Abstrak
Radikulopati lumbal merupakan gangguan saraf akibat kompresi atau iritasi akar saraf lumbal yang sering terjadi pada lansia dan menyebabkan nyeri serta keterbatasan rentang gerak (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh William Flexion Exercise serta Manual Therapy yang dikombinasikan dengan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap penurunan nyeri dan peningkatan ROM lumbal. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test two group design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu William Flexion Exercise (n=10) dan Manual Therapy + TENS (n=10). Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan ROM diukur menggunakan goniometer. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi secara signifikan menurunkan nyeri dan meningkatkan ROM (p<0,05). Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penurunan nyeri antar kelompok (p=0,337), namun terdapat perbedaan signifikan pada peningkatan ROM (p<0,05), dimana kelompok Manual Therapy + TENS menunjukkan peningkatan yang lebih besar. Dapat disimpulkan bahwa kedua intervensi efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan ROM, namun Manual Therapy + TENS lebih efektif dalam meningkatkan rentang gerak lumbal.