Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di negara maju maupun berkembang Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia merupakan negara ke tiga penderita hipertensi setelah india. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien hipertensi di puskesmas karang bahagia dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan skor pada pasien hipertensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Metode : Penelitian ini bersifat observasional menggunakan metode pretest dan posttest bersifat prospektif kepada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023. Hasil : Hasil uji validitas pretest pengetahuan dinyatakan valid karena rHitung lebih besar dari rTabel (0,463) dengan taraf signifikan <0,05. Hasil uji releabilitas didapatkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,698 maka pretest dinyatakan reliabel. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia berdasarkan usia yang paling banyak yaitu usia 36-64 tahun sebanyak 52 pasien (71%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak yaitu perenpuan berjumlah 57 pasien (79%), dan hasil posttest terdapat peningkatan skor atau nilai dengan frekuensi 64. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian edukasi menggunakan leaflet pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Bahagia periode April-Juni 2023, dan didapat hasil pretest dan posttest terdapat perubahan skor sebanyak 64 (88%) dan tidak terdapat peningkatan skor 9 (12%) dan tidak ada penurunan skor pada hasil posttest.
Open AccessKata kunci : Hipertensi, Leaflet, Edukasi, Hipertensi, Puskesmas
Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan darah sistolik berada diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Menurut Riskesdas dalam (Kemenkes RI, 2021) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi di Puskesmas Cibarusah tahun 2023 Metode Penelitian: Pemelitian ini menggunakan desain true eksperimen dan menggunakan pendekatan pre and post test nonequivalet control group desain. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 orang lalu dibagi menjadi 2 kelompok, 20 orang responden diberikan perlakuan dan 20 orang tidak diberikan perlakuan dengan menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi (lembar ceklis) kemudian diberikan perlakuan dengan memberikan jus melon selama 7 hari sebanyak 2 kali dalam sehari dan kemudian data dianalisis menggunakan Uji T- Test. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sampel T-Test didapatkan ada pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh mengkonsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi di Puskesmas Cibarusah tahun 2023. Saran: Diharapkan Jus melon ini dapat dijadikan obat non farmakologi dengan di konsumsi 1 hari 2x pada siang dan sore hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Open AccessKata Kunci : Hipertensi dan mengkonsumsi jus melon
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hipertensi pada kehamilan merupakan penyakit tidak menular penyebab kematian maternal serta merupakan salah satu masalah medis yang sering muncul dan dapat menimbulkan komplikasi 2-3% kehamilan. Hipertensi pada ibu hamil yaitu adanya tekanan darah 140 mmHg atau lebih setelah kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya normotensif, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan tekanan diastolik 15 mmHg diatas nilai normal.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan usia,paritas,Pendidikan,pekerjaan,Riwayat penyakit dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah analitik kualitatif dengan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 ibu hamil di TPMB Ria Sari Tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rekam medis. Data di Analisa menggunakan univariat dan bivariat Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di TPMB Ria Sari Tahun 2022 adalah usia (p=0,008), paritas (p=0,018), Pendidikan (p=0,013), pekerjaan (p=0,004) dan Riwayat penyakit (p=0,001). Dari semua variabel yang diteliti (usia, paritas, Pendidikan, pekerjaan dan Riwayat penyakit), hasilnya saling berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil trimester III di TPMB Ria Sari Tahun 2022. Saran dengan adanya penelitian ini, ibu hamil tidak mengalami hipertensi selama kehamilan dan dapat mencegahnya sebelum melakukan program kehamilan terutama di TPMB Ria Sari Tahun 2022 Kata Kunci : Hipertensi, ibu hamil, trimester III ABSTRACT Hypertension in pregnancy is a non-communicable disease that causes maternal death and is a medical problem that often arises and can cause complications in 2-3% of pregnancies. Hypertension in pregnant women, namely the presence of blood pressure of 140 mmHg or more after 20 weeks of pregnancy in women who were previously normotensive, or an increase in systolic pressure of 30 mmHg and diastolic pressure of 15 mmHg above normal values. The purpose of this study was to determine the relationship between age, parity, education, occupation, history of disease and the incidence of hypertension. This type of research is a qualitative analysis with the Cross Sectional method. The population in this study were 50 pregnant women at TPMB Ria Sari in 2022. The sample in this study was 50 respondents. The instrument used in this study was medical record data. Data were analyzed using univariate and bivariate. The results showed that the variables associated with the incidence of anemia in third trimester pregnant women at TPMB Ria Sari in 2022 were age (p=0.008), parity (p=0.018), education (p=0.013), occupation (p=0.004 ) and medical history (p=0.001). Of all the variables studied (age, parity, education, occupation and medical history), the results are interrelated with the incidence of hypertension in third trimester pregnant women at TPMB Ria Sari in 2022. It is suggested that with this research, pregnant women do not experience hypertension during pregnancy and can prevent it before carrying out a pregnancy program, especially at TPMB Ria Sari in 2022 Keywords: Hypertension, third trimester, pregnant women
Open Accesskata kunci : Hipertensi, Ibu Hamil, Trimester III