Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. hospitalisasi atau masuk rumah sakit merupakan keadaan yang mengharuskan seseorang untuk dirawat dirumah sakit karena mengalami kondisi kritis dan kesakitan secara fisik maupun psikologis. world health organization (who) menyatakan bahwa terdapat kurang lebih 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar,21 juta orang terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena demensia.penelian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan lansia yang menjalani hospitalisasi dirs xx kabupaten bekasi. adapun rancangan penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional, yaitu suatu penelian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara faktor-faktor resiko.anlisis data yang digunakan uji chisquare.penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia,jenis kelamin,tingkat pendidikan, dan dukungan petugas kesehatan.penelitian ini menggunakan data primer aplikasi yangdigunakan adalah kuesioner dan spss23
Open Accesshospitalisasi, kecemasan,lansia
Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS
Skripsi, 24 Mei 2021
Nama : Nurhikmah
NIM : 020319673
STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN ORANGTUA PADA PASIEN ANAK USIA (1-5 TAHUN) YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT X CIKARANG PADA MASA PANDEMIK COVID19 TAHUN 2021
XV + 98 Halaman + 9 Tabel +12 Lampiran
ABSTRAK
Pandemik Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Covid 19 di seluruh dunia untuk semua negara. Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan orangtua pada pasien anak usia (1-5 tahun) yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit X Cikarang pada masa pandemik Covid19. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional atau potong lintang serta menggunakan uji chi square. Penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dukungan petugas, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan data primer, aplikasi yang digunakan adalah google form, Microsoft Office 2013, dan SPSS 23.
Kata Kunci : Kecemasan, Orang Tua, Pandemi Covid19, Hospitalisasi
ABSTRACT
BACHELOR PROGRAM STUDY OF NURSING AND PROFESSION NERS
Skripsi, 24 May 2021
Name : Nurhikmah
NIM : 020319673
STUDY ON FACTORS RELATED TO THE ANXIETY OF THE PARENTS IN CHILD PATIENTS (1-5 YEARS) WHO ARE HOSPITALIZING IN X CIKARANG HOSPITAL IN THE PANDEMIC TIME COVID19 2021 YEARS
XV + 98 Pages + 9 Tables + 12 Appendix
ABSTRACT
The Cvoid-19 pandemic is an event of the spread of Covid-19 worldwide for all countries. Anxiety is a feeling of fear of something happening due to the anticipation of danger. This study aims to determine the factors associated with parental enxiety in child patients (1-5 years) undergoing hospitalization at X Hospital Cikarang during the Covid-19 pandemic. This type of research is a quantitative research method with a cross-sectional research design approach and using the chi square test. This study will explain the variables of age, gender, level of education, support from staff, and family support. This study uses primary data, the applications used are google form, Microsoft Office 2013, and SPSS 23.
Keywords: Anxiety, Parents, Pandemic Covid19, Hospitalization
Open AccessKecemasan, Orang Tua, Pandemi Covid19, Hospitalisasi
Book•2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Anak yang mengalami sakit dan harus melakukan perawatan di rumah sakit dapat menimbulkan hospitalisasi. Hospitalisasi dapat terjadi akibat anak yang belum terbiasa berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit. Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Hal ini disebabkan karena orang tua melihat anaknya sedang terbaring sakit. Selain itu kecemasan pada orang tua dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, semakin rendah tingkat pengetahuannya maka akan semakin tinggi kecemasannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Metode: Kuantitatif deskriptif analitik melalui pendekatan Cross-Sectional, pengambilan sampel menggunakan metode NonProbability sampling.
Hasil: Uji Chi-Square menunjukan nilai P = 0,010 (<0,05) maka terdapat adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Kesimpulan: Adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah.
Open AccessHospitalisasi, Orang Tua, Pasien Anak Prasekolah, Tingkat Kecemasan Orang Tua, Tingkat Pengetahuan.
Thesis•2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Anak yang mengalami sakit dan harus melakukan perawatan di rumah sakit dapat menimbulkan hospitalisasi. Hospitalisasi dapat terjadi akibat anak yang belum terbiasa berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit. Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Hal ini disebabkan karena orang tua melihat anaknya sedang terbaring sakit. Selain itu kecemasan pada orang tua dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, semakin rendah tingkat pengetahuannya maka akan semakin tinggi kecemasannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Metode: Kuantitatif deskriptif analitik melalui pendekatan cross-sectional, pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling. Hasil: Uji chi-square menunjukan nilai P = 0,010 (0,05) maka terdapat adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Kesimpulan: Adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Kata Kunci: Hospitalisasi, Orang Tua, Pasien Anak Prasekolah, Tingkat Kecemasan Orang Tua, Tingkat Pengetahuan.
Open AccessKata Kunci: Hospitalisasi, Orang Tua, Pasien Anak Prasekolah, Tingkat
Kecemasan Orang Tua, Tingkat Pengetahuan.
