Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan fisiologis yang umum
terjadi pada trimester pertama kehamilan, dengan prevalensi 70–80% pada ibu
hamil. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, menurunkan
asupan nutrisi, hingga berdampak pada pertumbuhan janin. Akupresur Titik P6 pada
titik Pericardium 6 (P6) merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman
dan alami untuk mengurangi gejala tersebut. Tujuan Penelitian : Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh Akupresur Titik P6 terhadap mual dan muntah pada
ibu hamil trimester pertama. Metode : Penelitian menggunakan desain praeksperimental
one-group pretest-posttest yang dilakukan di TPMB Bidan Siska,
Bekasi, pada bulan Mei–Juni 2025. Sampel sebanyak 38 ibu hamil trimester pertama
yang mengalami mual muntah dipilih dengan teknik total sampling. Variabel
independen adalah Akupresur Titik P6, sedangkan variabel dependen adalah tingkat
mual muntah yang diukur dengan kuesioner PUQE (Pregnancy-Unique
Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi
normal (P <0,05). Hasil : Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami
mual muntah sedang (76,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas bergeser
menjadi mual muntah ringan (71,1%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat
penurunan signifikan keluhan setelah Akupresur Titik P6 (mean rank=10,00;
p=0,000; 95% CI). Kesimpulan : Akupresur Titik P6 terbukti berpengaruh
signifikan dalam menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama,
sehingga dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman untuk
meningkatkan kenyamanan ibu hamil.
Open AccessAkupresur Titik P6, Mual Muntah, Trimester pertama, Kehamilan
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Menurut (WHO) terdapat 2,7 juta kasus rupture perineum pada ibu bersalin, diperkirakan akan mencapai 6,3 juta ditahun 2050. Di Asia rupture perineum dalam masyarakat tercatat 50% dari kejadian rupture perineum di dunia yang menunjukkan bahwa masalah ini memerlukan perhatian lebih. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Rupture Perineum Pada Ibu Bersalin di TPMB Silvy Kusmiran Amd.Keb Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dari bulan Januari - Desember 2024 sebanyak 86 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Hasil penelitian di ketahui bahwa dari hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,003 < α (0,05), artinya ada hubungan paritas dengan rupture perineum. hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,063 < α (0,05), artinya ada hubungan umur ibu dengan ruptur perineum. hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,004 < α (0,05), artinya ada hubungan jarak kehamilan dengan ruptur perineum. hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,031 < α (0,05), artinya ada hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum di TPMB Silvy Kusmiran Amd.Keb Tahun 2024. Hasil penelitian ini bertujuan sebagai masukan kepada bidan dilingkungan sekitar untuk memberikan asuhan kebidanan yang bermanfaat dan mengurangi dampak terjadinya ruptur perineum.
Open AccessParitas, Umur, Jarak Kehamilan, Berat Badan Bayi Lahir, Rupture Perineum
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah kesehatan global, salah satunya disebabkan keterlambatan deteksi tanda bahaya kehamilan. Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester II dan III di TPMB Jayanti Bekasi tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di TPMB Jayanti pada Mei 2025 dengan jumlah sampel 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara umur (p=0,004), pendidikan (p=0,002), pekerjaan (p=0,025), paritas (p=0,013), sumber informasi (p=0,003), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,006) dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester II dan III.
Kesimpulan: Faktor umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber informasi, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Perlunya intervensi edukasi lebih intensif dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
Open AccessPengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan, Ibu Hamil, Trimester II & III
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 2020, Berdasarkan data WHO menyatakan bahwa KPD di Indonesia sebanyak 65%, angka kejadian KPD di Jawa Barat sebanyak 230 kasus. Rencana strategi Nasional memperdayakan wanita, keluarga dan masyarakat melalui promosi kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di Sentra Medika Hospital Cikarang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Case Control adalah studi analitik yang menganalisis hubungan dengan menggunakan logika terbalik yaitu menentukan penyakit (Outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebab. Sampel berjumlah 528 ibu hamil yang mengalami KPD dan yang non KPD. Instrumen penelitian ini berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan dilihat dari nilai (p value <0,05) antara usia ibu (p=0,003), paritas (p=0,011), usia kehamilan (p=0,033), riwayat KPD (p=0,009), pekerja (p=0,003) dengan kejadian KPD di Sentra Medika Cikarang Tahun 2025. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, riwayat KPD dan pekerjaan.
Open AccessKetuban Pecah Dini (KPD), Usia Ibu, Paritas, Usia Kehamilan, Riwayat KPD, Pekerja.
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang umum di Indonesia dan menjadi faktor risiko berbagai komplikasi, seperti persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu. Kekurangan hemoglobin pada ibu hamil dapat dipengaruhi oleh asupan gizi yang kurang, kondisi fisiologis, dan faktor sosial ekonomi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang potensial adalah konsumsi jus kurma, karena kandungannya kaya zat besi, vitamin C, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kalangsari Karawang tahun 2025. Subyek dan Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu hamil anemia yang diambil dengan teknik purposive sampling. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah pemberian jus kurma selama 7 hari berturut-turut. Uji normalitas dilakukan dengan Shapiro-Wilk, sedangkan analisis perbedaan rata-rata menggunakan paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05 Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi adalah 8,87 g/dL dan meningkat menjadi 10,13 g/dL setelah intervensi. Hasil uji paired sample t-test menghasilkan p = 0,000 (<0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi jus kurma. Kesimpulannya: jus kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Disarankan tenaga kesehatan mempertimbangkan jus kurma sebagai intervensi tambahan dalam program penanggulangan anemia, sedangkan penelitian lanjutan diharapkan melibatkan jumlah sampel lebih besar, durasi intervensi lebih panjang, serta mempertimbangkan variabel lain seperti pola makan dan aktivitas fisik.
Open AccessAnemia, Ibu Hamil, Jus Kurma, Hemoglobin, Kehamilan
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Didalam kehamilan nyeri pada bagian pinggang adalah keluhan ibu hamil yang paling sering dikeluhkan, pada beberapa kondisi akan membaik dengan sendirinya namun lebih banyak ibu tetap merasa sangat tidak nyaman dengan keluhan ini. Di Indonesia prevalensi nyeri pinggang pada kehamilan dijumpai 49 %, 80 – 90 % ibu hamil yang mengalami nyeri pinggang mengatakan tidak melakukan usaha apapun untuk mengatasi / pun mengurangi keluhan tersebut. Yoga kehamilan memiliki manfaat baik secara fisiologis dan juga secara psikologis dalam mengurangi keluhan nyeri pinggang pada ibu hamil, hal itulah yang mendorong peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh yoga kehamilan terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Subyek dan metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan one group pre test - post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan data primer dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil trimester III di TPMB Bidan F yang telah memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengikuti kelas yoga kehamilan, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale dan uji statistik yang digunakan yaitu uji wilcoxon. Hasil Berdasarkan Uji wilcoxon nilai Sig (2-tailed) 0,00 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III sebelum dan sesudah melakukan yoga kehamilan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa yoga kehamilan secara signifikan dapat menurunkan skala nyeri pinggang pada kehamilan trimester III. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu yoga kehamilan memiliki pengaruh yang positif dan juga signifikan terhadap penurunan nyeri pinggang pada kehamilan trimester III di TPMB Bidan F Tahun 2024. Ibu hamil utamanya trimester III sebaiknya melakukan yoga kehamilan secara rutin untuk mengurangi keluhan nyeri pinggang yang dirasakan di masa kehamilan.
Open AccessYoga kehamilan, Nyeri pinggang
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Nyeri punggung bawah adalah salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil. Senam hamil dapat membantu meringankan nyeri punggung bawah yang dirasakan oleh ibu hamil karena melibatkan gerakan yang memperkuat otot perut, meningkatkan elastisitas otot dan ligamen di punggung, serta memberikan efek relaksasi, sehingga dapat mengurangi nyeri punggung bawah. Penelitian dilakukan di TPMB Syarifatun Nahria yang beralamat di Kp. Srengseng Rt 001 Rw 006 Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental design dengan rancangan one grup pretest posttest. Untuk sampel penelitian ini akan diambil sebanyak populasi yaitu 30 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah senam hamil. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III. Analisa univariat untuk mengetahui karakteristik ibu hamil . Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon yang bertujuan untuk melihat perbedaan penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester II dan III. Menurut uji statistic Wilcoxon didapatkan nilai Z sebesar -4.932 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000 lebih kecil dari tingkat alfa 0.005 sehingga menolak H0, maka kesimpulannya terdapat pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung bawah ibu hamil trimester II dan III. Senam hamil yang dilakukan secara teratur akan berpengaruh untuk mengatasi nyeri punggung. Semakin sering melakukan senam hamil maka elastisitas otot akan semakin baik, sehingga ibu yang melakukan senam hamil secara teratur akan mendapatkan efek yang lebih maksimal.
Open Accessnyeri punggung, senam hamil, kehamilan.
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan: Angka kematian ibu, bersama angka kematian bayi, merupakan indikator penting kesehatan suatu negara. WHO melaporkan angka kematian ibu yang tinggi pada tahun 2024, salah satu penyebab tidak langsungnya adalah terlambatnya pengenalan tanda bahaya kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan total sampling dari 149 ibu hamil. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,004), pendidikan (p = 0,004), dukungan keluarga (p = 0,001), dan sumber informasi (p = 0,040) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu hamil, sementara pekerjaan (p = 0,242) dan pendapatan (p = 0,085) tidak signifikan. Kesimpulan: Usia, pendidikan, dan dukungan keluarga mempengaruhi pengetahuan ibu hamil. Disarankan untuk meningkatkan program edukasi berbasis komunitas, dukungan keluarga, penggunaan media sosial, serta akses dan pelatihan untuk tenaga medis.
Open AccessDukungan Keluarga, Pekerjaan, Pendapatan, Pendidikan, Pengetahuan Ibu Hamil, Sumber Informasi, Tanda dan Bahaya Kehamilan, Usia
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah
(eritrosit) dalam tubuh terlalu rendah. sebagian besar perempuan mengalami anemia selama kehamilan, anemia tersebut yakni anemia defisiensi besi. berdasarkan data yang diperoleh dari dinas kesehatan kabupaten bogor persentasi anemia pada ibu hamil di kabupaten bogor pada tahun 2020 yaitu 4968 orang ibu hamil yang anemia, namun angka ini masih termasuk tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten yang lain yang terdapat diprovinsi jawa barat. salah satu buah yang tinggi akan vitamin C sehingga dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil adalah buah jambu biji merah (Psidium guajava). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di klinik duta medika cileungsi kabupaten bogor. Metode penelitian: jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-test Post-test. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anemia di kilik duta medika sample pada penelitian sebanyak 30 sample ibu hamil yang mengalami anemia, teknik pengambilan sample total sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test. Hasil:Setelah dilakukan Uji normalitas dengan hasil yang diperoleh nilai p=0.346>0.005, yang berarti data berdistribusi normal sehingga dilakukan analisa data menggunakan uji T test dengan tingkat kemaknaan p=0.000< 0,005, ada perbedaan
antara hasil pretest dan posttest . Kesimpulan : Dari hasil uji statistik diperoleh ada pengaruh mengkonsumsi jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di klinik Duta Medika cileungsi kabupaten Bogor. Saran untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi jus jambu biji sebagai salah satu solusi untuk mencegah anemia yang bersifat non-farmakologi
Open AccessAnemia dalam kehamilan, jambu biji, ibu hamil
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai dari konsepsi dan berakhir sampai awal persalinan. Permasalahan selama masa kehamilan disebabkan oleh perdarahan 42%, eklampsia 13%, kejadian abortus 11%, infeksi 10%, persalinan macet 9% dan penyebab lain 15%. Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi yang terjadi pada umur kehamilan <20 minggu dan berat janin ≤500 gram. Adapun dampak dari masalah bila tidak mendapat penanganan yang cepat dan tepat maka akan dapat menambah Angka Kematian Ibu (AKI) yang disebabkan oleh
komplikasi dari abortus yaitu terjadinya perdarahan, perforasi, infeksi dan syok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Abortus Inkomplit pada ibu hamil trimester I dan II di RS Sentra Medika Tahun 2022.
