Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Diabetes Mellitus Tipe 2

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI SENTRA MEDIKA HOSPITAL MINAHASA UTARA

ThesisSkripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Diabetes dikenal sebagai penyakit yang erat kaitannya dengan makanan. Mengonsumsi makanan seperti konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat menjadi faktor risiko diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kontrol glikemik pada penderita diabetes melitus tipe 2. Manfaat penelitian ini dapat memperluas pengetahuan, bukti dan pengalaman tentang hubungan pola makan dan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara. Jenis penelitian ini adalah pendekatan analisis korelasional cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari pasien rawat jalan dengan diabetes tipe 2 dan sebanyak 46 responden diidentifikasi dalam total sampel. Pengumpulan data dengan kuesioner. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9% responden memiliki kadar gula yang tidak terkontrol. Jumlah makanan, jenis makanan dan jenis makanan khas memiliki hubungan dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di RS Sentra Medika Minahasa Utara (p value 0,05), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi makan dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes tipe 2 di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara dengan hasil (p value = 0,162 > 0,05). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melihat faktor lain seperti stres, aktivitas fisik dan obesitas. Kata Kunci : Pola Makan, Diabetes Mellitus Tipe 2 Daftar Pustaka : 9 buku (2011-2022), 14 jurnal (2017-2022)

Open AccessPola Makan, Diabetes Mellitus Tipe 2
oai:ais:skripsi:432Lihat detail

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLI SPESIALIS PENYAKIT DALAM RS X CIKARANG TAHUN 2021

ThesisSkripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA DRG.SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, APRIL 2021 NAMA : RENA JUWITA SARI NIM : 020319680 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLI SPESIALIS PENYAKIT DALAM RS X CIKARANG TAHUN 2021 xiv + 75 Halaman + 16 tabel + 2 gambar + 12 lampiran ABSTRAK Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penalataksanaan DM meliputi makan sehat, latihan fisik, pemantauan kadar gula darah, minum obat secara teratur, kemampuan memecahkan masalah, koping yang sehat, mengurangi faktor resiko diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus di poli spesialis penyakit dalam RS X Cikarang tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain survey analitik dengan pendekatan non experimental study. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan waktu cross sectional atau potong lintang yang dalam pengumpulan datanya satu kali atau “suatu saat”. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien DM tipe 2 adalah pendapatan ( p value=0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah lama menderita DM (p value=0,331), persepsi ( p value=0,444), dukungan keluarga (p value=0,312). Saran bagi penderita DM tipe 2 yaitu harus mematuhi pola makan yang dianjurkan tenaga kesehatan sehingga kadar gula darah terkontrol dan dapat mengurangi komplikasi. Kata kunci : Faktor, Kepatuhan diet, Diabetes Mellitus Tipe 2 Daftar Pustaka: 25

Open AccessFAKTOR, KEPATUHAN DIET, DIABETES MELLITUS TIPE 2
oai:ais:skripsi:106Lihat detail

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG RAWAT INTERNA RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG

Thesis2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI) 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.

Open AccessKomunikasi terapeutik, kepuasan pasien, Diabetes Mellitus Tipe 2, keperawatan.
oai:ais:skripsi:1008Lihat detail

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG RAWAT INTERNA RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG

Thesis2025Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI) 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.

Open AccessKata kunci: Komunikasi terapeutik, kepuasan pasien, Diabetes Mellitus Tipe 2, keperawatan.
oai:ais:skripsi:1030Lihat detail

Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara

Book2023Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Diabetes dikenal sebagai penyakit yang erat kaitannya dengan makanan. Mengonsumsi makanan seperti konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat menjadi faktor risiko diabetes melitus. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kontrol glikemik pada penderita diabetes melitus tipe 2. Manfaat penelitian ini dapat memperluas pengetahuan, bukti dan pengalaman tentang hubungan pola makan dan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara. Metode: Metode penelitian ini adalah pendekatan analisis korelasional cross- sectional. Populasi penelitian terdiri dari pasien rawat jalan dengan diabetes tipe 2 dan sebanyak 46 responden diidentifikasi dalam total sampel. Pengumpulan data dengan kuesioner. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9% responden memiliki kadar gula yang tidak terkontrol. Jumlah makanan, jenis makanan dan jenis makanan khas memiliki hubungan dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di RS Sentra Medika Minahasa Utara (p value < 0,05), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi makan dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes tipe 2 di Rumah Sakit Sentra Medika Minahasa Utara dengan hasil (p value = 0,162 > 0,05). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melihat faktor lain seperti stres, aktivitas fisik dan obesitas.

Open AccessPola Makan, Diabetes Mellitus Tipe 2
oai:ais:library-item:23614Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Puskesmas Pebayuran

Book2023Koleksi Perpustakaan

Orang dengan diabetes mellitus mengalami banyak perubahan yang mengubah hidup, yang perlu mereka lakukan sepanjang hidup mereka, seperti perubahan pola makan, olahraga, dan kontrol gula darah. Karena perubahan hidup yang tiba-tiba, penderita diabetes mengalami beberapa reaksi psikologis negatif terhadap penjelasan ini, seperti kemarahan, ketidakberdayaan, kurangnya dukungan keluarga, peningkatan kecemasan, dan depresi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – faktor apa Saja yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Pebayuran. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif, dan jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. jumlah sample yaitu sebanyak 67 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan yaitu data Primer berupa wawancara serta responden diminta untuk mengisi kuesioner dan data Skunder yaitu gambaran jumlah penderita Diabetes Mellitus yang didapatkan data dari bulan Januari s/d April 2022 di Puskesmas Pebayuran. Adapun analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita p-value (0,000), komplikasi p-value (0,044), dan dukungan keluarga p-value (0,004) dengan tingkat kecemasan. Diharapkan agar penderita diabetes mellitus lebih semangat dalam menjalani hidup sehat agar tidak mengalami kecemasan dan diharapkan bagi keluarga serta petugas kesehatan bekerjasama dan berperan dalam pengobatan penderita dabetes mellitus.

Open AccessTingkat kecemasan; diabetes mellitus tipe 2
oai:ais:library-item:21366Lihat detail

Pengaruh Peningkatan Kadar Glukosa Darah Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Bayu Asih Purwakarta

Book2022Koleksi Perpustakaan

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik yang bersifat kronik, ditandai dengan menigkatnya kadar glukosa darah, orang awam menyebutnya dengan kencing manis, sebagai akibat adanya gangguan insulin, serta sekresi insulin. (International Diabetic Federation, 2019). Insulin adalah hormon yang disekresi dari pankreas dan dibutuhkan dalam proses metabolisme glukosa. Saat insulin tidak bekerja sebagaimana fungsinya maka terjadi penumpukan glukosa di sirkulasi darah maka hal tersebut dikatakan hiperglikemia. Peneliti dalam hal ini bertujuan untuk melakukan penelitian tentang Pengaruh Peningkatan Kadar gula Darah Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Adapun disain penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan Quasi Eksperimen One Group Design. Penelitian diambil di rawat inap penyakit dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Jumlah responden penelitian adalah 36 orang dengan diagnosis yang sama. Pengaruh Peningkatan Kadar Glukosa Darah Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang telah melakukan pemeriksaan gula darah di laboratorium dan memenuhi kriteria inklusi kemudian dilakukan pemeriksaan tekanan darah dengan membandingkan tekanan sistoik ancle dan sistolik brachial, kemudian didapatkan nilai ABI. Kesimpulan dari hasil evaluasi terakhir disimpulkan bahwa dari uji Korelasi didapatkan nilai P value 0.046 (<0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak.

Open AccessKadar Glukosa Darah, Ankle Brachial Index (ABI), Diabetes Mellitus Tipe 2.
oai:ais:library-item:20751Lihat detail

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Puskesmas Pebayuran

Thesis2022Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang : Orang dengan diabetes mellitus mengalami banyak perubahan yang mengubah hidup, yang perlu mereka lakukan sepanjang hidup mereka, seperti perubahan pola makan, olahraga, dan kontrol gula darah. Karena perubahan hidup yang tiba-tiba, penderita diabetes mengalami beberapa reaksi psikologis negatif terhadap penjelasan ini, seperti kemarahan, ketidakberdayaan, kurangnya dukungan keluarga, peningkatan kecemasan, dan depresi. Tujuan : Oleh karena itu perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – faktor apa Saja yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Pebayuran. Metode : penelitian ini menggunakan kuantitatif, dan jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. jumlah sample yaitu sebanyak 67 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan yaitu data Primer berupa wawancara serta responden diminta untuk mengisi kuesioner dan data Skunder yaitu gambaran jumlah penderita Diabetes Mellitus yang didapatkan data dari bulan Januari s/d April 2022 di Puskesmas Pebayuran. Adapun analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji chi-square. Hasil : penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita ρ-value (0,000), komplikasi ρ-value (0,044), dan dukungan keluarga ρ-value (0,004) dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan : Diharapkan agar penderita diabetes mellitus lebih semangat dalam menjalani hidup sehat agar tidak mengalami kecemasan dan diharapkan bagi keluarga serta petugas kesehatan bekerjasama dan berperan dalam pengobatan penderita dabetes mellitus. Kata Kunci: Tingkat kecemasan; diabetes mellitus tipe 2

Open AccessKata Kunci: Tingkat kecemasan; diabetes mellitus tipe 2
oai:ais:skripsi:164Lihat detail

Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Desa Kadumanggu RT01 RW02 Babakan Madang Kabupaten Bogor

Book2022Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Yoga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Senam yoga sudah dipelajari bahwa dapat mengontrol baik gejala dan komplikasi yang terkait diabetes mellitus tipe 2. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kadar gula darah penderita DM Tipe 2 di desa kadumanggu Kabupaten Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperiment dengan desain penelitian one grup pre test – post test design. Populasi dalam penelitian ini warga desa kadumanggu sebanyak 60 respondnen, jumlah sampel 20 responden, dan menggunakan tehnik random sampling. Hasil: Usia 36th – 45th dan 46 th – 55 th terdapat 6 responden (35,0%), jenis kelamin perempuan 15 responden (75,0%), pendidikan SMA 15 responden (75,0%), hasil pre test tidak normal 19 responden (95,0%), normal 1 responden (5,0%). post test pada penderita diabetes mellitus type 2 di desa kadumanggu rt 01 rw 02 babakan madang kabupaten bogor mayoritas tidak normal 15 responden (75,0%) dan normal 5 responden (25,0%). Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan bisa menjadikan bahan acuan dan sumber dalam penelitian dan bisa memberikan gambaran dalam sebuah penelitian dengan tehnik yang berbeda. Ada pengaruh senam yoga terhadap kadar gula darah penderita DM Tipe 2 di desa Kadumanggu Tahun 2021 p value 0,013 < 0,05.

Open AccessYoga, Kadar Gula Darah, Diabetes Mellitus tipe 2
oai:ais:library-item:20426Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poli Spesialis Penyakit Dalam RS X Cikarang Tahun 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di poli spesialis penyakit dalam RS X Cikarang. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 62 responden. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien DM tipe 2 adalah pendapatan (p value=0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah lama menderita DM (p value=0,381), persepsi (p value=0,444), dukungan keluarga (p value=0,312). Saran bagi penderita DM tipe 2 yaitu rakin mengontrol kadar gula darah dan harus mematuhi pola makan yang dianjurkan tenaga kesehatan sehingga kadar gula darah terkontrol dan dapat mengurangi komplikasi.

Open AccessFaktor, Kepatuhan diet, Diabetes Mellitus Tipe 2
oai:ais:library-item:20109Lihat detail

Hubungan Peningkatan Gula Darah Sewaktu Dengan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Ruang Anyelir di RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta

Book2022Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peningkatan gula darah sewaktu dengan kecemasan pada pasien. Penelitian yang dilakukan menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil yang diperoleh yaitu nilai pvalue 0,413, berarti penelitian tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulannya tidak ada hubungan antara peningkatan gula darah sewaktu dengan kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2.

Open Accesspeningkatan gula darah sewaktu, kecemasan, diabetes mellitus tipe 2
oai:ais:library-item:20115Lihat detail