Abstrak
ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) telah muncul sebagai salah satu penyebab kematian dan penderitaan paling menonjol di abad ke-21. Salah satu faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronis adalah hipertensi, penderita hipertensi memiliki resiko kualitas hidup buruk dibandingkan dengan yang tidak mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor risiko hipertensi dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS. Sentra Medika Cikarang. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dipresisi menggunakan rumus Slovin dengan total sampel yaitu sebanyak 72 orang responden pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan spearman rank test. Hasil : analisis bivariat menggunakan spearman rank test, terdapat hubungan signifikan (p-value = 0,000) yang kuat dan searah antar variabel faktor risiko hipertensi dan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik. Saran : diharapkan bagi rumah sakit dapat mengembangkan, melakukan skrining, monitoring dan melaksanakan program promotif seperti melakukan edukasi tentang penatalaksanaan hemodialisa dan pengelolaan hipertensi pada pasien PGK. Edukasi ini harus mencakup pentingnya pengendalian tekanan darah pada pasien PGK yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup pada penderita PGK.