Jenis penelitian dengan metode analitik kuantitatif dan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah115 ibu hamil yang mengalami abortus di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Sampel penelitian berjumlah 61 responden ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit dan 54 responden ibu yang mengalami non abortus inkomplit. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan pengumpulan data menggunakan data sekunder. Uji statistic yang digunakan adalah chi-square dan odd ratio.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel usia (P= 0,029), paritas (P= 0,025), riwayat abortus (P= 0,007), pekerjaan (P= 0,011). Hasil analisa untuk variabel usia, paritas, riwayat abortus dan pekerjaan yaitu ada hubungan bermakna dengan kejadian abortus inkomplit.
Ada hubungan usia, paritas, riwayat abortus dan pekerjaan dengan kejadian abortus inkomplit pada ibu hamil trimester I dan II di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Saran agar penelitian ini bisa menjadi informasi pengetahuan untuk ibu hamil dan peneliti selanjutnya.
Open AccessAbortus Inkomplit, Kehamilan
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Hipertensi dalam kehamilan didefinisikan sebagai tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih tinggi setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang sebelumnya normotensif, peningkatan tekanan darah sistolik 30 mmHg dan tekanan darah diastolik 15 mmHg di atas normal, negara kita sendiri Indonesia berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab kematian ibu terbesar kedua sebanyak 1.110 kasus ibu hamil dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan “one group pre test and post test” populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hipertesi di TPMB bidan Rosliana, menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Analisis data berupa analisis univariat dan
bivariat, dengan uji statistik menggunakan uji T dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwasannya ada pengaruh pemberian terapi buah mentimun terhadap ibu hamil dengan hipertensi sebelum dan sesudah di berikan terapi buah mentimun di TPMB bidan Rosliana tahun 2023. Hasil penelitian menunjukan adanya kesesuaian antara teori dengan apa yang terjadi dilapangan diketahui bahwa dari 35 responden kondisi hipertensi dalam kehamilan setelah diberikan terapi buah mentimun mayoritas dengan kategori ada perubahan sebanyak 35 responden, hasil uji Shapiro Wilk diperoleh bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi buah mentimun terhadapa ibu hamil yang mengalami hipertesi dalam kehamilan di TPMB Bidan Rosliana S.Keb tahun 2023. Saran bagi tenaga kesehatan yaitu dapat berperan aktif dalam memberikan penyuluhan-penyuluhan untuk memberikan
informasi mengenai terapi buah mentimun terhadap ibu hamil yang memiliki hipertensi, dan saran dalam penelitian ini untuk diharapkan peneliti bisa melakukan penelitian yang lebih baik lagi dan menggunakan referensi yang lebih banyak lagi.
Open AccessHypertensi dalam kehamilan, mentimun
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Emesis gravidarum merupakan ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil trimester I dan dianggap wajar oleh sebagian besar masyarakat. Emesis gravidarum yang tidak mendapatkan penanganan yang tidak tepat akan berlanjut kepada komplikasi lainnya seperti hyperemesis gravidarum. Saat ini pilihan pengobatan nonfarmakologi banyak diminati oleh masyarakat Indonesia terutama ibu hamil karena minimnya efek samping dengan harga terjangkau dan mudah didapatkan salah satunya aromaterapi yang terbukti dapat mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di TPMB M Kabupaten Bogor tahun 2023.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan one group pretestposttest. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden di TPMB M pada periode Oktober- esember 2023 dan pengumpulan data menggunakan kuesioner PUQE24. Metode analisis menggunakan paired sampel test. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa selisih skor sebelum dan sesudah intervensi sebesar 4.11. Dan hasil bivariat menggunakan paired sampel test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000<0,005 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di TPMB M Kabupaten Bogor Tahun 2023. Kesimpulan terdapat penurunan frekuensi dan skor rata-rata emesis
ravidarum sesudah diberikan aromaterapi lavender pada ibu hamil trimester I. Saran diharapkan
epada ibu hamil trimester I dapat menerapkan pemberian aromaterapi lavender sebagai alternatif
erapi non-farmakologis untuk mengatasi emesis gravidarum.
Open AccessKehamilan, Emesis Gravidarum, Aromaterapi Lavender
Book•2024•Koleksi Perpustakaan
Preeklampsia merupakan gangguan kehamilan yang dapat berlangsung hingga masa nifas ditandai dengan
hipertensi, edema, dan proteinuria. Kejadian preeklampsia menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di
Indonesia. Angka kejadian preeklampsia di Indonesia tahun 2020 adalah sebesar 9,4%. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RS Sentra
Medika Cikarang Tahun 2022.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di RS Sentra Medika Tahun 2022 sebanyak 594 responden dengan
cara total sampling dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang bulan September – November 2023. Analisis
menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square.
Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di RS Sentra Medika
Cikarang tahun 2022 yaitu usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,000), IMT (p=0,000), kehamilan gemeli (p=0.000), riwayat
preeklampsia (p=0.000), pendidikan (p=0.000), umur kehamilan (p=0.000). Dari semua variabel yang diteliti semua
terdapat hubungan dengan kejadian preeklampsia di RS Sentra Medika Cikarang tahun 2022. Saran dengan adanya
penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam menurunkan resiko preeklampsia pada ibu bersalin
khususnya di RS Sentra Medika Cikarang tahun 2022.
Open AccessPreeklampsia, Usia, IMT, Paritas, Kehamilan Gemeli, Umur Kehamilan, Riwayat Preeklampsia,Pendidikan
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Menurut SDKI 2019 diketahui terdapat 22 provinsi yang memiliki perkawinan wanita usia 15-19 di atas rata-rata nasional sebesar 10,82%. Pemerintah sudah memberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui PIK-KRR untuk SMA maupun SMK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal di SMK Mitra Karya Rengas dengklok. Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023 dengan populasi yaitu siswi SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode pengambilan sampel dengan stratifiet random sampling berjumlah 105 siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berpengetahuan kurang 72 (68,6%) dan baik 33 (31,4%). Sebagian besar responden mempunyai sikap tidak mendukung sebanyak 68 (64,8,2%) responden. Responden yang memiliki pengetahuan kuramg dan menyatakan sikap tidak mendukung sebanyak 60 responden (83,3%). Responden yang mempunyai pengetahuan kurang dan menyatakan sikap mendukung sebesar 8 responden (24,2%). Berdasarkan uji chi-square diketahui nilai p=0,030 (p<0,05) yang berarti menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal
Open Accesskehamilan remaja, kesehatan reproduksi, pengetahuan, sikap
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN Skripsi, Agustus 2023 Nama : Adinda Hudzaifah NIM : 010318501 HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN SIKAP PEMILIHAN USIA PERKAWINAN IDEAL DI SMK MITRA KARYA RENGASDENGKLOK TAHUN 2023 v + 84 Halaman + 10 Tabel + 2 Gambar + 17 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Menurut SDKI 2019 diketahui terdapat 22 provinsi yang memiliki perkawinan wanita usia 15-19 di atas rata-rata nasional sebesar 10,82%. Pemerintah sudah memberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui PIK-KRR untuk SMA maupun SMK. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal di SMK Mitra Karya Rengas dengklok Metode: Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023 dengan populasi yaitu siswi SMK Mitra Karya Rengasdengklok. Metode pengambilan sampel dengan stratifiet random sampling berjumlah 105 siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berpengetahuan kurang 72 (68,6%) dan baik 33 (31,4%). Sebagian besar responden mempunyai sikap tidak mendukung sebanyak 68 (64,8,2%) responden. Responden yang memiliki pengetahuan kuramg dan menyatakan sikap tidak mendukung sebanyak 60 responden (83,3%). Responden yang mempunyai pengetahuan kurang dan menyatakan sikap mendukung sebesar 8 responden (24,2%). Berdasarkan uji chi-square diketahui nilai p=0,030 (p0,05) yang berarti menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap pemilihan usia perkawinan ideal Bahan bacaan: 23 jurnal ( 2018 – 2022 ) Kata Kunci: kehamilan remaja, kesehatan reproduksi, pengetahuan, sikap
Open Accesskehamilan remaja, kesehatan reproduksi, pengetahuan, sikap
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Kehamilan merupakan proses yang alamiah dan normal. Perubahan yang terjadi beberapa kasus mungkin dapat terjadi komplikasi sejak awal karena kondisi tertentu atau komplikasi tersebut terjadi kemudian. Ibu hamil juga perlu merasakan adanya tanda-tanda bahaya kehamilan. Apabila tanda-tanda bahaya dalam kehamilan ini tidak dilaporkan atau terdeteksi, dapat mengancam jiwanya (Vina et al, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Paritas,Pendidikan, Pekerjaan,dan sumber informasi dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan.
Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode cross sectional, yaitu dengan melakukan observasi atau pengamatan yang dilakukan pada waktu yang bersamaan untuk melihat gambaran pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya pada kehamilan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Populasi dalam penelitian ini sebanyak
100 ibu dengan sampel 80 ibu. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling dan data di olah dengan editing,coding,entry data, tabulating dan cleaning yang di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat.
Hasil menunjukkan variabel yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan yaitu Usia ibu (0.000), paritas (0.000), Pendidikan (0.000), Pekerjaan (0.003), Sumber I nfromasi (0.001) dengan hasil semua variabel berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan di TPMB Neneng Tahun 2022.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, terdapat variabel yang sangat penting dalam menentukan pengetahuan ibu hamil yaitu Pendidikan dan sumber informasi yang bila itu kurang maka akan sangat mempengaruhi pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan. Saran diharapkan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi meningkat dan dapat mengurangi tingkat kematian ibu terutama di TPMB Neneng Chintia Devi Tahun
2022.
Open AccessPengetahuan, Ibu Hamil, Bahaya Kehamilan
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Abortus merupakan masalah kesehatan masyarakat karena memberikan dampak kesakitan dan kematian ibu. factor resiko terjadinya abortus adalah usia, paritas, riwayat abortus sebelumnya, jarak kehamilan, pendidikan dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di wilayah kerja Puskesmas Tambun Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu hamil usia kehamilan 0-20 minggu yang mengalami abortus pada bulan Januari - Oktober 2022 dengan total sampel, sebanyak 78 ibu. Pengumpulan data menggunakan Check list dan di analisisa univariat dan bivariate dengan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel paritas (P = 0,011), riwayat abortus (P = 0,026) dan jarak kehamilan (P = 0,020) merupakan faktor-faktor yang memiliki adanya hubungan bermakna dengan kejadian abortus. Sedangkan variabel usia (P = 1,000), pendidikan (P = 1,000) dan pekerjaan (P = 0,555) merupakan faktor-faktor yang tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian abortus.
