Studi Fenomenologi: Pengalaman Siswa/I Kelas V dan VI Terhadap Penyebab Sakit Gigi di SD Negeri Sukarapih 01
Latar Belakang: Sakit gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dialami anak usia sekolah dan dapat memengaruhi aktivitas belajar, konsentrasi, serta kesejahteraan fisik dan emosional anak. Pemahaman mengenai pengalaman anak terhadap sakit gigi penting untuk mengetahui bagaimana anak memaknai penyebab, dampak, serta cara mereka mengatasi kondisi tersebut. Tujuan Penelitian: Menggali pengalaman siswa/i kelas V dan VI terhadap penyebab sakit gigi di SD Negeri Sukarapih 01. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian adalah siswa/i kelas V dan VI yang pernah mengalami sakit gigi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan enam tema utama, yaitu pengalaman sakit gigi pada anak, pemahaman anak tentang penyebab sakit gigi, dampak sakit gigi terhadap aktivitas sehari-hari, respon anak terhadap sakit gigi, upaya penanganan terhadap sakit gigi, dukungan sosial terhadap harapan anak terkait kesehatan gigi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sakit gigi tidak hanya menimbulkan rasa nyeri secara fisik, tetapi juga berdampak pada aktivitas belajar, kondisi emosional, serta kehidupan sehari-hari anak. Kesimpulan: Pengalaman sakit gigi pada anak tidak hanya berdampak secara fisik tetapi juga memengaruhi kondisi emosional, sosial, dan aktivitas belajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui pendidikan kesehatan gigi di sekolah serta dukungan keluarga dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini