Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

PENGARUH BRAIN GAME : BERMAIN PUZZLE TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI PANTI REHABILITAS SOSIAL LANJUT USIA KAWARANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas AkhirSarjana Keperawatan1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar Belakang : Lansia terbagi menjadi 4, yaitu orang paruh baya yang berusia 45 hingga 59 tahun, lanjut usia berusia 60 hingga 74 tahun, orang berusia 75 hingga 90 tahun, orang sangat tua berusia 90 tahun ke atas. Pada masa penuaan terjadilah perubahan-perubahan seperti perubahan fisik, perubahan psikososial, perubahan kognitif dan perubahan fungsional. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2015, 35,6 juta orang tua di seluruh dunia menderita gangguan kognitif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brain Game : Bermain Puzzle Terhadap Fungsi Kognitif pada lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang. Hasil : Hasil penelitian Uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh Brain Game : Bermain Puzzle Terhadap Fungsi Kognitif Pada Lansia dengan p-value 0,001. Saran : Bermain puzzle dapat menjadi terapi nonfarmakologi yang efektif untuk lansia dengan masalah kognitif, membantu mereka memperbaiki fungsi kognitif dan mencegah penurunan lebih lanjut.

Kata kunci

Brain Game, Bermain Puzzle, Fungsi Kognitif, Lansia

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH BRAIN GAME : BERMAIN PUZZLE TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI PANTI REHABILITAS SOSIAL LANJUT USIA KAWARANG2025 · oai:ais:skripsi:1003

Publikasi terkait