Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas generasi muda. Mengingat pentingnya edukasi gizi sebagai strategi preventif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media permainan monopoli terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Cikarang Utara pada bulan Juni 2025. Sampel sebanyak 92 siswi yang dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi gizi melalui permainan monopoli, sedangkan kelompok kontrol melalui metode ceramah. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan (p =0,000) dan sikap (p = 0,000) pencegahan anemia sebelum dan sesudsh edukasi gizi melalui permainan monopoli dan metode ceramah. Kesimpulan: Edukasi gizi yang diberikan melalui media permainan monopoli dan metode ceramah menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan anemia pada remaja putri. Kedua metode tersebut efektif digunakan dalam menyampaikan informasi gizi, namun media permainan monopoli memberikan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Open Accessanemia, edukasi gizi, permainan monopoli, remaja putri
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian guna mengetahui pengaruh media platform Tik Tok pada pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, serta populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia ρ-value (0,000) < 0,05. Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan ρ-value (0,000) < 0,05 antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.
Open AccessAnemia , Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap, Tik Tok
Thesis•2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan media platform Tik Tok terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, sertak populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia (ρ-value 0,000 0,05). Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan (ρ-value 0,000 0,05) antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.
Open AccessAnemia, Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap,Tik Tok
Thesis•2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia adalah kondisi saat sel darah merah dan hemoglobin kurang dari normal, yang sering terjadi pada remaja putri, akibat kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung pencegahannya. Edukasi yang efektif melalui platform populer seperti Tik Tok dipilih sebagai pendekatan menarik untuk meningkatkan kesadaran pencegahan anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan media platform Tik Tok terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia. Metode penelitian ini quasi-experiment, sertak populasi adalah siswi SMPN 8 Cibitung berjumlah 130 dengan sampel 60 siswi kelas 8 yang dibagi masing-masing untuk setiap kelompok 30 orang. Variabel independen adalah media edukasi Tik Tok (audio-visual & visual), sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia. Pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis data kuantitatif menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia (ρ-value 0,000 0,05). Independent Sample T-test menunjukkan perbedaan signifikan (ρ-value 0,000 0,05) antara kelompok yang diberikan edukasi video dan poster. Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media platform Tik Tok sebagai edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi remaja putri di SMPN 8 Cibitung dan dijadikan acuan untuk menangani penanggulangan dan pencegahan anemia.
Open AccessAnemia , Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap, Tik Tok
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan primer yang terjadi di masyarakat serta seringkali dijumpai di seluruh dunia, terutama pada Negara berkembang seperti Indonesia. Karena itu remaja putri merupakan tahapan umur yang mempunyai tingkat resiko terkena anemia lebih tinggi dari remaja putra. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komsumsi jus buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri kelas X di MAN 1 Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental desaign dengan model one grup pre-test-post-test design. Pengumpulan data menggunakan instrument pemeriksaan kadar hemoglobin Sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Analisis yang digunakan adalah uji statistic wilcoxon ranks. Pengambilan sampel dengan Systematic random samping sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan menggunakan probability Sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian jus buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Ini dibuktikan dengan p velue 0,000. Kesimpulan : Dari penelitian ini, ada pengaruh jus buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri kelas X di MAN 1 Bekasi Tahun 2024. Saran : Diharapkan dengan adanya penelitian ini, remaja putri dapat menambah pengetahuan, informasi, edukasi dan manfaat non farmakologi seperti jus buah naga bisa meningkatkan kadar hemoglobin.
Open AccessAnemia, remaja putri, buah naga, kadar hemoglobin
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Deteksi dini telah diakui sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi angka kejadian kanker payudara. Data Sistem Informasi Sehat IndonesiaKu menyimpulkan cakupan deteksi dini kanker payudara di Indonesia sebesar 14,52%. Peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara dapat memberikan kontribusi kesadaran remaja putri untuk mengurangi risiko terjadinya kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi pengetahuan dan sikap tentang SADARI oleh remaja putri. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Lokasi penelitian di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Banyaknya populasi 163 responden dan jumlah sampel 68 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu Probability Sampling. Dengan pengambilan sampel secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini angket, dan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah univariat dan analisis bivariat, dengan Wilcoxon. Hasil yang diperoleh metode demonstrasi terhadap pengetahuan dengan nilai p value (0,00) dan metode demonstrasi terhadap sikap dengan nilai p value (0,00) Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan metode demonstrasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Harapannya, remaja putri memahami dan memiliki pengetahuan serta sikap yang baik dalam melakukan SADARI dan untuk institut pendidikan menjadikan dan menambah wawasan terkait pentingnya SADARI.
