Book•2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia.
Hipertensi menjadi faktor risiko utama karena dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah otak
secara progresif. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tanda dan gejala awal stroke
menyebabkan keterlambatan penanganan. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi FAST berbasis
audiovisual terhadap deteksi dini pencegahan stroke pada masyarakat dengan hipertensi di Desa
Sukaindah Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
dengan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi berjumlah 596 penderita hipertensi, dengan
sampel 86 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa
kuesioner 15 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi dilakukan melalui
pemutaran video edukasi FAST selama 10–15 menit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test. Hasil: Seluruh responden mengalami peningkatan skor setelah intervensi. Nilai
p-value = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan
posttest. Kesimpulan: Edukasi FAST berbasis audiovisual berpengaruh signifikan dalam
meningkatkan deteksi dini pencegahan stroke pada masyarakat dengan hipertensi.Saran: Edukasi
FAST berbasis audiovisual dapat diterapkan secara berkelanjutan di masyarakat sebagai upaya
meningkatkan deteksi dini stroke serta dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya dengan
jumlah sampel yang lebih besar.
Open AccessEdukasi FAST, Audiovisual, Deteksi Dini, Stroke, Hipertensi.
Book•2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Hipertensi kondisi tekanan darah yang melebihi batas normal >120/80 MmHg merupakan Penyakit dengan prevelensi yang cukup tinggi secara global. Angka kejadian hipertensi di dunia mencapai 1,28 miliar di Indonesia mencapai 8,3%, Jawa Barat mencapai 39,6%, Prevelensi di Kabupaten Bekasi mencapai 12.545 penderita hipertensi pada Laki-laki sebanyak 6,0% dan Perempuan sebanyak 4,7%. Tingkat Pengetahuan dan Aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensu pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah MAN 2 Setu Bekasi. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling dengan sampel 65 responden. Populasi remaja kelas XII di MAN 2 Setu Bekasi. Data berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis univariat sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan 46 orang (70,8%) Pada usia 17 tahun sekitar 42 orang (64,4%) dan Tingkat pengetahuan baik 44 orang (67,7%) Aktivitas fisik sedang sebanyak 37 orang (56,9%) sementara upaya pencegahan hipertensi cukup 48 orang (73,8%). Hasil Bivariat Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Pencegahan Hipertensi nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=0.144 yang menunjukan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan hipertensi sedangkan frekuensi aktivitas fisik nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=7.150 menunjukan ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi.
Open AccessHipertensi, Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Upaya Pencegahan Hipertensi.