Abstrak
Latar Belakang : anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada remaja putri. Remaja putri rentan mengalami anemia karena menstruasi rutin setiap bulan serta berada pada masa pertumbuhan yang meningkatkan kebutuhan zat besi. Selain faktor gizi, anemia juga dapat dipengaruhi oleh faktor perilaku seperti kualitas tidur dan aktivitas fisik. Tujuan : penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada siswi SMKS Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 80 siswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), dan status anemia ditentukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat HemoCue. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa 45 siswi (56,3%) mengalami anemia. Kesimpulan : tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia (p=0,778), sedangkan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian anemia (p=0,001)