Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Obesitas.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bogor

Book2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus adalah penyakit yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan insulin atau penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi DM diantaranya umur, jenis kelamin, keturunan, ras dan etnik, aktivitas fisik, pola makan, pola tidur, alkohol dan rokok, stres, obesitas, dislipidemia, hipertensi, pendidikan, pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional, analisa yang digunakan yaitu uji Chie-Square. Populasi dalam penelitian ini yaitu 228 pasien yang berkunjung di poliklinik penyakit dalam RS Sentra Medika Cibinong. Serta sampel dalam penelitian ini berjumlah 145 orang. Data diolah kemudian dilakukan Analisa secara bertahap sesuai dengan tujuan penelitian dengan menggunakan bantuan software computer. Hasil penelitian menunjukkan, faktor obesitas (p =0,000), faktor hipertensi (p =0,000), jenis kelamin (p =0,039), faktor pekerjaan (p =0,002), dan aktifitas fisik (p =0,003). Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan angka kejadian DM di Poliklinik penyakit dalam RS Sentra Medika Cibinong yaitu obesitas, hipertensi, jenis kelamin, pekerjaan dan aktifitas fisik

Open AccessPasien DM, Angka Kejadian Diebetes Melitus, Obesitas.
oai:ais:library-item:22803Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Preekampsia Berat Pada Ibu Hamil Trimester III Di RSUD Kota Bekasi Tahun 2017

Book2020Koleksi Perpustakaan

Indikator yang umum digunakan dalam kematian ibu adalah AKI yaitu jumlah kematian ibu dalam 100.000 kelahiran hidup. Menurut SDKI (2012), AKI melonjak drastis dari 228 menjadi 359/100.000 kelahiran hidup. AKI berdasarkan data Kemenkes pada tahun 2015 di Indonesia tercatat 305/100.000 kelahiran hidup dan 28,8% , dikarenakan PEB. Di RSUD Kota Bekasi Tahun 2017 didapatkan (11,5%) ibu hamil trimester III yang mengalami PEB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia berat pada ibu hamil trimester III di RSUD Kota Bekasi tahun 2017. Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Case Control. Populasinya seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Kota Bekasi Tahun 2017 sebanyak 1.317 orang. Sampel yang diteliti adalah ibu hamil trimester III yang mengalami PEB sebanyak 172 dengan sampel pembanding ibu hamil yang tidak mengalami PEB yaitu 172 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar isian dan data sekunder. Analisis data univariat menggunakan presentase dan analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bivariat menunjukan ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian PEB, nilai P=0,002, hasil OR 2,006. Ada hubungan paritas dengan kejadian PEB, nilai P=0,003, hasil OR 1,966. Ada hubungan paritas dengan kejadian PEB, nilai P=0,003, hasil OR 1,966. Ada hubungan pekerjaan dengan kejadian PEB, nilai P=0,003, hasil OR 1,984. Ada hubungan pendidikan dengan kejadian PEB, nilai P=0,001, hasil OR 2,265. Ada hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian PEB, nilai P=0,001, hasil OR 2,078. Ada hubungan obesitas dengan kejadian PEB, nilai P=0,009, hasil OR 1,833. Kesimpulan dari hasil penelitian dari 6 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara usia, paritas, pekerjaan, pendidikan, riwayat hipertensi, obesitas dengan kejadian PEB pada ibu hamil trimester III di RSUD Kota Bekasi tahun 2017.

Open AccessPreeklampsia Berat, Usia, Paritas, Pekerjaan, Pendidikan, Riwayat Hipertensi, Obesitas.
oai:ais:library-item:17541Lihat detail