Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

89 hasil
Penulis: Aprilina Sartika

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Terhadap Manajemen Penatalaksanaan Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap RS Sentra Medika Cisalak Depok

Book2023Koleksi Perpustakaan

Penyakit Diabetes Melitus (DM) termasuk penyakit degeneratif yang timbul dari gaya hidup atau pola hidup yang tidak sehat seseorang yang mengakibatkan adanya peningkatan kadar glukosa darah karena kekurangan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi pengetahuan terhadap manajemen penatalaksanaan diabetes melitus di ruang rawat inap RS Sentra Medika Cisalak Depok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pasien rawat inap kelas I, II, III dan VIP dan dengan 92 sampel agar tidak terjadi resiko tidak sensitif. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini dengan metode purposive sampling. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengetahuan penatalaksanaan manajemen diabetes melitus sebagian besar kurang baik pada pasien rawat inap di RS Sentra Medika Cisalak Depok. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus dipengaruhi oleh berbagai faktor bermakna yaitu faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan lama menderita penyakit diabetes melitus. Pengetahuan manajemen penatalaksanaan diabetes melitus berkenaan langsung dengan gaya hidup, kondisi fisik, aktifitas sehari-hari dan tingkat daya tangkap informasi kesehatan serta pengalaman penanganan penyakit diabetes melitus.

Open AccessPengetahuan, diabetes melitus, manajemen penatalaksanaan penyakit diabetes melitus, rumah sakit
oai:ais:library-item:23491Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Tindakan Debridement Luka Gangrene di Ruang Operasi Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

Book2023Koleksi Perpustakaan

Prevalensi Diabetes Mellitus yang mengalami peningkatan kejadian akan berdampak pada peningkatan jumlah penderita dan kejadian kematian yang disebabkan karena penyakit Diabetes Mellitus dan Komplikasi dari DM itu sendiri. Pada pasien Diabetes Melitus dengan Pre Operasi Debridement kurangnya pengetahuan dapat dilihat dari tingkah laku pasien yang terlihat gelisah. Kecemasan merupakan suatu keadaan emosional yang tidak menyenangkan, yaitu berupa respon-repon psikologis untuk mengantisipasi bahaya yang tidak nyata, berupa konflik intrapsikis yang tidak disadari secara langsung. Metode pada penelitian ini dengan menggunakan Cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengkuran atau obeservasi.Populasi dalam penelitian ini 51 populasi 32 sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan cara “Total sampling”. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan skala pengukuran dengan menggunakan HARS. Hasil uji statistik dengan menggunakan Uji Chi-Square menunjukan bahwa p-value 0,006 (p0,05). Kesimpulan penelitian ini H0 ditolak yang berarti terdapat hubungan antara pengalaman operasi dengan Tingkat kecemasan pada pasien dengan tindakan debridement luka gangrene di ruangan operasi sentral rs sentra medika cikarang. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan cara menentukan variabel lainnya.

Open AccessDiabetes Melitus, debridement, gangrene, kecemasan
oai:ais:library-item:23374Lihat detail

Hubungan Lamanya Diabetes Melitus Dengan Stage Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes mellitus adalah penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi kronik baik mikro dan macroangiophaty, dengan konsekuensi kegagalan organ internal. Salah satu komplikasi kronik Diabetes mellitus adalah nefropati diabetik dan progresif cronically, yang jika tidak ditangani atau dikendalikan dengan baik akan menjadi tahap akhir gangguan ginjal kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan lamanya diabetes melitus dengan stage gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 17 orang (42.5%) menderita gagal ginjal stage 5 dengan lamanya diabetes mellitus 5-10 tahun dan 17 orang (42.5%) menderita gagal ginjal stage 5 dengan lamanya diabetes mellitus > 10 tahun dengan analisa uji Chi-Square nilai p-value sebesar 0,030 menunjukan bahwa ada hubungan lamanya diabetes mellitus dengan stage gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Saran untuk pasien agar dapat mengontrol kadar glukosa darah dan rutin meminum obat diabetes mellitus agar tidak menyebabkan kerusakan fungsi ginjal akibat glukosa darah yang tidak terkontrol.

Open AccessDiabetes Mellitus, Gagal Ginjal Kronik
oai:ais:library-item:23254Lihat detail

Hubungan Usia dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipoglikemia Intradialitik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipoglikemi pada intra hemodialisis terjadi karena beberapa faktor diantaranya adalah karena tidak ada proses reabsorbsi aktif glukosa pada hallow fiber, konsentrasi dialisat yang mengandung sedikit glukosa atau free glukosa, penurunan status gizi serta managemen kontrol gula darah yang tidak adekuat pada pasien hemodialisis yang dikarenakan penyakit diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin kejadian hipoglikemia intradialitik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metodek kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden dengan usia dewasa madya (40-60 tahun) sebanyak 2 orang (6.7%) mengalami hipoglikemia, dan responden dengan usia dewasa lanjut (>60 tahun) sebanyak 2 orang (>60 tahun) mengalami hipoglikemia dengan hasil uji Chi-Square nilai p- value sebesar 0,001, yang menunjukan bahwa ada hubungan usia dengan kejadian hipoglikemia intradialitik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1 orang (3.33%) jenis kelamin laki - laki mengalami hipoglikemia, dan sebanyak 3 orang (10%) jenis kelamin perempuan mengalami hipoglikemia dengan uji Chi-Square nilai p-value sebesar 1,000, yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian hipoglikemia intradialitik di ruang Hemodialisa RS Harapan Bunda. Saran untuk pasien agar dapat mengontrol glukosa darah baik pre, intra, dan post HD dengan mengkonsumsi diit yang tepat sesuai dengan anjuran gizi untuk pasien diabetes mellitus yang menjalani terapi hemodialisa sehingga tidak terjadi hipoglikemia intradialitik.

Open AccessHipoglikemia Intradialitik, Diabetes Mellitus
oai:ais:library-item:23255Lihat detail

Perbandingan Comorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Grade V yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan dunia dengan beban ekonomi yang tinggi. Pada tahun 2018 terdapat 91 % pasien yang dibiayai oleh JKN baik PBI maupun non PBI. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialysis dengan comorbid diabetes mellitus dan hipertensi akan mengalami penurunan kualitas hidup. Angka kejadian gagal ginjal kronis di Indonesia berdasarkan data dari Riskesdas, (2018) yaitu sebesar 0,38% dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa maka terdapat 713.783 jiwa yang menderita gagal ginjal kronis di Indonesia (Riskesdas, 2018). Prevalensi gagal ginjal kronik berdasarkan diagnosis dokter Indonesia sebesar 0,2%. Prevalansi di Provinsi Jawa Barat menempati urutan kedelapan sebesar 3,8% (Riskesdas, 2018). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialysis dengan comorbid diabetes mellitus dan hipertensi di RS Sentra Medika Cikarang. Penelitian ini bersifat observasional- analitik dengan design penelitian cross section. Analisa hasil penelitian dilakukan dalam 2 tahap yaitu analisa univariat dan analisa bivariat , lokasi penelitian secara umum dilakukan diruang hemodialisa Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Adapun pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 5 – 25 maret tahun 2023. Jumlah populasi ada 64 pasien hemodialysis. Analisis perbandingan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialysis menggunakan metode uji analisis Independent T-Test. Kesimpulan dari penelitian ini comorbid diabetes mellitus memiliki kualitas hidup yang lebih buruk dibandingkan dengan pasien hemodialisis dengan hipertensi Saran agar responden selalu mendapatkan dukungan dari keluarga untuk selalu menjalani hemodialisis dan terus menjaga kualitas hidupnya.

