Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ratno

2 karya publik ditemukan.

2025: 12024: 1

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi yang Akan Menjalani General Anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecemasan adalah reaksi psikologis yang umum terjadi pada pasien pre operasi, terutama sebelum menjalani general anestesi. Kecemasan yang berlebihan dapat memengaruhi kondisi fisiologis pasien, salah satunya adalah peningkatan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien pre operasi yang akan menjalani general anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 36 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS), dan data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan tekanan darah sistolik (P- Value 0,002) dan diastolik (P-Value 0,003). Sebagian besar responden mengalami peningkatan tekanan darah sistolik (69,4%) dan diastolik (58,3%). Kesimpulan: bahwa adanya korelasi¹ atau hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien pre operasi yang menjalani general anestesi. Penatalaksanaan kecemasan pre operasi menjadi penting untuk menjaga kestabilan kondisi hemodinamik pasien demi keberhasilan tindakan operasi.

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Gejala Depresi Pada Pasien TB Paru di Puskesmas Tambelang Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak didunia yang disebabkan oleh bakteri tuberculosis, pengobatan TB Paru perlu waktu yang lama serta pengobatan yang kompleks sehingga dapat menimbulkan terjadinya gejala depresi, salah satu cara mencegah depresi adalah dengan dukungan keluarga sebagai bentuk dukungan bagi pasien TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan gejala depresi pada pasien TB Paru dipuskesmas Tambelang. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 58 pasien TB Paru rawat jalan di Puskesmas Tambelang. Analisis yang digunakan univariate dan bivariate dengan uji statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian bivariat ada hubungan dukungan keluarga dengan gejala depresi pada pasien TB Paru dipuskesmas Tambelang dengan keluarga yang mendukung dan tidak mengalami depresi sebanyak 23 responden (57,5%), responden yang dapat dukungan keluarga dan mengalami depresi ringan 17 responden (42,5%), dan nilai p value 0,004 (a=0,05). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan informasi kepada keluarga pasien pentingnya support sistem dari keluarga bagi pasien yang sakit.