2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan : HIV/AIDS di kalangan remaja telah menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama karena meningkatnya jumlah kasus pada kelompok usia tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di Posyandu Remaja Desa Karangasih Bekasi Tahun 2025. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel penelitian terdiri dari dua yaitu: variabel bebas meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya dan sumber informasi. Variabel terikat yaitu pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Total sampling digunakan untuk mengetahui jumlah sampel sebanyak 75 responden. Teknik analisis data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara jenis kelamin (p-value 0,001), usia (p-value 0,014), pendidikan (p-value 0,009), dukungan orang tua (p-value 0,000), dukungan teman sebaya (p-value 0,000), sumber informasi (p-value 0,000) dengan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan jenis kelamin, usia remaja, pendidikan, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, dan sumber informasi. Meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS memerlukan pendekatan komprehensif dengan menyediakan akses ke informasi yang akurat, tidak menstigma, dan sesuai dengan perkembangan remaja.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Dismenore primer merupakan suatu kondisi di mana individu merasakan nyeri pada
saart siklus menstruasi, remaja menjadi salah satu kelompok usia yang mengalami dismenore karena banyak diantara mereka jarang melakukan aktivitas seperti rutin berolahraga. Berdasarkan hasil studi pendahuluan didapatkan lebih dari 90% siswi SMAN 1 Pebayuran mengalami dismenore primer. Subjek dan Metode: menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional, dilakukan di SMAN 1 Pebayuran dengan populasi 344 siswi. Pada penelitian ini menggunakan 185 sampel dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu rutinitas olahraga dan variabel dependen yaitu kejadian dismenore primer. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner pada rutinitas olahraga dan kejadian dismenore primer. Hasil Penelitian : Distribusi kejadian dismenore primer pada siswi paling banyak ditemukan yaitu “terjadi” sebanyak 173 reponden (93,5%) dan untuk distribusi rutinitas olahraga yang paling banyak ditemukan yaitu melakukan olahraga dengan intensitas “jarang” sebanyak 170 responden (91,9%). Hasil penelitian menggunakan uji ChiSquare didapatkan p value 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak sehingga terdapat hubungan antara rutinitas olahraga dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan : dismenore atau nyeri haid dapat dialami seluruh kelompok usia, namun pada penderita dismenore primer sering di temukan pada usia remaja. Pada penelitian ini yang usia pertengahan atau remaja dengan rentang 14-17 tahun yang menjadi bagian dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara rutinitas olahraga
dengan kejadian dismenore primer pada usia pertengahan remaja putri di SMAN 1 Pebayuran.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mual muntah dalam kehamilan terjadi akibat dari perubahan sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan.
Kehamilan dengan mual muntah berlebih menurut WHO mencapai 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di
dunia dengan angka kejadian yang beragam. Kabupaten Bekasi pada tahun 2018 terdapat 206 ibu hamil
mual muntah di trimester pertama. Terapi untuk mengurangi mual muntah dapat dilakukan dengan cara
akupesure pada titik perikardium 6 sebanyak 3 kali sehari dengan durasi minimal 10 menit. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Akupresure titik perikardium 6 terhadap intensitas mual
muntah pada ibu hamil di TPMB I Tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pra eksperimental One Group With Pre-Post Test Design.
Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi
dan uji Wilcoxon. Penelitian ini menggunakan data primer dari nilai observasi oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh responden mengalami penurunan mual muntah setelah dilakukan
Akupresure titik P6. P Value sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ha diterima atau Ho ditolak
artinya ada pengaruh yang signifikan pada pemberian Akupresure titik P6 pada ibu hamil dengan mual muntah
di TPMB I Tahun 2023.
Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif teknik nonfarmakologi yang mudah untuk
dilakukan tanpa efek yang membahayakan dalam memberikan intervensi kasus mual muntah pada ibu hamil.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus yaitu sekelompok kelainan heterogen yang ditandai adanya kenaikan kadar glukosa dalam darah atau di sebut hiperglikemia. Tujuan penelitian ini untuk menggali dan mempelajari Asuhan Keperawatan yang telah dilakukan. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus, wawancara dan observasi serta sampel yang digunakan yaitu salah satu klien yang mengalami Diabetes Melitus dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif. Hasil studi kasus menurut pengkajian ditemukan keluhan klien yaitu sering merasa lelah saat melakukan aktivitas terkadang pusing, jika berjalan terlalu lama merasa kelelahan kaki selebelah kanan tertusuk paku dan tidak kunjung sembuh, sering merasa kesemutan. Diagnosa prioritas yaitu perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan hiperglikemia dengan intervensi Monitor tanda-tanda vital, Evaluasi nadi perifer dan edema, ubah posisi pasien setiap 2 jam, dengan implementasi yang sesuai. Evaluasi pada klien mengatakan sudah tidak merasa pusing dan sudah tidak ada keluhan. Kesimpulan studi kasus ini klien suda tidak pusing dan merasa lelah lagi saat melakukan aktivitas. Saran dalam menjalankan praktek dapat menguasai mengenai konsep dasar materi
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Pembelajaran pada umumnya merupakan suatu kegiatan yang menuntut untuk terus melakukakan peningkatan dalam segi kualitasnya, baik yang bersifat menyeluruh maupun pada beberapa komponen tertentu saja. Hasil belajar yang memuaskan merupakan akibat suatu proses pembelajaran yang baik, dimana dalam suatu proses pembelajaran terdapat komponen-komponen pembelajaran yang dapat menentukan keberhasilan belajar mahasiswa. Salah satu dari komponen pembelajaran yang menentukan keberhasilan belajar mahasiswa tersebut adalah metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh metode pembelajaran tatap muka dan daring terhadap tingkat keberhasilan belajar mahasiswa S1 keperawatan IMDS tahun 2020.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui analisi metode pembelajaran tatap muka dan daring terhadap tingkat keberhasilan belajar mahasiswa S1 keperawatan Institut Medika Drg. Suherman tahun 2020.
Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.Populasi pada penelitian ini seluruh mahasiswa S1 keperawaatan IMDS Tahun 2020 sebanyak 126 mahasiswa. Teknik sampel yang digunakan yaitu total Sampling dengan jumlah sampel 126 responden. Analisa data yang digunakan analisa bivariat menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikan < α (0,05).
Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan ada hubungan metode pembelajaran tatap muka dan daring dengan tingkat keberhasilan belajar mahasiswa S1 keperawatan IMDS tahun 2020 dengan nilai ρ-value pada metode pembelajaran tatap muka (0,030) dan p-value metode pembelajaran daring (0,038)
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa :
1. Ada hubungan antara metode pembelajaran tatap muka dengan tingkat keberhasilan belajar pada mahasiswa S1 keperawatan Institut Medika Drg. suherman tahun 2020. (p=0,030 < α 0,05).
2. Ada hubungan antara metode pembelajaran daring dengan tingkat keberhasilan belajar pada mahasiswa S1 keperawatan Institut Medika Drg. suherman tahun 2020. (p=0,038 < α 0,05).