Abstrak
Latar Belakang: Mahasiswa perantau sering menghadapi tantangan adaptasi yang memengaruhi kualitas hidup mereka. Kemandirian menjadi faktor kunci dalam menentukan sejauh mana mahasiswa mampu bertahan dan mengelola kehidupan di perantauan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada mahasiswa perantau di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kemandirian dan kuesioner kualitas hidup. Hasil: Mayoritas responden memiliki kemandirian tinggi (79,3%) dan kualitas hidup yang baik (75,9%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan kualitas hidup dengan nilai pvalue = 0,000 (p < 0,05) dan nilai χ² = 28,954. Nilai Contingency Coefficient sebesar 0,577 menunjukkan kekuatan hubungan dalam kategori kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada mahasiswa perantau di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman. Semakin tinggi tingkat kemandirian mahasiswa, maka semakin baik kualitas hidup mereka di perantauan.