Abstrak
Latar Belakang: Hipertensi kondisi tekanan darah yang melebihi batas normal >120/80 MmHg merupakan Penyakit dengan prevelensi yang cukup tinggi secara global. Angka kejadian hipertensi di dunia mencapai 1,28 miliar di Indonesia mencapai 8,3%, Jawa Barat mencapai 39,6%, Prevelensi di Kabupaten Bekasi mencapai 12.545 penderita hipertensi pada Laki-laki sebanyak 6,0% dan Perempuan sebanyak 4,7%. Tingkat Pengetahuan dan Aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensu pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah MAN 2 Setu Bekasi. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling dengan sampel 65 responden. Populasi remaja kelas XII di MAN 2 Setu Bekasi. Data berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis univariat sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan 46 orang (70,8%) Pada usia 17 tahun sekitar 42 orang (64,4%) dan Tingkat pengetahuan baik 44 orang (67,7%) Aktivitas fisik sedang sebanyak 37 orang (56,9%) sementara upaya pencegahan hipertensi cukup 48 orang (73,8%). Hasil Bivariat Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Pencegahan Hipertensi nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=0.144 yang menunjukan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan hipertensi sedangkan frekuensi aktivitas fisik nilai P-Value 0,001<0,05 dan OR=7.150 menunjukan ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan upaya pencegahan hipertensi pada remaja di MAN 2 Setu Bekasi.