Thesis•2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anak yang mengalami sakit dan harus melakukan perawatan di rumah sakit dapat menimbulkan hospitalisasi. Hospitalisasi dapat terjadi akibat anak yang belum terbiasa berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit. Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Hal ini disebabkan karena orang tua melihat anaknya sedang terbaring sakit. Selain itu kecemasan pada orang tua dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, semakin rendah tingkat pengetahuannya maka akan semakin tinggi kecemasannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Metode: Kuantitatif deskriptif analitik melalui pendekatan cross-sectional, pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling. Hasil: Uji chi-square menunjukan nilai P = 0,010 (0,05) maka terdapat adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Kesimpulan: Adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah.
Open AccessHospitalisasi, Orang Tua, Pasien Anak Prasekolah, Tingkat Kecemasan Orang Tua, Tingkat Pengetahuan.
Book•2022•Koleksi Perpustakaan
Pandemik Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Covid 19 di seluruh dunia untuk semua negara. Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan orangtua pada pasien anak usia (1-5 tahun) yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit X Cikarang pada masa pandemik Covid19. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional atau potong lintang serta menggunakan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orangtua pasien anak usia 1-5 tahun yang menjalani hospitalisasi di RS X Cikarang sampling sebanyak 81 responden dengan teknik pegambilan sampel adalah total sampling. Penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dukungan petugas, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan data primer, aplikasi yang digunakan adalah google form, Microsoft Office 2013, dan SPSS 23. Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan dukungan petugas dengan orangtua pada anak usia (1-5 tahun) yang menjalani hopsitalisasi di Rumah Sakit X Cikarang pada masa pandemik covid 19.
Open AccessKecemasan, Orang Tua, Pandemi Covid19, Hospitalisasi
Book•2022•Koleksi Perpustakaan
Lanjut Usia (lansia) adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas.Hospitalisasi atau masuk rumah
sakit merupakan keadaan yang mengharuskan seseorang untuk dirawat dirumah sakit karena mengalami kondisi krisis
dan kesakitan secara fisik maupun psikologis. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa terdapat kurang
lebih 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena
dimensia. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan lansia
yang menjalani hospitalisasi di RS X Kabupaten. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan metode pendekatan
Cross Sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko. Analisis data
yang digunakan Uji Chi Square. Penelitian ini akan menjelaskan tentang variabel usia, jenis kelamin, tingkat
pendidikan, dan dukungan petugas kesehatan. Penelitian ini menggunakan data primer, aplikasi yang digunakan
adalah kuesioner, dan SPSS 23
Open AccessHospitalisasi, kecemasan, lanjut usia
Book•2019•Koleksi Perpustakaan
Hospitalisasi adalah pengalaman penuh cemas baik bagi anak maupun keluarganya. Kecemasan yang
utama yang dialami dapat berupa perpisahan dengan keluarga, kehilangan kontrol, lingkungan yang asing,
kehilangan kemandirian dan kebebasan. Diagnosa penyakit, sistem pendukung & koping terhadap cemas.
(SUSENAS) tahun 2014 jumlah anak usia prasekolah di Indonesia sebesar 20,72% dari jumlah total
penduduk Indonesia, berdasarkan data tersebut diperkirakan 35 per 100 anak menjalani hospitalisasi,
sedangkan pada tahun 2015 (SUSENAS) di daerah perkotaan menurut kelompok usia 0-4 tahun sebesar
25,8%, usia 5-12 tahun sebanyak 14,91%, usia 13-15 tahun sekitar 9,1%, usia 16-21 tahun sebesar 8,13%.
Angka kesakitan anak usia 0-21 tahun apabila dihitung dari keseluruhan jumlah penduduk adalah 14,44%.
Data studi pendahuluan yang diperoleh dari 10 reponden, 2 diantaranya mengalami cemas berat, 5 orang
mengalami cemas sedang, dan 3 diantaranya mengalami cemas ringan. Tujuan penelitian ini diketahui
gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit
Sentra Mendika Cikarang tahun 2018.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan accidental
sampling Populasi dalam penelitian ini adalah 137 responden dan sampel penelitian 62 responden.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, analisis data hasil menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang
perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 dalam distribusi frekuensi dengan
prosentase kecemasan ringan 24 responden dengan prosentase 38,7%, responden yang mengalami
kecemasan sedang 33 responden dengan 53,2%, responden yang mengalami kecemasan berat 4 responden
dengan prosentase 6,4% sedangkan yang mengalami kecemasan panik sebanyak 1 responden dengan
presentase 1,6% dari total 62 responden.
Kesimpulan : hasil penelitian didapatkan gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang
dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 memiliki kecemasan
sedang.
Saran : Hendaknya tetap melibatkan orang tua dalam perawatan untuk meminimalkan dampak
hospitalisasi, perlu pendidikan kesehatan kepada orang tua dalam menjaga anak yang sedang dirawat.
Open AccessTingkat Kecemasan, Hospitalisasi