Open AccessComorbid Diabetes Melitus, Hipertensi, Kualitas Hidup
oai:ais:library-item:23100Lihat detail

Faktor-faktor yang Menyebabkan Kejadian Hipertiroid Pada Pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RS Sentra Medika Cikarang

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertiroid adalah suatu keadaan atau gambaran klinis akibat produksi hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid yang terlalu akitif. Karena tiroid memproduksi hormon tiroksin dari Iodium, maka Iodium radiaktif dalam dosis kecil dapat digunakanuntuk mengobatinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Untuk mengidentifikasi Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kejadian Hipertiroid Pada Pasien Di Poliklinik Penyakit Dalam Rs. Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian yang digunakan survey analitik cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang dan sampel peneltian 30 responden dengan cara non-random sampling (purposive sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariate; Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyakit graves dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,016, faktor penggunaan iyodium dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,011, faktor penggunaan obat-obatan dengan kejadian hipertiroid dengan p- value = 0,000, faktor tiroiditis dengan kejadian hipertiroid dengan nilai p- value = 0,000. Faktor penyakit graves, penggunaan iyodium, penggunaan obat-obatan, tiroiditis berhubungan dengan kejadian hipertiroid di poliklinik penyakit dalam Rs.Sentra Medka Ckarang Tahun 2023. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, dimana dapat mengetahui apa saja yang menjadi penyebab terjadinya hipertiroid.

Open AccessHipertiroid, Kejadian, Penyakit graves, Tiroiditis
oai:ais:library-item:22440Lihat detail

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Perawat Dalam Penatalaksanaan Ketoasidosis Diabetik di Ruang ICU Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2021

Book2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai oleh peningkatan glukosa darah atau hiperglikemia, yang disebabkan karena ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan insulin. Prevalensi diabetes melitus berdasarkan International Diabetic Federation (IDF) tahun 2019 terdapat 463 juta orang dengan rentang usia 20 hingga 79 tahun di dunia mengidap diabetes melitus atau setara dengan angka prevalensi 9.3% dari seluruh penduduk pada usia yang sama. Penatalaksanaan KAD sangat penting diketahui dan dipahami oleh perawat karena penanganan pasien yang optimal akan menghindarkan dari risiko komplikasi yang akan memperburuk kondisi pasien. Sebagai salah satu tenaga kesehatan, perawat harus mengambil peran dalam upaya-upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya dengan perilaku kesehatan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori perilaku dari Lawrence Green (1980) yang menjelaskan bahwa perilaku kesehatan seseorang dipengaruhi oleh tiga faktor yakni, faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. (Th.Endang, 2015). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik di ruang ICU Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong tahun 2021. Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 18 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan berhubungan perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik dengan nilai dengan p- value = 0,01, faktor sikap berhubungan perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik dengan nilai dengan p- value = 0,01, faktor dukungan tenaga kesehatan lain berhubungan dengan perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik dengan nilai dengan p- value = 0,02, faktor fasilitas berhubungan perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik dengan nilai dengan p- value = 0,02. Kesimpulan: faktor pengetahuan, sikap, dukungan tenaga kesehatan lain, fasilitas berhubungan perilaku perawat dalam penatalaksanaan ketoasidosis diabetik. Kata kunci: perilaku perawat, penatalaksanaan ketoasidosis diabetik

Open Accessperilaku perawat, penatalaksanaan ketoasidosis diabetik
oai:ais:library-item:22168Lihat detail

Hubungan Pelayanan Kegawatdaruratan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di IGD Rumah Sakit Sentra Medika Cisalah

Book2023Koleksi Perpustakaan

Instalasi Gawat Darurat harus bisa memberikan pertolongan yang cepat dan tepat untuk keselamatan pasien. Kecepatan dan ketepatan pertolongan yang diberikan pada pasien yang datang ke IGD memerlukan standar sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya sehingga dapat menjamin suatu penanganan gawat darurat dengan response time yang cepat dan penanganan yang tepat.. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pelayanan kegawat daruratan dengan tingkat kepuasan pasien, Untuk mengidentifikasi distribusi frekuensi dalam pelayanan kegawat daruratan di Instalasi Gawat Darurat RS Sentra Medika Cisalak Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan jumlah populasi 848 sampel 97 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan Purposive Sampling. Hasil uji Chi Square hubungan waktu tanggap pelayanan kegawat daruratan dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di IGD menunjukan P value sebesar 0,000 (p <0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak yang artinya ada hubungan waktu tanggap pelayanan kegawat daruratan dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di IGD. Hasil analisis juga menunjukan Odds Ratio (OR) sebesar 17.143 artinya respon time perawat yang cepat dapat meningkatkan kepuasan pasien sebesar 11,5 kali lebih besar dari pada respon time yang lambat di IGD RS Sentra Medika Cisalak.