Open Accessmetode demonstrasi, pengetahuan, sikap, remaja putri, SADARI
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Data WHO menunjukkan bahwa kanker payudara menjadi masalah kesehatan global tercatat 2,3 juta kasus di tahun 2020 dan proyeksi peningkatan di tahun 2040. Untuk meningkatkan kewaspadaan perlu di berikan edukasi pendidikan kesehatan. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan SADARI pada remaja putri di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah remaja putri kelas VIII di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yaitu 84 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil: Penelitian uji statistik paired sample t-test didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang SADARI dengan p-value 0,000 dimana p < 0,05 yang artinya Ha = gagal ditolak. Kesimpulan: Adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan (SADARI) pada remaja putri di SMPS IT Insan Kamil Cikarang Utara tahun 2024.
Open AccessPendidikan Kesehatan, Video, Pengetahuan, SADARI, Remaja Putri
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan: Dismenore merupakan rasa sakit atau ketidak nyamanan di bagian bawah perut yang dirasakan oleh wanita sebelum, selama menstruasi. Ada dua cara meringankan nyeri dismenore, pertama terapi dengan mengkonsumsi obat dan yang kedua terapi tanpa mengkonsumsi obat. Terapi tanpa mengkonsumsi obat bisa dengan cara relaksasi dan olahraga senam dismenore. Senam dismenore bisa memberikan kenyamanan pada otot sekitar pinggang, perut, dan panggul. Jika dilakukan terus menerus dengan teratur, juga dapat menyebabkan perasaan nyaman secara bertahap. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh senam dismenore terhadap nyeri dismenore pada remaja putri di MTS Alwathoniyah 55 Karang Bahagia. Metode: Menerapkan metode kuantitatif dan menggunakan desain quasy eksperiment one group pretest-postest. Subjek penelitian ini remaja putri sedang menderita dismenore berjumlah 30 responden. Hasil: Berdasarkan temuan penelitian, usia rata-rata responden yaitu 14 tahun. Mayoritas responden mengalami nyeri sebelum dengan intensitas sedang dengan presentase 60%, Sementara itu, dalam pengukuran sesudah, umumnya responden mendapat penurunan nyeri dismenore menjadi nyeri ringan presentase 70%, Selanjtnya, terdapat pula kenaikan jumlah responden yang tidak merasakan nyeri dengan presentase 20% dari 0%. Bersumber hasil penelitian wilcoxon didapatkan nilai p value= 0,000(p<0,05) bermakna ada pengaruh senam dismenore pada penurunan nyeri dismenore. Diharapkan pada wanita sedang dismenore untuk melakukan olahraga ringan untuk mengurangi dismenore.
Open AccessNyeri dismenore, Remaja Putri, Senam dismenore
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Penelitian dengan pendekatan cross sectional telah dilaksanakan
untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap persepsi
remaja putri mengenai body image di SMAN 2 Cikarang Pusat. Telah diketahui
bahwa para remaja putri cenderung membatasi asupan makanan mereka dan
seringkali menetapkan makanan tertentu sebagai pantangan, hal ini dilakukan karena
perhatian mereka yang besar terhadap bentuk tubuh. Subyek dan Metode: Teknik
sampling yaitu random sampling, alat pengumpulan data yaitu kuesioner dengan
kriteria inklusi dan kriteria ekslusi. Populasinya seluruh siswi di SMAN 2 Cikarang
Pusat sebanyak 488 siswi dengan sampel sebagian dari populasi faktor yang mempengaruhi terjadinya body image pada siswi tersebut. Variabel independen:
karakteristik, status gizi, ketersediaan pangan di rumah, pola makan, kebiasaan
sarapan, dan pengetahuan. Variabel dependen: Body Image. Penelitian ini dijalankan
antara tanggal 1 hingga 19 Juli 2024, berlokasi di SMAN 2 Cikarang Pusat. Dalam
rangka menilai normalitas data, digunakan metode uji Shapiro Wilk sebagai
instrumen yang paling fundamental dalam penelitian ini. Proses ini melibatkan
pembuatan grafik distribusi frekuensi berdasarkan skor yang diperoleh. Proses
pengolahan data meliputi tahapan editing, coding, tabulating, entry, serta cleaning.
