Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Ibu hamil trimester I

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Baby Blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Baby blues merupakan gangguan emosional yang dialami ibu pasca persalinan dan sering kali diabaikan. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang baby blues dapat meningkatkan risiko kejadian tersebut. Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar umur ibu hamil tidak berisiko (20-35 tahun) yaitu sebanyak 23 orang (76,7%), berpendidikan tinggi (≥SMA) sebanyak 24 orang (80%), dan tidak bekerja sebanyak 21 orang (70%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar ibu hamil trimester III memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 responden (70%). Setelah intervensi, Sebagian besar ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan menjadi 29 responden (96,7%) dengan kategori baik. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,011 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan menggunakan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Diharapkan tenaga kesehatan dapat menjadikan leaflet sebagai media edukasi rutin dalam pelayanan antenatal care.

Open AccessBaby blues, pendidikan kesehatan, leaflet, pengetahuan, ibu hamil trimester III
oai:ais:library-item:27016Lihat detail

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Ibu Hamil Primipara Trimester III dalam Menghadapi Persalinan di TPMB Iin Sepnita Dewi Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Kecemasan adalah suatu perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang disertai suatu respon (sumber sering kali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu). Suatu perasaan takut akan terjadi sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil primipara trimester 3 dalam menghadapi persalinan di TPMB Iin Sepnita Dewi tahun 2024. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 responden. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil : Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P=0.000 <0,05 artinya ada pengaruh umur terhadap tingkat kecemasan, nilai P=0.009 >0,05 artinya ada pengaruh pendidikan terhadap tingkat kecemasan, nilai P=0.020 >0,05 artinya ada pengaruh pekerjaan terhadap tingkat kecemasan dan didapatkan nilai P=0.033 <0,05 artinya ada pengaruh pengetahuan terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di TPMB Iin Sepnita Dewi tahun 2024. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan kepada masyarakat tentang faktor risiko kecemasan ibu hamil, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan terjadinya dampak negatif pada ibu hamil dan janinnya

Open AccessUmur, Tingkat Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Kecemasan Ibu Hamil Trimester III
oai:ais:library-item:25510Lihat detail

Pengaruh Back Massage Terhadap Kejadian Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Suheti Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Pada kehamilan trimester III seiring dengan membesarnya rahim dengan adanya pertumbuhan janin titik berat tubuh lebih condong kedepan sehingga ibu hamil harus menyesuaikan posisinya untuk mempertahankan keseimbangan, akibatnya tubuh akan berusaha menarik bagian punggung agar lebih kebelakang, tulang punggung bagian bawah pun lebih melengkung (lordosis) serta otot-otot tulang belakang memendek sehingga akan menyebabkan terjadinya sakit atau nyeri pada bagian punggung ibu hamil. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen (pra eksperimen desain) dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian: Ibu hamil trimester III di TPMB Suheti yang mengalami nyeri punggung sebanyak 38. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester III dengan keluhan nyeri punggung, teknik pengambilan sampel menggunakan purvosive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi nyeri punggung. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon signed rank test. Hasil perhitungan dengan membandingkan skala nyeri punggung sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukan bahwa ada perbedaan skala nyeri dengan nilai p= 0.000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh back massage terhadap pengurangan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya Pengaruh Back Massage Terhadap Kejadian Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Suheti Bekasi 2023. Saran pada penelitian ini adalah penelitian ini dapat menambah wawasan bagi ibu hamil tentang upaya pengurangan nyeri punggung dengan menggunakan terapi non farmakologi back massage.

Open AccessBack Massage, Nyeri Punggung, Ibu Hamil Trimester III
oai:ais:library-item:24974Lihat detail

Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Terhadap Frekuensi Emesis Gravidraum Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Emesis gravidarum merupakan mual muntah yang muncul pada empat minggu pertama kehamilan dan perlahan menghilang pada umur kehamilan menginjak dua belas minggu. Di Indonesia sekitar 10% wanita hamil dengan emesis gravidarum. Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60 % multigravida. Hasil survey di Puskesmas Cabangbungin dari data pada bulan Maret - Mei 2023 terdapat 125 ibu hamil trimester 1 dan yang mengalami emesis yaitu sebanyak 45 (36%) kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Pengaruh pemberian rebusan jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I Di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2023”. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan, terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan sesudah perlakuan sampel diberi posttest (tes akhir) Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah di Puskesmas Cabangbungin selama bulan Januari Tahun 2024 yaitu sebanyak 30 responden Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Hasil analisis uji Wilcoxon diperoleh hasil negative rank 27 responden, positif rank 0 responden dan ties 3 responden. dengan nilai P-value sebesar P= 0.000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Rebusan Jahe Efektif terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Ada Pengaruh air rebusan jahe dengan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi tahun 2023 (p= 0.000). Ibu hamil dapat menggunakan metode rebusan jahe untuk melengkapi penggunaan terapi farmakologi pada mual dan muntah.

Open AccessEmesis gravidarum, Ibu Hamil Trimester I, Air Rebusan Jahe
oai:ais:library-item:24809Lihat detail

Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di Klinik Ria Pilar Kabupaten Bekasi Tahun 2023

Book2024Koleksi Perpustakaan

Kecemasan atau perasaan tidak nyaman dan tidak menentu yang diakibatkan oleh perubahan secara fisiologis dan psikologis. Emosi yang tidak stabil dapat mengakibatkan ibu hamil mengalami kecemasan pada trimester III. Prenatal yoga sebagai salah satu alternatif yang dapat diberikan untuk mengatasi kecemasan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode penelitian menggunakan desain quasy experimen one group degan pendekatan non equivalent control group design yaitu desain pre-test post test desain tanpa kontrol group. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil trimester III sebanyak 281 orang. Sampel penelitian ini ibu hamil trimester III yang masuk kriteria inklusi sebanyak 35 orang di Klinik Ria Pilar. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Analisis yang digunakan adalah presentase dan mean untuk analisis univariat dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk bivariat didapatkan hasil rata-rata nilai penurunan kecemasan 39,40 dan nilai Z -5.160 dan nilai sig (2-tailed) 0.000. Hasil nya terdapat pengaruh prenatal yoga terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Ria Pilar Kabupaten Bekasi (p>0.05). Kesimpulan prenatal yoga efektif dalam menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III