Open AccessInstalasi Gawat Darurat, Kepuasan Pasien dan penanganan kegawat daruratan
oai:ais:library-item:21380Lihat detail

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di RS Annisa Bogor Tahun 2021

Book2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular yang saat ini menjadi prioritas dalam dunia kesehatan secara global (Sugiyanto & Budiati, 2012). Terapi non farmakologis terbukti dapat mengontrol dan mempertahankan tekanan darah agar tidak semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Annisa Bogor 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pre eksperimental dengan desain penelitian one group preposttest. Total sampel pasien hipertensi sebanyak 35 sampel. Data demogfrafi responden dan data observasi yang telah terkumpul akan dianalisa menggunakan uji paired sample t-test dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis univariat yaitu menunjukkan bahwa yang terkena hipertensi paling banyak kisaran umur 41 – 50 tahun (42,8 %), dengan jenis kelamin laki-laki (54,3 %), tingkat pendidikan yang dimiliki responden yaitu SMA (60 %) dan pekerjaan sebagai buruh (34,3 %). Hasil analisis bivariat didapatkan hasil tekanan darah sistole sebelum dan sesudah relaksasi otot progresif nilai P Value 0,000 (≤ 0,05) dan tekanan darah diastole sebelum dan sesudah relaksasi otot progresif nilai P Value 0,016 (≤ 0,05). Penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil terdapat perbedaan yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah melakukan relaksasi otot progresif karena hasilnya menunjukkan nilai ≤ 0,05.

Open AccessHipertensi, Relaksasi Otot Progresif, Uji Paired Sample T-Test, Uji Wilcoxon Signed Rank Test
oai:ais:library-item:21388Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Pengetahuan Pasien CKD (Chronic Kidney Disease) Dalam Pembatasan Cairan Sebelum Dilakukan Hemodialisa di Ruang HD RS. Sentra Medika Cikarang Tahun 2021

Book2023Koleksi Perpustakaan

Chronic Kidney Disease (CKD) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan kelainan dari struktur atau fungsi ginjal. Keadaan ini muncul selama lebih dari 3 bulan dan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan. Penyakit CKD akan mempengaruhi penurunan LFG dan fungsi ginjal memburuk lebih lanjut, retensi natrium dan air bisa terjadi. Hal ini dapat menyebabkan resiko edema dan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Untuk mengidenifikasi Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Pengetahua Pasien CKD ( Chronic Kidney Disease) Dalam Pembatasan Cairan Sebelum Dilakukan Hemodialisa Di Ruang HD Rs. Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian yang digunakan survey analitik cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah 100 orang dan sampel peneltian 50 responden dengan cara non-random sampling (purposive sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariate. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan berhubungan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa dengan nilai p- value = 0,012, faktor umur berhubungan dengan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa dengan nilai p- value = 0,016, faktor pendidikan berhubungan dengan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa nilai dengan p- value = 0,000, faktor informasi berhubungan dengan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa dengan nilai p- value = 0,000, faktor lingkungan berhubungan dengan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa dengan nilai p- value = 0,011. Kesimpulan : faktor pengetahuan, umur, pendidikan, informasi, lingkungan berhubungan dengan pembatasan cairan sebelum dilakukan hemodialisa di ruang hemodialisa Rs.Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Saran : Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, dimana dapat mengetahui bahwa pentingnya dalam membatasi asupan cairan sebelum dilakukan hemodialisa dan memantau ketat intake dan output cairan.

