectio caesarea yang dipilih secara total sampling. Teknik relaksasi napas dalam diberikan selama dua hari, dengan pengukuran nyeri menggunakan skala NRS sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat penurunan yang signifikan pada intensitas nyeri setelah diberikan intervensi (p < 0,001), dari nyeri berat menjadi sedang dan ringan. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea, dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan kebidanan.

Open AccessTeknik relaksasi napas dalam, nyeri post operasi, sectio caesarea, nonfarmakologis.
oai:ais:library-item:27005Lihat detail

Pengaruh Edukasi Melalui Media Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Mengenai Pentingnya Vaksinasi HPV Pada Remaja Putri di SMAN 1 Sukatani Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Pada tahun 2022, kanker serviks mengalami kasus baru diseluruh dunia sekitar 660.000 kasus, kanker menjadi urutan keempat yang paling umum terjadi diantara wanita. Pada negara dengan pendapatan rendah – menengah terjadi kematian sekitar 94% dari 350.000 akibat dari kanker serviks. Rencana Aksi Nasional untuk Eliminasi Kanker Serviks, yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, menyerukan agar 90% remaja berusia 15 tahun mendapatkan vaksin HPV pada tahun 2027 dan 90% anak laki-laki melakukannya antara tahun 2028 dan 2030. Mengetahui bagaimana pengetahuan siswa tentang pentingnya vaksinasi HPV di SMAN 1 Sukatani dipengaruhi oleh edukasi kesehatan melalui media booklet. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Pretest-Post Test Only One Group Design adalah desain pre-eksperimental. Sampel terdiri dari 40 remaja putri yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed Rank Test dikarenakan data tidak berdistribusi norma. Adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi Kesehatan melalui media booklet nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari 40 remaja putri mengalami peningkatan dan tidak ada dalam pengetahuan kurang. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah menerima edukasi melalui media booklet.

Open Accessvaksin HPV, remaja putri, booklet, pengetahuan, edukasi
oai:ais:library-item:26985Lihat detail

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Insomnia Pada Remaja di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Insomnia merupakan gangguan tidur yang banyak dialami remaja dan berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, serta prestasi akademik. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat insomnia pada remaja kelas X SMAN 1 Cikarang Timur. Metode Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 49 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling berdasarkan kriteria mengalami insomnia. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner Skala Baku Pengukuran Insomnia Remaja (KSBPJ-IRS). Intervensi berupa pemberian aromaterapi lavender spray pada bantal atau selimut responden setiap malam selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami insomnia ringan (75,5%) dan insomnia berat (24,5%). Setelah intervensi, 81,6% responden tidak lagi mengalami insomnia, sedangkan 18,4% mengalami insomnia ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor insomnia sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian aromaterapi lavender spray berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat insomnia pada remaja, sehingga dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur.

Open Accessinsomnia, remaja, aromaterapi lavender, terapi non-farmakologi
oai:ais:library-item:26984Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Muara Gembong Kabupaten Bekasi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Dampak dari siklus menstruasi yang tidak teratur yaitu infertile, endometriosis, dan gangguan psikologis. Infertile dapat terjadi jika siklus menstruasi tidak teratur sehingga mengakibatkan ovulasi terganggu dan dapat terjadinya ketidakseimbangan hormonal yang punya pengaruh besar terhadap ovulasi. Tujuan : Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMPN 1 Muara Gembong. Metode : Penelitian ini mengadopsi metode analitik kuantitatif dengan Rancangan penelitian ini adalah crossectional, Populasi penelitian ini sebanyak 76, sampel penelitian sebanyak 76 responden remaja putri tingkat VIII dan IX, yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data Univariat dan Bivariat dilakukan menggunakan uji chi square, Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan anatara faktor usia, tingkat stress dan aktivitas fisik terhadap gangguan siklus menstruasi yang di dapatkan nilai untuk faktor usia : p-value = 0,001, tingkat stress : p-value = 0,003, aktivitas fisik : p-value = 0,005 yang berarti ada hubungan yang signifikan dari ketiga faktor tersebut, Kesimpulan : Faktor usia, tingkat stress dan aktivitas fisik termasuk dalam faktor-faktor yang menyebabkan gangguan siklus menstruasi, yang Dimana para remaja putri di harapakan untuk menjaga stabilitas dari segi tingkat stress dan aktivitas fisik agar mengurangi potensi mengalami gangguan siklus menstruasi.

