Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

50 hasil
Penulis: MD

Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di RS Sentra Medika Cibinong

ThesisSkripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease caused by the body's inability to produce insulin or a small amount of insulin so that energy metabolism processes are ineffective and cause blood sugar levels to increase and become dangerous. The purpose of this research is to find out the effect of Diabetes Mellitus exercise on decreasing blood sugar levels in Diabetes Mellitus patients. This research is a type of quantitative research with a quasi-experimental design using a one group pretest posttest design without control group approach to 50 samples from 100 outpatient populations participating in Diabetes Mellitus gymnastics at Sentra Medika Cibinong Hospital in 2023 using the technique nonprobability sampling with purposive sampling. Based on the normality test kolmogrov smirnov show the data is not normally distributed (p 0.05), therefore the nonparametric test used is the Wilcoxon test and gets a P value of 0.000 (0.05) meaning there is the effect of Diabetes Mellitus exercise on decreasing blood sugar levels in Diabetes Mellitus patients. The conclusion is that blood sugar before Diabetes Mellitus exercise is 74% high, blood sugar after Diabetes Mellitus exercise is 82% normal, and there is an effect of Diabetes Mellitus exercise on decreasing blood sugar during Diabetes Mellitus patients at Sentra Medika Cibinong Hospital in 2023. Suggestions for research this is expected Sentra Medika Cibinong Hospital can hold seminars on the benefits of exercise diabetes Mellitus with hope that more exercise participants, greater the cure rate in patient Diabetes Mellitus. Reading Materials: Books (2013 - 2021) Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Sugar, Gymnastics.

Open AccessDiabetes Mellitus Senam Diabetes
oai:ais:skripsi:303Lihat detail

Hubungan Durasi Penggunaan Media Sosial Dengan Kejadian Insomnia Pada Remaja di SMAN 7 Tambun Selatan Tahun 2024

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Remaja merupakan pengguna media sosial tertinggi. Media sosial yang sering digunakan remaja yaitu Whatsapp, Instagram dan Tiktok. Pada tahap perkembangan ini remaja ingin mencoba hal baru. Penggunaan medsos menjadi insomnia merupakan gangguan kondisi tidur yang tidak berkualitas sehingga tidur menjadi tidak lelap. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja SMA di Tambun Selatam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian ini yaitu deskriptif korelatif melalui penggunaan metode cross sectional. Populasi remaja tengah yang berusia (16-17 tahun). Sebanyak 108 remaja menjadi responden dengan teknik sampling total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil: Uji statistik Pearson Chi Square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 atau 95%.uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 < a = 0,05. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja SMA di Tambun Selatan. Saran mengurangi waktu penggunaan media sosial dan mampu untuk memenejemen waktu tidur .

Open AccessMedia sosial, Durasi Penggunaan, Remaja, Kejadian Insomnia
oai:ais:library-item:25619Lihat detail

Inhibitor Enzim TMPK/Thymidylate Kinase (TP5A) dan Decapping Enzyme D9 Pada Senyawa Daun Sambiloto (Andorgraphis Paniculata) Pada Monkeypox Secara In Silico

Book2024Koleksi Perpustakaan

Sejak Mei 2022, wabah cacar monyet telah menyebabkan lebih dari 90.000 kasus di 115 negara, termasuk negara-negara non-endemis. Cacar monyet adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus orthopox, mirip dengan cacar tetapi dengan tingkat kematian lebih rendah. Daun Sambiloto diketahui mengandung senyawa aktif yang dapat memodulasi sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa dalam daun Sambiloto sebagai obat antivirus untuk cacar monyet menggunakan pendekatan pre-experimental berbasis komputer. Senyawa tanaman dilakukan seleksi terlebih dahulu untuk memprediksi nilai farmakokinetik dan toksisitasnya pada website pkCSM, lalu diseleksi kembali untuk memisahkan apakah senyawa tanaman tersebut dikatakan mirip obat atau tidak mirip obat pada website Lipinski Rule. Data ligan/ senyawa tanaman diperoleh dari PubChem, sedangkan makromolekul berupa enzim Thymidylate Kinase (kode 1E2Q) dan Decapping Enzyme D9 (kode 7SF0), yang diambil dari Protein Data Bank. Makromolekul tersebut dioptimalkan menggunakan perangkat lunak UCSF Chimera, kemudian dilakukan docking mdengan ligan pada aplikasi PyRx selanjutnya divisualisasikan dengan PyMol dan Ligplot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 senyawa dalam daun Sambiloto dapat menghambat enzim Thymidylate Kinase dengan energi afinitas -15.4 hingga -4.9 kcal/mol, di mana Andrographidin A memiliki energi afinitas terbaik sebesar -13.4 kcal/mol. Selain itu, senyawa daun Sambiloto juga efektif menghambat Decapping Enzyme D9 dengan energi afinitas -16.6 hingga -4.5 kcal/mol. Senyawa paling efektif adalah 5-Hydroxy-7,8-dimethoxyflavone_5-glucoside, Andrographidin A, dan Wogonin_5-glucoside dengan energi afinitas -13.0 kcal/mol. Penelitian ini menunjukkan potensi daun Sambiloto sebagai bahan untuk pengembangan obat antivirus terhadap virus cacar monyet. (MPXV).

Open AccessCacar Monyet, Decapping Enzyme D9, In Silico, Monkeypox Virus (MPXV), Thymidylate Kinase (TP5A).
oai:ais:library-item:25631Lihat detail

Hubungan Kebiasaan Membawa Bekal dan Asupan Makanan Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri di SMAN 1 Cikarang Selatan

Book2024Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Usia sekolah adalah tahap kritis dimana kebutuhan energi dan zat gizi harus terpenuhi, karena mereka sedang dalam tahap tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan makanan berkualitas agar memenuhi kebutuhan gizi mereka selama di sekolah. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membawa bekal dan asupan makanan dengan status gizi remaja putri. Subyek dan Metode Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Cikarang Selatan. Sampel sebanyak 50 orang diambil secara purposive sampling, alat penelitian ini menggunakan kuesioner, timbangan berat badan, microtoise, dan alat pengukur LiLA. Kolmogorov Smirnov digunakan untuk menguji normalitas, dan uji Pearson untuk melihat hubungan variabel. Hasil: Berdasarkan uji statistik diperoleh bahwa adanya hubungan antara kebiasaan membawa bekal dengan status gizi yang signifikan berdasarkan IMT/U (pvalue=0,002), terdapat hubungan kebiasaan membawa bekal dengan status gizi berdasarkan %LiLA (0,000) dan tidak adanya hubungan antara asupan makanan dengan status gizi berdasarkan IMT/U (0,442), tidak di dapatkan hubungan antara asupan makanan dengan status gizi berdasarkan %LiLA (p-value=0,570). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan membawa bekal menurut IMT/U dan % Lila, perlu dilakukan edukasi terkait pentingnya membawa bekal ke sekolah dengan prinsip gizi seimbang atau sesuai konsep isi piringku.

Open Accessremaja, kebiasaan membawa bekal, asupan makanan, status gizi
oai:ais:library-item:25585Lihat detail

Pengaruh Anestesi Spinal Terhadap Kejadian Hipotensi Intra Operasi Pada Pembedahan Sectio Caesarea di Ruang Operasi RSUD Kabupaten Bekasi

