Profil penulis
Agus
59 karya publik ditemukan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELITUS DENGAN PENGONTROLAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI SENTRA MEDIKA HOSPITAL MINAHASA UTARA TAHUN 2023
Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai bagian dari kelompok penyakit metabolik kronik dengan ciri khas kondisi hiperglikemi (Larasati, C. V. 2021). Menurut Notoadmojo, 2007 pengetahuan atau disebut juga Kognitif merupakan hal dasar yang penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan didapat dari panca indera manusia yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba. Dari kelima indera tersebut, indera penglihatan dan pendengaran paling banyak memberikan input bagi pengetahuan seseorang (Suryani, 2021). Penelitan ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada hubungan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus dengan pengontrolan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah pasien dengan diagnosa Diabetes Melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara sebanyak 36 pasien. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 36 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis bivariat chi square. hasilnya p = 0,000 (p value = 0,05). Hal ini berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang diabetes melitus dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Sentra Medika Hospital Minahasa Utara untuk lebih meningkatkan program preventif kepada pasien yang menderita penyakit diabetes melitus sehingga dapat menurunkan komplikasi progresif pasien.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Pasien dengan Hipertiroid dalam Penatalaksanaan Diit Rendah Yodium di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022
Berdasarkan WHO pada tahun 2020 penyakit tiroid termasuk kanker tiroid menempati urutan ke-7 kejadian terbanyak di seluruh dunia. Prevalensi hipertiroid di Indonesia sebesar 0,4%. Di RS. Sentra Medika Cikarang, ditemukan adanya kenaikan jumlah pasien dari tahun 2021 ke tahun 2022 sebanyak 11,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pengetahuan Pasien Hipertiroid Dalam Penatalaksanaan Diit Rendah Yodium Di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 39 pasien hipertiroid di RS. Sentra Medika Cikarang yang berkunjung pada bulan Januari - Maret 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square . Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pendidikan nilai P-Value 0,011, usia = 0,033, jenis kelamin = 0,000, dan pekerjaan = 0,000 dengan pengetahuan pasien hipertiroid, dan semua nilai P-Value yang didapatkan Pα 0,05 nilai alpha. Kesimpulan ada hubungan pendidikan, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan dengan pengetahuan pasien hipertiroid dalam penatalkasanaan diit rendah yodium di RS. Sentra Medika Cikarang. Hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi serta informasi khususnya terkait dalam penatalaksanaan diit rendah yodium pada pasien hipertiroid
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Dengan Pencegahan Kekerasan Seksual Berbasis Media Digital Pada Remaja di SMAN 1 Sukatani Tahun 2026
Latar Belakang: Kekerasan seksual merupakan permasalahan kesehatan dan sosial yang masih sering terjadi pada remaja serta dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual, terutama dengan meningkatnya penggunaan media digital yang selain memberi kemudahan akses informasi juga meningkatkan risiko kekerasan seksual berbasis digital. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kekerasan seksual dan cara pencegahannya dapat memengaruhi perilaku pencegahan yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 84 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu sebesar 50,0%. Selain itu, pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja juga menunjukkan bahwa mayoritas berada dalam kategori baik, dengan persentase 77,4%. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja, dengan nilai p value = 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan kekerasan seksual berbasis media digital pada remaja.
Efektifitas Akupunktur Pada Penderita Nyeri Punggung Bawah di Klinik Akupunktur Kebun Rumput Cimahi
Latar Belakang: Data WHO (2019) menunjukan bahwa 33% penduduk di negara berkembang mengalami nyeri persisten. Warga negara Inggris yang mengalami nyeri punggung bawah sekitar 17,6 juta orang dan sekitar 1,1 juta mengalami kelumpuhan tungkai bawah akibat nyeri punggung bawah. Sekitar 7,6% sampai 37% keluhan nyeri punggung bawah terjadi di Indonesia. Kondisi yang menurut fungsinya tanpa adanya keluhan sangat memperngaruhi produktivitas. Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) menyatakan bahwa rasa sakit nyeri punggung bawah disebabkan oleh ketidakharmonisan internal antara yin dan yang, qi dan darah, dan perbedaan dalam lima elemen. Akupunktur dilaksanakan untuk menyeimbangkan antara yin dan yang pada tubuh yang tidak seimbang dari sakit nyeri punggung bawah. Terapi dari akupunktur dapat meningkatkan kualitas hidup individu. Tujuan: penelitian untuk mengetahui manfaat asuhan akupunktur pada penderita nyeri punggung bawah di klinik akupunktur Kebun Rumput, Cimahi, Jawa Barat. Metode: Penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 30 subjek penelitian dari bulan Mei-juni 2025 di klinik Akupunktur Kebun Rumput Cimahi Jawa Barat. Sampel berusia 30-50 tahun dengan terapi Akupunktur seminggu 2 kali sebanyak 6 kali dilakukan test nyeri setelah di lakukan terapi. Hasil: dari 20 responden terpilih mengalami penurunan skala nyeri setelah dilakukan terapi akupunktur selama 6 kali sebanyak 1 subjek (60 %), 1 subjek (66,66 %), 1 subjek (75 %), 1 subjek (80 %), 4 subjek (83,33 %), 1 subjek (85,71 %) 2 subjek (87,5 %), 5 subjek (100 %). Rata-rata mengalami penurunan skala nyeri sebesar 82,35 %. Mekanisme kerja akupunktur terhadap nyeri punggung bawah melibatkan beberapa aspek, termasuk: akupunktur dilakukan dengan memasukkan jarum ke dalam titik-titik tertentu pada tubuh, yang dapat merangsang respons fisiologis, terjadi pelepasan neurotransmitter. Dalam konteks nyeri punggung bawah, akupunktur dapat membantu mengurangi nyeri dan kekakuan dengan cara, yaitu: mengurangi tekanan pada saraf, mengurangi inflamasi dan peradangan, meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas, dan mengurangi stres dan kecemasanan. Kesimpulan: Responden mengalami penurunan skala nyeri rata-rata sebesar 82,35 %. Hal ini menunjukkan bahwa akupunktur sangat efektif menurunkan skala nyeri punggung bawah. Penurunan skala nyeri setelah dilakukan terapi akupuntur membuat kualitas hidup penderita meningkat.
