Abstrak
Indonesia mempunyai angka kejadian pre eklampsia sekitar 7-10% dari seluruh kehamilan. Angka kejadian pre eklampsia berkisar antara 0,51%-38,4%, di negara maju angka kejadian pre eklampsia berkisar 6-7% dan eklampsia 0,1-0,7% (Kemenkes RI, 2016). Data yang diperoleh peneliti di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan jumlah penyakit pre eklampsia sekitar 19%. Tujuan penelitian ini diketahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi tahun 2018. Metode penelitian ini digunakan dekstriptif. Populasi yang diambil pada ibu hamil yang menderita pre eklampsia sebanyak 73 ibu hamil dan jumlah sampelnya sebanyak 68 responden yang menderita pre eklampsia yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Bekasi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian : gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Umur beresiko responden sebanyak 52 orang (76,5%), pendidikan responden rendah sebanyak 54 orang (79,4%), responden bekerja sebanyak 58 orang (85,6%). Responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 60 orang ( 88,2%). Kesimpulan : Hasil penelitian didapatkan gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia berdasarkan pada karakteristik ibu hamil dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi memiliki pengetahuan kurang. Saran : Para ibu hamil sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang pre eklampsia dengan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mencari informasi.