Abstrak
Abstrak Latar Belakang: Menyusui adalah suatu proses yang terjadi secara alami namun menyusui perlu dipelajari terutama oleh ibu yg pertama kali mempunyai bayi agar tahu cara menyusui yang benar dan dapat mengatasi masalah pemberian ASI. Masalah pemberian ASI dapat terjadi pada tiga hari pertama post-partum, seperti bayi gelisah saat disusukan, belum munculnya ASI, perlengketan ibu serta bayi yang belum benar dan bayi tak mau menyusu, sebagai akibatnya banyak ibu post-partum yg tidak berhasil menyampaikan ASI pada tiga hari pertama dan ini menentukan keberhasilan pemberian asi ekslusif. Tujuan: untuk mengetahui keberhasilan menyusui 3 hari pertama postpartum berdasarkan variable yang diteliti. Metode: metode cross sectional. Populasi semua ibu post-partum pervaginam menggunakan keadaan ibu baik dan bayi sehat, Teknik pengambilan sampel menggunakan Accicental sampling, berjumlah 31 responden. Hasil : Hasil analisis data univariat menunjukan dari 100% responden terdapat 12 (38,71%) responden tidak memberikan ASI di tiga hari pertama postpartum,responden memiliki tingkat pendidikan rendah 57,89%,yang bekerja 14,29%,untuk tingkat pengetahuan kurang 56,25%,responden yang tidak didukung oleh suami 13,33%, responden yang tidak didukung oleh keluarga 22,22%. Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square, menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara Usia, Pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, dukungan keluarga (P value =0.002, 0.007, 0.049,0.043, 0.006, 0.032, 0.022) dengan pemberian ASI di tiga pertama postpartum