Analisis Perbedaan Aktivitas Antioksidan dan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Antara Ekstrak dan Ekstrak Terpurifikasi Daun Mangga (Mangifera indica L.)
Perubahan iklim global dan meningkatnya tingkat polusi di kawasan industri seperti Cikarang telah memperparah paparan radikal bebas dan sinar ultraviolet (UV) yang dapat membahayakan kesehatan kulit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemanfaatan bahan alam yang memiliki kandungan antioksidan serta efek fotoprotektif menjadi solusi potensial. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan dan nilai Sun Protection Factor (SPF) antara ekstrak dan ekstrak terpurifikasi daun mangga (Mangifera indica L.). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian dilanjutkan dengan proses pemurnian menggunakan pelarut n-heksana. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan metode DPPH untuk memperoleh nilai IC₅₀, sedangkan pengujian SPF dilakukan secara in vitro dengan spektrofotometer UV-Vis melalui metode Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak terpurifikasi memiliki nilai IC₅₀ sebesar 23,11 ± 0,39 ppm, lebih rendah dibandingkan ekstrak tanpa pemurnian yang mencapai 48,28 ± 0,61 ppm, yang keduanya termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Nilai SPF tertinggi juga diperoleh pada ekstrak terpurifikasi, yaitu 44,89 ± 0,063 pada konsentrasi 12000 ppm, dan tergolong sebagai proteksi tinggi, sedangkan ekstrak biasa memiliki nilai SPF sebesar 30,23 ± 0,056. Berdasarkan hasil tersebut, pemurnian ekstrak terbukti mampu meningkatkan efektivitas antioksidan dan kemampuan perlindungan terhadap sinar UV. Dengan demikian, ekstrak terpurifikasi daun mangga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan aktif alami dalam formulasi produk kosmetik dan farmasi yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus tabir surya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Berhenti Merokok Pada Remaja di RW 02 Desa Pantai Sederhana Kabupaten Bekasi
Merokok merupakan kebiasaan yang berisiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi salah satu penyebab utama penyakit serius seperti kanker dan gangguan kardiovaskular. Remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap perilaku merokok akibat pengaruh lingkungan dan kurangnya kesadaran akan dampaknya. Tujuan penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi berhenti merokok pada remaja Pesisir Pantai Sederhana, Kabupaten Bekasi. Metodologi penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 remaja laki-laki perokok yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,334) dan persepsi (p=1,000) dengan motivasi berhenti merokok (p>0,05). Namun terdapat hubungan yang signifikan antara orang terdekat (keluarga) (p=0,001) dan lingkungan teman sebaya (p=0,000) dengan motivasi berhenti merokok (p<0,05). Saran: Dari penelitian ini menegaskan bahwa dukungan sosial dari orang-orang terdekat, terutama keluarga dan teman sebaya, memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi remaja untuk berhenti merokok. Oleh karena itu, intervensi berbasis dukungan sosial dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penghentian merokok dikalangan remaja Pesisir Pantai Sederhana.
Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat Kabupaten Bekasi
Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, dan anggota tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, pendidikan, pengetahuan, riwayat kontak, personal hygiene, lingkungan, dan akses terhadap media informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kontak, tingkat ekonomi, personal hygiene, dan lingkungan dengan kejadian kusta (p < 0,05). Namun, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan media informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kusta melalui edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, serta deteksi dini dan pengobatan tepat guna menekan kejadian kusta. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi kesehatan dalam menyusun kebijakan pencegahan dan penanggulangan kusta di daerah endemis.
Analisis Berbasis Bukti Penerapan Terapi Menghisap Es Batu Untuk Mengurangi Rasa Haus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisis di Unit Dialisis Sentra Medika Hospital Minahasa Utara
Kimia Organik
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA DI PUSKESMAS DANAU INDAH CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI
Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, dan anggota tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta di Puskesmas Danau Indah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, pendidikan, pengetahuan, riwayat kontak, personal hygiene, lingkungan, dan akses terhadap media informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kontak, tingkat ekonomi, personal hygiene, dan lingkungan dengan kejadian kusta (p 0,05). Namun, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan media informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kusta melalui edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, serta deteksi dini dan pengobatan tepat guna menekan kejadian kusta. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi kesehatan dalam menyusun kebijakan pencegahan dan penanggulangan kusta di daerah endemis.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MOTIVASI BERHENTI MEROKOK PADA REMAJA DI RW 02 DESA PANTAI SEDERHANA KABUPATEN BEKASI
Merokok merupakan kebiasaan yang berisiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi salah satu penyebab utama penyakit serius seperti kanker dan gangguan kardiovaskular. Remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap perilaku merokok akibat pengaruh lingkungan dan kurangnya kesadaran akan dampaknya. Tujuan penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi berhenti merokok pada remaja di RW 02 Desa Pantai Sederhana, Kabupaten Bekasi. Metodelogi penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi dan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 remaja laki-laki perokok yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,334) dan persepsi (p=1,000) dengan motivasi berhenti merokok (p>0,05). Namun terdapat hubungan yang signifikan antara orang terdekat (keluarga) (p=0,001) dan lingkungan teman sebaya (p=0,000) dengan motivasi berhenti merokok (p0,05). Saran: Dari penelitian ini menegaskan bahwa dukungan sosial dari orang-orang terdekat, terutama keluarga dan teman sebaya, memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi remaja untuk berhenti merokok. Oleh karena itu, intervensi berbasis dukungan sosial dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penghentian merokok dikalangan remaja.
Etika dan Hukum Dalam Farmasi
Pengaruh Perasan Kunyit dan Madu Terhadap Tingkat Nyeri Pada Remaja Wanita Dengan Gastritis Akut di Kota Pontianak Kalimantan Barat Tahun 2024
Gastritis dapat menimbulkan rasa sakit atau nyeri, karena terjadinya radang pada dinding lambung yang menimbulkan kerusakan mukosa. Penelitian ini bertujuan menerapkan terapi herbal berupa perasan kunyit dan madu untuk menurunkan tingkat nyeri gastritis akut pada remaja. Metode yang digunakan quasy ekperiment, dengan desain penelitian one grup pre test-post test desain. Jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan tehnik total sampel, uji statistik yang digunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value sebesar 0,000. Disimpulkan terdapat pengaruh perasan kunyit dan madu terhadap nyeri pada remaja dengan gastritis akut di kota Pontianak Kalimantan Barat.
Branding Digital (Merek Digital)
Manajemen Bisnis Ritel
Peran Kepuasan Mutu Layanan Farmasi Dalam Peningkatan Loyalitas Pasien Umum dan Asuransi di Apotek Kimia Farma 340 Cikarang Utara
Latar Belakang : Seiring dengan perkembangan industri farmasi yang pesat, mutu layanan apotek menjadi faktor penting yang sangat menentukan kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan mutu pelayanan mempunyai pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Apotek Kimia Farma 340. Subyek dan Metode: Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang datang ke Apotek Kimia Farma 340 untuk membeli obat dan menebus resep umum. Sampel yang digunakan berjumlah 273 responden, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap data yang diperoleh. Pada kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini, dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen yang digunakan dapat menghasilkan data yang akurat dan konsisten. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis univariat, yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) dan Net Promoter Score (NPS), serta analisis bivariat menggunakan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23. Hasil: yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada analisis Customer Satisfaction Index (CSI), sebagian besar responden sangat puas dengan berbagai aspek pelayanan di Apotek Kimia Farma 0340 Cikarang Utara. Parameter "Tangible" mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan persentase 83,53%, diikuti oleh "Assurance" sebesar 82,44%, "Empathy" 82,20%, "Reliability" 82,20%, dan "Responsiveness" 79,82%. Sementara itu, analisis Net Promoter Score (NPS) menunjukkan bahwa rata-rata NPS dari seluruh parameter adalah 5,64, yang termasuk dalam kategori loyal. Kesimpulan: Uji hipotesis menunjukkan bahwa kepuasan mutu pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien di Apotek Kimia Farma 0340 Cikarang Utara.
Perbandingan Antara Pemberian Tablet Fe Dengan Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di Klinik M Kecamatan Rengasdeklok Kabupaten Karawang Tahun 2024
Latar Belakang : Anemia adalah kondisi medis yang ditandai dengan jumlah sel darah merah yang rendah atau kadar hemoglobin yang rendah dalam tubuh. Dalam kondisi anemia, risiko terjadinya abortus, persalinan prematur, serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin dan rahim menjadi lebih tinggi.Terdapat dua pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencegah anemia pada kehamilan, yaitu melalui terapi farmakologi dan non-farmakologi dengan pemberian tablet Fe dan sari kacang hijau. Tujuan : Untuk mengetahui perbandingan antara pemberian Tablet Fe dengan Sari Kacang Hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Klinik M Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang tahun 2024. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design.. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Range List dan Uji Mann-Whitney. Hasil : Kelompok Tablet Fe yang diberikan tablet Fe sebanyak 15 orang mengalami peningkatan Hb dengan dengan rata-rata 18.13. Responden sebanyak 15 orang pada kelompok Kacang Hijau yang diberikan sari kacang hijau dengan rata-rata kenaikan Hb adalah 12.87. Nilai t hitung yang didapatkan adalah 2.698 lebih besar jika dibandingkan dengan nilai t tabel pada derajat kebebasan/degree of freedom (df) 28 adalah 2.048 atau t hitung (2.698) > t tabel (2.048) sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada peningkatan kadar Hb pada kelompok Tablet Fe dibandingkan dengan kelompok Kacang Hijau dengan nilai p-value 0.099 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat Perbandingan Antara Pemberian Tablet Fe Dengan Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Klinik M Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2024Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam pemecahan masalah untuk menyusun perencanaan, pengelolaan, dan pelayanan kesehatan khususnya bagi ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hemoglobin.
