Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Gagal Ginjal Kronis

Hubungan Pengetahuan Perawatan Post Cimino Dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong

ThesisSkripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kecemasan adalah suatu respon emosional yang tidak menyenangkan terhadap berbagai macam stressor baik yang jelas maupun yang tidak teridenfikasi dan ditandai rasa khawatir, takut dan perasaan terancam. Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pengetahuan (Kaplan dan Sadock dalam Iin patimah, 2020). Pengetahuan menurut Windri Dewi Ayu (2022) yaitu hasil tahu yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan melalui panca indera manusia terhadap objek tertentu yang mendasari tindakan seseorang yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, informasi, budaya dan pengalaman seseorang. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan Post Cimino dengan Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 45 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalahchi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dengan nilai p- value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan: pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong.

Open AccessKata kunci: Gagal Ginjal Kronis, Cimino, Tingkat pengetahuan, Kecemasan
oai:ais:skripsi:459Lihat detail

Pengaruh Menghisap Es Batu Terhadap Penurunan Rasa Haus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di Ruang Rawat Inap Dewasa Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2025

Book2025Koleksi Perpustakaan

Penyakit ginjal kronik (PGK) dapat didefinisikan sebagai gangguan fungsi ginjal yang bersifat irreversible yang mana kemampuan ginjal dalam mengatur elektrolit, keseimbangan cairan, dan metabolisme menurun dan mengakibatkan uremia. Pembatasan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik meningkatkan frekuensi timbulnya rasa haus. Adanya peningkatan konsentrasi natrium plasma yang menyebabkan dehidrasi intraselular pada pusat rasa haus sehingga merangsang sensasi rasa haus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh menghisap es batu terhadap rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronik di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak. Penelitian ini menggunakan one group pre post test design. Populasi yang diambil menggunakan total sampling sebanyak 72 pasien dengan penyakit ginjal kronis yang mendapat intervensi menghisap es batu untuk mengurangi rasa haus. Data yang dikumpulkan merupakan data skala haus sebelum dan sesudah menghisap es batu. Analisis bivariat yang dilakukan yaitu dengan menggunakan Uji Paired Sample T-test. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara menghisap es batu dengan skala rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronis dengan p= 0,000. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu menghisap es batu dapat menurunkan rasa haus pada pasien penyakit ginjal kronis.

Open AccessGagal ginjal kronis, rasa haus, menghisap es batu.
oai:ais:library-item:26567Lihat detail

Hubungan Pengetahuan Perawatan Post Cimino Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong

Book2023Koleksi Perpustakaan

Kecemasan adalah suatu respon emosional yang tidak menyenangkan terhadap berbagai macam stressor baik yang jelas maupun yang tidak teridenfikasi dan ditandai rasa khawatir, takut dan perasaan terancam. Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pengetahuan (Kaplan dan Sadock dalam Iin patimah, 2020). Pengetahuan menurut Windri Dewi Ayu (2022) yaitu hasil tahu yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan melalui pancaindera manusia terhadap objek tertentu yang mendari tindakan seseorang yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, informasi, budaya dan pengalaman seseorang. Berdasarkan pencatatan di buku register di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong terjadi peningkatan jumlah pasien dengan gangguan gagal ginjal yang dipasang cimino yaitu pada bulan November sebanyak 45 orang. Selain itu peneliti melakukan studi pendahuluan yang di lakukan di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dengan wawancara terhadap 10 pasien dengan Gagal Ginjal Kronik post pemasangan cimino mengatakan tidak tahu bagaimana cara melakukan perawatan pada cimino, apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan post pemasangan cimino. 3 dari 10 responden mengalami cemas berat, 4 responden cemas sedang, 2 responden cemas sedang dan 1 responden tidak cemas. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan membuktikan bahwa kecemasan yang terjadi pada pasien Gagal Ginjal Kronik post cimino karena kurangnya pengetahuan tentang perawatan Post Cimino. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan Post Cimino dengan Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 45 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dengan nilai p- value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan: pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong.

Open AccessGagal Ginjal Kronis, Cimino, Tingkat pengetahuan, Kecemasan
oai:ais:library-item:23724Lihat detail

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Ruangan Hemodialisa RS Sentra Medika Cisalak Depok

Book2023Koleksi Perpustakaan

Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis sering mengalami penurunan aktivitas fisik dan penurunan ini mempengaruhi kondisi kecemasan. Dukungan keluarga dapat menurunkan kecemasan pada pasien yang menjalani terapi hemodialisis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RS Sentra Medika Cisalak tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectionalPopulasi berjumlah 50 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling,sehingga jumlah sampel adalah 50 orang dan Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dari 50 responden yang memiliki tingkat dukungan keluarga baik terdapat 33 responden (66%) dan 17 (34%) responden yang memiliki dukungan keluarga kurang. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square diperoleh nilai P = 0,000 (P<0,05). Berdasarkan nilai P value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RS Sentra Medika Cisalak Depok. Peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat meneliti faktor faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa di hemodialisis.

Open AccessDukungan keluarga, kecemasan, gagal ginjal kronis, hemodialisis
oai:ais:library-item:21496Lihat detail