Book•2022•Koleksi Perpustakaan
Kepatuhan kontrol rutin harus dilakukan secara rutin dan ditekankan sebagai salah satu pencegahan yang harus dilakukan oleh pasien DM dan agar kadar glukosa darah mudah dikendalikan. Kepatuhan Kontrol Rutin baiknya dilakukan pasien DM minimal 1 bulan sekali . Namun kenyataannya masih banyak ditemukan pasien DM yang tidak teratur melakukan kontrol rutin sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Maka perlu dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol rutin.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik kuantitatif, yang menjadi populasinya adalah seluruh pasien DM yang terdaftar di Poli Rawat Jalan RSUD Bayu Asih selama bulan Oktober – Desember 2020 yaitu sebanyak 210 pasien, dengan sampel sebanyak 68 responden. Instrumen dalam penelitian ini, Faktor-faktor Kepatuhan kontrol rutin terdiri atas variabel bebas (independent variable) yaitu Usia, Jenis kelamin, Dukungan perawat, Lama menderita dan Kepatuhan kontrol rutin sebagai variabel terikat (dependent variable).
Berdasarkan dari hasil uji chi-square diperoleh hasil yaitu terdapat hubungan antara usiadan lama menderira dengan kepatuhan Kontrol rutin, namun tidak terdapat hubungan Jenis kelamin dan dukungan perawat dengan kepatuhan Kontrol rutin.
Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara Usia, dan Lama menderita dengan kepatuhan Kontrol rutin, sedangkan tidak terdapat hubungan antara Jenis kelamin dan Dukungan perawat dengan kepatuhan Kontrol rutin. Untuk itu diperlukan program promosi kesehatan kepada pasien diabetes melitus agar patuh untuk melakukan kontrol secara rutin
Open AccessKepatuhan Kontrol Rutin; Diabetes Mellitus; RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Thesis•2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : ANGGI DHEWANTI NIM : 020319701 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL RUTIN PADA PASIEN DM DI RAWAT JALAN RSUD BAYU ASIH TAHUN 2021 ABSTRAK Kepatuhan kontrol rutin harus dilakukan secara rutin dan ditekankan sebagai salah satu pencegahan yang harus dilakukan oleh pasien DM dan agar kadar glukosa darah mudah dikendalikan. Kepatuhan Kontrol Rutin baiknya dilakukan pasien DM minimal 1 bulan sekali . Namun kenyataannya masih banyak ditemukan pasien DM yang tidak teratur melakukan kontrol rutin sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Maka perlu dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol rutin. Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik kuantitatif, yang menjadi populasinya adalah seluruh pasien DM yang terdaftar di Poli Rawat Jalan RSUD Bayu Asih selama bulan oktober – desember 2020 yaitu sebanyak 210 pasien, dengan sampel sebanyak 68 responden. Instrumen dalam penelitian ini, Faktor-faktor Kepatuhan kontrol rutin merupakan variabel bebas (independent variabel) yaitu Usia, Jenis kelamin, Dukungan perawat, Lama menderita dan Kepatuhan kontrol rutin sebagai variabe terikat (dependent variabel). Berdasarkan dari hasil uji chi-square diperoleh hasil yaitu terdapat hubungan antara Usia dengan kepatuhan Kontrol rutin, terdapat hubungan Jenis kelamin dengan kepatuhan Kontrol rutin, dan terdapat hubungan Lama menderita dengan kepatuhan Kontrol rutin, sedangkan tidak terdapat hubungan antara Dukungan perawat dengan kepatuhan Kontrol rutin. Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara Usia, Jenis kelamin, dan Lama menderita dengan kepatuhan Kontrol rutin, sedangkan tidak terdapat hubungan antara Dukungan perawat dengan kepatuhan Kontrol rutin. Saran penulis yaitu agar RSUD bayu asih mengadakan penyuluhan untuk pasien DM mengenai pentingnya kepatuhan kontrol rutin untuk meminimalisir terjadinya komplikasi penyakit dan hidup sehat. Harapan penulis penelitian ini dapat menjadi bahan kajian dan pemikiran bagi peneliti selanjutnya, dan menganalisa faktor lain diluar penelitian ini
Open Access_