Abstrak
Gagal ginjal dalam proses hemodialisa memerukan tindakan yang adekuat dalam prosesnya, hal ini bergantung pada akses pembuluh darah besar yang besar sehingga mampu memberikan aliran darah yang cepat dan stabil Catheter Double Lumen (CDL) adalah akses dimana penderita gagal ginjal kronik memerlukan tindakan hemodialisa yang cepat dem mempertahankan keberlangsungan hidupnya namaun alat ini memliki resiko infeksi yang tinggi dibandingkan dengan penggunaan fistula secara alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawatan CDL terhadap resiko infeksi pada pasien GGK di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Metode yang digunakan adalah analitik korelatif, dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang di gunakan pada penelitian ini adalah Pasien Hemodialisa dengan CDL dan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 71 responden. Hasil penelitian didalapatkan 39 responden (54,9%) dengan dengan jenis kelamin laki – laki, 56 Responden (78,9%) dengan dengan Usia Lansia, 53 Responden (74,6%) dengan Pengetahuan perawatan CDL dengan Baik, 47 Responden (66,2%) dengan Tidak memiliki Resiko Infeksi, dari hasil uji statistik di dapatkan nilai P = 0,026 yang artinya P value < 0,05 dengan kata lain ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Perawatan CDL dengan Resiko Infeksi pada pasien GGK di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2023. Untuk meningkatkan kualitas dan mutu Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong perlu adanya pelatihan edukasi atau penyuluhan secara berkelanjutan pada pasien – pasien hemodialisis dengan penggunaaan CDL sehingga dapat meminimal resiko infeksi.