Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Seks Pranikah di SMA X Kabupaten Bekasi Tahun 2019
Latar Belakang : Survey Demografi Kesehatan Indonesia (2017) memaparkan sekitar 2% remaja pria dan 8% remaja telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah dan sebanyak 12% diantaranya mengalami Kehamilan yang Tidak Diinginkan, jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta dan 30% diantarannya dilakukan remaja. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya seks pranikah di SMA X Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Metode Penelitian : menggunakan penelitian deskriptif, populasi yang diambil adalah siswa kelas XI di SMA X Kabupaten Bekasi sebanyak 360 siswa, sampel : sebanyak 83 siswa, dengan teknik simpel random sampling. Instrumen penelitian kueisioner. Uji statistik yang digunakan uji univariat. Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan responden yang paling banyak adalah kurang sebanyak 33 responden (39,8%) berdasarkan jenis kelamin : laki-laki sebanyak 19 responden (22,9%), sumber informasi : informasi dari non tenaga kesehatan sebanyak 15 responden (18,1%), faktor lingkungan : ada orang disekelilingnya yang merasakan dampak seks pranikah sebanyak 20 responden (24,1%), pengalaman : remaja yang tidak pernah sebanyak 23 responden (27,7%). Kesimpulan : Remaja dengan tingkat pengetahuan kurang paling banyak yaitu sebanyak 33 responden (39,8%) Saran : diharapkan menjadi informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya seks pranikah sehingga remaja dapat mengetahui bahaya seks pranikah dan menghindari perilaku seks pranikah.