2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mual muntah merupakan hal yang wajar , tetapi dapat menggangu aktivitas ibu hamil. Di Indonesia terdapat 50-75% kasus mual muntah yang dialami oleh ibu hamil trimester pertama atau awal – awal kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pemberian air lemon terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Wanakerta tahun 2022.
Desain penelitian menggunakan pra eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 30 responden ibu hamil dengan mual muntah. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel dependen yaitu frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Variabel Independen yaitu pemberian air lemon. Pengumpulan data menggunakan lembar obeservasi.Uji statistik menggunakan Uji Wilxocon signed rank test.
Hasil penelitian diketahui hasil dari analisi Uji Wilxocon menunjukan bahwa negatif ranks antar sesudah dan sebelum diberikan air lemon yaitu N 30ᵃ, dengan mean rank 15.50, dan sum of ranks 456.00. Hasil Uji Wilcoxon signed rank test. Diperoleh nilai p= 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh
pemberian air lemon terdapat frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Wanakerta tahun 2022.
Kesimpulan dari hasil penelitiannya ini terdapat pengaruh pemberian air lemon terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Pusekesmas Wanakerta Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini yaitu ibu hamil dengan mual muntah dapat meminum larutan air lemon sebanyak 180 cc dengan dosis sehari 2 kali sehari setiap pagi dan sore hari masing- masing sebanyak 90 cc.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mual muntah merupakan hal yang wajar , tetapi dapat menggangu aktivitas ibu hamil. Di Indonesia terdapat 50-75% kasus mual muntah yang dialami oleh ibu hamil trimester pertama atau awal – awal kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air lemon terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Wanakerta tahun 2022. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 30 responden ibu hamil dengan mual muntah. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel dependen yaitu frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Variabel Independen yaitu pemberian air lemon. Pengumpulan data menggunakan lembar obeservasi.Uji statistik menggunakan Uji Wilxocon signed rank test. Hasil penelitian diketahui hasil dari analisi Uji Wilxocon menunjukan bahwa negatif ranks antar sesudah dan sebelum diberikan air lemon yaitu N 30ᵃ, dengan mean rank 15.50, dan sum of ranks 456.00. Hasil Uji Wilcoxon signed rank test. Diperoleh nilai p= 0,000 0,05 sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian air lemon terdapat frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Wanakerta tahun 2022. Kesimpulan dari hasil penelitiannya ini terdapat pengaruh pemberian air lemon terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Pusekesmas Wanakerta Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini yaitu ibu hamil dengan mual muntah dapat meminum larutan air lemon sebanyak 180 cc dengan dosis sehari 2 kali sehari setiap pagi dan sore hari masing- masing sebanyak 90 cc. Kata kunci: Mual muntah, ibu hamil, air lemon Daftar Pustaka : 2022
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dismenorea (nyeri menstruasi) dapat bersifat primer dan sekunder. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara usia menarche, siklus menstruasi, volume darah, pola makan dan olahraga dengan kejadian dismenorea di MTS Al-Hidayah 02 Pebayuran Tahun 2020.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang mempelajari korelasi antara paparan dan efek dengan cara mengamati paparan dan efek pada waktu yang bersamaan. Populasinya adalah seluruh siswi putri di MTS Al-Hidayah 02 Pebayuran. Sampel dalam penelitian ini seluruh siswi putri di MTS Al-Hidayah 02 Pebayuran. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 121 orang karena adanya pandemi covid-19 maka hanya menggunakan 30 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner sebagai alat ukur dengan secara online melalui goggle form.
Hasil penelitian Uji Statistik Chi Square didapatkan ada hubungan antara dismenorea dengan usia menarche dengan nilai P. value = 0.023 (P˂α 0.05) dan OR 9,750, ada hubungan antara dismenorea dengan siklus menstruasi dengan nilai 0.009 (P˂α 0.05) dan OR 10,000, ada hubungan antara dismenorea dengan volume darah dengan nilai 0.023 (P˂α 0.05) dan OR 7,467, ada hubungan antara dismenorea dengan pola makan dengan nilai 0.004 (P˂α 0.05) dan OR 14,222 dan ada hubungan antara dismenorea dengan olahragan dengan nilai 0.002 (P˂α 0.05) dan OR 16,875.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dari lima variabel tersebut ada hubungan yang bermakna antara usia menarche, siklus menstruasi, volume darah, pola makan dan olahraga dengan dismenorea pada siswi MTS Al-Hidayah 02 Pebayuran tahun 2020. Saran peneliti diharapkan kepada siswi dapat melakukan pencegahan terhadap dismenorea dengan cara olahraga dan memperbaiki pola makannya supaya memperkecil kemungkinan terjadinya dismenorea.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
DMPA (Depo Medroxy Progesterone Asetat) merupakan kontrasepsi suntik yang hanya mengandung progestin diberikan setiap 3 bulan. Kontrasepsi suntik DMPA sangat efektif, aman, dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reprodksi tetapi jika jadwal yang ditentukan tidak dipatuhi maka risiko kegagalan akan meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan jadwal kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya Cikarang tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melakukan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya, menggunakan metode pengambilan sample acidental sampling dengan jumlah sampel 145 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat, dengan uji chi-square.
Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan P Value 0,009<a 0,05 dan OR 3,762, pendidikan dengan P Value 0,039<a 0,05 dan OR 2,560, sikap dengan P Value 0,002 dan OR 4,018 dan dukungan suami dengan P Value 0,000 dan OR 22,239 dengan kepatuhan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA di RB Rhaudatunnadya 2018.
Kesimpulan : dari 4 variabel yang diteliti diantaranya pengetahuan, pendidikan, sikap dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan jadwal kunjungan ulang. Saran tenaga kesehatan harus menekankan dampak yang akan terjadi yaitu kegagalan dari kontrasepsi jika akseptor KB tidak mematuhi jadwal suntik KB yang telah ditentukan serta dukungan suami juga memiliki andil besar agar ibu patuh dalam melakukan kunjungan ulang kontrasepsi suntik DMPA.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir