Profil penulis
Tim
495 karya publik ditemukan.
Media Karya Kesehatan
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit)
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit)
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit)
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo: Seni dan Ilmu Menyusui
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta: Optimalisasi Kelompok Riset Untuk Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Standar Operasional Prosedur Bekam Panduan Pengajaran
Penerapan Terapi Non-Farmakologis Intervensi Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Dengan Hipertermia di Puskesmas Waluya
Jurnal Media Gizi Indonesia
Jurnal Media Gizi Indonesia
Jurnal Gizi Indonesia
Jurnal Gizi dan Pangan
Jurnal Ners dan Kebidanan (JNK)
Jurnal Ners dan Kebidanan (JNK)
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah
Jurnal Ilmiah Bidan
Pengaruh Mengonsumsi Jus Bayam Merah dan Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Siswi yang Mengalami Anemia di MAN 1 Kabupaten Bekasi Tahun 2025
Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin berada di bawah batas normal dan sering dialami remaja putri akibat menstruasi, kurangnya asupan zat besi, serta pola makan tidak seimbang. Data Puskesmas Cikarang tahun 2025 menunjukkan bahwa 114 dari 482 siswi di MAN 1 Kabupaten Bekasi mengalami anemia. Upaya penanganan dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis berbasis pangan lokal. Bayam merah dan kurma mengandung zat besi, folat, dan vitamin C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi jus bayam merah dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada siswi anemia. Metode: Penelitian menggunakan desain preeksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 53 siswi dengan kadar hemoglobin <12 g/dL. Intervensi jus bayam merah dan kurma diberikan sekali sehari selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan penelitian telah memperoleh persetujuan etik. Hasil: Sebelum intervensi seluruh responden (100%) mengalami anemia. Setelah intervensi, 47 siswi (88,7%) mencapai kategori tidak anemia dan 6 siswi (11,3%) masih anemia. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan. Kesimpulan: Konsumsi jus bayam merah dan kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi anemia. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi serta mendorong konsumsi pangan kaya zat besi pada remaja putri.