Open AccessPrenatal Yoga, Kecemasan, Ibu Hamil Trimester III
oai:ais:library-item:24752Lihat detail

Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Stunting Pada Anak Usia 0-59 Bulan di Puskesmas Pakisjaya Tahun 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

Stunting menjadi permasalahan kesehatan karena berpengaruh dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian serta perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan mental. Untuk memenuhi kecukupan gizi pada balita pemerintah telah melakukan upaya pemberian program makanan tambahan (PMT) untuk balita kurus khususnya berupa program makanan tambahan lokal maupun program makanan tambahan pabrikan yaitu seperti biskuit PMT balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan ibu hamil trimester I tentang Stunting di Puskesmas Pakisjaya tahun 2021. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I di Puskesmas Pakisjaya Kabupaten Karawang dengan jumlah ibu hamil sebanyak 765 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, sampel diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 17 responden (56,7%) memiliki pengetahuan yang kurang, 16 orang (53,3%) memiliki usia kurang baik 24 responden (80,0%) memiliki pendidikan yang kurang, 17 responden (56,7%) memiliki ekonomi yang rendah, yang tidak bekerja sebanyak 10 orang (33,3%). Kesimpulan dari hasil penelitian dari 5 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara pengetahuan, usia, pendidikan, ekonomi dan pekerjaan dengan pengetahuan ibu hamil tentang Stunting di Puskesmas Pakisjaya Tahun 2021.

Open AccessIbu hamil trimester I, Stunting, pengetahun, pendidikan, pekerjaan ,ekonomi,usia
oai:ais:library-item:20739Lihat detail

Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang ASI Eksklusif di Puskesmas Telaga Murni Kabupaten Bekasi Tahun 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa diberikan minuman atau makanan lain selama umur 0-6 bulan. Pemberian ASI eksklusif dapat memberikan dampak positif pada bayi dan apabila tidak diberikan ASI maka akan berdampak negatif kepada kesehatan bayi. Tujuan utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif di Puskesmas telaga murni Kabupaten Bekasi Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III di Puskesmas telaga murni Kabupaten Bekasi dengan jumlah 1.407 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, sampel diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 16 responden (53,3%) berpengetahuan kurang tentang ASI eksklusif, 15 responden (50,0%) berpendidikan tinggi, 30 responden (100,0%) memiliki usia resiko rendah, dan 26 responden (86,7%) memperoleh sumber informasi tentang ASI eksklusif dari nakes. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif masih dalam kategori kurang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak Puskesmas telaga murni agar terus memberikan penyuluhan terkait ASI eksklusif kepada para ibu hamil,untuk meningkatkan pengetahuanj ibu.

Open AccessIbu hamil trimester III, ASI eksklusif, pengetahun, pendidikan, usia, sumber informasi
oai:ais:library-item:20065Lihat detail

Gambaran Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Sukatani Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2020

Book2022Koleksi Perpustakaan

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi dimana menurunnya kadar hemoglobin kurang dari 11 gr%, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Pada Kabupaten Bekasi sebanyak 10% dari 768.324 ibu hamil mengalami anemia pada saat hamil, sedangkan di Puskesmas Sukatani sebesar 20,59 % meskipun prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Bekasi rendah, akan tetapi prevalensi anemia ibu hamil di Puskesmas Sukatani masih tinggi. Oleh karena itu rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana Gambaran Kejadian Anemia Ibu Hamil pada Trimester III Di Puskesma Sukatani Tahun 2020. Tujuan penelitian: Untuk Mengetahui kejadian anemia ibu hamil Trimester III di Puskesmas Sukatani Tahun 2020. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 704 sampel. Pengumpulan data menggunakan checklist. Hasil: analisis menggunakan uji univariat anemia ringan 112 orang (15,9 %), anemia sedang 32 orang (4,5%), Anemia Berat 1 orang (0,2%), status ekonomi rendah 363 orang (51,6%), status gizi yang mengalami KEK 103 orang (14,6%), usia ibu yang beresiko 118 orang (16,8%), dan paritas ibu yang beresiko 101 orang (14,3%). Kesimpulan: pada penelitian ini terdapat anemia ringan 112 orang (15,9 %), anemia sedang 32 orang (4,5%), Anemia Berat 1 orang (0,2%), status ekonomi rendah 363 orang (51,6%), status gizi yang mengalami KEK 103 orang (14,6%), usia ibu yang beresiko 118 orang (16,8%), dan paritas ibu yang beresiko 101 orang (14,3%). Saran: Setelah penelitian ini dilakukan diharapkan ibu lebih menambah wawasan dalam memahami anemia pada ibu hamil dan bahaya dari anemia bisa menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR). diharapkan bidan, maupun tenaga kesehatan lainnya lebih aktif dalam mengontrol ibu – ibu yang sedang hamil, serta meningkatkan upaya – upaya prevensi untuk mencegah terjadinya anemia seperti penyuluhan, konsultasi yang mendalam dan memastikan ibu hamil mengerti tentang pentingnya mencegah anemia, dengan melibatkan suami dan keluarganya.

Open AccessAnemia pada ibu hamil trimester III yang dipengaruhi oleh status ekonomi, status gizi, usia ibu dan paritas ibu
oai:ais:library-item:20064Lihat detail