Analisis yang dilakukan mencakup teknik analisis univariat dan bivariat. Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan 85 responden siswi di SMAN 2 Cikarang Pusat,
52,9% pada kelompok usia 16-18 tahun. Status gizi responden menunjukkan 72,9%
normal. Analisis hubungan pendidikan orang tua menunjukkan hubungan signifikan
dengan body image remaja (p-value = 0,033). Kesimpulan: Tidak ada hubungan
signifikan antara uang saku dan body image namun pendidikan orangtua dan
pengetahuan gizi menunjukkan hubungan signifikan dengan body image.
Open AccessBody Image, pendidikan orang tua, remaja putri, status gizi, uang saku
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Dismenore primer merupakan suatu kondisi di mana individu merasakan nyeri pada
saart siklus menstruasi, remaja menjadi salah satu kelompok usia yang mengalami dismenore karena banyak diantara mereka jarang melakukan aktivitas seperti rutin berolahraga. Berdasarkan hasil studi pendahuluan didapatkan lebih dari 90% siswi SMAN 1 Pebayuran mengalami dismenore primer. Subjek dan Metode: menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional, dilakukan di SMAN 1 Pebayuran dengan populasi 344 siswi. Pada penelitian ini menggunakan 185 sampel dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu rutinitas olahraga dan variabel dependen yaitu kejadian dismenore primer. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner pada rutinitas olahraga dan kejadian dismenore primer. Hasil Penelitian : Distribusi kejadian dismenore primer pada siswi paling banyak ditemukan yaitu “terjadi” sebanyak 173 reponden (93,5%) dan untuk distribusi rutinitas olahraga yang paling banyak ditemukan yaitu melakukan olahraga dengan intensitas “jarang” sebanyak 170 responden (91,9%). Hasil penelitian menggunakan uji ChiSquare didapatkan p value 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak sehingga terdapat hubungan antara rutinitas olahraga dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan : dismenore atau nyeri haid dapat dialami seluruh kelompok usia, namun pada penderita dismenore primer sering di temukan pada usia remaja. Pada penelitian ini yang usia pertengahan atau remaja dengan rentang 14-17 tahun yang menjadi bagian dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara rutinitas olahraga
dengan kejadian dismenore primer pada usia pertengahan remaja putri di SMAN 1 Pebayuran.
Open AccessRutinitas Olahraga, Remaja Putri, Kejadian Dismenore Primer
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan : Fenomena saat ini berdasarkan data survei World Health Organization (WHO) di berbagai negara, remaja putri mempunyai permasalahan terhadap reproduksinya salah satunya pruritus vulvae, sedangkan data statistik di Indonesia dari 43,3 juta jiwa remaja putri mengalami pruritus vulvae karena menstrual hygiene buruk.
Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene organ reproduksi eksterna pada remaja putri di SMAN 3 Cikarang Utara tahun 2023. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel yang di tentukan pada saat penelitian dilakukan sebanyak 81 orang siswi SMAN 3 Cikarang Utara Tahun 2023. Analisis
yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil : analisis bivariat ada hubungan pengetahuan P-Value 0,000, sikap P-Value 0,011, keterpaparan informasi P-Value 0,009, dukungan keluarga P-Value 0,007, menarche P-Value 0,018, dan BMI P-Value 0,017 dengan perilaku perawatan remaja putri terhadap personal hygiene organ reproduksi eksterna wanita yaitu semua nilai P-Value = P<a 0,05.
Kesimpulan : ada hubungan bebas pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, dukungan keluara, menarche dan BMI dengan perilaku perawatan remaja putri terhadap personal hygiene organ reproduksi eksterna wanita di SMAN 3 Cikarang Utara tahun 2023. Saran penelitian ini diharapkan remaja putri dapat meningkatkan semangat belajar dalam menambah pengetahuan dan pemahaman tentang perawatan organ reproduksi eksterna dalam personal hygiene.
Open AccessPengetahuan, Remaja Putri, Personal Hygiene
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Dampak perineal hygiene yang kurang baik yang sering terjadi adalah keputihan (Fluor
Albus), karena tidak memperhatikan kelembaban serta kurangnya menjaga kebersihan area
genitalia dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan setelah BAB dan BAK juga hal ini
dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan tangan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui
pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang perineal hygiene saat
menstruasi. Pada penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X, XI, dan kelas XII. Metode
pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling yaitu peneliti mengambil responden
yang memenuhi kriteria, secara acak yaitu jumlah sampel yaitu 321 responden. Instrument
pengumpulan data dengan data primer, analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariate
dengan uji Wilcoxon test. Hasil uji uji Wilcoxon yang diperoleh yaitu P value 0,000, dimana nilai P
< 0,05, yang berarti adanya pengaruh pemberian media audio visual tentang perineal hygiene saat
menstruasi pada remaja. Diharapkan dari pihak sekolah adanya mata pelajaran tentang kesehatan
reproduksi perineal hygiene saat menstruasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
remaja purti tentang menjaga Kesehatan reproduksi Wanita.
Open AccessMedia Audio Visual, Remaja Putri, Perineal Hygiene, Menstruasi
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Kejadian FAM pada remaja dapat dideteksi secara dini dengan cara yang mudah dan
murah melalui pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Edukasi untuk mensosialisasikan
SADARI pada remaja perlu dilakukan menggunakan berbagai metode diantaranya berupa ceramah,
roleplay atau media video. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Faktor-faktor yang
berhubungan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada Remaja putri. Penelitian ini
adalah survey analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XII di SMAN 1 Sukatani sebanyak 208 orang.
Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (P =
0,290), sumber informasi (p = 0,627 ) dukungan keluarga (P = 0,734) tidak memiliki hubungan
bermakna, dengan SADARI.. Tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan, sumber
informasi dan dukungan keluarga dengan SADARI. Adapun variabel yang berhubungan dengan
SADARI yaitu sikap dengan nilai (p = 0,040 ) dengan nilai Odds Ratio (OR) 3,980. Diharapkan
pengetahuan dengan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada remaja dapat dijadikan
acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intesif pada remaja. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pembuka wawasan yang lebih luas mengenai ilmu kebidanan dan khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi.
Open AccessSadari, Remaja Putri
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Infeksi genitalia diakibatkan perilaku vulva hygiene yang buruk. Indonesia terdapat 20.783 kasus gangguan reproduksi diakibatkan buruknya perilaku vulva hygiene. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Karawang tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan cross sectional. Sampel penelitian 260 siswi dengan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa data univariat, bivariat dan uji chi square. Hasil Analisa bivariat variabel pengetahuan p value= 0.00, OR= 109.61, sarana prasarana p value= 0.00, OR= 18.86, sumber infromasi p value= 0.00, OR=100.5, dukungan keluarga p value=0.00, OR= 61.72, peran teman sebaya p value=0.00 , OR= 32.4. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, dan peran teman sebaya dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Diharapkan remaja putri menjalankan perilaku vulva hygiene yang baik saat menstruasi.
Open AccessVulva hygiene, remaja putri, menstruasi , pengetahuan, sarana prasarana, sumber informasi, dukungan keluarga, peran teman sebaya
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Remaja yang mengalami keputihan ini banyak yang belum mengetahui tentang masalah
keputihan. Masalah rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi menjadi urutan yang
pertama. Keputihan sering dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita apalagi
remaja. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
pengetahuan remaja tentang keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX . Penelitian ini adalah
survey observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswi kelas IX SMPN 1 Sukawangi, dengan total sampel, sebanyak 137 orang. Instrument
pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate
dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sumber informasi (P = 0,000)
dan pendidikan ibu (P = 0,000) memiliki hubungan bermakna dengan pengetahuan remaja tentang
keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX. Terdapat hubungan bermakna antara sumber
informasi dan pendidikan ibu pengetahuan, pekerjaan, paritas, umur dan dukungan keluarga
dengan pengetahuan remaja tentang keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX. Disarankan pada
pihak sekolah untuk memberikan informasi kepada siswi melalui mata pelajaran biologi mengenai
kesehatan reproduksi khususnya tentang keputihan dan meningkatkan peran guru dalam upaya
pencegahan keputihan meliputi hygiene genitalis
Open AccessPengetahuan, Remaja Putri, Keputihan
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan : WHO melaporkan prevalensi anemia pada remaja putri di negara berkembang sekitar 53,7 % dari semua remaja putri. Di India anemia pada remaja putri sebesar 45 % di Indonesia sebesar 32%. Proporsi anemia pada perempuan 27,2 % lebih besar dibanding laki-laki 20,3%. Kejadian anemia pada remaja putri mengalami peningkatan dari 37,1% menjadi 48,9% (Riskesdas, 2018). Di Indonesia sekitar 12 % remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan mengalami anemia defisiensi zat besi (Kemenkes, 2021). Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan orangtua, pengetahuan, status gizi, pola makan dan pola menstruasi berhubungan dengan kejadian anemia.
