Abstrak
Pencapaian keberhasilan dalam pembangunan kesehatan tidak terlepas dari pastisipasi aktif masyarakat khususnya ibu. Salah satu peran aktif ibu dalam penyelenggaraan kegiatan posyandu balita sangat berpengaruh penting pada kesehatan bayi dan balita. Partisipasi tersebut apabila tidak teratur dilakukan dapat mengakibatkan masalah gizi pada balita yang akan membawa dampak kematian balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku partisipasi ibu balita dalam kunjungan ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mekarsari Kecamatan Tambun Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif observasional dengan desain penelitian cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita (usia 12-58 bulan) yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Mekarsari Kecamatan Tambun Selatan yang teregistrasi di posyandu. Sampel yang akan digunakan berjumlah 95 responden dari total keseluruhan populasi 2089 ibu balita. Pengambilan data sampel teknik cluster sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebanyak 46 responden (48,4%) berperilaku kurang artinya ibu balita melakukan kunjungan ke posyandu 5 kali dalam 6 bulan kebelakang dan 49 responden (51,6%) lainnya melakukan kunjungan ke posyandu ≥ 5 kali dalam 6 bulan kebelakang. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, umur, tingkat ekonomi, pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan keluarga dan jarak dengan partisipasi ibu balita dalam kunjungan ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mekarsari Kecamatan Tambun Selatan. Tidak ada hubungan antara status pekerjaaan dan kepemilikan KMS dengan partisipasi partisipasi ibu balita dalam kunjungan ke posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Mekarsari Kecamatan Tambun Selatan