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara Tahun 2024
Latar Belakang: Deteksi dini telah diakui sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi angka kejadian kanker payudara. Data Sistem Informasi Sehat IndonesiaKu menyimpulkan cakupan deteksi dini kanker payudara di Indonesia sebesar 14,52%. Peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara dapat memberikan kontribusi kesadaran remaja putri untuk mengurangi risiko terjadinya kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi pengetahuan dan sikap tentang SADARI oleh remaja putri. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Lokasi penelitian di SMK Bina Nasional Informatika Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Banyaknya populasi 163 responden dan jumlah sampel 68 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu Probability Sampling. Dengan pengambilan sampel secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini angket, dan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah univariat dan analisis bivariat, dengan Wilcoxon. Hasil yang diperoleh metode demonstrasi terhadap pengetahuan dengan nilai p value (0,00) dan metode demonstrasi terhadap sikap dengan nilai p value (0,00) Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan metode demonstrasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Harapannya, remaja putri memahami dan memiliki pengetahuan serta sikap yang baik dalam melakukan SADARI dan untuk institut pendidikan menjadikan dan menambah wawasan terkait pentingnya SADARI.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Perubahan Psikologis Pada Ibu Hamil Trimester 1 (Hamil Pertama) di Puskesmas Tambelang Bekasi
Latar Belakang: Kehamilan merupakan hal yang wajar bagi wanita yang sedang berada dalam masa produktif. Pada masa ini, ibu hamil mengalami berbagai perubahan, termasuk perubahan psikologis. Pada trimester pertama, ibu hamil sering kali menghadapi masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, menurunnya rasa kepercayaan diri, dan sulit mengontrol emosi. Dukungan dari suami dapat membantu mengatasi perubahan psikologis yang ibu hamil alami dan memberikan manfaat bagi kesehatan ibu hamil. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan dukungan suami dengan perubahan psikologis pada ibu hamil trimester 1 (hamil pertama) di Puskesmas Tambelang Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantittif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Tambelang Bekasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik total sampling dengan jumlah 50 responden. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester 1 (hamil pertama) di Puskesmas Tambelang Bekasi. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan suami dan perubahan psikologis ibu hamil. Hasil Penelitian: Distribusi frekuensi dukungan suami paling banyak adalah kurangnya dukungan suami yaitu sebanyak 35 responden (70%), frekuensi perubahan psikologis paling banyak adalah adanya perubahan psikologis terhadap ibu hamil sebanyak 36 responden (72%). Hasil penelitian dari uji Chi-Square didapatkan adanya hubungan dukungan suami dengan perubahan psikologis pada ibu hamil dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Adanya hubungan dukungan suami dengan perubahan psikologis pada ibu hamil trimester 1 (hamil pertama) di Puskesmas Tambelang Bekasi.
Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi
Latar Belakang: Kaki diabetes, yang dapat berkembang menjadi gangren diabetik atau ulkus, ialah salah satu komplikasi paling menakutkan dari DM. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat sosial ekonomi dan pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode Kuantitatif descriptive dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan teknik purposive sampling dan melibatkan 59 responden. Populasi dalam penelitian ini yaitu penderita Diabetes Mellitus tanpa Ulkus Diabetikum di Puskesmas Tambelang Kabupaten Bekasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat sosial ekonomi, tingkat pengetahuan ulkus diabetikum dan upaya pencegahan ulkus diabetikum. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari uji Chi Square didapatkan tidak ada hubungan tingkat sosial ekonomi dengan upaya pencegahan ulkus diabeikum dengan p-value 0,280. Namun, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan ulkus diabetikum dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi tidak mempengaruhi pencegahan ulkus diabetikum pada pasien BPJS, karena layanan kesehatan yang merata. Namun, pengetahuan pasien memiliki peran kursial dalam mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Oleh karena itu, diharapkan responden bisa lebih aktif dalam mencari informasi mengenai ulkus diabetikum dan upaya pencegahannya melalui berbagai sumber.
Hubungan Usia Dengan Waktu Pencapaian Bromage Score 2 Pasca Spinal Anestesi di Ruang Recovery Room (RR) RS Medirossa Cikarang
Bromage score satu indikator respon motorik pasca spinal anastesi. spinal anastesi adalah metode anestesi dengan cara menyuntikkan obat analgetik lokal kedalam ruang subarachnoid di daerah lumbal. Kekuatan motorik individu dapat diukur dengan menunjukkan derajat pergerakan melawan hambatan. Setiap ekstremitas harus diukur kekuatannya. Salah satu indikator respons motorik pasca anestesi spinal adalah Bromage score, yang dapat digunakan untuk mengukur kekuatan otot kaki. TUJUAN :Untuk Mengetahui Status Fisik Pasien Regional Anastesi Subarachnoid Spinal Block Regional Berkorelasi Dengan Bromage Score di RS Medirosa Cikarang. HASIL: Berdasarkan distribusi frekuensi variabel usia pasien bahwa mayoritas pasien memiliki usia 19-25 sebanyak 13 responden (43,3%) dan 26-35 sebanyak 11 responden (36,7%) dan 36-45 sebayak 6 responden (20.0%) memiliki frekuensi yang paling rendah. Dari uji Chi Square Faktor usia sangat berpengaruh dalam pencapaian Bromage Score 2 di karnakan cairan serebrospinal di ruang subarachoud melambat. KESIMPULAN: ada hubungan antara usia dengan waktu pencapaian Bromage Score 2 dikarenakan pada usia tua ada penurunan fungsi organ seperti ginjal dan hepar, sehingga semakin bertambahnya usia maka akan semakin lama waktu pencapain Bromage Score 2.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Kelas XI di Man 1 Bekasi Tahun 2024
Latar Belakang : Badan Pusat Statistik Nasional (2023) mencatat jumlah remaja antara usia 10 hingga 19 tahun di Indonesia selbanyak 44,25 juta jiwa. Pergaulan belbas pada remaja dapat berdampak negatif pada remaja yang sangat merugilkan. Tujuan : penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah remaja Kelas XI di MAN 1 Bekasi tahun 2024. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dengan rumus Slovin yaitu sebanyak 190 orang responden siswi kelas XI. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil : analisis bivariat ada hubungan pengetahuan nilai P-Value 0,000, sikap P-Value 0,001, sumber informasi P-Value 0,008, peran orang tua P-Value 0,000, dan peran teman sebaya P-Value 0,008 (P-Value = P<a 0,05) terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja kelas XI di MAN 1 Bekasi Tahun 2024. Kesimpulan : dari penelitian ini, ada hubungan antara pengetahuan, sikap, sumber informasi, peran orang tua dan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja kelas XI di MAN 1 Bekasi Tahun 2024. Diharapkan bagi instansi pendidikan, mampu secara edukatif memberikan wawasan, dan bimbingan terhadap perilaku seksualitas yang menyimpang. Sehingga, dapat menjadikan siswa/i dapat berperilaku positif sebagaimana mestinya.
Sosialisasi Dan Edukasi Pemberian Anestesi Spinal Terhadap Tekanan Darah Pasien Sectio Caesarea Di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2022
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan operasi yang umum dan luas dilakukan pada wanita hamil dan prevalensi meningkat setiap tahun. Tekhnik anestesi spinal ataupun epidural merupakan tekhnik anestesi yang lebih banyak digunakan pada operasi sectio caesarea. Anestesi spinal memiliki potensi menyebabkan hipotensi pada ibu yang menjalani operasi sectio caesarea akibat blokade saraf simpatis tonus otot polos pembuluh darah yang berdampak terjadinya hipoksia dan acidosis fetus serta depresi neonatus. Tujuan: Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah turut memberikan pelayanan secara profesional dalam tindakan pembedahan Sectio Caesarea dan memberikan edukasi kepada pasien terkait tindakan operasi Sectio Caesarea menggunakan tehnik spinal. Metode: Pengabdian Masyarakat yang digunakan adalah memberikan edukasi melalui sosialisasi pemberian pemberian anestesi spinal terhadap tekanan darah pasien sectio caesarea. Hasil: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang pemberian anestesi spinal terhadap tekanan darah pasien sectio caesarea. Kesimpulan Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah diberikan ada peningkatan pemahaman pasien mengenai pemberian anestesi spinal terhadap tekanan darah pasien sectio caesarea.
Penerapan Posisi Miring Kiri Terhadap Peningkatan Tekanan Darah Setelah Anestesi Spinal Pada Pasien Sectio Caesaria Di Ruang Post Anestesi Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2023
Latar Belakang: Hipotensi akibat anestesi spinal merupakan masalah yang serius pada operasi sectio caesaria dengan insidensi yang tinggi, pemberian posisi miring kiri merupakan salah satu pencegahan untuk menurunkan insiden hipotensi. Tujuan: Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah turut memberikan pelayanan secara profesional dalam tindakan pembedahan sectio caesarea dan memberikan edukasi kepada pasien terkait pemberian intervensi posisi miring kiri terhadap peningkatan tekanan darah setelah anestesi spinal pada pasien sectio caesaria. Metode: Pengabdian Masyarakat yang digunakan adalah memberikan edukasi melalui sosialisasi pemberian intervensi posisi miring kiri terhadap peningkatan tekanan darah setelah anestesi spinal pada pasien sectio caesaria. Hasil: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang pemberian anestesi spinal terhadap tekanan darah pasien sectio caesarea. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah diberikan ada peningkatan pemahaman pasien mengenai pemberian anestesi spinal terhadap tekanan darah pasien sectio caesarea.
Manajemen Bisnis Ritel
HUBUNGAN USIA DENGAN WAKTU PENCAPAIAN BROMAGE SCORE 2 PASCA SPINAL ANESTESI DI RUANG RECOVERY ROOM (RR) RS.MEDIROSSA CIKARANG
ABSTRAK Bromage score satu indikator respon motorik pasca spinal anastesi. spinal anastesi adalah metode anestesi dengan cara menyuntikkan obat analgetik lokal kedalam ruang subarachnoid di daerah lumbal. Kekuatan motorik individu dapat diukur dengan menunjukkan derajat pergerakan melawan hambatan. Setiap ekstremitas harus diukur kekuatannya. Salah satu indikator respons motorik pasca anestesi spinal adalah Bromage score, yang dapat digunakan untuk mengukur kekuatan otot kaki. TUJUAN :Untuk Mengetahui Status Fisik Pasien Regional Anastesi Subarachnoid Spinal Block Regional Berkorelasi Dengan Bromage Score di RS Medirosa Cikarang. HASIL: Berdasarkan distribusi frekuensi variabel usia pasien bahwa mayoritas pasien memiliki usia 19-25 sebanyak 13 responden (43,3%) dan 26-35 sebanyak 11 responden (36,7%) dan 36-45 sebayak 6 responden (20.0%) memiliki frekuensi yang paling rendah. Dari uji Chi Square Faktor usia sangat berpengaruh dalam pencapaian Bromage Score 2 di karnakan cairan serebrospinal di ruang subarachoud melambat. KESIMPULAN: ada hubungan antara usia dengan waktu pencapaian Bromage Score 2 dikarenakan pada usia tua ada penurunan fungsi organ seperti ginjal dan hepar, sehingga semakin bertambahnya usia maka akan semakin lama waktu pencapain Bromage Score 2.
Hubungan Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus Dengan Pengontrolan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara
Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai bagian dari kelompok penyakit metabolik kronik dengan ciri khas kondisi hiperglikemi (Larasati, C. V. 2021). Menurut Notoadmojo, 2007 pengetahuan atau disebut juga Kognitif merupakan hal dasar yang penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan didapat dari panca indera manusia yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba. Dari kelima indera tersebut, indera penglihatan dan pendengaran paling banyak memberikan input bagi pengetahuan seseorang (Suryani, 2021). Penelitan ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada hubungan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus dengan pengontrolan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah pasien dengan diagnosa Diabetes Melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara sebanyak 36 pasien. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 36 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis bivariat chi square. hasilnya p = 0,000 (p value = 0,05). Hal ini berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang diabetes melitus dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Sentra Medika Hospital Minahasa Utara untuk lebih meningkatkan program preventif kepada pasien yang menderita penyakit diabetes melitus sehingga dapat menurunkan komplikasi progresif pasien.
Hubungan Aktivitas Olahraga Terhadap Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023
Premenstrual syndrome merupakan keluhan yang biasanya terjadi satu minggu sebelum datangnya haid dan menghilang sesudah haid datang, walaupun kadang-kadang berlangsung terus sampai haid berhenti. PMS sering dialami oleh wanita usia reproduksi pada usia 14-49 tahun. Gejala PMS yang munculnya berupa rasa cemas, depresi, suasana hati yang tidak stabil, kelelahan, pertambahan berat badan, pembengkakan, sakit pada payudara, kejang dan nyeri punggung yang dapat timbul sekitar 7-10 hari sebelum datangnya haid dan memuncak pada saat haid timbul. Dampak yang bisa ditimbulkan dari PMS adalah terganggunya aktivitas sehari-hari, seperti menurunnya produktivitas kerja, sekolah dan belajar. Untuk mengurangi gejala PMS bisa dengan melakukan aktivitas olahraga seperti senam, jogging, berjalan kaki, berenang dan bersepeda dengan teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 235 remaja putri di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan stratified random sampling dan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 148 siswi. Analisis data yang digunakan yaitu Chi-Square. Hasil analisis dengan menggunakan uji Chi-Square menghasilkan nilai p 0,031 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Pasien Hipertiroid Dalam Penalataksanaan DIIT Rendah Yodium di RS Sentra Medika Cikarang
Berdasarkan WHO pada tahun 2020 penyakit tiroid termasuk kanker tiroid menempati urutan ke-7 kejadian terbanyak di seluruh dunia. Prevalensi hipertiroid di Indonesia sebesar 0,4%. Di RS. Sentra Medika Cikarang, ditemukan adanya kenaikan jumlah pasien dari tahun 2021 ke tahun 2022 sebanyak 11,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pengetahuan Pasien Hipertiroid Dalam Penatalaksanaan Diit Rendah Yodium Di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 39 pasien hipertiroid di RS. Sentra Medika Cikarang yang berkunjung pada bulan Januari - Maret 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pendidikan nilai P-Value 0,011, usia = 0,033, jenis kelamin = 0,000, dan pekerjaan = 0,000 dengan pengetahuan pasien hipertiroid, dan semua nilai P-Value yang didapatkan P<a 0,05 nilai alpha. Kesimpulan ada hubungan pendidikan, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan dengan pengetahuan pasien hipertiroid dalam penatalkasanaan diit rendah yodium di RS. Sentra Medika Cikarang. Hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi serta informasi khususnya terkait dalam penatalaksanaan diit rendah yodium pada pasien hipertiroid.
Hubungan Aktivitas Olahraga Terhadap Kejadian Premenstrual Syndrom Pada Siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi
ABSTRAK Latar Belakang : Premenstrual syndrome merupakan keluhan yang biasanya terjadi satu minggu sebelum datangnya haid dan menghilang sesudah haid datang, walaupun kadang-kadang berlangsung terus sampai haid berhenti. PMS sering dialami oleh wanita usia reproduksi pada usia 14-49 tahun. Gejala PMS yang munculnya berupa rasa cemas, depresi, suasana hati yang tidak stabil, kelelahan, pertambahan berat badan, pembengkakan, sakit pada payudara, kejang dan nyeri punggung yang dapat timbul sekitar 7-10 hari sebelum datangnya haid dan memuncak pada saat haid timbul. Dampak yang bisa ditimbulkan dari PMS adalah terganggunya aktivitas sehari-hari, seperti menurunnya produktivitas kerja, sekolah dan belajar. Untuk mengurangi gejala PMS bisa dengan melakukan aktivitas olahraga seperti senam, jogging, berjalan kaki, berenang dan bersepeda dengan teratur. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 235 remaja putri di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan stratified random sampling dan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 148 siswi. Analisis data yang digunakan yaitu Chi-Square. Hasil : Hasil analisis dengan menggunakan uji Chi-Square menghasilkan nilai p 0,031 (p0,05) yang berarti terdapat hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023. Kesimpulan : Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara aktivitas olahraga terhadap kejadian premenstrual syndrome pada siswi di SMK Darul Amal Babelan Bekasi Tahun 2023.
Gambaran Kunjungan K1 Pada Masa Pendemi Covid-19 di Puskesmas Pedes Karawang Tahun 2020
Berdasarkan hasil stadi pendahuluan yang dilakukukan di Puskesmas pedes Karawang pada tahun 2019 menunujukan bahwa prevalensi Kunjungan K1 pada ibu hamil di Puskesmas Pedes Karawang sebesar 621 ibu hamil kemudian dari seluruhan ibu hamil yang di dapatkan sebanyak 118 ibu 19,2 % ibu yang tidak melakukan kunjungan K1 sedangkan ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 sebanyak 80,8%. di tahun 2020 prevalensi kunjungan K1 di Puskesmas Pedes Karawang sebesar 748 ibu hamil kemudian dari keseluruhan ibu yang hamil sebanyak 158 ibu yang tidak melakukan Kunjungan K1 21,1% sedangkan ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 sebanyak 78,9% . Meskipun prevalesi ibu hamil yang tidak melakukan Kunjungan K1 ditahun 2019 masih tinggi dari pada 2020 kejadian ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan K1 menurun dipuskesmas pedes karawang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskptif kuantitatif dan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimestr I di Puskesmas Pedes Kabupaten Karawang dengan jumlah ibu hamil 748 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 158, sampel ini diambil dengan menggunakan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat. Berdasarkan dari hasil Univariat menunjukan dari 158 Responden Ibu hamil trimestr I di puskesmas Pedes Karawang yang berpengetahuan Rendah 114 Responden (72,2%) , sedangkan yang berpengetahuan tinggi 44 Responden (27,8%),dari usia yang beresiko ( usia < 20 dan >35 tahun ) ada 85 Responden (53,8%) , sedangkan yang tidak beresiko ( usia 20 – 35 tshun ) ada 73 Responden (46,3%),Pendidikan yang rendah ( Sd,Smp) ada 114 Responden (72,2%), sedangkan yang Pendidikan Tinggi (Sma,D3, S1) ada 44 Resonden (27,8),Paritas yang Multigravida ada 95 Responden (60,1%), Sedangkan yang primigravida ada 63 Responden (39.9%),Penghasilan Rendah ada 133 Responden (84,2%, Sedangkan yang penghasilannya Tinggi ada 25 ada (15,8%). Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitain 5 variabel yang di teliti memiliki kesesuaian antara teori Pengetahuan,Usia, Pendidikan,Paritas, dan Ekonomi di Puskesmas Pedes Karawang Tahun 2020.Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak puskesmas pedes karawang agar terus dapat memberikan penyuluhan terkait kunjungan KI kepada para ibu hamil.
Studi Fenomenologi Citra Diri Pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2020
Kanker payudara adalah salah satu dari banyak penyakit yang ditakuti oleh masyarakat khususnya wanita. Pandangan wanita tentang citra diri setelah menjalani kemoterapi bersifat sangat individual, memberi dampak terhadap citra diri bagi wanita, wanita yang menjalani kemoterapi memiliki pandangan negatif tentang citra diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor citra diri pada pasien kanker payudara setelah dilakukan tindakan pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian fenomenologi deskriptif, dengan menggunakan triangulasi sebagai validasi data. Partisipan penelitian yang digunakan adalah pasien kanker payudara yang sudah dilakukan tindakan operasi pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani tindakan kemoterapi dengan menggunakan dua partisipan. Data hasil pengamatan yang dilakukan pada bulan Januari 2020 di RS Sentra Medika Cisalak didapatkan 18 pasien yang menjalani kemoterapi, diantara 18 pasien tersebut didapatkan hasil 14 pasien (85.0%) mengalami mual muntah, rambut rontok, dan penurunan nafsu makan, 3 pasien (12%) mengalami kerusakan pada kulit dan kuku dan 1 pasien (3%) mengalami nyeri pada otot dan tulang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan citra diri pada pasien kanker payudara yang menjadi masalah serius bagi sebagian wanita karena menganggap payudara merupakan bagian terpenting dari anggota tubuh seorang wanita serta daya tarik lawan jenis dan sebagai peran signifikan dalam seksualitas wanita.
Etika Profesi Kefarmasian dan Hukum Kesehatan
Pendidikan Kewarganegaraan
Etika Bisnis bagi Pelaku Bisnis
Pengantar Ilmu Sosial
Pengaruh Massage Menggunakan Minyak Jahe Terhadap Penurunan Nyeri Kram Otot Pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis di Ruang Hemodialisa RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2020
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung di Poliklinik Jantung RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2020
Fintech in a Flash Financial Technology Made Easy
Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan & Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan
Penuntun Kepaniteraan Klinik Obstetri & Ginekologi Ed. 2
Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstetri Ginekologi dan KB
ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NY. H G2P1A0 DI PUSKESMAS KEDUNGWARINGIN
Asuhan Kebidanan Komunitas Ed. 2
Hubungan Karakterisik Pasien Terhadap Lama Pemantauan Pasca Operasi Dengan Anestesi Spiral Pada Pasien Seksio Sesarea di Ruang Pemulihan Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2017
Periode pulih sadar dimulai segera setelah pasien meninggalkan meja operasi sampai dengan pasien sadar dari pengaruh anestesi. Pengawasan untuk pasien ini yaitu berada di ruang pemulihan. Lamanya masa pulih sadar berbeda-beda pada setiap penderita, tergantung pada berbagai keadaan antara lain riwayat penderita sebelum operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien terhadap lama waktu pemantauan kondisi klien pasca operasi dengan anestesi spinal pada pasien SC di ruang pemulihan rumah sakit sentra medika cibinong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode survey dengan jumlah 53 responden. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi umur, berat badan dan lama observasi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji T dan uji korelasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti dari 53 responden, didapatkan bahwa dalam uji t nilai signifikan 0,923 > 0,05 dan nilai t hitung 0,098 < 2,008 (t tabel) yang artinya bahwa umur tidak mempengaruhi lama pemantauan pasien pasca operasi, sedangkan hasil dari perhitungan uji korelasi adalah nilai signifikan 0,05 ≤ 0,05 artinya bahwa berat badan mempengaruhi lama pemantauan pasca operasi di ruang pemulihan
Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Kelas IV, V, dan VI Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SDIT Al-Hikmah Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2018
PHBS di sekolah adalah sekumpulan perilaku yang di praktikan oleh peserta didik, guru dan masysrakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran atas hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit. Menurut World Health Organation (WHO), setiap tahunnya sekitar 2,2 juta orang di negara berkembang terutama anak-anak meninggal dunia akibat berbagai penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan hygiene yang buruk. Tujuan Penelitian Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Kelas IV, V, dan VI Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SDIT Al-hikmah Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini ada 98 orang dan 77 responden, pengambilan sampel dengan total sampling, instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian : gambaran tingkat pengetahuan siswa sekolah dasar kelas VI, V, dan VI tentang perilaku hidup bersih dan sehat di SDIT Al-hikmah Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2018 berpengetahuan kurang 36 siswa (47%), berpengetahuan cukup 25 siswa (32%), dan berpengetahuan kurang 16 siswa (21%). gambaran karakteristik umur siswa sekolah dasar kelas tinggi umur 10/11 tahun 30 siswa (39%), dan siswa sekolah dasar kelas tinggi umur 11/12 tahun 47 siswa (61%), gambaran karakteristik siswa berdasarkan informasi siswa mendapat informasi kurang 42 siswa (55%), dan murid mendapat informasi baik 35 murid (45%). gambaran karakteristik siswa yang tidak pernah berpengalaman melakukan PHBS 46 murid (60%), dan siswa yang pernah berpengalaman melakukan PHBS 31 siswa (40%). gambaran karakteristik berdasarkan lingkungan siswa yang tidak baik 57 siswa (74%), dan siswa dengan lingkungan baik 20 (26%). Kesimpulan : gambaran tingkat pengetahuan siswa sekolah dasar kelas V dan VI tentang perilaku hidup bersih dan sehat di SDIT Al-hikmah Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Tahun 2018 masih kurang. Saran : untuk itu diharapkan agar diadakan penyuluhan tentang PHBS, agar pengetahuan siswa kelas V dan VI di SDIT Al-hikmah dapat meningkat pengetahuan baik tentang PHBS.
Gambaran Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas VII Dan VIII Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tambun Selatan Tahun 2018
Bullying merupakan kekerasan fisik dan psikologis berjangka panjang di mana ada hasrat untuk melukai, membuat tertekan, depresi dan tidak berdaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran perilaku bullying pada siswa kelas VII dan VII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tambun selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 527 orang dan sampel penelitian 89 orang responden dengan cara proportional stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian : gambaran perilaku bullying pada siswa kelas VII dan VIII di Sekolah Menegah Pertama Negeri 2 Tambun Selatan perilaku bullying sebanyak 71 siswa/siswi (80%), perilaku bullying fisik 11 (12%), bullying verbal 34 (39%), Bullying relasional 10 (11%), Cyber bullying 9 (10%) dan bullying tidak langsung 7 (8%), jenis kelamin laki-laki yang melakukan bullying 29 siswa (78%) dan perempuan melakukan bullying 42 siswi (81%), pola asuh orang tua demokratis 46 (52%), pola asuh otoriter 31 (35%), pola asuh permisif 12 (13%). pernah mengalami bullying 55 (62%), dan tidak pernah mengalami bullying 34 (38%), pengaruh teman sebaya positif sebanyak 31 (35%), dan pengaruh negatif 58 (65%). Kesimpulan : Gambaran perilaku bullying pada siswa kelas VII dan VIII di Sekolah Menegah Pertama Negeri 2 Tambun Selatan memiliki tingkat perilaku bullying yang tinggi. Untuk siswa/siswi sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan mengenai dampak dari perilaku bullying.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Orang Tua Penderita Thalasemia Mengenai Pentingnya Melakukan Terapi Secara Rutin di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018
Thalasemia adalah penyakit kelainan hemolitik dimana terjadi kerusakan pada sel darah merah didalam pembuluh darah sehingga umur eritrosit menjadi pendek (kurang dari 120 hari). Data yang diperoleh dari RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2016 jumlah pasien thalasemia sebanyak 3.610, tahun 2017 sebanyak 4.157 sedangkan jumlah pasien thalasemia pada bulan januari-maret tahun 2018 berjumlah 764 orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan orang tua penderita thalasemia mengenai pentingnya melakukan terapi secara rutin di Rumah Sakit sentra medika cikarang tahun 2018. Ggg Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua klien penderita thalasemia sebanyak 60 orang. sampel yang diambil 60 responden dengan metode pengambilan Accidental Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat. Ggg Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan orang tua penderita thalasemia mengenai pentingnya melakukan terapi secara rutin di rumah sakit sentra medika cikarang tahun 2018 dalam distribusi frekuensi dengan presentase terbanyak ialah orang tua dengan pengetahuan kurang sebanyak 31 responden (51,7%), pengetahuan cukup sebanyak 17 responden (28,3%), pengetahuan baik sebanyak 12 responden (20%). gggggggggggggggg ggg Kesimpulan: Dari penelitian ini didapatkan gambaran tingkat pengetahuan orang tua penderita thalasemia mengenai pentingnya melakukan terapi secara rutin di rumah sakit sentra medika cikarang tahun 2018 memiliki pengetahuan kurang. Saran: untuk orang tua penderita thalasemia lebih meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya melakukan terapi secara rutin dengan cara lebih aktif bertanya mengenai kesehatan anaknya dan diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya perawat RS Sentra Medika Cikarang memberikan informasi secara akurat dan memberikan edukasi seperti penguluhan kesehatan kepada orang tua penderita thalasemia.