Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

102 hasil
Subjek: Hipertensi

Pelatihan Dan Pendampingan Relaksasi Autogenic Pada Keluarga Pasien Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mekarmukti

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) Seroja wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupeten Bekasi. Kegiatan pengbdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada keluarga tentang hipertensi dan penatalaksanaannya secara non farmakaologis, memberdayakan keluarga penderita hipertensi untuk dapat memberikan dukungan kepada pasien dalam melakukan terapi relaksasi. Kegiatan pendampingan disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi oleh mitra. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan identifikasi permasalahan di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pemberian edukasi terkait dengan hipertensi dan penatalaksanaannya secara non farmakologis, tahapan selanjutnya dengan memberikan pendampingan pada keluarga dalam memberikan dukungan kepada pasien dalam melakukan terapi relaksasi autogenic. Dukungan keluarga sendiri memiliki dasar sebagai penghambat progresivitas penyakit hipertensi dan dapat menunjang keberhasilan terapi hipertensi. Keluarga memiliki peran dalam manajemen penyakit pasien, dimulai dari makanan harian, aktivitas fisik dan dukungan emosional yang membantu pasien untuk menangani stres akibat penyakitnya. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan keluarga penderita hipertensi untuk dapat memberikan dukungan kepada pasien dalam melakukan terapi relaksasi autogenic. Metode yang digunakan dengan memberikan demonstrasi dan latihan pada keluarga pasien penderita hipertensi mengenai relaksasi autogenic. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2022. Hasil kegiatan pengabdian keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir dengan antusisas, keluarga memiliki pengetahuan dan memahami tentang hipertensi dan penatalakasanaannya secara non farmakologis, dan dapat memberikan dukungan kepada pasien dalam melakukan terapi relaksasi autogenic.

Open Accessrelaksasi autogenic, keluarga, hipertensi
oai:ais:library-item:25024Lihat detail

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam Pada Penderita Hipertensi di Kampung Pulodamar Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Hipertensi tertinggi di indonesia yaitu sebesar 39,6% setelah Kalimantan Selatan yaitu sebesar 44,1%. Prevelensi Berdasarkan yang di dapat dari hasil pengukuran di Penduduk Umur ≥18 tahun menurut kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam Pada Penderita Hipertensi Di Kampung PuloDamarTahun 2023”.jenis penelitian ini digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Pada populasi penelitian ini ada 60 responden. Dengan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data yang dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Analisis uji Chi Square dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Hasil analisis statistic dengan uji chi square Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam Pada Penderita Hipertensi Di Kampung PuloDamar Tahun 2023 Di dapatkan nilai p value sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari (0,05 ) maka dapat di simpulkan ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam di kampung pulo damar ( Ho di tolak ). Dari hasil analisi di peroleh Nilai OR = 0,271,

Open AccessHipertensi, Dukungan Keluarga
oai:ais:library-item:24671Lihat detail

Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Dengan Hipertensi di TPMB J Kabupaten Bekasi

Book2024Koleksi Perpustakaan

Laporan terbaru dari WHO memperkirakan bahwa preeklampsia menyumbang 70.000 kematian ibu setiap tahunnya di dunia. Gangguan hipertensi ini bertanggung jawab terhadap kematian ibu, gangguan ginjal, gangguan jantung, trombositopenia dan organ lain. Salah satu tindakan non farmakologis yang dapat di lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita preeklampsia dengan memberikan teknik hidroterapi yang salah satunya dengan tindakan rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh terapi rendam air hangat terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi di TPMB J kabupaten Bekasi tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pra eksperiment One Group Pretest-Post Test With Control Group Design. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini menggunakan data primer dari nilai pemeriksaan tekanan darah oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang responden pada awal penelitian di kelompok intervensi sebanyak 1 orang (6,67%) memiliki nilai tekanan darah berat atau diatas 180 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol terdapat 3 orang (20,0%) yang memiliki tekanan darah > 180 mmHG. Pada akhir penelitian atau setelah dilakukan terapi rendam kaki dengan air hangat, semua responden atau sebanyak 30 orang (100%) mengalami penurunan tekanan darah hingga tidak ada yang memiliki tekanan darah > 180 mmHg. Penelitian ini diharapkan menjadi wawasan ibu hamil untukdapat melakukan terapi sederhana dirumah yang bisa dilakukan sendiri untuk mengurangi tekanan darah.

Open AccessHipertensi; Ibu Hamil; Rendam Kaki; Air Hangat
oai:ais:library-item:24618Lihat detail

Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Tapos Periode Juni-November Tahun 2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi mencapai 34,1%, meningkat dari hanya 26,5%, pada tahun 2013. Di Jawa Barat, prevalensi hipertensi lebih tinggi dari rerata nasional, yaitu 39,6%, pada tahun 2018. Kota Depok prevalensinya 21,74%. Hipertensi seringkali disebut “silent killer” karena tidak adanya gejala. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi di UPTD Puskesmas Tapos periode Juni–November Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif yang bersifat Retrospektif, populasi yang digunakan pada penelitian ini semua resep yang masuk di UPTD Puskesmas Tapos periode Juni – November Tahun 2022. Hasil penelitian persentase peresepan penggunaan obat hipertensi yaitu perempuan sebanyak (64,21%) dari 95 pasien dan pada kelompok usia 45-65 tahun sebanyak (69,47%) dari 95 pasien. Zat aktif yang lebih banyak diresepkan adalah amlodipin sebanyak (51,58%) dari 95 resep. Golongan antihipertensi terbanyak yaitu golongan antagonis kalsium sebanyak (71,42%) dari 95 resep dan berdasarkan kombinasi obat yang paling banyak yaitu amlodipin+hidroklortiazid sebanyak (73,33% ) dari 95 resep.

Open AccessHipertensi, Puskesmas, Amlodipin
oai:ais:library-item:24238Lihat detail

Gambaran Edukasi Menggunakan Leaflet Pada Pengetahuan Pasien Hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di negara maju maupun berkembang Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia merupakan negara ke tiga penderita hipertensi setelah india. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan skor pada pasien hipertensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Metode : Penelitian ini bersifat observasional menggunakan metode pretest dan posttest bersifat prospektif kepada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023. Hasil : Hasil uji validitas pretest pengetahuan dinyatakan valid karena rHitung lebih besar dari rTabel (0,463) dengan taraf signifikan <0,05. Hasil uji releabilitas didapatkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,698 maka pretest dinyatakan reliabel. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan usia yang paling banyak yaitu usia 36-64 tahun sebanyak 52 pasien (71%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak yaitu perenpuan berjumlah 57 pasien (79%), dan hasil posttest terdapat peningkatan skor atau nilai dengan frekuensi 64. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian edukasi menggunakan leaflet pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023, dan didapat hasil pretest dan posttest terdapat perubahan skor sebanyak 64 (88%) dan tidak terdapat peningkatan skor 9 (12%) dan tidak ada penurunan skor pada hasil posttest.

Open AccessHipertensi, Leaflet, Edukasi, Hipertensi, Puskesmas
oai:ais:library-item:24263Lihat detail

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Dengan Penyerta Dislipidemia di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi

Book2024Koleksi Perpustakaan

Hipertensi dengan dislipidemia dapat memperburuk kondisi kesehatan tubuh. Selain itu dapat menyebabkan kematian yang dimana kepatuhan akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang dalam menjalani kehidupan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan konsumsi obat dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi yang disertai dengan adanya dislipidemia. Metode penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 50 responden di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner MMAS-8 dan WHOQOL-BREF diuji menggunakan SPSS analisis univariat dan bivariat dengan jenis uji chi-square kuadrat. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan nilai (p = 0,000 < 0,05). Dari 50 responden, 10 orang dengan kepatuhan rendah memiliki kualitas hidup yang rendah, 6 orang dengan kepatuhan rendah memiliki kualitas hidup sedang, 10 orang dengan kepatuhan sedang memiliki kualitas hidup sedang, 24 orang dengan kepatuhan tinggi memiliki kualitas hidup yang tinggi. Kesimpulan menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan. Semakin tinggi tingkat kepatuhan konsumsi obat maka semakin baik kualitas hidup yang dimiliki seseorang.

Open AccessDislipidemia, Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup
oai:ais:library-item:24222Lihat detail

Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi (Oral) di Klinik Tiara Periode Juli-Desember 2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia dan saat ini terdaftar sebagai penyakit pembunuh ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Hipertensi tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan dengan pengobatan untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi (oral ) di Klinik Tiara Periode Juli - Desember 2022 berdasarkan karakteristik pasien dan karakteristik obat. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu dengan pendekatan retrospektif. Untuk mengetahui gambaran peresepan obat antihipertensi (oral) di klinik Tiara. Adapun populasi pada penelitian ini sebanyak 81 orang dengan menggunakan rumus Slovin dari 102 orang. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil berdasarkan karakteristik pasien, presentase jenis kelamin perempuan 52,43% dan jenis kelamin laki-laki 47,56%, presentase usia remaja 12,19% , dewasa 68,29% dan lansia 19,51% , presentase penyakit penyerta hipertensi dengan diabetes 9,75% dan hipertensi tanpa diabetes 90,24%. Berdasarkan obat yang sering digunakan di klinik tiara yaitu obat amlodipin 80,48% ,kaptropil 1,21%, nifedipin 2,43% , amlodipin+ furosemid 1,21% dan amlodipin+captropil 14,63%.

Open AccessHipertensi, Kalsium Kanal Bloker, Amlodipin.
oai:ais:library-item:24218Lihat detail

Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi di Puskesmas Cipayung Kota Depok Periode Juni - November Tahun 2022

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang Secara garis besar hipertensi merupakan masalah kesehatan universal di seluruh dunia dan merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi, serta belum terkendali secara optimal di seluruh dunia. Hipertensi adalah suatu keadaan tubuh seseorang mengalami tekanan darah (TD) meningkat di atas normal 140/90 mmHg. Tujuan penelitian mengetahui gambaran karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin, usia, penyakit penyerta, kategori tekanan darah dan penggunaan obat antihipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang di ambil dari Puskesmas Cipayung Kota Depok Tahun 2022. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif yaitu diambil dari rekam medis pasien dalam periode bulan Juni – November tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan jenis kelamin yang tertinggi perempuan sebanyak 79 (79,80%), karakteristik berdasarkan usia yang tertinggi usia 40 – 59 tahun sebanyak 51 (51,51%), penyakit penyerta hipertensi sebanyak 71 (71,72%), tekanan darah pasien meliputi tekanan darah awal dan akhir. Tekanan darah yang tertinggi yaitu hipertensi stage 1 sebanyak 52 (55,91%), penggunaan obat hipertensi yang sering digunakan adalah amolidipin sebanyak 91 obat (91,92%). Kesimpulan berdasarkan hasil gambaran penggunaan obat antihipertensi bahwa obat amlodipin yang paling banyak digunakan sebanyak 89 (91,75%).

Open AccessHipertensi, Rekam Medis, Puskesmas
oai:ais:library-item:24207Lihat detail

Gambaran Penggunaan Obat Anti Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Sukaraya

Book2024Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. batas tekanan darah yang dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Bila tekanan darah sudah lebih dari 140/90 mmHg dinyatakan hipertensi (batas tersebut untuk orang dewasa di atas 18 tahun). Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui karakteristik pasien dan gambaran penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di puskesmas sukaraya. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien rawat jalan puskesmas sukaraya pada periode November 2022 – Januari 2023 sebanyak 100 sampel . Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh pasien berjenis kelamin Perempuan sebanyak 56 orang (56%) dan yang paling banyak berusia 36 – 55 sebanyak 45 orang (45%). Penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan di puskesmas sukaraya adalah amlodipin (CCB) sebanyak 68 pasien (68%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Sukaraya terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar 45%, dan usia 36 – 55 tahun sebesar 56%, serta tekanan darah yang paling banyak dialami pada tahap hipertensi tingkat 1 sebanyak 57%, dan berdasarkan penggunaan obat anti hipertensi yang paling banyak digunakan golongan Calcium channel blocker sebesar 80% dengan zat aktif yaitu Amlodipin sebesar 68%.

Open AccessHipertensi, Rekam Medik, Amlodipin
oai:ais:library-item:24272Lihat detail

Hubungan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Jonggol Kabupaten Bogor

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita sampai kira-kira usia 55 tahun, dengan resiko yang hampir sama antara usia 55 tahun sampai 74 tahun. Kepatuhan minum obat, sebagian besar penderita hipertensi yaitu sebanyak 54,4%. Sementara penduduk yang tidak rutin minum obat dan tidak minum obat sama sekali sebesar 32,27% dan 13,33%. Hal ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya menderita hipertensi sehingga tidak mendapat pengobatan.Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat di puskesmas jonggol kabupaten bogor .Metode desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 100 responden nonprobbatility yaitu consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan self- admistered questionnaire. Data dianalisa menggunakan Stastictical Program For Social Science (SPSS).Hasil Pengetahuan penderita hipertensi dalam kategori baik (62,0%), cukup (25,0%), kurang (13,0%) dan kepatuhan penderita hipertensi minum obat dalam kategori tinggi (58,0%), sedang (27,0%), dan rendah (15,0%). Hasil analisa hubungan korelasi dengan uji korelasi Spearman Rho didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat dengan nilai p value<0,01 dengan kekuatan hubungan r = 0,926 Kesimpulan Terdapat hubungan antara pengetahuan penderita hipertensi tentang kepatuhan minum obat.

