Thesis••Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Appendisitis adalah kondisi dimana apendiks mengalami inflamasi yang menyebabkan terjadinya nyeri pada abdomen khususnya kuadran kanan bawah. Appendisitis memerlukan penanganan operatif karena keadaannya gawat darurat. Berdasarkan tahapan prosesnya, appendisitis diklasifikasikan menjadi tiga yaitu appendisitis sederhana, gangrenus dan perforatif. Diagnosis dan intervensi pembedahan yang cepat sangat diperlukan demi mencegah pecahan appendiks yang akan menyebabkan terjadinya peritonitis dan perforasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggali asuhan keperawatan gangguan nyeri akut pada pasien appendisitis secara komperehensif melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada subjek satu orang pasien atau individu yang mengalami appendisitis akut. Peneliti berhasil mendapatkan diagnosa utama yaitu nyeri akut dengan intervensi teknik relaksasi genggam jari. Hasil didapatkan bahwa gelisah yang dirasakan klien berkurang namun tidak dengan nyerinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nyeri yang dirasakan klien disebabkan oleh infeksi pada appendiks dan harus dilakukan bedah appendiktomi untuk dapat bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan intensitas nyeri pada klien.
Open AccessAppendisitis, nyeri akut, teknik relaksasi genggam jari, appendiktomi
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Appendisitis adalah radang pada usus buntu atau disebut appendiks vermivormis yang terletak pada abdomen kanan bawah. Tanda yang biasanya muncul pada pasien apendisitis adalah nyeri pada area periumbilikus, demam, mual muntah, komplikasi dari appendisitis akut yaitu ditandai dengan nyeri, nyeri yang semakin meningkat dan demam tinggi. Appendisitis perlu adanya tindakan appendiktomi untuk pengangkatan apendiks yang terinfeksi appendiktomi dilakukan untuk menurunkan risiko infeksi. Adapun tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk menggali asuhan keperawatan gangguan nyeri akut pada pasien appendiktomi secara komprehensif melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang pasien atau individu. Peneliti berhasil mendapatkan diagnosa utama yaitu nyeri akut dengan intervensi teknik relaksasi nafas dalam. Hasil didapatkan bahwa gelisah yang dirasakan klien berkurang dengan nyerinya pada klien.
Open AccessAppendiktomi, nyeri akut, teknik relaksasi nafas dalam.
Book•2023•Koleksi Perpustakaan
Appendisitis adalah kondisi dimana apendiks mengalami inflamasi yang menyebabkan terjadinya nyeri pada abdomen khususnya
kuadran kanan bawah. Appendisitis memerlukan penanganan operatif karena keadaannya gawat darurat. Berdasarkan tahapan
prosesnya, appendisitis diklasifikasikan menjadi tiga yaitu appendisitis sederhana, gangrenus dan perforatif. Diagnosis dan
intervensi pembedahan yang cepat sangat diperlukan demi mencegah pecahan appendiks yang akan menyebabkan terjadinya
peritonitis dan perforasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggali asuhan keperawatan gangguan nyeri akut pada
pasien appendisitis secara komperehensif melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode
penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada subjek satu orang pasien atau individu yang mengalami
appendisitis akut. Peneliti berhasil mendapatkan diagnosa utama yaitu nyeri akut dengan intervensi teknik relaksasi genggam jari.
Hasil didapatkan bahwa gelisah yang dirasakan klien berkurang namun tidak dengan nyerinya. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah nyeri yang dirasakan klien disebabkan oleh infeksi pada appendiks dan harus dilakukan bedah appendiktomi untuk dapat
bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan intensitas nyeri pada klien.
Open AccessAppendisitis, nyeri akut, teknik relaksasi genggam jari, appendiktomi