Open AccessGagal Ginjal Kronik, Pengetahuan, Hemodialisa, Pembatasan Caran
oai:ais:library-item:21377Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa Kelas IV dan V di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor

Book2022Koleksi Perpustakaan

Penyakit gigi dan mulut yang paling umum terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah karies gigi dan radang gusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigiidan mulut di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 144 siswa kelas IV dan V. sampel sebanyak 104 dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini diuji dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (p value = 0,013), peran guru (p value = 0,044) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan antara pengetahuan (p value = 0,308) dan peran orang tua (p value = 0,180) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang baik bagi siswa, peran guru perlu lebih ditingkatkan, misalnya dengan memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

Open AccessPerilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut, Pengetahuan, Sikap, Peran Orang Tua, Peran Guru
oai:ais:library-item:20851Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Daring Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Univeristas Medika Suherman Tahun 2022

Book2022Koleksi Perpustakaan

Motivasi Belajar merupakan kecenderungan psikologis dan dorongan internal yang mengendalikan siswa untuk belajar. Motivasi dapat digerakkan dari faktor eksternal seperti upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik, kondisi lingkungan belajar, sedangkan motivasi faktor internal seperti cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, dan unsur-unsur dinamis dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi belajar dalam pembelajaran daring pada mahasiswa program studi sarjana keperawatan Universitas Medika Suherman. Metode Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Instumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling, dengan populasi 149 dan didapatkan besar sampel 108 responden. Analisis data dilakukan secara secara univariat serta bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan program SPSS. Hasil Uji chi square menunjukkan bahwa nilai p value pada variabel cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, unsur-unsur dinamis dalam belajar, kondisi lingkungan, upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik adalah (0,019<0,05), (0,018<0,05), (0,001<0,05), (0,013<0,05), (0,000<0,05), (0,045<0,05). Kesimpulan Ada hubungan cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, unsur-unsur dinamis dalam belajar, kondisi lingkungan, upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik dengan motivasi belajar dalam pembelajaran daring.

Open AccessMotivasi Belajar, Pembelajaran Daring, Remaja
oai:ais:library-item:20771Lihat detail

Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pra Bedah Ulkus Diabetik Di Ruang Bougenvile RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta

Book2022Koleksi Perpustakaan

Ulkus kaki diabetik merupakan luka kronik daerah kaki yang terjadi karena adanya komplikasi dari diabetes melitus yang menimbulkan menimbulkan gangren, tindakan amputasi serta menimbulkan dampak kematian. Tujuan penelitian adalah menganalisa Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Prabedah Ulkus Diabetik di Ruang Bougenville RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Popolasi adalah seluruh pasien prabedah ulkus diabetik di Ruang Bougenville dengan jumlah populasi sebanyak 66 pasien. Tehnik sampel menggunakan accindental sampling dengan jumlah 17 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner kepada pasien meliputi variabel komunikasi terapeutik dan variabel kecemasan. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran komunikasi perawat di Ruang Bougenville lebih dari setengah menjalankan komunikasi kurang baik. Gambaran pasien pra bedah ulkus diabetik sebagian besar mengalami cemas, baik ringan, sedang, dan berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,003 (p < 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien prabedah ulkus diabetik di Ruang Bougenville RSUD Bayu Asih, dengan kekutan nilai RR = 0,865. Disarankan manajemen bidang keperawatan RSUD Bayu Asih menetapkan ketentuan dan standar, penyenggaraan sosialisasi dan pelatihan komunikasi terapeutik, pengawasan dan monitoring serta evaluasi pelaksanaan komunikasi terapeutik.

Open AccessKomunikasi Terapeutik Perawat, Kecemasan Pasien.
oai:ais:library-item:20748Lihat detail

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita TB Paru Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2022

Book2022Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang laten atau secara bertahap menyerang paru-paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum OAT di Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design pengumpulan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang ada di Puskesmas Sukajaya sebanyak 80 penderita. Sample dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan ialah uji univariat dan uji bivariat dengan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai P-Value 0,024, yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum OAT. Untuk nilai P-Value 0,046, yang berarti ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum OAT. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum OAT. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah agar Puskesmas Sukajaya mengoptimalkan penyuluhan kesehatan agar pasien tetap patuh minum obat.

