Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda bahaya yang menunjukan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Tanda bahaya kehamilan meliputi perdarahan, nyeri perut hebat, pembengkakan pada bagian tubuh, nyeri kepala, lemah dan pingsan sampai dengan kurangnya gerakan janin. Ibu hamil harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda bahaya kehamilan supaya kehamilan aman sampai dengan proses persalinan dan apabila mengalami tanda bahaya dapa segera melakukan tindakan penanganan. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan diengaruhi oleh umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC dan pemanfaatan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil dengan usia kehamilan 0-42 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh faktor umur (p-value 0.003), pengetahuan (p-value 0.008), paritas (p-value 0.028), pendidikan (p-value 0.000), keteraturan pemeriksaan ANC (p-value 0.014) dan pemanfaatan media informasi (p-value
0.000) terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya dalam kehamilan
Open AccessKemampuan, umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC, pemanfaatan media informasi
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Perilaku seksual pada siswa di SMK bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kurangnya pendidikan seks di rumah dan di sekolah, pengaruh media sosial dan budaya populer, kurangnya pengawasan orangtua atau guru, dan tekanan dari teman sebaya. Selain itu, adanya keinginan untuk mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan seksual yang timbul selama masa pubertas juga dapat menjadi faktor yang mendorong perilaku seksual pada siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual siswa di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 154. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak
154 siswa. Analisis data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, lingkungan, sikap, media informasi, peran orang tua, dan peran teman dalam perilaku seksual pada remaja di SMK.
Open AccessPerilaku seksual, pengetahuan, lingkungan, sikap, media informasi, peran orang tua, peran reman
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda bahaya yang menunjukan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Tanda bahaya kehamilan meliputi perdarahan, nyeri perut hebat, pembengkakan pada bagian tubuh, nyeri kepala, lemah dan pingsan sampai dengan kurangnya gerakan janin. Ibu hamil harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda bahaya kehamilan supaya kehamilan aman sampai dengan proses persalinan dan apabila mengalami tanda bahaya dapa segera melakukan tindakan penanganan. Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan diengaruhi oleh umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC dan pemanfaatan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil dengan usia kehamilan 0-42 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh faktor umur (p-value 0.003), pengetahuan (p-value 0.008), paritas (p-value 0.028), pendidikan (p-value 0.000), keteraturan pemeriksaan ANC (p-value 0.014) dan pemanfaatan media informasi (p-value 0.000) terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya dalam kehamilan
Open AccessKata kunci: Kemampuan, umur, pengetahuan, paritas, pendidikan, keteraturan pemeriksaan ANC, pemanfaatan media informasi
Thesis•2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PRODI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Agustus 2023 Nama : Qonita Tasya Sukirman Nim : 020619042 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA SISWA DI SMK ISLAM AL-AMIN TAHUN 2023 VIII + 78 Halaman + 11 Tabel + 2 Gambar + 10 Lampiran ABSTRAK Masa remaja adalah masa yang dimana anak anak menuju masa dewasa. Pada masa ini remaja cenderung memiliki keberanian untuk melakukan keinginannya secara bebas dan banyak ingin tahu hal hal baru, Menurut SDKI 2017 mengungkapkan, sekitar 2% remaja wanita usia 15- 24 tahun dan 8% remaja pria di usa yang sama mengaku telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah, dan 11% diantaranya mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Dalam Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional, Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 dengan populasi siswa dan siswi di SMK Islam AL-Amin Cikarang Utara. Metode pengambilan sampel dengan Total sampling berjumlah 154 siswa dan siswi. Data adalah data primer dengan menggunakan instrument yaitu kuesioner, Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil uji statistik bivariat menggunakan uji chi square bahwa sebagian besar responden berpengetahuann kurang 42 (27,3%) dan baik 121 (72,7%) (p-value=0,000) OR 7,222. Responden yang memiliki lingkungan kurang 38 (24,7%) dan baik 116 (75,3%) (p-value=0,000) OR 6,935. Responden yang mempunyai sikap yang kurang 40 (26%) dan baik 114 (74%) (p-value=0,000) OR 7,950. Responden yang memiliki media infromasi yang kurang 34 (22,1%) dan baik (120%) (p-value=0,000) OR 11,053. Responden yang memiliki peran orang tua kurang 65 (42,2%) dan baik 89 (57,8%) (p-value=0,132) OR 1,975. Dan responden yang memiliki peran teman kurang 45 (29,9%) dan baik 109 (70,8%) (p-value=0,000) OR 6,313. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, lingkungan, sikap, media informasi, peran orang tua, dan peran teman dalam perilaku seksual pada remaja di Smk islam Al-amin Cikarang Utara, Remaja diharapkan untuk memilih lingkungan serta media informasi yang baik bagi perkembangn prilaku seksual guna menghindari penyimpangan atau prilaku seks diluar nikah.
Open AccessKata kunci : Perilaku seksual, pengetahuan, lingkungan, sikap, media informasi, peran orang tua, peran teman.
Book•2022•Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan data dari WHO diseluruh negara yang sedang berkembang menunjukan sebuah data bahwa 40% remaja putra dan putri berumur 18 tahun sudah melakukan hubungan seksual meskipun tanpa adanya ikatan. Berdasarkan data badan pusat statistic Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2021 diprovinsi Jawa Barat terdapat total 10,09 kasus yang berusia sebelum 18 tahun sudah bersatatus kawin. Berdasarkan hasil penelitian. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja kelas XII di SMK Citra Mutiara Tahun 2022. Jenis penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Dengan 183 Sampel. Dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai p Value 0,007 dengan OR 2,819. Sikap nilai p Value 0,008 dengan OR 2,909. Media informasi dengan dengan nilai p Value 0,002 dan OR 3,299. Peran teman dengan nilai p Value 0,000 dan OR 6,530. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, media informasi serta peran teman terhadap perilaku seksual remaja.
Open AccessPerilaku seksual remaja, Pengetahuan, Sikap, Media Informasi, Peran Orang tua dan Peran Teman.
Thesis•2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan data dari WHO diseluruh negara yang sedang berkembang menunjukan sebuah data bahwa 40% remaja putra dan putri berumur 18 tahun sudah melakukan hubungan seksual meskipun tanpa adanya ikatan. Berdasarkan data badan pusat statistic Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2021 pada provinsi Jawa Barat terdapat total 10.09 kasus yang berusia sebelum 18 tahun sudah bersatatus kawin . Berdasarkan hasil penelitian. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja kelas XII di SMK Citra Mutiara Tahun 2022. Jenis penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Dengan 183 Sampel. Dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,007 dengan OR 2,819. Ada hubungan antara sikap dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,008 dengan OR 2,909. Ada hubungan antara media informasi dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,002 dan OR 3,299. Ada hubungan antara peran teman dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,000 dan OR 6,530. Hasil penelitian ini diharapkan agar institusi pendidikan terkait untuk menerapkan, menambah serta meningkatkan perihal pendidikan kesehatan seksual serta perihal system reproduksi agar mencegah perilaku menyimpang pada remaja.
Open AccessPerilaku seksual remaja, pengetahuan, sikap, media informasi, peran orang tua dan peran teman