Book•2022•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan: Diabetes Mellitus termasuk penyakit seumur hidup yang belum memiliki obat untuk kesembuhannnya. Seseorang yang mengidap Diabetes Mellitus harus meminum obat sepanjang sisa hidupnya untuk mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Melihat hal ini selain kedisiplinan dalam menjalankan pengobatan, dukungan keluarga juga sangat penting agar terapi dapat berjalan maksimal. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus di tiga bulan terakhir pada tahun 2020 yang berada di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Sebanyak 67 responden dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode concecutive sampling. Dukungan keluarga pada penelitian ini diukur menggunakan instrumen kuesioner dukungan keluarga Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS). Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta (p= 0,001). Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR= 6,443, artinya responden dengan dukungan keluarga kurang mempunyai peluang 6,443 kali untuk tidak patuh kontrol rutin dibanding responden dengan dukungan keluarga baik. Kesimpulan: Adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Saran: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan responden dengan sampel yang lebih banyak dan menggunakan alat ukur yang lebih baik
Open AccessCross sectional, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Kontrol Rutin, Diabetes Mellitus
Thesis•2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendahuluan: Diabetes Mellitus termasuk penyakit seumur hidup yang belum memiliki obat untuk kesembuhannnya. Seseorang yang mengidap Diabetes Mellitus harus meminum obat sepanjang sisa hidupnya untuk mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Melihat hal ini selain kedisiplinan dalam menjalankan pengobatan, dukungan keluarga juga sangat penting agar terapi berjalan maksimal. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus tiga bulan terakhir pada tahun 2020 yang berada di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Sebanyak 67 responden dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode concecutive sampling. Dukungan keluarga pada penelitian ini diukur menggunakan instrumen kuesioner dukungan keluarga Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS). Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta (p= 0,035). Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR= 3,241, artinya responden dengan dukungan keluarga kurang mempunyai peluang 3,241 kali untuk tidak patuh kontrol rutin dibanding responden dukungan keluarga cukup. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa menggunakan responden dengan sampel yang lebih banyak lagi dan menggunakan alat ukur yang lebih baik
Open AccessDukungan Kelurga, Kepatuhan Kontrol Rutin, Diabetes Mellitus
Thesis•2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
Open Access
Thesis•2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
Open Access-