Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Analisis Efektivitas Biaya Obat Antidiabetik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta BPJS Rawat Inap di RS Marzoeki Mahdi Periode Juli-Desember 2022

Koleksi PerpustakaanUniversitas Medika Suherman1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar belakang: Tingginya jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 menimbulkan beban biaya yang begitu besar. Berdasarkan data laporan tahunan, diabetes melitus tipe 2 masuk ke dalam 10 besar penyakit terbanyak. Tujuan: Menganalisis efektivitas biaya dan terapi pasien diabetes tipe 2 di rumah sakit marzoeki mahdi pada periode Juli-Desember 2022. Metode: Menghitung nilai ACER dan ICER berdasarkan kelompok terapi obat antidiabetik oral yaitu kelompok A terapi tunggal, kelompok B terapi kombinasi 2 obat, kelompok C terapi kombinasi 3 obat. Hasil: Nilai ACER atau nilai biaya terendah pada kelompok A sebesar Rp 15.115 terapi obat glimepiride, kelompok B sebesar Rp 28.561 terapi kombinasi obat metformin dan glimepiride, kelompok C sebesar Rp 9.233 terapi kombinasi obat metformin, glimepird, dan piglitazon. Nilai ICER atau biaya yang dibutuhkan untuk mengganti terapi obat yang lebih baik pada kelompok A sebesar Rp 4.173 terapi obat gliquidon, kelompok B sebesar Rp 27.488 terapi kombinasi obat metformin dan pioglitazone, kelompok C sebesar Rp 16.662 terapi kombinasi obat metformin, gliquidon, dan pioglitazone. Kesimpulan: Nilai ACER terendah yaitu pada kelompok C sebesar Rp 9.233 dengan kombinasi obat metformin, glimepird, dan pioglitazone. Nilai ICER terendah pada kelompok A dengan terapi obat gliquidon.

Kata kunci

ACER, Antidiabetik Oral, Diabetes Melitus Tipe 2, ICER

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Efektivitas Biaya Obat Antidiabetik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta BPJS Rawat Inap di RS Marzoeki Mahdi Periode Juli-Desember 20222024 · oai:ais:library-item:24249

Publikasi terkait