Open AccessUsia, Paritas, jarak kehamilan, Riwayat Abortus, Pendidikan, Pekerjaan
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Abortus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang perlu mendapatkan perhatian dan merupakan penyebab penderitaan wanita di seluruh dunia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian sampling dengan metode Cross-sectional yang didukung oleh data sekunder berupa data yang diperoleh lokasi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 82 responden yang melakukan pemeriksaan hamil bulan Januari – Oktober 2022. Sampel penelitian ini menggunakan Teknik total sampling sebanyak 82 responden. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa rekam medik. Dan di Analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Usia ibu (0,004), Paritas (0,012), Pekerjaan (0,009), Riwayat Penyakit (0,002), Kehamilan Yang di Inginkan atau tidak diinginkan (0,002). Dari 5 variabel yang diteliti (Usia, Paritas, Pekerjaan, Riwayat Penyakit, Kehamilan Yang diinginkan atau tidak diinginkan), hasilnya semua variabel saling berhubungan dengan terjadinya abortus imminens di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Ibu merencanakan kehamilan, mengontrol selama kehamilan sehingga mengurangi resiko terjadinya abortus imminens khususnya di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2022.
Open AccessAbortus, Imminens, Usia, Paritas, Pekerjaan, Riwayat Penyakit, Kehamilan yang diinginkan atau kehamilan yang tidak diinginkan.
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah. Pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP tentu selama Ibu hamil dengan riwayat LBP bisa mempengaruhi proses pada saat persalinan. Pengujian menggunakan Uji Chi-Square. Sampelnya sebanyak 76 responden karena mengunakan teknik total sampling, data diambil dari rekam medis pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor faktor yang berhubungan dengan kemajuan persalinan pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP. Hasil penelitian ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin yang memiliki riwayat LBP dengan P value = 0,029 (p < 0.05). Penelitian ini dapat menambah informasi dan pengetahuan serta wawasan dalam menghadapi persalinan terutama pada ibu yang memiliki riwayat LBP sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemajuan persalinan.
Open AccessLBP, Kehamilan , Persalinan
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Maret 2023 Nama : Neneng Chintia Devi NIM : 221050032 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI TPMB NENENG CHINTIA DEVI TAHUN 2022 Xv+66 Halaman + 2 bagan + 6 Tabel + 5 Lampiran ABSTRAK Kehamilan merupakan proses yang alamiah dan normal. Perubahan yang terjadi beberapa kasus mungkin dapat terjadi komplikasi sejak awal karena kondisi tertentu atau komplikasi tersebut terjadi kemudian. Ibu hamil juga perlu merasakan adanya tanda-tanda bahaya kehamilan. Apabila tanda-tanda bahaya dalam kehamilan ini tidak dilaporkan atau terdeteksi, dapat mengancam jiwanya (Vina et al, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Paritas,Pendidikan, Pekerjaan,dan sumber informasi dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode cross sectional, yaitu dengan melakukan observasi atau pengamatan yang dilakukan pada waktu yang bersamaan untuk melihat gambaran pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya pada kehamilan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 ibu dengan sampel 80 ibu. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling dan data di olah dengan editing,coding,entry data, tabulating dan cleaning yang di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan variabel yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan yaitu Usia ibu (0.000), paritas (0.000), Pendidikan (0.000), Pekerjaan (0.003), Sumber Infromasi (0.001) dengan hasil semua variabel berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan di TPMB Neneng Tahun 2022. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, terdapat variabel yang sangat penting dalam menentukan pengetahuan ibu hamil yaitu Pendidikan dan sumber informasi yang bila itu kurang maka akan sangat mempengaruhi pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan. Saran diharapkan pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi meningkat dan dapat mengurangi tingkat kematian ibu terutama di TPMB Neneng Chintia Devi Tahun 2022. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Tanda Bahaya Kehamilan
Open AccessKata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Tanda Bahaya Kehamilan