Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Usaha Pencegahan Coronavirus Disease Di RSUD Bayu Asih Purwakarta

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas AkhirSarjana Keperawatan1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, April 2021 Nama : ASEP ENGKUS KUSWARA NPM : 020319717 STUDI TENTANG HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP USAHA PENCEGAHAN CORONAVIRUS DISEASE DI RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA x (jumlah Halaman sebelum BAB I) + 85 Halaman+ 10 Tabel+ 7 Lampiran ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 merupakan sebuah penyakit menular akibat Virus SARS-CoV-2. Virus ini adalah golongan baru yaang belum teridentifikasi pada manusia. setidaknya ada dua jenis Virus yang diketahui dapat menimbulkan gejala berat seperti (MERS) dan (SARS). Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus corona Covid-19, (2020) berikut panduan lengkapnya dari WHO :Cuci tangan sesering mungkin, Terapkan social distancing, Gunakan Masker, Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, dan lakukan aturan bersin yang benar. Hubungan Pengetahuan dan sikap perawat terhadap usaha pencegahan Coronavirus Disease RSUD Bayu Asih Purwakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif melalui pendekatan deskriftif. Populasi pada penelitian ini adalah Seluruh Perawat rawat inap di RSUD Bayu Asih Purwakarta sebanyak 61 orang dengan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Kuesioner. Rancangan analisis data menggunakan Uji Validitas dan reliabelitas,uji Normalitas, Analisis univariat, Analisis bivariat (Analisis proporsi atau persentase,Chi Square test, Odd Ratio (OR). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari Menurut analisis univariat 61 (62,3 %) responden memiliki pengetahuan yang baik, sedangkan kurang dari setengah sebesar 23 dari 61 (37,7 %) responden memiliki pengetahuan yang kurang baik. Dengan hal tersebut menunjukan bahwa pengetahuan perawat Ruang rawat Inap dikatakan baik, yang mempunyai sikap yang baik 33 dari 61 (54,1 %) sedangkan yang kurang baik sebesar 28 dari 61(45,9%) . Dengan hal tersebut menunjukan bahwa sikap perawat dikatakan baik, yang mempunyai usaha pencegahan yang baik 38 dari 61 (62,3 %) sedangkan yang kurang baik sebesar 23 dari 61(37,7%) . Dengan hal tersebut menunjukan bahwa sikap perawat dikatakan baik. Sedangkan Menurut analisis Bivariat yang mempunyai pengetahuan kurang baik, terdapat sebanyak 13 dari 23 (56,5 %) menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik, dan sebanyak 10 dari 23 (43,5 %) responden menimbulkan usaha yang baik sedangkan perawat yang mempunyai pengetahuan baik,sebanyak 10 dari 38 (26,3%), menimbulkan usaha yang kurang baik dan terdapat sebanyak 28 dari 38 (73,7 %) responden menimbulkan usaha pencegahan yang baik, yang mempunyai Sikap kurang baik, terdapat sebanyak 6 dari 28 (21,4 %) menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik, dan sebanyak 22 dari 28 (78,6 %) responden menimbulkan usaha yang baik sedangkan perawat yang mempunyai Sikap baik,sebanyak 17 dari 33 (51,5%), menimbulkan usaha yang kurang baik dan terdapat sebanyak 16 dari 33(48,5 %) responden menimbulkan usaha pencegahan yang baik.. Dari dua variabel yaitu pengetahuan dan sikap perawat memiliki hubungan yang sangat signifikan terhadap usaha pencegahan Coronavirus Disease. Kesimpulannya adalah pengetahun yang baik akan mempengaruhi usaha pencegahan yang baik pula dengan yang kurang baik akan menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik pula. Sedangkan sikap yang baik maka akan menimbulkan usaha yang baik dan sikap yang kurang baik akan menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik pula.

Kata kunci

Hubungan Pengetahuan Dan sikap Perawat

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Usaha Pencegahan Coronavirus Disease Di RSUD Bayu Asih Purwakarta2021 · oai:ais:skripsi:100