Book2024Koleksi Perpustakaan

Anestesi spinal (subaraknoid) adalah anestesi regional dengan tindakan penyuntikan obat anestetik lokal ke dalam cairan serebrospinal di dalam ruang subaraknoid di daerah vertebra L2-L3 atau L3-L4 dengan tujuan untuk mendapatkan anelgesi setinggi dermatom tertentu dan relaksasi otot rangka. Hipotensi merupakan salah satu efek samping anestesia spinal yang dilakukan pada wanita hamil dengan angka kejadian sekitar 80%. Efek kardiovaskular akibat tindakan anestesia spinal berhubungan erat dengan level blockade simpatis yang mencapai persarafan setinggi torakal 1 sampai lumbal 2 (T1–L2). Blokade simpati akibat anestesia spinal menyebabkan dilatasi pembuluh darah sehingga menurunkan resistensi pembuluh darah sistemik yang akan menyebabkan hipotensi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh anestesi spinal terhadap kejadian hipotensi intra operasi pada pembedahan sectio caesarea di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment Design) dengan rancangan Separate Sample Pretest-Posttest atau One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan teknik accidental sampling (convenience sampling). Uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan tekanan darah pasien sebelum tindakan anestesi spinal didapatkan hasil bahwa 21 responden dengan tekanan darah normal (70,0%), 9 responden mengalami hipertensi (30,0%), berdasarkan kategori usia didapatkan hasil bahwa pasien kategori remaja akhir sebanyak 8 (26,7%), usia dewasa awal sebanyak 18 (60,0%), dan usia dewasa akhir sebanyak 4 (13,3%), berdasarkan klasifikasi ASA didapatkan hasil bahwa pasien kategori ASA II sebanyak 23 (76,7%) dan ASA III sebanyak 7 (23,3%). Berdasarkan hasil uji Chi Square, diperoleh nilai probabilitas (p-value) tekanan darah sebelum tindakan anestesi spinal (0,035), usia (0,061), ASA (0,176). Artinya pada alpha 5% terdapat pengaruh yang bermakna antara tekanan darah sebelum tindakan anestesi spinal dengan tekanan darah setelah tindakan anestesi spinal di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi. Kesimpulan: Ada pengaruh anestesi spinal terhadap kejadian hipotensi pada pasien intra operasi sectio caesarea di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi.

Open AccessAnestesi Spinal, Hipotensi, Intra Operasi Sectio Caesarea
oai:ais:library-item:25552Lihat detail

PENGARUH ANESTESI SPINAL TERHADAP KEJADIAN HIPOTENSI INTRA OPERASI PADA PEMBEDAHAN SECTIO CAESAREA DI RUANG OPERASI RSUD KABUPATEN BEKASI

Thesis2024Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anestesi spinal (subaraknoid) adalah anestesi regional dengan tindakan penyuntikan obat anestetik lokal ke dalam cairan serebrospinal di dalam ruang subaraknoid di daerah vertebra L2-L3 atau L3-L4 dengan tujuan untuk mendapatkan anelgesi setinggi dermatom tertentu dan relaksasi otot rangka. Hipotensi merupakan salah satu efek samping anestesia spinal yang dilakukan pada wanita hamil dengan angka kejadian sekitar 80%. Efek kardiovaskular akibat tindakan anestesia spinal berhubungan erat dengan level blockade simpatis yang mencapai persarafan setinggi torakal 1 sampai lumbal 2 (T1–L2). Blokade simpati akibat anestesia spinal menyebabkan dilatasi pembuluh darah sehingga menurunkan resistensi pembuluh darah sistemik yang akan menyebabkan hipotensi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh anestesi spinal terhadap kejadian hipotensi intra operasi pada pembedahan sectio caesarea di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment Design) dengan rancangan Separate Sample Pretest-Posttest atau One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan teknik accidental sampling (convenience sampling). Uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan tekanan darah pasien sebelum tindakan anestesi spinal didapatkan hasil bahwa 21 responden dengan tekanan darah normal (70,0%), 9 responden mengalami hipertensi (30,0%), berdasarkan kategori usia didapatkan hasil bahwa pasien kategori remaja akhir sebanyak 8 (26,7%), usia dewasa awal sebanyak 18 (60,0%), dan usia dewasa akhir sebanyak 4 (13,3%), berdasarkan klasifikasi ASA didapatkan hasil bahwa pasien kategori ASA II sebanyak 23 (76,7%) dan ASA III sebanyak 7 (23,3%). Berdasarkan hasil uji Chi Square, diperoleh nilai probabilitas (p-value) tekanan darah sebelum tindakan anestesi spinal (0,035), usia (0,061), ASA (0,176). Artinya pada alpha 5% terdapat pengaruh yang bermakna antara tekanan darah sebelum tindakan anestesi spinal dengan tekanan darah setelah tindakan anestesi spinal di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi. Kesimpulan: Ada pengaruh anestesi spinal terhadap kejadian hipotensi pada pasien intra operasi sectio caesarea di ruang maternal RSUD Kabupaten Bekasi.

