Profil penulis
Fatmawati
7 karya publik ditemukan.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi Tahun 2025
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur (WUS). Kurangnya pengetahuan dalam membedakan keputihan normal dan abnormal dapat meningkatkan risiko infeksi. Di Kabupaten Bekasi, prevalensi keputihan pada WUS mencapai 29,48% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan wanita uisa subur tentang keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest pada 57 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan responden setelah intervensi (p = 0,000), dengan mayoritas responden sebelum intervensi berada pada kategori cukup (61,4%) dan kurang (36,8%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden (100%) masuk kategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai keputihan dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi kesehatan reproduksi.
Pengaruh Therapy Message Effleurage Terhadap Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri di Wilayah Sari Mekar 3 dan PMB Bidan Lilis Fatmawati Tahun 2022
Pendahuluan : Dismenore dapat dikurangi baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Secara farmakologi yakni dengan obat golongan Nonsteroidal AntiInflamatory Drugs (NSAID) seperti Ibuprofen, Naproxen, Disclofenac, Hidrocodone dan Acetaminofene, tetapi obat-obatan tersebut menyebabkan ketergantungan dan memiliki kontraindikasi (Andria et al., 2016) dan terapi non farmakologi yang bisa digunakan yaitu dengan pengobatan herbal, tehnik relaksasi, yoga kompres hangat dan terapi massage. Terapi massage yang dapat digunakan yaitu dengan massage effleurage. Manajemen nyeri non farmakologis lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan efek samping seperti obat-obatan karena terapi non farmakologis menggunakan proses fisiologis (Zuraida & Aslim, 2020). Metode Penelitian : metode yang digunakan adalah metode pre eksperimen. Analisa yang digunakan pretest dan post test. Penelitian ini menggunakan data primer dari wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil dan Pembahasan : sebanyak 25 responden yang sesuai karakteristik responden, 12 orang (48%) berumur 11 tahun, 10 orang (40 %) berumur 12 tahun, 3 orang (12%) berumur 13 tahun. Adanya hubungan antara massage Effleurage dengan tingkat nyeri haid. Adanya hubungan sebelum diberikan therapi massage effleurage ( p value = 0.005) dan setelah diberikan therapy massage effleurage ( p value = 0.009 ). Kesimpulan dan saran : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dilakukannya massage effleurage tingkat nyeri dismenore pada remaja putri mengalami penurunan. Dilihat dari signifikasi terdapat pengaruh massage effleurage terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Pemberian massage effleurage dapat menyebabkan berkurangnya hipoksia pada jaringan, hal tersebut dikarenakan kadar oksigen dijaringan meningkat sehingga menyebabkan nyeri berkurang. Selama pijatan, senyawa endorphin akan dikeluarkan oleh tubuh sebagai Pereda nyeri alami tubuh dan menciptakan rasa nyaman.
PENGARUH THERAPY MASSAGE EFFLURAGE TERHADAP NYERI DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH SARI MEKAR 3 DAN PMB BIDAN LILIS FATMAWATI 2022
ABSTRAK UNIVERSITAS KEDOKTERAN SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA PENDIDIKAN PROFESI KEBIDANAN DAN BIDAN Skripsi, Maret 2023 Name : Lilis Fatmawati NIM : 221050075 PENGARUH TERAPI EFFLAURAGE PIJAT TERHADAP NYERI DISMINORRHEA PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH SARI MEKAR 3 DAN BIDAN PMB LILIS FATMAWATI 2023 xiv + 74Halaman + 7 Tabel + 8 Gambar + 7Lampiran Pendahuluan : Dismenore dapat dikurangi baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Secara farmakologis, yaitu dengan Nonsteroidal AntiInflamatory Drugs (NSAID) seperti Ibuprofen, Naproxen, Disclofenac, Hidrocodone dan Acetaminofene, namun obat ini menimbulkan ketergantungan dan memiliki kontraindikasi (Andria et al., 2016) dan terapi non farmakologis yang dapat digunakan yaitu dengan obat herbal, teknik relaksasi, warm compress yoga dan terapi pijat. Terapi pijat yang bisa digunakan adalah dengan effleurage pijat. Manajemen nyeri non-farmakologis lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan efek samping seperti obat karena terapi non-farmakologis menggunakan proses fisiologis (Zuraida & Aslim, 2020). Metode Penelitian : metode yang digunakan adalah metode pra-eksperimental. Analisis menggunakan pretest dan post test. Penelitian ini menggunakan data primer dari wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil dan Diskusi: 25 responden sesuai dengan karakteristik responden, 12 orang (48%) berusia 11 tahun, 10 orang (40 %) berusia 12 tahun , 3 orang (12%) berusia 13 tahun. Ada hubungan antara pijat Effleurage dan tingkat nyeri haid. Ada hubungan sebelum diberikan effleurage pijat therapi ( p value = 0,005) dan setelah diberikan terapi effleurage pijat ( p value = 0,009 ). Kesimpulan dan saran: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan effleurage pijat tingkat nyeri dismenore pada wanita muda menurun. Dilihat oleh signifikasi, ada efek effleurage pijat pada pengurangan nyeri dismenore pada wanita muda. Memberikan pijatan effleurage dapat menyebabkan berkurangnya hipoksia dalam jaringan, ini karena kadar oksigen dalam jaringan meningkat, menyebabkan rasa sakit berkurang. Selama pijatan, endorfin akan diekskresikan oleh tubuh sebagai pereda nyeri alami tubuh dan menciptakan rasa nyaman. Kata kunci : Dismenore primer, effleurage pijat, tingkat nyeri haid
Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Kronis Pada Ny. S Dengan Diagnosa Rheumatoid Arthritis di Desa Karang Asih Cikarang Utara Tahun 2022
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki metode Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Kronis Pada Ny. S Dengan Diagnosa Rheumatoid Arthritis di Desa Karang Asih Cikarang Utara tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Asih Cikarang Utara Rt. 003 Rw. 005 Cikarang Utara. Metode penulisan yang digunakan dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini adalah metode deskriptif yaitu sesuatu yang menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Rheumatoid Arthritis dengan masalah Nyeri Kronis. Subjek studi kasus yakni satu orang klien (Ny.S) yang mengalami Rheumatoid Arthritis dengan masalah Nyeri kronis. Sumber data Sumber data didapatkan melalui wawancara dan observasi. Hasil Pengkajian menunjukkan data-data yang menunjang untuk diangkatnya masalah keperawatan utama, diantaranya klien mengalami mengeluh sakit dikakinya sebelah kanan sakit dikaki seperti ditusuk-tusuk lutut sebelah kanan skala 7 hilang timbul, lama nyeri 5 menit, klien mengatakan nyeri ketika subuh saat merasa dingin. Masalah keperawatan utama yang ditemukan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik: Hipertensi. Selanjutnya Intervensi dilakukan berdasarkan teori manajemen nyeri menurut Tim Pokja SIKI PPNI DPP, 2018. Implementasi disesuaikan berdasarkan teori dari Buku Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Klien bersikap kooperatif sehingga implementasi yang dilakukan dapat mengatasi masalah yang dirasakan. Evaluasi terhadap tindakan yang dilakukan hasilnya dapat teratasi dengan kriteria hasil skala nyeri menurun dan nyeri berkurang.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Dismenore Pada Remaja Putri Kelas XII di SMAN 1 Cikarang Timur
Dismenore atau nyeri mentruasi dirasakan oleh lebih dari 50% remaja putri di Dunia, pemenuhan nutrisi yang seimbang pada masa remaja sangat penting untuk kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara usia menarche, status gizi, asupan nutrisi, riwayat keluarga dan olahraga dengan dismenore di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2021. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh remaja putri di SMAN 1 Cikarang Timur. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 226 orang karena adanya pandemi covid-19 maka proses pengambilan instrument penelitian menggunakan kuesioner sebagai alat ukur secara online melalui Whatsaapp(google form). Hasil penelitian Uji Statistik Chi Square didapatkan tidak ada hubungan antara dismenorea dengan usia menarche nilai p.value = 0.343 (P>a 0.05), tidak ada hubungan antara dismenorea dengan status gizi p.value = 0,321 (P>a 0.05), tidak ada hubungan antara dismenorea dengan asupan nutrisi nilai p.value = 0.844 (P>a 0.05), ada hubungan antara dismenorea dengan riwayat keluarga nilai p.value 0.000 (P<a 0.05) dan OR 21,672 serta ada hubungan antara dismenore dengan olahraga nilai p.value 0.000 (P<a 0.05) dan OR 24,429. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dari lima variabel tersebut terdapat tiga variabel tidak ada hubungan bermakna yaitu usia menarche, status gizi, asupan nutrisi. Sedangkan dua variabel menunjukan ada hubungan bermakna yaitu riwayat keluarga dan olahraga dengan dismenorea pada remaja putri di SMAN 1 Cikarang Timur tahun 2021. Saran peneliti diharapkan kepada siswi dapat melakukan pencegahan terhadap dismenorea dengan cara olahraga dan memperbaiki kebiasaan makannya supaya memperkecil kemungkinan terjadinya dismenorea.
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Positif Covid 19 di RS XXX Kabupaten Bekasi Tahun 2021
Kematian ibu dan neonatal masih menjadi perhatian dalam situasi bencana COVID-19. Studi terhadap 240–427 wanita hamil yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 menunjukkan bahwa risiko persalinan preterm akibat COVID-19 adalah 10–25%, dapat mencapai 60% pada wanita dengan penyakit berat dan menjalani isolasi sehingga tidak bisa memberikan ASI kepada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan Produksi ASI Ibu Post Partum Yang Positif COVID 19 di RS XXX Kabupaten Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu Post Natal Care yang terkonfirmasi Covid-19 dan dirawat di RS X Bekasi berjumlah 44 orang Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional. teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil penelitian analisis statistik uji chi – square menunjukkan bahwa P-value = 0,013 (P> alpa 0,05), maka Ha diterima berarti ada hubungan paritas dengan produksi ASI pada Ibu Post Portum di RS XXX kabupaten Bekasi 2021. Berdasarkan penelitian ini diharapkan RS lebih meningkatkan pelayanan bagi ibu dengan paritas berhubungan dengan covid 19.