Open AccessHipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan
oai:ais:library-item:23873Lihat detail

Pengaruh Mengkonsumsi Jus Melon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Cibarusah Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan darah sistolik berada diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Menurut Riskesdas dalam (Kemenkes RI, 2021) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi di Puskesmas Cibarusah tahun 2023 Metode Penelitian: Pemelitian ini menggunakan desain true eksperimen dan menggunakan pendekatan pre and post test nonequivalet control group desain. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 orang lalu dibagi menjadi 2 kelompok, 20 orang responden diberikan perlakuan dan 20 orang tidak diberikan perlakuan dengan menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi (lembar ceklis) kemudian diberikan perlakuan dengan memberikan jus melon selama 7 hari sebanyak 2 kali dalam sehari dan kemudian data dianalisis menggunakan Uji T- Test. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sampel T-Test didapatkan ada pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi di Puskesmas Cibarusah tahun 2023. Saran: Diharapkan Jus melon ini dapat dijadikan obat non farmakologi dengan di konsumsi 1 hari 2x pada siang dan sore hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Open AccessHipertensi dan mengkonsumsi jus melon
oai:ais:library-item:23850Lihat detail

Hubungan Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Pasien Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Hipertensi di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan salah satu penyakit utama yang menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap perawatan pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan pasien dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2023. Jenis penelitian dengan pendekatan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan dengan hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak bulan Maret-April 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini 65 orang. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square Test. Hasil penelitian diperoleh nilai P = 0,000 (P<0,05) ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan, sedangkan nilai P = 0,035 (P<0,05) ada hubungan antara pengetahuan pasien dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan pasien terhadap kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cisalak tahun 2023. Saran diharapkan kepada pihak Rumah Sakit agar selalu memberikan pendidikan kesehatan untuk menambah pengetahuan pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan hipertensi.

Open AccessHipertensi, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Pengobatan
oai:ais:library-item:23722Lihat detail

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruang Perawatan Dewasa RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2022

Book2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus dan stroke di Indonesia prevalensinya sebesar 0,4%. Tingginya prevalensi DM dengan komplikasi di RS Sentra Medika Cisalak yaitu sebesar 614 kasus dalam tahun 2022 atau sekitar 73 % dan Kejadin DM dengan stroke terdapat 26 kasus deng an presentase kejadian 19, 4 % yang merupakan faktor risiko utama pada pasien DM dan menimbulkan lama rawat saat dalam perawatan di rumah sakit. Penelitian dilakukan periode April – Desember 2022 dengan jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan desain studi cross sectional. Populasi berjumlah 134 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling dan Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan Terdapat 26 dari 134 orang (19.4%) yang menderita stroke pada pasien Diabetes Melitus. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square diperoleh hubungan atara hipertensi dengan stroke pada pasien Diabetes Melitus didapatkan (p valeu <0,05) dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara hipertensi dengan stroke pada pasien Diabetes Melitus, lalu hasil uji statistik hubungan antara dislipidemia dengan stroke pada pasien diabetes melitus didapatkan (p valeu <0,05) artinya ada hubungan signifikan antara keduanya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan signifikan antara faktor hipertensi dan dislipidemia dengan stroke pada pasien Diabetes Melitus diruangan perawatan dewasa RS Sentra Medika Cisalak. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor yang berhubungan lain seperti durasi menderita Diabetes Melitus, aktifitas fisik dan merokok yang juga berhubungan dengan kejadian stroke.

