Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Imunomodulator

Imunomodulator Fraksi Biji Jintan Hitam (Nigella sativa L.) Terhadap Sel Limfosit T (CD4+ dan CD8+) dan Imunoglobulin G (IgG)

Book2025Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Biji jintan hitam (Nigella sativa L.) merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki aktivitas sebagai imunomodulator, khususnya dalam meningkatkan fungsi sel imun dan produksi antibodi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan aktivitas fraksi etil asetat biji jintan hitam pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% terhadap sel limfosit T (CD4+ dan CD8+) serta kadar imunoglobulin G (IgG). Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental dilakukan secara in vivo menggunakan 18 ekor tikus jantan yang dibagi 6 kelompok dengan 3 kelompok uji dan 3 kelompok kontrol. Analisis senyawa dilakukan dengan GC-MS, nilai sel limfosit T diukur dengan Flow Cytometry, sedangkan nilai imunoglobulin G (IgG) diukur menggunakan ELISA Reader. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa fraksi etil asetat biji jintan hitam mengandung 79 senyawa metabolit. Nilai sel limfosit T (CD4+ dan CD8+) menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan, akan tetapi kelompok 3 fraksi etil asetat konsentrasi 20% memiliki aktivitas tertinggi dengan nilai sebesar 97,06%. Adapun nilai imunoglobulin G (IgG) menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan aktivitas tertinggi dan fraksi yang paling baik terdapat pada kelompok 3 fraksi etil asetat konsentrasi 20% sebesar 278,740 ng/mL. Saran: Pada penelitian selanjutnya diperlukan untuk uji toksisitas dilanjutkan dengan uji klinik untuk menilai efektivitas dan keamanan fraksi biji jintan hitam (Nigella sativa L.) sebagai imunomodulator.

Open AccessBiji Jintan Hitam CD4+, CD8+, IgG, Imunoglobulin, Imunomodulator
oai:ais:library-item:26922Lihat detail

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Menggunakan Immunomodulator Herbal di Ruang Poli Klinik UPTD Puskesmas DTP Purwakarta Tahun 2021

Book2022Koleksi Perpustakaan

Virus COVID-19 menyebar dan telah memberikan dampak luas secara sosial dan ekonomi. Saat ini kejelasan peneganan mengenai penyakit ini masih terus diusahakan, termasuk dalam aspek penegakkan diagnosis, tata laksana, hingga pencegahan (Lubis, 2020). Tanggung jawab pencegahan penularan adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Ada banyak cara tetap sehat dan memperkuat system kekebalan tubuh dimasa pandemi ini, antara lain menjalankan pola hidup sehat dengan olah raga teratur konsumsi makanan yang sehat dan mengkomsumsi suplemen atau minuman herbal berupa jamu atau zat immunomodulator herbal untuk menjaga kebugaran sistem imunitas tubuh. Namun, penggunaan immunomodulator herbal ini tidak terlepas dari tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan covid-19 menggunakan immunomodulator herbal di UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 94 responden dengan purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan 15 pertanyaan untuk pengetahuan dan 10 pertanyaan untuk sikap. Pengolahan sampel dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Chi Square, diperoleh hasil tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan COVID-19 Menggunakan Immunomodulator Herbal di UPTD Puskesmas DTP Purwakarta dengan nilai p value 0,828 < 0,05.

Open Accessimunomodulatore herbal, COVID-19, Pengetahuan, Sikap
oai:ais:library-item:20749Lihat detail

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Covid 19 Menggunakan Immunomodulator Herbal di ruang poliklinik uptd puskesmas dtp purwakarta tahun 2021

Thesis2021Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Virus COVID-19 menyebar dan telah memberikan dampak luas secara sosial dan ekonomi. Saat ini kejelasan peneganan mengenai penyakit ini masih terus diusahakan, termasuk dalam aspek penegakkan diagnosis, tata laksana, hingga pencegahan (Lubis, 2020). Tanggung jawab pencegahan penularan adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Ada banyak cara tetap sehat dan memperkuat system kekebalan tubuh dimasa pandemi ini, antara lain menjalankan pola hidup sehat dengan olah raga teratur konsumsi makanan yang sehat dan mengkomsumsi suplemen atau minuman herbal berupa jamu atau zat immunomodulator herbal untuk menjaga kebugaran sistem imunitas tubuh. Namun, penggunaan immunomodulator herbal ini tidak terlepas dari tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan covid-19 menggunakan immunomodulator herbal di UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 94 responden dengan purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan 15 pertanyaan untuk pengetahuan dan 10 pertanyaan untuk sikap. Pengolahan sampel dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Chi Square, diperoleh hasil tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan COVID-19 Menggunakan Immunomodulator Herbal di UPTD Puskesmas DTP Purwakarta dengan nilai p value 0,594 < 0,05.

Open Accessimunomodulatore herbal, COVID-19, Pemgetahuan, Sikap
oai:ais:skripsi:121Lihat detail