Open AccessAnestesi Spinal, Hipotensi, Intra Operasi Sectio Caesarea
oai:ais:skripsi:806Lihat detail

Pengaruh Senam Diabetes Melitus Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2023

Book2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin atau jumlah insulin yang sedikit sehingga kadar gula dalam darah meningkat dan membahayakan. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam DM terhadap penurunan kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) pasien DM. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one group pretest posttest design without control group terhadap 50 sampel dari 100 populasi pasien rawat jalan yang mengikuti senam DM di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2023 menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan uji normalitas kolmogrov smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p < 0,05) dan uji nonparametrik menggunakan uji wilcoxon dengan hasil P value 0,000 (< 0,05) artinya ada pengaruh senam DM terhadap penurunan kadar GDS pada pasien DM. Kesimpulan GDS sebelum senam DM 74 % tinggi, GDS setelah senam DM 82% normal, dan ada pengaruh senam DM terhadap penurunan GDS pada pasien DM di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2023. Saran dalam penelitian ini diharapkan Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dapat mengadakan seminar awam mengenai manfaat senam DM dengan harapan semakin banyak peserta senam maka semakin besar pula angka kesembuhan pada pasien DM.

Open AccessDiabetes Melitus, Gula Darah Sewaku, Senam DM
oai:ais:library-item:23145Lihat detail

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kesiapan Masyarakat Dalam Mengikuti Program Vaksinasi Covid-19 di Desa Karangjaya Kec. Pebayuran

Book2022Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang Virus corona merupakan salah satu virus yang menyerang sistem pernapasan hingga dapat mengakibatkan kematian (Novita, 2020). Pada tanggal 30 Oktober 2020 sudah terdapat 216 negara terinfeksi corona virus di dunia jumlah yang terkonfirmasi ada di angka 44.888.869 orang dengan jumlah yang meninggal sebanyak 1.178.475 orang. Indonesia sendiri masih mencatatkan kasus tertinggi dengan mencapai 1.571.824 kasus pada tanggal 12 April 2021. Atas dasar itu, pemerintah melakukan berbagai upaya dan mengeluarkan kebijakan untuk mengatasinya, salah satu upaya yang hingga saat ini dilakukan penanggulangan penyebaran Covid-19 adalah melalui riset untuk menghasilkan vaksin. Vaksin merupakan produk biologi yang mengandung antigen berupa mikroorganisme atau bagian atau zat yang dihasilkan darinya (Kemenkes RI, 2021). Manfaat vaksin covid adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid-19, karena vaksin covid-19 dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus corona. Dengan begitu, risiko tertular virus ini akan jauh lebih kecil. (Aidah, siti nur, 2021). Efek samping yang sangat umum (10%) setelah vaksinasi biasanya ringan, yaitu pusing, mual, nyeri otot (mialgia), artralgia (artralgia), nyeri di tempat suntikan, kelelahan, ketidaknyamanan, dan demam. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 02 Mei 2021 di Desa Karangjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi terdapat populasi masyarakat sebesar 4092 penduduk yang berusia 18 sampai 45 tahun. Berdasarkan studi pendahuluan tersebut dengan metode mengisi kuisioner yang melibatkan 20 responden masyarakat, di temukan bahwasanya terdapat 50% masyarakat yang menolak untuk dilakukan Vaksinasi Covid-19. Tujuan Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi covid-19. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis observasional. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat Desa Karangjaya yang berjumlah 4092 masyarakat. Sampel yang diambil sebanyak 364 masyarakat dengan menggunakan SImpel Random Sampling mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang sudah di uji validitas oleh peneliti sendiri, dan menggunakan skala Guttman dan Likert untuk variabel dependen dan independen. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan Bivariat berupa Chi-Square dengan nilai signifikan 0,05. Hasil Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan masyarakat, pendidikan, paparan informasi, jarak tempat pelayanan vaksinasi, dan dukungan petugas kesehatan. Dan terdapat juga variabel yang tidak berhubungan seperti Usia dan dukungan aparat desa dengan vaksinasi covid-19 di Desa Karangjaya Kec. Pebayuran dengan masing-masing nilai tingkat pengetahuan masyarakat (0,000), tingkat pendidikan dengan nilai p-value (0,005), paparan informasi dengan nilai p-value (0,000), jarak tempat pelayanan vaksinasi dengan nilai (0,002), dan dukungan petugas kesehatan dengan nilai p-value (0,000). Yang keseluruhan hasil nilai p-value lebih kecil dari (0,05) dengan demikian H0 ditolak. Sedangkan usia dengan hasil p-value (0,798), serta dukungan aparat desa dengan nilai p-value (0,185) dengan hasil nilai p-value lebih besar dari (0,05) dengan demikian H0 diterima Kesimpulan Ada hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat, tingkat pendidikan, paparan informasi, jarak tempat pelayanan vaksinasi, dukungan petugas kesehatan. Dan tidak ada hubungan antara usia dan dukungan aparat desa dalam mengikuti program vaksinasi covid-19 di Desa Karangjaya Kec. Pebayuran. Saran Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, dimana dapat mengetahui faktor apa saja yang membuatnya siap untuk mengikuti program vaksinasi covid-19.