Open Accesskepatuhan minum OAT, pengetahuan, sikap
oai:ais:library-item:20761Lihat detail

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Remaja Dalam Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Pada Siswi di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara Tahun 2022

Book2022Koleksi Perpustakaan

Infeksi saluran kemih merupakan penyakit infeksi yang dapat mengenai semua kelompok umur baik anak, remaja, dewasa, maupun usia lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku remaja dalam pencegahan Infeksi Saluran Kemih. Penelitian ini adalah penelitian kuantiatif yang dilakukan secara analitik observasional dengan design pengumpulan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitan ini berjumlah 221 siswi perempuan, dengan sampel berjumlah 142. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, dengan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Uji Chi-Square. Berdasarkan analisis statistic, menunjukkan bahwa nilai p-value 0,000, disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih, dan untuk nilai p-value 0,044 disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara sikap dengan perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih.

Open Accesspengetahuan, perilaku pencegahan ISK, sikap
oai:ais:library-item:20746Lihat detail

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Kepatuhan Pelaksanaan Surgical Safety Checklist di Instalasi Kamar Operasi Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

Book2022Koleksi Perpustakaan

Keselamatan pasien dalam pelayanan kesehatan merupakan suatu prinsip yang fundamental. World Health Organization (WHO) membuat terobosan atau inisiatif untuk keselamatan bedah yang disebut dengan surgical safety checklist (SSC) di kamar bedah yang digunakan melalui 3 tahapan yaitu Sign In, Time Out dan Sign Out. Uji coba cheklist telah dilakukan oleh Haynes pada tahun 2007-2008 menunjukkan hasil penggunaan Surgical Safety Checklist di ruang operasi pada delapan rumah sakit yang berbeda berdampak positif pada penurunan angka komplikasi dari 11% menjadi 7% dan penurunan angka kematian pasca tindakan bedah dari 1,5% menjadi 0,8%. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan surgical safety checklist dikamar operasi, diantaranya adalah faktor pendidikan dan sikap perawat kamar operasi itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel yang diambil dengan metode Total Sampling dengan jumlah responden 19 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikansi α < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist di kamar operasi Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2020 (P-Value = 0,044) dan adanya hubungan sikap perawat terhadap kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist di kamar operasi Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2020 (P-Value = 0,024). Penelitian ini diharapkan menjadi motivasi bagi perawat kamar bedah dalam meningkatkan kualitas pengetahuan dan memperbaiki sikap dalam melaksanakan surgical safety checklist di kamar operasi.

Open AccessGagal ginjal kronik, hemodialisa, Mekanisme koping
oai:ais:library-item:20718Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Epilepsi di Klinik Saraf RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2020

Book2022Koleksi Perpustakaan

Epilepsi merupakan gangguan neurologik kronis yang sering dijumpai. Menurut WHO , diperkirakan terdapat 50 juta orang di seluruh dunia yang menderita epilepsi. Populasi yang menderita epilepsi aktif ( terjadi bangkitan terus menerus dan memerlukan pengobatan) diperkirakan antara 4-10 per 1000 penduduk. Penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi faktor umur, jenis kelamin, status sosiol ekonomi, pendidikan, pengetahuan, komunikasi, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien epilepsi di Klinik Saraf RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2020. Penelitian ini analitik kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 20 responden. Data diolah dan dianalisa menggunakan uji statistik yaitu chi-square. Pada penelitian ini nilai p value ≥ 0,05 yang artinya tidak ada hubunggan antara faktor-faktor usia, jenis kelamin dan status ekonomi dengan kepatuhan minum obat pada pasien epilepsi di klinik saraf RS Sentra Medika Cikarang 2020. Sedangkan hasil P value ≤ 0.05 yang artinya ada hubungan antara faktor-faktor pengetahuan, komunikasi, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien epilepsi di klinik RS Sentra Medika Cikarang 2020. Tidak ada hubungan antara faktor-faktor usia, jenis kelamin dan status ekonomi dengan kepatuhan minum obat pada pasien epilepsi di klinik saraf RS Sentra Medika Cikaranng. Dan Ada hubungan antara faktor-faktor pendidikan, pengetahuan, komunikasi, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien epilepsi di RS Senttra Medika Cikarang tahun 2020.

