Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: Umiyanti

Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 0-24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi

ThesisSkripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di Indonesia, masalah gizi pada anak masih menjadi prioritas. Satu dari masalah gizi tersebut adalah Stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan anak terlalu pendek. Stunting dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak, penurunan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, metabolisme dalam tubuh, penurunan kemampuan kognitif, penurunan prestasi belajar, penurunan kekebalan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui presentase kejadian Stunting dan membuktikan adanya hubungan pemberian MPASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023. Metode penelitian. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data dilakukan dari data primer melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada 40 responden ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Jatisampurna. Hasil. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 57,5% anak mengalami Stunting. Adanya hubungan yang bermakna antara pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian Stunting dengan (p=0,006) dan Adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting dengan (p=0,005). Kesimpulan. Adanya hubungan pemberian makanan pendamping ASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023.

Open AccessStunting, MPASI, Pengetahuan
oai:ais:skripsi:539Lihat detail

Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 0-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Di Indonesia, masalah gizi pada anak masih menjadi prioritas. Satu dari masalah gizi tersebut adalah Stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan anak terlalu pendek. Stunting dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak, penurunan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, metabolisme dalam tubuh, penurunan kemampuan kognitif, penurunan prestasi belajar, penurunan kekebalan tubuh. Tujuan: Mengetahui presentase kejadian Stunting dan membuktikan adanya hubungan pemberian MPASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023. Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data dilakukan dari data primer melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada 40 responden ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Jatisampurna. Hasil : Dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 57,5% anak mengalami Stunting. Adanya hubungan yang bermakna antara pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian Stunting dengan (p=0,006) dan Adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting dengan (p=0,005). Kesimpulan. Adanya hubungan pemberian makanan pendamping ASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023.

Open AccessStunting, MPASI, Pengetahuan
oai:ais:library-item:23838Lihat detail