Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Aktivitas Antibakteri Deodoran Semprot Kombinasi Ekstrak Daun Jambu Air (Syzygium aqueum (Burm.F) Alston) dan Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) terhadap Straphylococcus aurerus dan Straphyloccocus epidermidis

Koleksi PerpustakaanUniversitas Medika Suherman1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Produksi keringat yang berlebih dapat memicu masalah seperti bau badan yang disebabkan oleh bakteri diantaranya Straphylococcus aureus dan Straphylococcus epidermidis. Kandugan pada daun jambu air dan daun bandotan seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona hambat yang dihasilkan pada sediaan deodoran semprot terhadap bakteri penyebab bau badan dengan mengkombinasikan ekstrak daun jambu air (Syzygi um aqueum (Burm.F) Alston) dan ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L) pada 3 formula yaitu F1(1%), F2(2%) dan F3(4%) menggunakan metode difusi cakram. Zona hambat deodoran semprot kombinasi ekstrak daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm.F) Alston) daun bandotan (Ageratum conyzoides L) memiliki daya hambat terhadap bakteri Straphylococcus aureus dan straphylococcus epidermidis sebesar F1 7,00-7,67 mm, F2 88,33 mm dan F3 9,33-11,67 mm Kesimpulan diketahui nilai daya hambat sediaan deodorant semprot diberikan pada formula F3 sebesar 9,33-11,67 mm dengan kategori kuat.

Kata kunci

Aktivitas antibakteri, deodoran semprot

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Aktivitas Antibakteri Deodoran Semprot Kombinasi Ekstrak Daun Jambu Air (Syzygium aqueum (Burm.F) Alston) dan Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) terhadap Straphylococcus aurerus dan Straphyloccocus epidermidis2024 · oai:ais:library-item:25626