Open Accesskepatuhan minum obat pada pasien epilepsi, epilepsi
oai:ais:library-item:20719Lihat detail

Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di RT 002 RW 005 Desa Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Tahun 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

Air Kelapa merupakan air steril yang bersih tidak tercemar bahan kimiawi apapun selain zat-zat alami yang terkandung di dalamnya. Air kelapa muda mengandung unsur kalium yang tinggi yaitu sekitar 291 mg/100 ml. Peran kalium dalam menurunkan tekanan darah diperkirakan melalui mekanisme natriuresis di ginjal, Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang memiliki penyebab terbesar morbiditas di dunia, sering disebut sebagai salah satu penyakit pembunuh diam-diam. Kurang lebih hampirsatu milyar masyarakat yang menderita hipertensi di dunia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Air Kelapa Muda Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Di Rt 002 Rw 005 Desa Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2021. Penelitan ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Pre-eksprimental, dengan jenis penelitian one group pre-post test. Dimana penelitian ini mengungkapkan hubungan sebab-akibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek. Kelompok subjek akan diberikan Pretest sebelum dilakukan intervensi, kemudian akan diberikan Posttest lagi setelah diberikan intervensi. Uji Statistik yang digunakan adalah Paired Samples T-test.Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian air kelapa terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di Rt 002 dengan rata-rata tekanan darah Sistolik dengan nilai (p = 0,000 < 0,05) H0 ditolak dan tekanan darah diastolik dengan nilai (p = 0,004 < 0,05) H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan mengenai pemberian air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di Rt002 Rw005 Desa Pasir gombong kecamatan cikarang utara kabupaten Bekasi Tahun 2021.

Open AccessAir Kelapa Muda, Hipertensi
oai:ais:library-item:20726Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Personal Hygiene Pada Lansia di Desa Sukarasa Bogor 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

Kebersihan diri adalah tindakan menjaga orang tetap bersih dan sehat demi kesehatan fisik dan mental. Menurut status kesehatan, perawatan diri merupakan salah satu kemampuan dasar manusia untuk memenuhi kebutuhan mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraan (Depkes dalam Siyoto dan Muhith, 2016). Tujuan dari penelitian ini faktor – faktor yang berhubungan dengan personal hygiene pada lansia . Metode penelitian yang digunakan peneliti yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Uji chi square dengan signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara faktor – fakto yang berhubungan dengan personal hygiene pada lansia. Kesimpulkan ada hubungan antara faktor – faktor yang berhubungan dengan personal hygiene pada lansia di desa sukarasa bogor, antara lain: faktor pengetahuan, usia, jenis kelamin, pendidikan, dukungan keluarga dan kesehatan fisik.

Open AccessPengetahuan, Dukungan Keluarga, Lanjut Usia, Personal Hygiene.
oai:ais:library-item:20734Lihat detail

Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Masalah Mental Emosional Pada Remaja di Kampung Rumbia RT 003 RW 002 Desa Karangreja Kecamatan Pebayuran Kabupaten

Book2022Koleksi Perpustakaan

Kecanduan game online merupakan suatu keadaan dimana ketidakmampuan untuk mengontrol waktu penggunaan dalam bermain game bahkan sampai meluapkan emosi dan kekesalan terhadap kekalahan yang didapati, hingga dapat mempengaruhi masalah mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan masalah mental emosional pada remaja di kampung Rumbia Desa karangreja, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 44 remaja di kampung Rumbia Desa karangreja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Teknik pengambilan sampel purposive sampling mendapatkan sebanyak 20 responden. Analisa data yang digunakan univariat dengan menghitung distribusi frekuensi variabel dan anlisis bivariat berupa uji Chi- Square dengan nilai signifikan < 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kecanduan game online dengan masalah mental emosional (p = 0,002 < 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dangan masalah mental emosional di kampung Rumbia Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi institute pendidikan, serta menambah pengetahuan bagi para remaja agar mengurangi durasi bermain game online serta mengetahui bahwa bermain game online secara brlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan terutama pada mental emosionalnya.

Open Accessgame online, mental emosional
oai:ais:library-item:20727Lihat detail