Open AccessGangguan siklus menstruasi, usia, tingkat stress, aktivitas fisik, remaja putri
oai:ais:library-item:26982Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Hipermessi Gravidarum Pada Ibu Hamil di Trimester 1 di RS DKH Sukatani Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Pada tahun 2021, Berdasarkan data WHO menyatakan bahwa jumlah HEG mencapai 12,5% dari jumlah seluruh kehamilan di Dunia, di Indonesia data ibu dengan HEG mencapai 14,8% dari seluruh kehamilan dan di Jawa Barat data HEG mencapai 14,2%. Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit DKH Sukatani Tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan Cross Sectional adalah pendekatan penelitian dimana waktu yang bersamaan dalam waktu periode tertentu. Sampel berjumlah 51 ibu hamil yang rawat inap Trimester 1. Instrumen penelitian ini berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Adanya hubungan yang signifikan dilihat dari nilai (p value <0,05) antara umur ibu (p=0,002), paritas (p=0,005), pekerja (p=0,039), pendidikan (p=0,021) dengan kejadian HEG di Rumah Sakit DKH Sukatani Tahun 2025. Kesimpulan dan Saran : Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara umur ibu, paritas, pekerja dan pendidikan.

Open AccessHiperemesis Gravidarum, Umur Ibu, Paritas, Pekerja, Pendidikan
oai:ais:library-item:27031Lihat detail

Pengaruh Pemberian Sari Daun Jambu Biji Terhadap Frekuensi Diare Pada Balita di RS Cenka Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar belakang Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada balita karena dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Penggunaan obat herbal sebagai terapi komplementer menjadi alternatif yang aman dan murah, salah satunya adalah sari daun jambu biji yang diketahui mengandung flavonoid, tanin, dan saponin dengan efek antidiare. Tujuan Mengetahui pengaruh pemberian sari daun jambu biji terhadap penurunan frekuensi diare pada balita. Metode Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 30 balita yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui observasi frekuensi diare sebelum dan sesudah pemberian sari daun jambu biji. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Sebelum intervensi, mayoritas balita mengalami diare dengan frekuensi 4–5 kali/hari (73,3%). Setelah pemberian sari daun jambu biji selama 3 hari, terjadi penurunan frekuensi, di mana sebagian besar balita hanya mengalami diare 1–2 kali/hari (46,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,878 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara frekuensi diare sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan Pemberian sari daun jambu biji efektif menurunkan frekuensi diare pada balita. Sari daun jambu biji dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang aman, murah, dan mudah diaplikasikan untuk membantu penanganan diare.

Open AccessDiare, balita, sari daun jambu biji, terapi komplementer
oai:ais:library-item:27025Lihat detail

Pengaruh Metode Ular Tangga Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Bahaya Kekerasan Seksual di SMA Negeri 1 Cikarang Pusat Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada remaja, dalam bentuk diskriminasi secara fisik maupun fisiologis bisa mengakibatkan rasa trauma pada anak hingga dapat mengancam jiwanya. Metode permainan ular tangga ini merupakan pemberian informasi yang menarik sehingga informasinya mudah untuk di terima oleh respoden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek metode permainan ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang bahaya kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol, melibatkan 120 responden yang terdiri dari 60 peserta dalam kelompok eksperimen dan 60 dalam kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan Uji Chi-Square. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan responden tentang kekerasan seksual, sebanyak 81,7% remaja putri memiliki pengetahuan yang kurang sementara sebelum intervensi pada kelompok kontrol, persentase remaja putri dengan pengetahuan kurang mencapai 96,7%. Setelah intervensi, 41,6% remaja putri memiliki pengetahuan yang cukup, dan 45% memiliki pengetahuan yang baik. Hasil analisis statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan nilai P = 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga Ha diterima. Ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test, jadi permainan ular tangga memiliki efek positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri di kelompok intervensi mengenai bahaya kekerasan seksual. Permainan ini membantu meningkatkan pemahaman remaja tentang cara menghadapi kekerasan seksual, serta metode edukasi ini bisa dijadikan media yang efektif dan menarik untuk menyampaikan informasi kepada remaja putri.

Open AccessMetode Ular Tangga, Bahaya Kekerasan Seksual
oai:ais:library-item:25577Lihat detail

Efektivitas Pemberian Rebusan Jahe Terhadap Hipermesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB Siti Jahronah Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Hyperemesis gravidarum merupakan salah satu ketidak nyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Biasanya ibu hamil akan mengalami mual muntah pada pagi hari. Itu dapat terjadi karena saat pagi hari lambung dalam keadaan kosong. Selain itu mual muntah terjadi karena perubahan pada hormon, faktor emosional, adaptasi psikologis, kelebihan asam lambung, faktor neurologis dan faktor peristaltik melambat. Tujuan : Untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian rebusan jahe terhadap Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I di TPMB Siti Jahronah Tahun 2024 Metode : Metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan, terlebih dulu sampel diberi pretest (tes awal) dan sesudah perlakuan sampel diberi posttest (tes akhir) Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P= 0.000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas pemberian rebusan jahe terhadap hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Siti Jahronah tahun 2024 Kesimpulan: Hasil analisis uji Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa pemberian rebusan jahe efektif terhadap hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Siti Jahronah tahun 2024.

Open AccessIbu Hamil, Rebusan Jahe, Hyperemesis gravidarum.
oai:ais:library-item:25504Lihat detail

Pengaruh Jus Terong Belanda Terhadap Anemia Pada Ibu Hamil Trimester II di TPMB Sumiati, Amd. Keb. Cipayung Kabupaten Bekasi Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Anemia pada kehamilan dapat menyebabkan prematuritas dan pertumbuhan janin terhambat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia prevelensi anemia di dunia mencapai 41% dan prevelensi di Indonesia sebesar 37,1%. Berdasarkan data hasil Dinas Kabupaten Bekasi tahun 2022 dengan kadar hb < 8gr/dL sebanyak 631 kasu, hb < 9-10gr/dL sebanyak 7389 kasus. Data ini memberikan pehaman tentang Tingkat anemia pada ibu hamil. Terong Belanda diketahui mengandung vitamin C yang berfungsi meningkatkan penyerapan zat besi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kadar Hb. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus terong Belanda terhadap Anemia pada ibu hamil trimester II. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif Quassy Eksperimen dengan desain Pretest Posttest Control Group, yang dilakukan di TPMB Sumiati, amd. Keb Cipayung Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester II yang kadar Hb nya < 11gr/dL dan tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan tekhnik Total Sampling sebanyak 30 responden. Instrument menggunakan alat pemeriksaan Hb yang telah dikalibrasi dan lembar observasi. Dengan menggunakan uji statistic yaitu uji Paired Sample T-Test. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan jus terong Belanda yang artinya, terdapat peningkatan kadar Hb ibu hamil setelah diberikan jus terong Belanda, diketahui nilai p value 0,000<0,05. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa menaikkan kadar Hb pada ibu hamil yang anemia menggunakan pemberian jus terong Belanda berpengaruh dalam perubahan dan meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil yang anemia di TPMB Sumiati Cipayung, Kab. Bekasi.

Open AccessAnemia, Hemoglobin, Ibu Hamil, Jus Terong Belanda
oai:ais:library-item:25505Lihat detail

Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Minat Ibu Mengenai Pentingnya Skrinning Hipotiroid Kongenital di Klinik A Cibinong, Kab. Bogor

Book2024Koleksi Perpustakaan

Mendeteksi cacat bawaan melalui skrining bayi baru lahir (SBBL) adalah salah satu langkah untuk menciptakan generasi yang lebih baik. Menurut perkiraan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1-3% dari total populasi anak mengalami retardasi mental. Cakupan skrinning hipotiroid di Indonesia menurut data pada tahun 2022 sebanyak 31,8% dari tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah ditemukan sebanyak 8 kasus yang terdeteksi di Kabupaten Bogor, tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian promosi Kesehatan mengenai pentingnya pemeriksaan skrinning hipotiroid kongenital terhadap tingkat pengetahuan dan minat ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra experiment dalam Forum Group Discussion dengan one group pretest postest design dengan media video animasi. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner. Dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Paired Sample T-Test. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan menggunakan Non-probability Sampling yaitu metode purposive sampling. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan promosi Kesehatan dimana hasil pengetahuan memiliki nilai p value sebesar 0,014 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap pengetahuan ibu. Dan pada minat diperoleh nilai p value sebesar 0,003 artinya ada pengaruh Promosi Kesehatan terhadap minat ibu mengenai pemeriksaan Skrinning Hipotiroid Kongenital. Kesimpulan: Dalam penelitian ini didapatkan bahwa promosi Kesehatan menggunakan metode video animasi berpengaruh dalam perubahan dan meningkatkan pengetahuan dan minat ibu Mengenai Pentingnya Tentang Skrinning Hipotiroid Klinik A Cibinong, Kab.Bogor.

Open AccessPromosi Kesehatan,Video Animasi,Pengetahuan,Minat,Skrinning Hipotiroid Kongenital
oai:ais:library-item:25506Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pengetahuan Tentang Imunisasi Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur (WUS) di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Data Globocan tahun 2020 mencatat total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus. Kanker serviks (leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker. Salah satu faktor yang berkontribusi pada tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia adalah kurangnya kesadaran dan akses terhadap pemeriksaan rutin dan vaksinasi. Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang bisa dicegah yaitu dengan imunisasi vaksin HPV dan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Papsmear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan WUS tentang imunisasi Ca servix di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih Bekasi tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 50 orang responden wanita usia subur di RT 05 RW 02. Analisa univariate menggunakan distribusi frekuensi dan untuk uji bivariate menggunakan uji Chi Square. Penelitian ini menggunakan data primer dari pengisian kuesioner oleh responden. Berdasarkan hasil analisa dari 50 responden paling banyak memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 31 orang (62,0%), berusia 20-35 tahun sebanyak 41 orang (82,0%). Wanita yang paritasnya tidak berisiko sebanyak 29 orang (58%), berpendidikan minimal SMA sebanyak 29 orang (58%), dan mendapatkan sumber informasi melalui elektronik sebanyak 34 orang (68%). Variabel yang berhubungan pengetahuan adalah Pendidikan dan Sumber informasi dengan nilai 0,000 < 0,05. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah Usia dan Paritas. Penelitian ini diharapkan menjadi Setelah diketahui hubungan antara pendidikan dan sumber informasi dengan pengetahuan tentang imunisasi HPV dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intesif pada WUS. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pembuka wawasan yang lebih luas mengenai ilmu kebidanan dan khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi.

Open AccessPengetahuan, Imunisasi, Kanker leher rahim.
oai:ais:library-item:24972Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Bekerja di Wilayah TPMB Yuliani Kusrahmadani Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian hanya air susu ibu saja tanpa pemberian makanan atau minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan tanpa tambahan apapun kecuali obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di TPMB Yuliani Kusrahmadani 2023 diharapkan dapat bemanfaat untuk ibu meningkatkan kesadarannya dalam memberikan ASI ekskusif pada bayi secara tepat yaitu usia 0-6 bulan sehingga cakupan ASI eksklusif dapat mencapai target yang didukung oleh semua kalangan. Jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan jumlah sampel 50 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data Analisa menggunakan aalisa univariat dan Analisa bivariate dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu bekerja yaitu pengetahuan p value = 0,007 Nilai OR= 6,878, sikap p value = 0,009 Nilai OR=11,368, fasilitas laktasi p value = 0,000 Nilai OR= 11,667, dukungan keluarga p value = 0,000 Nilai OR= 12,857, dukungan tenaga kesehatan p value = 0,000 Nilai OR= 75,000. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti faktor yang berperan penting dalam menentukan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja yaitu pengetahuan, sikap, fasilitas laktasi, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor resiko yang paling tinggi untuk ibu bekerja yang tidak memberikan ASI yaitu 75,000.

Open AccessASI eksklusif, ibu bekerja, ibu menyusui.
oai:ais:library-item:24969Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas IX Tentang Kekerasan Seksual di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, sebanyak 25.050 perempuan menjadi korban kekerasan seksual di Indonesia sepanjang 2022. Jawa Barat menjadi daerah tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus berupaya menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi eksperimental Pretest-Post Test With Control Group Design Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 59 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini melakukan intervensi berupa pendidikan kesehatan dan mengevaluai dalam kuesioner. Pengambilan data dilakukan pada bulan Nopember 2023 di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi. Hasil uji wilcoxon pada kelompok intervensi mendapatkan Nilai p 0,000 < 0,05 kesimpulannya adalah Ha diterima atau Ho ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok intervensi. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan Nilai p sebesar 0,102 > 0,05 kesimpulannya adalah Ha ditolak atau Ho diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok Kontrol di MTs. Plus Roudhotul Muhibbin Bekasi tahun 2023. Hasil analisa bivariate didapatkan hasil pada kelompok intervensi adalah seluruh responden atau 30 orang (100%) mengalami peningkatan pengetahuan, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 5 orang (17,24%) yang mengalami peningkatan pengetahuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intensif bagi para guru dan tenaga kesehatan.

Open Accessremaja, pendidikan kesehatan, kekerasan seksual
oai:ais:library-item:24907Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di TPMB Nani Sumasna Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Anak balita yang tidak mendapat imunisasi lanjutan mempunyai resiko tinggi terjangkit penyakit infeksi dan menular. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi capaian umunisasi anak diantaranya adalah tingkat pengetahuan, pendidikan, dan dukungan keluarga Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif. Menggunakan pendekatan Cross sectional yaitu penelitian yang di lakukan dengan cara mengumpulkan data pada satu waktu yang sama selama satu periode hari, minggu, atau bulan. Populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini sebanyak 60 orang responden. Dan kemudain di uji data menggunakan kuesioner yang sudah di siapkan dengan metode Uji chi square untuk mengetahui nilai hubungan antar variabelnya. Hasil uji statistik dengan melihat uji chi square dengan derajat kemaknaan 5% atau < p 0,05 sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pengetahuan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. hasil uji statistik menunjukan hasil p = 0,05 (p < 0,05 sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pendidikan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. hasil uji statistik menunjukan hasil p = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disampulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pendidikan dengan rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap. Ketiga Uji Bivariat tersebut mendapatkan nilai Odd Ratio (OR) = 19.000 yang berarti bahwa ibu dengan pendidikan tinggi berpeluang 19.000 yang berarti hubungan antar variabel adalah hubungan yang kuat. Diharapkan bidan dapat terus memotivasi orang tua dan keluarga untuk lebih perduli untuk membawa anak dalam pemenuhan kebutuhan imunisasi pada anak.

Open AccessCapaian Imunisasi, Tingkat Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Keluarga
oai:ais:library-item:24820Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Nifas Pada Ibu Nifas di Rumah Bersalin Wijaya Kusuma Serpong Tahun 2019-2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Persalinan dan nifas yaitu dapat mengakibatkan abortus (keguguran) partus prematur,kelahiran bayi prematur,berat bayi lahir rendah,perdarahan post partum,atonia uteri,syok,infeksi intra partum maupun post partum. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Infeksi nifas pada ibu post partum. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian analisisi dengan jenis case control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas Tahun 2019-2022 dengan jumlah 1.120 orang di Rumah Bersalin Wijaya Kusuma Serpong. Metode pengumpulan sampel menggunakan total sampling, yaitu sebanyak 80 orang. Instrument pengumpulan data dengan rekam medik, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel umur (0,000), paritas (0,000), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,000 memiliki hubungan bermakna, dengan infeksi nifas pada ibu post partum. Terdapat hubungan bermakna antara umur, paritas, Pendidikan dan pekerjaan dengan infeksi nifas pada ibu post partum. Diharapkan petugas kesehatan dapat lebih aktif melakukan kegiatan seperti penyuluhan atau pemberian informasi kepada masyarakat umum baik melalui media cetak, media sosial, ataupun metode lain dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan setelah melahirkan.

Open AccessKejadian Infeksi, Ibu Nifas
oai:ais:library-item:24812Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Inkomplit Pada Ibu Hamil Trimester I dan II di RS Sentra Medika Tahun 2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai dari konsepsi dan berakhir sampai awal persalinan. Permasalahan selama masa kehamilan disebabkan oleh perdarahan 42%, eklampsia 13%, kejadian abortus 11%, infeksi 10%, persalinan macet 9% dan penyebab lain 15%. Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi yang terjadi pada umur kehamilan <20 minggu dan berat janin ≤500 gram. Adapun dampak dari masalah bila tidak mendapat penanganan yang cepat dan tepat maka akan dapat menambah Angka Kematian Ibu (AKI) yang disebabkan oleh komplikasi dari abortus yaitu terjadinya perdarahan, perforasi, infeksi dan syok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Abortus Inkomplit pada ibu hamil trimester I dan II di RS Sentra Medika Tahun 2022. Jenis penelitian dengan metode analitik kuantitatif dan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah115 ibu hamil yang mengalami abortus di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Sampel penelitian berjumlah 61 responden ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit dan 54 responden ibu yang mengalami non abortus inkomplit. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan pengumpulan data menggunakan data sekunder. Uji statistic yang digunakan adalah chi-square dan odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel usia (P= 0,029), paritas (P= 0,025), riwayat abortus (P= 0,007), pekerjaan (P= 0,011). Hasil analisa untuk variabel usia, paritas, riwayat abortus dan pekerjaan yaitu ada hubungan bermakna dengan kejadian abortus inkomplit. Ada hubungan usia, paritas, riwayat abortus dan pekerjaan dengan kejadian abortus inkomplit pada ibu hamil trimester I dan II di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Saran agar penelitian ini bisa menjadi informasi pengetahuan untuk ibu hamil dan peneliti selanjutnya.

Open AccessAbortus Inkomplit, Kehamilan
oai:ais:library-item:24807Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Pada Siswa di SMKN 3 Cikarang Barat Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Dismenore adalah nyeri perut bagian bawah yang dialami ketika sedang menstruasi. Dismenore tidak berbahaya tetapi dapat mengganggu dan menghambat remaja dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan dapat menurunkan produktvitas remaja. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Cikarang Barat yang bertujuan untuk mengetahui fakto-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada siswi di SMKN 3 Cikarang Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner berupa G-form, analisis data yang digunakan adalah univariat dengan menghitung distribusi frekuensi variabel dan analisa bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan p<0,005. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa analisis univariat diperoleh 49 (46,7%) siswi yang mengalami dismenore, Sebanyak 61 (58,1%) siswi yang usia mensarche <12 tahun, Berdasarkan lama menstruasi sebanyak 84 (80,0%) siswi yang lama menstruasinya <7, 15 (14,3%) siswi yang mempunyai riwayat menstruasi, 84 (80,0%) siswi yang status gizi normal, hasil analisis bivariat diperoleh usia menarche (p=0,00), lama menstruasi (p=0,005), riwayat mesntruasi (p=0,005), status gizi (p=0,005) yang artinya ada hubungan antara variabel independent dan variabel dependent. Kesimpulan penelitian ini adalah dari keempat variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore pada siswi di SMKN 3 Cikarang Barat. Dengan adanya hubungan dari keempat variabel ini maka pihak sekolah dan tenaga kesehatan mampu melakukan penyediaan informasi serta memberikan edukasi mengenai apa saja yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada para siswi.

Open AccessDismenore, usia menarche, lama menstruasi, riwayat menstruasi, status gizi.
oai:ais:library-item:24764Lihat detail