Open AccessDiabetes Melitus, Stroke, Hipertensi, Dislipidemia
oai:ais:library-item:23629Lihat detail

Pengaruh Intradialytic Exercise Terhadap Tekanan Darah Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Perubahan tekanan darah dapat terjadi selama perawatan hemodialisis. Pada pasien gagal ginjal kronik tahap akhir terjadi ekspansi dari volume ekstraseluler dan gangguan keseimbangan natrium. Kelebihan natrium dan retensi cairan dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian yang dilakukan oleh Joseph menunjukan bahwa peningkatan tekanan darah juga dapat di pengaruhi oleh tindakan hemodialisa yang disebabkan karena adanya peningkatan volume cairan, peningkatan sekresi renin, & asupan natrium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intradialytic exercise terhadap penurunan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan pendekatan The One Grup Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 17 (56.7%) orang yang mengalami penurunan tekanan darah dengan nilai p-value dari uji Wilcoxon sebesar 0,000 menunjukan bahwa ada pengaruh intradialytic exercise terhadap tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Saran untuk pasien agar dapat dapat menerapkan latihan yang sudah diajarkan dalam penelitian ini secara berkelanjutan untuk membantu mengontrol tekanan darah selama proses hemodialisis.

Open AccessHemodialisa, Hipertensi Intradialitik, Intradialytic Exercise
oai:ais:library-item:23490Lihat detail

Hubungan Tingkat Tekanan Darah Tinggi Dengan Self Acceptance Pada Pasien Hipertensi In House Clinic PT. Kayaba Cikarang Kabupaten Bekasi

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan masalah utama disebut sebagai "silent killer" karena seringkali tidak memiliki tanda-tanda peringatan atau gejala. Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat 2016 yaitu 9,84% dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 15,09%. Prevalensi hipertensi di Kota Bekasi pada tahun 2017, sebanyak 19,20% yang menempati urutan ke 19 dari 27 kota dan kabupaten yang berada di Jawa Barat. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 35 orang responden pasien hipertensi yang datang ke in house clinic PT. Kayaba periode Maret 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba dengan nilai P-Value = 0,001 atau Ho ditolak (p< a) atau < 0,05. Kesimpulan ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba Cikarang Kab. Bekasi Tahun 2023. Diharapkan bagi petugas in house clinic PT. Kayaba dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada pasien tentang pentingnya edukasi, pemahaman dan perawatan pada pasien hipertensi. Dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien hipertensi guna mengurangi resiko terjadinya pasien yang tidak dapat menerima dirinya menderita hipertensi.

Open AccessHipertensi, Self Acceptance, Tekanan Darah Tinggi
oai:ais:library-item:23293Lihat detail

Perbandingan Comorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Grade V yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan dunia dengan beban ekonomi yang tinggi. Pada tahun 2018 terdapat 91 % pasien yang dibiayai oleh JKN baik PBI maupun non PBI. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialysis dengan comorbid diabetes mellitus dan hipertensi akan mengalami penurunan kualitas hidup. Angka kejadian gagal ginjal kronis di Indonesia berdasarkan data dari Riskesdas, (2018) yaitu sebesar 0,38% dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa maka terdapat 713.783 jiwa yang menderita gagal ginjal kronis di Indonesia (Riskesdas, 2018). Prevalensi gagal ginjal kronik berdasarkan diagnosis dokter Indonesia sebesar 0,2%. Prevalansi di Provinsi Jawa Barat menempati urutan kedelapan sebesar 3,8% (Riskesdas, 2018). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialysis dengan comorbid diabetes mellitus dan hipertensi di RS Sentra Medika Cikarang. Penelitian ini bersifat observasional- analitik dengan design penelitian cross section. Analisa hasil penelitian dilakukan dalam 2 tahap yaitu analisa univariat dan analisa bivariat , lokasi penelitian secara umum dilakukan diruang hemodialisa Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Adapun pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 5 – 25 maret tahun 2023. Jumlah populasi ada 64 pasien hemodialysis. Analisis perbandingan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialysis menggunakan metode uji analisis Independent T-Test. Kesimpulan dari penelitian ini comorbid diabetes mellitus memiliki kualitas hidup yang lebih buruk dibandingkan dengan pasien hemodialisis dengan hipertensi Saran agar responden selalu mendapatkan dukungan dari keluarga untuk selalu menjalani hemodialisis dan terus menjaga kualitas hidupnya.

Open AccessComorbid Diabetes Melitus, Hipertensi, Kualitas Hidup
oai:ais:library-item:23100Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Janutng Koroner di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

Book2023Koleksi Perpustakaan

PJK adalah penyakit pembuluh darah pada jantung yang di akibatkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah jantung sehingga terjadi serangan jantung yang mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Manfaatnya untuk mengembangkan ilmu keperawatan dalam penatalaksanaan penyakit jantung koroner dan meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan cross sectional. Penelitian ini di lakukan di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang dengan jumlah sampel 30 responden dan pengambilan sampel dengan cara total sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian analisa univariat di dapatkan bahwa sebanyak 30 orang (100%) terjadi penyakit jantung koroner. Hasil Analisa bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara penyakit jantung koroner dengan variabel usia, jenis kelamin, hipertensi, merokok, dan obesitas. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang di temukan di variabel usia, jenis kelamin, hipertensi, merokok, dan obesitas. Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi serta menambah pengetahuan dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan penyakit jantung koroner.

Open Accesskeperawatan, PJK, usia, jenis kelamin, hipertensi, merokok, obesitas,
oai:ais:library-item:22467Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Serangan Jantung Koroner Pada Pasien di Ruang Cathlab di RS Sentra Medika Cisalak Kota Depok

Book2023Koleksi Perpustakaan

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah suatu kondisi pasokan darah dan oksigen yang tidak memadai ke miokardium. Faktor resiko penyebab jantung koroner dibagi menjadi 2 yaitu dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi yaitu usia, jenis kelamin, etnis, riwayat keluarga. Sedangkan faktor yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya yaitu hipertensi, hiperlipidemia, diabetes mellitus, obesitas, riwayat merokok, pola diet yang buruk, dan gaya hidup buruk Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden. Analisa data menggunakan uji statistik chi square Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi dengan nilai (p value) merokok 0,001 maka H1 diterima artinya ada hubungan antara merokok dengan serangan jantung koroner, diabetes melitus dengan nilai (p value) 0,000 maka H1 diterima artinya ada hubungan anatara diabetes mellitus dengan serangan jantung coroner, dan hipertensi dengan nilai (p value) 0,007 maka H1 diterima artinya ada hubungan antara hipertensi dengan serangan jantung coroner, pada pasien diruang cathlab Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Kota Depok. Kesimpulan pada penelitian ini adalah merokok, diabetes mellitus, dan hipertensi merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan serangan jantung coroner di Ruang Chathlab RS. Sentra Medika Cisalak.

Open AccessSerangan jantung koroner, merokok, diabetes mellitus, hipertensi
oai:ais:library-item:22170Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Ria Sari Am.Keb Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Bekasi Tahun 2022

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi pada kehamilan merupakan penyakit tidak menular penyebab kematian maternal serta merupakan salah satu masalah medis yang sering muncul dan dapat menimbulkan komplikasi 2-3% kehamilan. Hipertensi pada ibu hamil yaitu adanya tekanan darah 140 mmHg atau lebih setelah kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya normotensif, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan tekanan diastolik 15 mmHg diatas nilai normal.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan usia,paritas,Pendidikan,pekerjaan,Riwayat penyakit dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah analitik kualitatif dengan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 ibu hamil di TPMB Ria Sari Tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rekam medis. Data di Analisa menggunakan univariat dan bivariate

Open AccessHipertensi, ibu hamil, trimester III
oai:ais:library-item:22201Lihat detail

Pengaruh Intradialytic exercise terhadap penurunan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa rumah sakit harapan bunda jakarta

Thesis2023Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDUKA SUHERMAN (UMS) Cikarang, April 2023 Risa Maria Ulfa PENGARUH INTRADIALYTIC EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA JAKARTA TAHUN 2023 ABSTRAK Perubahan tekanan darah dapat terjadi selama perawatan hemodialisis. Pada pasien gagal ginjal kronik tahap akhir terjadi ekspansi dari volume ekstraseluler dan gangguan keseimbangan natrium. Kelebihan natrium dan retensi cairan dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian yang dilakukan oleh Joseph menunjukan bahwa peningkatan tekanan darah juga dapat di pengaruhi oleh tindakan hemodialisa yang disebabkan karena adanya peningkatan volume cairan, peningkatan sekresi renin, & asupan natrium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intradialytic exercise terhadap penurunan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan pendekatan The One Grup Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 17 (56.7%) orang yang mengalami penurunan tekanan darah dengan nilai p-value dari uji Wilcoxon sebesar 0,000 menunjukan bahwa ada pengaruh intradialytic exercise terhadap tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Saran untuk pasien agar dapat dapat menerapkan latihan yang sudah diajarkan dalam penelitian ini secara berkelanjutan untuk membantu mengontrol tekanan darah selama proses hemodialisis. Kata Kunci: Hemodialisa, Hipertensi Intradialitik, Intradialytic Exercise Daftar Bacaan: 22 Kepustakaan (2015-2022)

Open AccessHemodialisa, Hipertensi Intradialitik, Intradialytic Exercise
oai:ais:skripsi:335Lihat detail