Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Wanita Usia Subur Dalam Melakukan Pemeriksaan IVA Test Di Desa Sukamanah Wilayah Kerja Puskesmas Sukatani
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah metode deteksi dini yang efektif untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks. Namun, cakupan pemeriksaan IVA di Indonesia masih rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku wanita usia subur (WUS) dalam melakukan pemeriksaan IVA Tes di Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 82 responden WUS yang dipilih melalui cluster sampling. Variabel independen meliputi pendidikan, pengetahuan, sikap, sumber informasi, dan dukungan suami. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 61% responden belum pernah melakukan pemeriksaan IVA. Terdapat hubungan signifikan antara perilaku pemeriksaan IVA dengan pendidikan (p-velue = 0,043; OR = 2,583), pengetahuan (p-velue = 0,003), sikap (p-velue = 0,011; OR = 3,300), sumber informasi (p-velue = 0,044; OR = 2,583), dan dukungan suami (p-velue = 0,001; OR = 5,087). Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa faktorfaktor tersebut berperan penting dalam mendorong perilaku deteksi dini kanker serviks pada WUS.