· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Stres adalah kondisi internal yang disebabkan oleh keadaan fisik (tubuh), lingkungan, dan sosial yang berpotensi merusak dan tidak terkendali. Salah satu strategi yang dapat mengelola stres adalah strategi coping. Strategi coping adalah sarana atau metode yang digunakan oleh individu untuk mengatasi dan mengendalikan situasi atau masalah yang dihadapi dan dianggap sebagai hambatan, tantangan, dan ancaman yang menyakitkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Strategi Coping dengan Tingkat Stres Perawat dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan di Ruang Intensive Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44 perawat dengan jumlah sampel 32 perawat. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat.
Kesimpulan Hasil Mayoritas responden menggunakan mekanisme Staregi Coping Adafif yaitu sebanyak 30 Responden (93,8%) dibandingkan strategi coping maladaptif. Mayoritas responden mengalami stress ringan sebanyak 13 orang (40,6%), dibandingan dengan stress yang lain. Hasil uji statistik didapatkan nilai ρ-value 0,017 (<0.05) yang berarti Ho ditolak, sehingga Ada Hubungan Antara Strategi Coping Dengan Stress Perawat Dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan Di Ruang Intensif RS Sentra Medika Cikarang 2022, sedangkan Responden yang menggunakan strategi coping adaptif memiliki peluang 8.000 kali lipat dapat mengatasi stress dalam melaksanakan tugas. .
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang:.Pembedahan merupakan prosedur medis yang dimulai dengan sayatan untuk membuka area tubuh dan diakhiri dengan penjahitan untuk menutup luka. Anestesi spinal adalah menyuntikkan obat anestesi lokal ke dalam ruang subarachnoid. Levobupivacaine isobarik 10 mg dianggap efektif untuk anestesi spinal dengan efek samping lebih sedikit dibandingkan bupivacaine, termasuk toksisitas yang lebih rendah. Penggunaan levobupivacaine juga dapat menyebabkan efek samping seperti hipotensi. Hipotensi yang tidak mendapatkan penanganan cepat dan tepat dapat menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran, aspirasi pulmonal, depresi pernapasan dan henti jantung. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hipotensi pasca anestesi spinal untuk meningkatkan keselamatan pasien selama prosedur pembedahan.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemberian anestesi spinal levobupivacaine dengan kejadian hipotensi pada pasien yang menjalani anestesi spinal
Metode: Ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross-sectional study. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 33 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi tanda dan gejala hipotensi pada pasien pre spinal dan lembar observasi anestesi.Analisis data menggunakan uji sperman Rank correlation
Hasil: Mayoritas responden mengalami hipotensi sebanyak 21 responden (63,6%) dan mayoritas mengalami penurunan TD ≤ 20% yaitu sebanyak 21 orang (63.6%). Hasil dari analisis spearman rank didapatkan nilai (r) sebesar 0,045 dan p < 0,003
Kesimpulan: Terdapat hubungan siginifikan antara pemberian spinal anastesi levobupivacaine dengan kejadian hipotensi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar Belakang:.Pembedahan merupakan prosedur medis yang dimulai dengan sayatan untuk membuka area tubuh dan diakhiri dengan penjahitan untuk menutup luka. Anestesi spinal adalah menyuntikkan obat anestesi lokal ke dalam ruang subarachnoid. Levobupivacaine isobarik 10 mg dianggap efektif untuk anestesi spinal dengan efek samping lebih sedikit dibandingkan bupivacaine, termasuk toksisitas yang lebih rendah. Penggunaan levobupivacaine juga dapat menyebabkan efek samping seperti hipotensi. Hipotensi yang tidak mendapatkan penanganan cepat dan tepat dapat menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran, aspirasi pulmonal, depresi pernapasan dan henti jantung. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hipotensi pasca anestesi spinal untuk meningkatkan keselamatan pasien selama prosedur pembedahan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemberian anestesi spinal levobupivacaine dengan kejadian hipotensi pada pasien yang menjalani anestesi spinal Metode: Ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross-sectional study. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 33 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi tanda dan gejala hipotensi pada pasien pre spinal dan lembar observasi anestesi.Analisis data menggunakan uji sperman Rank correlation Hasil: Mayoritas responden mengalami hipotensi sebanyak 21 responden (63,6%) dan mayoritas mengalami penurunan TD ≤ 20% yaitu sebanyak 21 orang (63.6%). Hasil dari analisis spearman rank didapatkan nilai (r) sebesar 0,045 dan p 0,003 Kesimpulan: Terdapat hubungan siginifikan antara pemberian spinal anastesi levobupivacaine dengan kejadian hipotensi. Kata Kunci: Levobupivacaine, Hipotensi, Pasien Anestesi Spinal ABSTRACT Background : Surgery is a medical procedure that begins with an incision to open an area of the body and ends with suturing to close the wound. Spinal anesthesia involves injecting a local anesthetic drug into the subarachnoid space. Levobupivacaine isobaric 10 mg is considered effective for spinal anesthesia with fewer side effects than bupivacaine, including lower toxicity. The use of levobupivacaine may also cause side effects such as hypotension. Hypotension that is not treated quickly and appropriately can lead to decreased consciousness, pulmonary aspiration, respiratory depression and cardiac arrest. Therefore, it is important to understand the factors that influence hypotension after spinal anesthesia to improve patient safety during surgical procedures. Objective: To determine the relationship between levobupivacaine spinal anesthesia administration and the incidence of hypotension in patients undergoing spinal anesthesia. Methods: This is a quantitative study with a correlational type of research with a cross-sectional study design. The sampling technique used was consecutive sampling and obtained 33 respondents. The measuring instrument used in this study used an observation sheet for signs and symptoms of hypotension in pre-spinal patients and an anesthesia observation sheet.Data analysis using the Sperman Rank correlation test Results: The majority of respondents experienced hypotension as many as 21 respondents (63.6%) and the majority experienced a decrease in BP ≤ 20%, namely 21 people (63.6%). The results of the spearman rank analysis obtained a value (r) of 0.045 and p 0.003. Conclusion: There is a significant association between the administration of levobupivacaine spinal anesthesia and the incidence of hypotension. Keywords: Levobupivacaine, Hypotension, Spinal Anesthesia Patients
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stres adalah kondisi internal yang disebabkan oleh keadaan fisik (tubuh), lingkungan, dan sosial yang berpotensi merusak dan tidak terkendali. Salah satu strategi yang dapat mengelola stres adalah strategi coping. Strategi coping adalah sarana atau metode yang digunakan oleh individu untuk mengatasi dan mengendalikan situasi atau masalah yang dihadapi dan dianggap sebagai hambatan, tantangan, dan ancaman yang menyakitkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Strategi Coping dengan Tingkat Stres Perawat dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan di Ruang Intensive Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44 perawat dengan jumlah sampel 32 perawat. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat.
Kesimpulan Hasil Mayoritas responden menggunakan mekanisme Staregi Coping Adafif yaitu sebanyak 30 Responden (93,8%) dibandingkan strategi coping maladaptif. Mayoritas responden mengalami stress ringan sebanyak 13 orang (40,6%), dibandingan dengan stress yang lain. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,017 (<0.05) yang berarti Ho ditolak, sehingga Ada Hubungan Antara Strategi Coping Dengan Stress Perawat Dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan Di Ruang Intensif RS Sentra Medika Cikarang 2022, sedangkan Responden yang menggunakan strategi coping adaptif memiliki peluang 8.000 kali lipat dapat mengatasi stress dalam melaksanakan tugas.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan