Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

44 hasil
Penulis: Yulidian Nurpratiwi

Pengaruh Permainan Ular Tangga Dengan Pendekatan Peer Group Terhadap Pengetahuan Penularan dan Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Kelas XI di SMAN 1 Sukakarya Tahun 2026

Book2026Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang :HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada remaja usia 15-24 tahun yang berisiko. Rendahnya pengetahuan tentang penularan dan pencegahan HIV/AIDS dapat menodorong perilaku berisiko. sehingga diperlukan pendekatan inovatif seperti permainan ular tangga berbasis peer group Tujuan: Menganalisis pengaruh permainan ular tangga dengan pendekatan peer group terhadap pengetahuan remaja tentang penularan dan pencegahan HIV/AIDS di SMAN 1 Sukakarya Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretestposttest pada 78 responden. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan instrumen kuesioner HIV-KQ-18. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (60,3%). Setelah intervensi, kategori baik meningkat menjadi 39,7 dan kategori kurang menurun menjadi 6,4%. Uji Statistik menunjukkan p value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Permainan ular tangga berbasis peer group efektif meningktkan pengetahuan remaja tentang penularan dan pencegahan HIV/AIDS. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan dapat menggunakan permainan edukatif berbasis peer group sebagai alternatif pembelajaran kesehatan bagi remaja.

Open AccessHIV/AIDS, Permainan Ular Tangga, Peer Group, Pengetahuan, Remaja
oai:ais:library-item:27750Lihat detail

Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik Dengan Kejaian Anemia Pada Siswi SMK Swasta Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi

Book2026Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada remaja putri. Remaja putri rentan mengalami anemia karena menstruasi rutin setiap bulan serta berada pada masa pertumbuhan yang meningkatkan kebutuhan zat besi. Selain faktor gizi, anemia juga dapat dipengaruhi oleh faktor perilaku seperti kualitas tidur dan aktivitas fisik. Tujuan : penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada siswi SMKS Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 80 siswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), dan status anemia ditentukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat HemoCue. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa 45 siswi (56,3%) mengalami anemia. Kesimpulan : tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia (p=0,778), sedangkan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian anemia (p=0,001)

Open AccessAnemia, aktivitas fisik, kualitas tidur, remaja putri
oai:ais:library-item:27749Lihat detail

Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan di Desa Tanahbaru Tahun 2025

Book2026Koleksi Perpustakaan

Pemberian ASI optimal sangat penting bagi tumbuh kembang bayi, namun masih banyak ibu mengalami produksi ASI tidak lancar. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa galaktagog yang berpotensi meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan di Desa Tanahbaru Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan total sampling sebanyak 20 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan produksi ASI setelah pemberian rebusan daun kelor dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa rebusan daun kelor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI. Temuan ini diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis dan bahan edukasi bagi tenaga kesehatan dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif.

Open AccessProduksi ASI, Rebusan Daun Kelor, Ibu Menyusui
oai:ais:library-item:27745Lihat detail

Hubungan Dukungan Ibu Dengan Kesiapan Remaja Putri Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas VI di SDN Cileduk 03 Kabupaten Bekasi

Book2026Koleksi Perpustakaan

Masa remaja adalah periode transisi perkembangan dari masa anak-anak menuju dewasa,.yang ditandai dengan mulai berfungsinya organ reproduksi. Pada remaja putri, salah satu tandanya adalah menstruasi. Ketidaksiapan remaja.putri ketika menghadapi.menarche dapat dipengaruhi.oleh beberapa faktor, diantaranya keterbatasan informasi serta kurangnya dukungan dari ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui.hubungan dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche pada siswi di SDN Ciledug 03. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional menggunakan desain penelitian korelasional. sampel pada penelitian ini sebanyak 72 siswi yang dihitung menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dukungan ibu dan kesiapan remaja menghadapi menarche. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Universitas Medika Suherman (No;005215/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2025). Data dianalisis menggunakan uji spearman rank test didapatkan hasil signifikansi atau sig-2 tailed 0,000<0,05 yang berarti adanya hubungan antara Dukungan Ibu Dengan Kesiapan Remaja Putri Menghadapi Menarche dengan arah hubungan positif serta kekuatan hubungan 0,699 yang dapat diartikan hubungan kuat. Diharapkan remaja putri dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi menarche, sementara ibu diharapkan memberikan dukungan dan informasi yang tepat guna mendukung kesiapan remaja.

Open AccessDukungan Ibu, Kesiapan Remaja, Menarche
oai:ais:library-item:27691Lihat detail

Hubungan Tingkat Stres Dengan Keparahan Gejala Premenstrual Syndrome (PMS) Pada Siswi SMA Negeri 1 Cikarang Utara

Book2026Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Premenstrual syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala yang muncul 2–14 hari sebelum menstruasi dan dialami sekitar 90% perempuan usia reproduktif. Salah satu faktor yang memengaruhi PMS adalah stres, terutama pada remaja putri SMA yang rentan mengalami tekanan akademik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan keparahan gejala PMS pada siswi SMA Negeri 1 Cikarang Utara. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain penelitian analitik korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 282 siswi dihitung menggunakan rumus slovin dengan teknik sampling proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner DASS-Y dan SPAF. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Universitas Medika Suherman (No: 005143/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2025). Hasil: Uji korelasi Spearman diperoleh nilai sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan correlation coeffisien sebesar 0,555. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dengan keparahan gejala PMS pada siswi SMA Negeri 1 Cikarang Utara dengan kategori kekuatan hubungan kuat dan arah positif. Saran: Remaja putri diharapkan dapat memahami hubungan tingkat stres dengan keparahan gelaja PMS, sehingga mampu mengendalikan stres dan mengatur gaya hidup sehat, sedangkan peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel kondisi fisik dan gaya hidup dengan metode lebih beragam untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.

Open AccessTingkat Stres, Premenstrual Syndrome, Remaja Putri
oai:ais:library-item:27690Lihat detail

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Payudara di RS Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bogor

Book2025Koleksi Perpustakaan

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang berkembang pada jaringan payudara, dengan prevalensi kematian didunia yang disebabkan kanker payudara menurut data World Health Organization 670.000, di Indonesia rata-rata kematian 17/100.000, jawa barat 594 kasus kanker payudara, Dinas Kesehatan Kota Bogor didapatkan 367 kasus, kanker payudara di tahun 2023, sedangkan di RS Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bogor naik sekitar 460 kasus dari bulan Januari sampai Oktober 2024. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisa faktor-faktor yang berhubungan Dengan Stadium Kanker payudara Di RS Sentra Medika Cibinong. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, desainnya korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien kanker payudara sebanyak 152 responden dan sampel nya sebanyak 60 responden dengan teknik pengambilan sampel Non-Probability purposive sampling dan retrospektif. Hasil analisa uji korelasi Spearman’s rho, menunjukkan nilai p value pada faktor Riwayat Menyusui (Spearman’s rho = 0.698, p-value = 0,000), Kontrasepsi Hormonal (Spearman’s rho =0.689, p-value = 0,000 ), Riwayat Keluarga (Spearman’s rho =0,885, p-value = 0,000), Usia(Spearman”s rho=0.883,p-value=0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh Variabel yang diteliti tersebut terdapat hubungan signifikan Dengan Stadium Kanker payudara di RSSM Cibinong. Diharapkan dengan penelitian ini, dapat memberikan manfaat dalam menyediakan fasilitas pemeriksaan kanker payudara yang lebih mudah diakses oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani. Selain itu, peningkatan pelatihan bagi tenaga medis tentang cara deteksi dini dan penanganan kanker payudara juga sangat penting.

Open AccessHormon, Kanker Payudara,Usia, Riwayat,Radiasi
oai:ais:library-item:26549Lihat detail

Pengaruh Mengonsumsi Extrak Carian Stevia (Steviol Glycosides) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Umum X Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi akibat gangguan produksi insulin. Prevalensi global DM pada 2021 mencapai 10,5% dan diproyeksikan meningkat menjadi 12,2% pada 2045. Di Indonesia, prevalensi DM pada 2021 tercatat sebesar 10,8% atau sekitar 19,5 juta kasus, sementara di Kabupaten Bekasi, prevalensi DMT2 pada 2022 mencapai 8,04% per 100 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsumsi ekstrak Stevia (Steviol Glycosides) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DMT2. Metode penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan two group pre-post design, melibatkan 76 pasien DMT2 yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan ekstrak Stevia dan kelompok kontrol tanpa perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebelum intervensi, terdapat perbedaan signifikan kadar gula darah antara kedua kelompok (p 0,000), dengan kadar gula darah kelompok intervensi lebih tinggi. Setelah intervensi, konsumsi ekstrak Stevia terbukti secara signifikan menurunkan kadar gula darah dibandingkan kelompok kontrol (p 0,023). Kesimpulan penelitian ini adalah konsumsi ekstrak Stevia berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DMT2, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer dalam manajemen DMT2 di masyarakat.

Open AccessKata kunci: Diabetes Melitus, Ekstrak Stevia, Kadar Gula Darah.
oai:ais:library-item:26559Lihat detail

Hubungan Konsumsi Makanan UPF (Ultra Processed Food) Tingkat Stress, Kualitas Hidup Dengan Kejadian Pasien CKD (Chronic Kidney Desease) di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak

Book2025Koleksi Perpustakaan

Chronic Kidney Desease (CKD) merupakan kerusakan ginjal, baik fungsional maupun struktural yang sudah berlangsung selama 3 bulan atau lebih dan bersifat progresif atau semakin memburuk seiring berjalannya waktu, dengan prevalensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak 3,49%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi UPF, tingkat stres, kualitas hidup dengan pasien CKD. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien CKD dari grade 1-5 dengan jumlah 121 responden, dan jumlah sampel sebanyak 93 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner FFQ (Food Frequency Questionnaire), PSS (Perceived Stress Scale) dan WHOQOL (World Health Organization Quality of Life). Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden laki-laki berusia 40-60 tahun dengan pendidikan terakhir perguruan tinggi, dimana sebagian besar mengonsumsi UPF secara berlebihan dan memiliki tingkat stres rendah, namun kualitas hidup mereka dinilai buruk. Hasil analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square dengan p-value <0,05 artinya terdapat hubungan konsumsi UPF (p-value 0,016), tingkat stres (p-value 0,044) dengan pasien CKD. Namun, tidak ditemukan hubungan antara kualitas hidup dengan grade pada pasien CKD di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak. Saran untuk penelitian selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan penelitian yang berlangsung dalam waktu yang panjang serta menyertakan data biokimia untuk mendapatkan hasil analisis yang lebih lengkap.

Open AccessCKD, Kualitas hidup, Tingkat stres, UPF.
oai:ais:library-item:26566Lihat detail

Hubungan Kepatuhan Tranfusi Darah Terhadap Peningkatan Feritin Pada Pasien Thalasemia Mayor di Unit Thalasemia RS Sentra Medika Cikarang

Book2025Koleksi Perpustakaan

Permasalahan: Thalasemia mayor adalah penyakit kronis yang mempunyai kelainan perkembangan sel darah merah yang menyebabkan usia sel darah merah kurang dari 120 hari. Penderita thalasemia mayor harus melakukan tranfusi darah secara rutin namun akan berakibat meningkatnya zat besi dalam tubuh di tandai dengan hasil pemeriksaan feritin yang tinggi. Kadar feritin kurang dari 1000 ng/ml tidak beresiko dibanding kadar feritin lebih dari 1000 ng/ml yang beresiko terjadinya siderosis pada hati. Tujuan: untuk menganalisa hubungan kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan feritin pada pasien thalasemia mayor di unit thalasemia RS Sentra Medika Cikarang. Metode: yang digunakan adalah perhitungan kuantitatif dengan dengan pendekatan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Unit Thalasemia RS Sentra Medika Cikarang dengan populasi dalam penelitian ini pada anak dan remaja sebanyak 64 responden menggunakan tekhnik total sampling. Dengan menggunakan lembar observasi data rekam medis hasil pemeriksaan feritin dan kunjungan tranfusi darah. Hasil: Hasil analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan feritin pada pasien thalasemia mayor didapat p-value = 0,039 ( < nilai a = 0,05 ). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan feritin pada pasien thalasemia mayor di unit thalassemia RS Sentra Medika Cikarang. Saran : Untuk pelayanan diharapkan hasil penelitian ini dapat menngkatkan pelayanan kepada pasien dan orang tua penderita thalasemia.

Open AccessFeritin, Kepatuhan tranfusi, Thalassemia mayor
oai:ais:library-item:26577Lihat detail

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Ketuban Pecah Dini (KPD) di Puskesmas Tambelang

Book2025Koleksi Perpustakaan

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pendidikan kesehatan metode audio visual tentang pencegahan KPD terhadap pengetahuan Ibu Hamil. Metode penelitian yang digunakan ialah pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 135 responden pada ibu hamil, sampel yang digunakan sebanyak 57 responden pada ibu hamil, menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian pre test menunjukan bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 57,9%, Sedangkan hasil post test ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 93%, dengan nilai P value 0,000 < 0,05, menunjukan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan KPD. Dengan adanya penelitian ini diharapkan berkembangnya tingkat pelayanan dibidang keperawatan maternitas khususnya dalam mencegah terjadinya KPD pada ibu hamil secara dini.

Open AccessIbu Hamil; Ketuban Pecah Dini; Pendidikan Kesehatan,; Pengetahuan
oai:ais:library-item:26516Lihat detail

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Trimester III di RS Cikarang Medika Kabupaten Bekasi

Book2025Koleksi Perpustakaan

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), edema, serta proteinuria. Prevalensi data preeklamsia pada ibu hamil di Indonesia terdapat 128.273 pertahun nya. Secara global preeklamsia juga merupakan suatu masalah, 10% wanita hamil di seluruh dunia menderita preeklamsia, yang terus menjadi perhatian dan menjadi penyebab di balik 500.000 kematian bayi baru lahir serta 76.000 kematian ibu tiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling yaitu ibu hamil yang datang kepoli kebidanan. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia ibu (<20 tahun atau >35 tahun), obesitas, konsumsi junk food yang tinggi, riwayat preeklamsia, riwayat DM, kehamilan gemelli, serta kunjungan ANC memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian preeklamsia (p < 0,05) dapat simpulkan bahwa faktor utama yang berkontribusi terhadap kejadian preeklamsia meliputi usia ibu, obesitas, pola konsumsi junk food, riwayat preeklamsia, riwayat DM, kehamilan gemelli, dan kunjungan ANC. Disarankan upaya peningkatan edukasi kesehatan bagi ibu hamil guna mencegah preeklamsia, terutama melalui penerapan pola makan sehat, pengelolaan berat badan yang optimal, serta penanganan penyakit penyerta secara efektif.

Open AccessDiabetes, Junkfood, Obesitas, gemellie, Preeklamsia.
oai:ais:library-item:26535Lihat detail