Metode : Desain penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang menilai hubungan dan menekankan waktu pengukuran data observasi dan variabel secara stimulant. Populasi dalam penelitian ini adalah 148 remaja putri. Teknik pengambilan sampel secara probability sampling dengan cara pengambilan proportional random sampling, total sampling sebanyak 108 orang remaja putri. Instrumen yang di gunakan yaitu kuisioner, data di analisa menggunakan uji chi-square.
Hasil : Menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Cibitung Tahun 2023 adalah pendidikan orangtua (0,032), pengetahuan (0,008), status gizi (0,026), pola makan (0,007), pola menstruasi (0,010). Kesimpulan : Dari 5 variabel yang diteliti semuanya ada hubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Saran peneliti untuk remaja putri diharapkan memperluas wawasan mengenai anemia dan rajin mengkonsumsi makanan yang bergizi. Bagi SMAN 2 Cibitung diharapkan untuk selalu memberikan edukasi mengenai anemia dan berkolaborasi dengan puskesmas setempat untuk memberikan Tablet Tambah Darah secara rutin kepada remaja putri.
Open AccessFaktor – faktor, Anemia, Remaja putri
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Salah satu ciri pubertas pada remaja putri adalah menstruasi. Menstruasi suatu khodrat wanita yaitu keluarnya darah secara periodik dari rahim yang terjadi setiap bulan selama masa reproduksi aktif seorang wanita. Siklus haid terjadi secara teratur setiap bulan dengan durasi normal 28 hari, sedangkan siklus haid berlangsung 3 sampai 7 hari. Semua wanita mengharapkan menstruasi yang normal, namun pada kenyataannya kebanyakan dari mereka mengalami nyeri saat menstruasi. Dysmenorrhea yaitu nyeri perut bagian bawah atau kram menjelang haid yang berlangsung selama 2-3 hari dan dimulai satu hari sebelum haid. Metode: Metode penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis kuantitatif dengan metode univariat dan bivariat (spearman rho) sehingga penelitian ini menggunakan instrument peninjauan dengan menyebarkan kuesioner. Hasil: Uji korelasi ini menggunakan Spearman Rho. Hasil uji hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore didapatkan nilai r hitung -0,208 dengan nilai signifikasi 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa nilai r hitung < 0,001 yang artinya terdapat hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore. Nilai signifikasi < 0,050 (0,001 < 0,050) terdapat hubungan. Koefisien korelasi (r tabel) -0,208 bernilai negatif dan masuk hubungan rendah. Kesimpulan: ada hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore.
Open AccessDysmenorrhea, remaja putri, swamedikasi, analgesik
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Masalah pokok kesehatan yang timbul di remaja putri adalah kurangnya asupan nutrisi sebagai penyebab anemia kekurangan zat besi yang berakibat pada status gizi remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma terhadap kadar hemoglobin. Jenis penelitian yang digunakan eksperimental dengan adanya perlakuan atau intervensi. Dengan populasi seluruh siswi kelas X, IX, dan XII di Sekolah menengah kejuruan Negeri 1 Setu, yang berjumlah 536 siswi. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus minimal sampel size dan jumlah sampel yang diambil 82 orang. Analisis data pada menggunakan uji parametric dengan analisis paired t-Test. Hasil penelitian uji statistic paired sampel T-test didapatkan p-value sebesar 0,000 dengan nilai korelasi sebesar 0,991. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada siswi di Sekolah menengah kejuruan negeri 1 Setu.