Open AccessVaksinasi Covid-19, Tingkat Pengetahuan Masyarakat, Tingkat Pendidikan, Paparan Informasi, Usia, Jarak Tempat Pelayanan Vaksinasi, Dukungan Petugas Kesehatan, dan Dukungan Aparat Desa.
oai:ais:library-item:20725Lihat detail

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Covid-19 di Kampung Warung Bingung Desa Sukahurip Kabupaten Bekasi Tahun 2020

Book2021Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Covid-19 (SARS-Cov-2) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh keluarga coronavirus jenis baru dan virus ini pertama kali muncul pada tanggal 31 Desember 2019 di Wuhan China. Pada awalnya pemerintah China belum dapat memastikan agen penyebab utama dari penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh Covid-19 ini sehingga kasus-kasus ini pertama kali diklasifikasikan sebagai pneumonia yang etiologinya belum diketahui. Berdasarkan hasil penelitian, Covid-19 ditularkan dari manusia ke manusia melalui kontak fisik dan droplet (percikan kecil-kecil) yang keluar saat seseorang bersin atau batuk. Gejala umum yang muncul setelah terinfeksi Covid-19 ini adalah demam (≥ 38oC), kelelahan dan batuk kering. Ada beberapa gejala lain yang tidak umum tetapi dapat mempengaruhi kesehatan pasien seperti menurunnya indra penciuman atau pengecap, atau perubahan warna jari kaki atau tangan, hidung tersumbat, diare, sakit tenggorokan, konjungtivitis , sakit kepala, sakit dan nyeri. Di Indonesia jumlah kasus Covid-19 pada bulan Juli tahun 2020 telah mencapai 84,882 kasus. Dilansir dari The Asean Post pada tanggal 18 Juli 2020, Negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di ASEAN adalah Indonesia. Dari hasil studi pendahuluan yang telah di lakukan pada tanggal 7 juli 2020 di Kampung Warung Bingung dengan kuesioner yang telah dibagikan kepada 12 warga Kampung Warung Bingung, diperoleh 7 dari 12 warga Kampung Warung Bingung memiliki pengetahuan tentang Covid-19 yang rendah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Covid-19 di Kampung Warung Bingung Desa Sukahurip Kabupaten Bekasi Tahun 2020. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kampung Warung Bingung Desa Sukahurip Kabupaten Bekasi dengan jumlah penduduk sebanyak 74 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 64 orang yang telah diseleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh peneliti. Hasil Penelitian : Hasil uji chi-square penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang sigifikan antara pendidikan (p = 0,035 < α 0,05), pekerjaan (0,044 < α 0,05), dan usia (0,043 < α 0,05) serta tidak adanya hubungan antara lingkungan (0,567 > α 0,05) dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 di Kampung Warung Bingung Desa Sukahurip Kabupaten Bekasi Tahun 2020. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 di Kampung Warung Bingung Desa Sukahurip Kabupaten Bekasi Tahun 2020 variabel yang berhubungan adalah pendidikan, pekerjaan, usia sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah lingkungan.

Open AccessTingkat pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, usia, lingkungan.
oai:ais:library-item:18905Lihat detail