Open AccessKurma, Kadar Hemoglobin, Remaja Putri
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN Skripsi, Agustus 2023 Dila Padilah 121050043 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DI SMK MITRA KARYA RENGASDENGKLOK TAHUN 2023 XII CHAPTER + 51 HALAMAN + 11 TABEL + 12 LAMPIRAN ABSTRAK Latar Belakang : Anemia adalah jumlah sel darah merah, atau konsentrasi pembawa oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh yaitu dibawah 12 g/dl, Anemia pada remaja dapat memperlambat pertumbuhan fisik, dan juga menyebabkan masalah perilaku serta emosional. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode: Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023 dengan populasi yaitu siswi SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode pengambilan sampel dengan metode total sampling berjumlah 100 siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner, Analisis data menggunakan Chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui nilai analisis p-value 0,32 (0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil analisis p-value 0,012 (0,05) ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, hasil uji analisis p-value 0,086 (0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Kesimpulan : Ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia, ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Bahan bacaan : 29 Jurnal, 4 Buku (2017-2022) Kata Kunci : Pengetahuan Anemia, Sumber informasi, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, Remaja putri SUHERMAN MEDICAL UNIVERSITY GRADUATE PROGRAM OF MIDWIFERY Thesis, August 2023 Dila Padilah 121050043 FACTORS RELATED TO YOUTH WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT ANEMIA AT MITRA KARYA RENGASDENGKLOK VOCATIONAL SCHOOL, 2023 XII CHAPTER + 51 PAGES + 11 TABLES + 12 APPENDICES ABSTRACT Background: Anemia is the number of red blood cells, or the concentration of oxygen carriers in the blood (Hb) that is insufficient for the body's physiological needs, namely below 12 g/dl. Anemia in adolescents can slow down physical growth, and also cause behavioral and emotional problems. The aim of this research is to determine the factors related to young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Method: This research is quantitative analytical with a cross sectional design. The research was carried out in May 2023 with the population being female students at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. The sampling method was a total sampling method of 100 female students. The data is primary data using an instrument, namely a questionnaire. Data analysis uses Chi-square. Results: Based on the results of the chi-square test, it is known that the p-value analysis value is 0.32 (0.05), there is a significant relationship between the source of information and the knowledge of young women about anemia, the p-value analysis result is 0.012 (0.05) there is There is a significant relationship between family support and young women's knowledge about anemia. The results of the p-value analysis test are 0.086 (0.05). There is a significant relationship between support from health workers and young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Conclusion: There is a relationship between information sources and young women's knowledge about anemia, there is a relationship between family support and young women's knowledge about anemia, there is a relationship between support from health workers and young women's knowledge about anemia at Mitra Karya Rengasdengklok Vocational School. Reading Materials: 29 Journals, 4 Books (2017-2022) Keywords: Knowledge of Anemia, Sources of information, Family support, Support from health workers, Adolescent girl
Open AccessKata Kunci : Pengetahuan Anemia, Sumber informasi, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan, Remaja putri
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Remaja putri sering mengalami gangguan menstruasi, yang umumnya sering terjadi ialah siklus menstruasi yang tidak normal. Data Riskesdas (2018) menyatakan sebanyak 13,7% mengalami masalah mesntruasi. Dampak dari tidak teraturnya siklus menstruasi ialah tidak normalnya kadar HB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan kadar HB pada remaja putri di SMK Sentra Medika. Metode Penelitian: deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga September 2023. Populasi pada penelitian ini seluruh siswi SMK Sentra Medika dengan jumlah sampel sebanyak 91 siswi. Uji analisis menggunakan uji chi square dengan instrument kuesioner dan test kadar HB. Hasil Penelitian: mayoritas siswi memiliki siklus menstruasi normal sejumlah 46 siswi (50,5%), Siswi dengan kadar hemoglobin normal sebanyak 51 siswi (56,0%). Uji analisis chi-square menunjukan nilai p-value
0,00 (<0,05) artinya terdapat hubungan siklus menstruasi dengan kadar HB pada remaja putri di SMK Sentra Medika. Kesimpulan: Adanya Hubungan siklus menstruasi dengan kadar HB pada remaja putri di SMK Sentra Medika. Saran : diharapkan dapat menjadi referensi materi mengenai siklus menstruasi dan kadar hemoglobin bagi siswi, peneliti ataupun pembaca lainnya, Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang telah ada.
Open AccessKadar HB, Remaja Putri, Siklus Menstruasi